Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Pedagogis Digital Guru melalui Pelatihan Media Interaktif Berbasis Service Learning di Al-Fikh Orchard, Malaysia Zailani; Afandi, Ahmad; Rahmayati; Hayati, Isra
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i2.3149

Abstract

Kesenjangan kompetensi digital, rendahnya motivasi, dan ketiadaan sistem evaluasi yang sistematis menjadi kendala utama dalam optimalisasi pembelajaran di Al-Fikh Orchard, Selangor, Malaysia. Menjawab permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis-pedagogis, menguatkan self-efficacy pengajar dalam merancang dan mengimplementasikan media pembelajaran interaktif berbasis digital seperti Quizizz, serta membekali institusi mitra dengan kerangka evaluasi yang terstruktur untuk mengukur dampak inovasi secara berkelanjutan. Kegiatan yang melibatkan 30 orang pengajar ini dilaksanakan secara luring di Al-Fikh Orchard, Selangor, Malaysia, dengan mengadopsi pendekatan Service Learning (SL) yang partisipatif. Metode ini diimplementasikan melalui serangkaian tahapan terstruktur, mulai dari pemetaan kebutuhan awal melalui pre-test, dilanjutkan dengan pelatihan intensif yang mengintegrasikan kerangka Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK), workshop kolaboratif untuk perancangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) digital, sesi praktik microteaching dengan umpan balik sejawat, hingga pendampingan pasca-pelatihan untuk memastikan keberlanjutan implementasi. Hasil evaluasi menunjukkan dampak yang sangat signifikan, terbukti dari peningkatan skor rata-rata gabungan kompetensi peserta (pemahaman konseptual dan keterampilan teknis) sebesar 41.9 poin, atau setara dengan peningkatan 99.2% dari skor pre-test ke post-test. Secara kualitatif, kegiatan ini berhasil menghasilkan 10 set perangkat ajar digital siap pakai yang telah diuji melalui microteaching, serta berhasil memantik terbentuknya komunitas belajar informal di antara para pengajar yang berfungsi sebagai mekanisme mentoring internal. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pendekatan Service Learning yang holistik, yang tidak hanya fokus pada aspek teknis tetapi juga menguatkan landasan pedagogis (TPACK) dan self-efficacy, merupakan strategi yang efektif dan memberdayakan untuk memfasilitasi adopsi teknologi pendidikan yang bermakna dan berkelanjutan di institusi mitra
Keterkaitan Kebutuhan Manusia dan Pengelolaan Sumber Daya Alam dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan di Bypas Bandara Internasional Lombok (BIL) Kabupaten Lombok Barat Rahmayati; Sarjan
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i1.1654

Abstract

The development of transportation corridors often triggers significant spatial transformations and directly affects the socio-ecological dynamics of a region. Over the past decade, the Bypass      BIL area in West Lombok Regency has rapidly developed as a strategic corridor connecting economic activities, residential areas, and the Mandalika tourism destination. This development has increased human demand for accessibility and economic opportunities, while simultaneously exerting pressure on the capacity and quality of natural resources. This study aims to analyze the interrelationship between human needs and natural resource management in achieving sustainable development in the Bypass      BIL area using the Driver–Pressure–State–Impact–Response (DPSIR) framework. The research was designed using a mixed-methods approach that integrates post-positivist and constructivist paradigms. Data were collected through remote sensing analysis, field observations, in-depth interviews, focus group discussions, and document and secondary data analysis. The results indicate that economic demands, tourism development, and spatial planning policies serve as the main driving forces that generate environmental pressures in the form of land-use conversion and ecosystem degradation. These pressures have led to declining environmental conditions and increased socio-economic vulnerability among local communities. This study highlights the importance of integrative, collaborative, and environmentally ethical policy responses to ensure that the development of transportation corridor areas proceeds in an equitable and sustainable manner.