Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PERAN BAWASLU KOTA BANDAR LAMPUNG DALAM PENANGANAN PELANGGARAN ADMINISTRATIF CALEG PARTAI AMANAT NASIONAL (PAN) DAPIL IV KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2019 Yonnawati, Yonnawati; Marlinda, Tia
Jurnal Progress Administrasi Publik Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Progress Administrasi Publik (JPAP)
Publisher : Program Studi Administrasi Publik, FISIP, Universitas Tulang Bawang Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jpap.v1i2.512

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan peran Bawaslu kota Bandar Lampung dalam penanganan pelanggaran yang terjadi saat pemilu khususnya pelanggaran administratif yang melibatkan salah satu caleg dari Partai Amanat Naional atas Nama H. Erwansyah calon anggota DPRD Dapil IV Kota Bandar Lampung penelitian ini bertujuan agar mengetahui Peran Bawaslu kota Bandar Lampung dalam penegakan Hukum penanganan pelaggaran adminitratif Caleg PAN Dapil IV pada pemilu tahun 2019 kota Bandar Lampung. Mengetahui strategi yang dilakukan Bawaslu Kota Bandar Lampung untuk mengoptimalkan perannya dalam penegakan Hukum penanganan pelanggaran administratif Caleg PAN Dapil IV pada pemilu tahun 2019 Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran Bawaslu kota Bandar Lampung dalam penanganan pelanggaran administratif partai amanat nasional (PAN) dapil IV Kota Bandar Lampung berdasarkan Perbawaslu 7 dan 8 Tahun 2018 dengan penerimaan laporan, pengumpulan alat bukti, klarifikasi, serta penerusan hasil kajian kepada instansi yang berwenang, pengkajian dan pemberian rekomendasi serta membuat strategi dengan cara penguatan kapasitas, melakukan pembinaan dan membentuk pola komunikasi antar instansi terkait mapun penguatan fungsi akomodasi dan tata kelola sudah berjalan dengan baik atau maksimal.   Kata Kunci: Bawaslu, Pelanggaran Administratif, Partai Amanat Nasional (PAN)
Peran Kepala Desa dalam Menjaga Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat di Desa Srimulya Jaya Kecamatan Seputih Surabaya Lampung Tengah Saputra, Frans Indo Jaya; Suryani, Eny Inti; Sari, Tia Marlinda
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1727

Abstract

Penelitian ini menyoroti peran kepala desa dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat di Desa Srimulya Jaya. Kepala desa berperan sebagai figur kunci dalam proses mediasi konflik sosial, pemimpin dalam pengambilan kebijakan, dan sebagai agen terapi sosial yang mampu memberikan rasa aman dan membangun solidaritas di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat desa.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami peran strategis kepala desa dalam mempertahankan keamanan sosial dan ketertiban di tingkat desa. Metode yang digunakan meliputi pendekatan kualitatif dengan studi kasus, wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen untuk memperoleh gambaran komprehensif tentang berbagai bentuk peran dan strategi kepala desa dalam menciptakan suasana desa yang aman dan harmonis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepala desa dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat di Desa Srimulya Jaya masih perlu ditingkatkan. Strategi yang dilakukan meliputi peningkatan sosialisasi aturan, penguatan koordinasi dengan masyarakat, serta penerapan langkah-langkah penegakan hukum secara lebih tegas terhadap aktivitas yang mengganggu ketertiban, seperti jual beli minuman keras. Namun, masih terdapat hambatan berupa kurangnya komunikasi yang efektif antara pemerintah desa dan warga, minimnya sarana dan prasarana pendukung, serta belum maksimalnya penegakan peraturan desa. Kondisi ini berdampak pada efektivitas upaya menjaga ketertiban sehingga memerlukan perbaikan dan inovasi dari pihak desa agar fungsi kepala desa dapat berjalan lebih optimal.
Analisis Gaya Kepemimpinan Kepala Desa dalam Memajukan Desa (Studi Desa Bumi Agung Marga Kecamatan Abung Timur Kabupaten Lampung Utara Tahun 2024) Rahul, Ibnu; Suryani, Eny Inti; Sari, Tia Marlinda
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1729

Abstract

Memajukan desa sangat dipengaruhi oleh peran kepala desa dalam mengelola sumber daya dan melibatkan masyarakat secara aktif. Desa Bumi Agung Marga di Kecamatan Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara, masih menghadapi beberapa kendala yang berpengaruh terhadap upaya memajukan desa. Permasalahan tersebut meliputi lambatnya proses pengambilan keputusan yang menghambat percepatan program, keterbatasan dalam pengelolaan sumber daya akibat minimnya anggaran, sarana produksi, dan keterampilan masyarakat, serta rendahnya keterlibatan warga dalam musyawarah dan pelaksanaan kegiatan desa.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan kepala desa dalam memajukan Desa Bumi Agung Marga serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitasnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara mendalam untuk menggambarkan hubungan antara gaya kepemimpinan kepala desa dengan tingkat partisipasi masyarakat serta kemampuan mengelola sumber daya desa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa lambatnya pengambilan keputusan dipengaruhi keterbatasan sumber daya manusia dan koordinasi antar-dusun. Tantangan pengelolaan sumber daya disebabkan oleh terbatasnya modal, sarana produksi, dan keterampilan masyarakat. Kurangnya keterlibatan masyarakat dipengaruhi oleh rendahnya kesadaran, kesibukan sehari-hari, serta distribusi informasi yang terbatas. Dapat disimpulkan, gaya kepemimpinan Kepala Desa Bumi Agung Marga bersifat demokratis dan partisipatif, meskipun menghadapi kendala, kepemimpinan ini terbukti mampu mendorong pemberdayaan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, serta memajukan desa secara berkelanjutan.
PENGUATAN PEMAHAMAN OTONOMI DAERAH MELALUI SOSIALISASI PARTISIPATIF DALAM MENINGKATKAN KETERLIBATAN MASYARAKAT PADA PROSES PEMBANGUNAN DESA DI KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Putri Rahmaini; Goestyari Kurnia Amantha; Tia Marlinda Sari; Suprihatin Suprihatin
Jurnal Dedikasi untuk Negeri Vol 5, No 1 (2026): JURNAL DEDIKASI UNTUK NEGERI (JDN)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jdn.v5i1.5495

Abstract

Pelaksanaan otonomi daerah menempatkan masyarakat sebagai aktor penting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Namun, masih rendahnya tingkat pemahaman masyarakat mengenai hak, kewajiban, serta bentuk partisipasi dalam pembangunan menyebabkan keterlibatan masyarakat belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai otonomi daerah sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam proses pembangunan desa. Kegiatan dilaksanakan di Kabupaten Lampung Tengah dengan melibatkan 50 peserta yang terdiri atas tokoh masyarakat, pemuda, dan perangkat desa. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, penyuluhan, diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion), simulasi partisipasi pembangunan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap konsep otonomi daerah dari 52% menjadi 89%. Selain itu, pemahaman mengenai mekanisme Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) meningkat dari 47% menjadi 86%, sedangkan kesadaran untuk terlibat dalam pengawasan pembangunan meningkat dari 55% menjadi 91%. Temuan tersebut menunjukkan bahwa metode sosialisasi partisipatif efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat sebagai mitra pemerintah daerah. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang partisipatif, transparan, dan akuntabel. Kata Kunci: Otonomi Daerah, Partisipasi Masyarakat, Pemerintahan Daerah, Musrenbang, Pengabdian Masyarakat
The Implementation of Good Governance in Regional MSME Development: A Qualitative Study at the PMK Office of Central Lampung Regency: Implementasi Good Governance pada Pembinaan UMKM Daerah: Studi Kualitatif di Dinas PMK Kabupaten Lampung Tengah Tia Marlinda Sari; Putri Rahmaini
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jpp.v11i2.6883

Abstract

Purpose: To analyze the implementation of good governance principles in MSME development services at the Cooperative and SME Office of Central Lampung Regency, focusing on transparency, accountability, and participation. Design/Methodology/Approach: Qualitative approach through in-depth interviews with agency officials and MSME actors, service observation, and policy document analysis. Data were analyzed thematically. Findings: Good governance principles have been formally adopted within administrative procedures, particularly in transparency and accountability. However, implementation remains procedural, with limited MSME participation in planning and evaluation, reflecting a pattern of procedural compliance governance rather than substantive service practice. Practical Implications: Good governance implementation in local government is shaped not only by policy design, but also by institutional capacity, bureaucratic culture, and government-business relational patterns. Originality/Value: Empirically explains how institutional capacity dynamics and local service practices shape good governance implementation in MSME development in Indonesia. Research Type: Research Paper.
Peran Generasi Berencana (GenRe) dalam Mengatasi Kenakalan Remaja di Kota Bandar Lampung Tahun 2024 Dita Eka Setiani; Martharia Putri Tanjung; Tia Marlinda Sari
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2260

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya angka kenakalan remaja di Kota Bandar Lampung, seperti tawuran, seks bebas, dan pernikahan usia anak, yang menunjukkan rendahnya kesadaran terhadap perilaku berisiko. Berdasarkan data DPPKB (2024), hanya 43% remaja memiliki kesadaran tinggi terhadap bahaya kenakalan, sedangkan 57% masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Program Generasi Berencana (GenRe) dalam mengatasi kenakalan remaja di Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskritif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pihak DPPKB, Duta GenRe, pengelola PIK-R, seta remaja non GenRe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya kesadaran remaja disebabkan oleh kurangnya pemahaman dan kemampuan dalam mengendalikan diri terhadap perilaku berisiko, Selain itu, pelaksanaan Program GenRe melalui Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) masih terbatas di sekolah karena keterbatasan sumber daya dan dukungan lembaga luar pendidikan. Oleh sebab itu, diperlukan perluasan jangkauan program dan penguatan media digital agar edukasi kesehatan reproduksi dan pencegahan kenakalan remaja dapat menjangkau seluruh kalangan remaja di Kota Bandar Lampung.