Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Sosialisasi Literasi Membaca Anak Melalui Buku Komik Harrys Samosir; Yuvita Lira Vesti Arista; Michael Alexander Hutabarat
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 4 No. 3 (2025): Oktober, 2025
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v4i3.502

Abstract

Minat baca anak di lingkungan perumahan sering kali masih rendah, terutama karena media bacaan yang tersedia kurang menarik dan tidak mampu membangkitkan rasa ingin tahu. Anak-anak cenderung lebih tertarik pada bacaan bergambar dan berwarna yang dapat merangsang imajinasi serta keterlibatan mereka. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan sosialisasi literasi membaca dilaksanakan di Perumahan Pesona Bukit Batuah RT 71, Balikpapan, Kalimantan Timur, dengan tujuan meningkatkan minat baca anak melalui pendekatan berbasis visual menggunakan komik edukatif. Kegiatan ini mencakup pembagian buku komik, sesi membaca bersama, serta diskusi isi cerita yang dipandu secara interaktif. Hasilnya menunjukkan peningkatan antusiasme anak-anak dalam membaca; mereka lebih bersemangat mengikuti kegiatan dan aktif berdiskusi mengenai cerita yang dibaca. Temuan ini memberikan implikasi bahwa pendekatan visual melalui komik edukatif dapat menjadi strategi sederhana namun efektif untuk menumbuhkan budaya literasi sejak dini di lingkungan perumahan. Kata Kunci : Literasi Anak; Komik Edukatif; Keterlibatan Membaca
Pengaruh Jenis Kemasan dan Suhu Penyimpanan Dalam Memperpanjang Umur Simpan dan Menjaga Kualitas Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) Michael Alexander Hutabarat; Ni’matus Sholihah; Fadeli M. Habibie
Jurnal Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Vol. 21 No. 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jtphp.v21i1.13236

Abstract

Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) memiliki umur simpan pendek akibat kandungan air yang tinggi dan laju respirasi yang cepat, sehingga diperlukan strategi pengemasan dan penyimpanan yang tepat untuk mempertahankan mutunya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh jenis kemasan dan suhu penyimpanan serta menentukan kombinasi perlakuan optimal dalam mempertahankan kualitas jamur tiram. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial (4 × 2) dengan faktor jenis kemasan (PE, PP, vakum, dan tanpa kemasan) dan suhu penyimpanan (10 ± 1 °C dan 27 ± 1 °C). Pengamatan dilakukan selama 5 hari dengan parameter susut bobot, kekerasan, derajat putih (L*), dan uji organoleptik (warna, aroma, kekenyalan, dan kerapuhan) oleh 10 panelis semi-terlatih. Data dianalisis menggunakan ANOVA faktorial dan DMRT (α = 0,05). Hasil menunjukkan bahwa perlakuan kemasan efektif menekan susut bobot dan mempertahankan tekstur, sementara penyimpanan pada suhu 10 ± 1 °C secara konsisten memperlambat penurunan mutu. Kombinasi kemasan PP dan suhu dingin merupakan perlakuan terbaik dalam mempertahankan mutu jamur tiram.
HYDROVATE: TEKNOLOGI MEDIA FILTER BERLAPIS UNTUK PRODUKSI AIR LAYAK SANITASI DARI AIR SUMUR BAKU Jefri Pandu Hidayat; Siti Munfarida; Michael Alexander Hutabarat; Muhammad Fadhillah Rahman; Nindi Antika; Desty Aulia; Muhammad Fiqri Rizmal; Wahdania Apriliana Ifni; April Wulandari
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 5 (2026): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i5.41467

Abstract

Abstrak: Keterbatasan kualitas air sumur bor yang keruh dan berbau menjadi permasalahan utama di panti asuhan KM 24 Balikpapan, yang berdampak pada pemenuhan kebutuhan sanitasi sehari-hari. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas air bersih dan memperkuat keterampilan mitra melalui penerapan teknologi media filter berlapis Hydrovate. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan observasi dan analisis kebutuhan, perancangan sistem filtrasi, pemasangan media filter berlapis, sosialisasi, edukasi berbasis experiential learning, dan monitoring evaluasi menggunakan teknik observasi melalui tujuh pertanyaan kuesioner kepada sepuluh anggota responden mitra berskala Likert (1-5) dengan pendekatan analisis Kirkpatrick... Penerapan program ini menunjukkan bahwa sistem filtrasi menghasilkan air dengan kondisi fisik yang lebih jernih dan berkurangnya endapan secara signifikan. Hasil evaluasi pembelajaran menunjukkan peningkatan rata-rata tingkat pemahaman anggota mitra pada seluruh aspek dari 50% menjadi 94%. Peningkatan terbesar pemahaman mitra terletak pada aspek keterampilan perawatan sistem dari 25% menjadi 88%, pemahaman kondisi air dari 35% menjadi 95%, dan pemahaman bau air dari 40% menjadi 93%. Hal tersebut mencerminkan kesuksesan program pengabdian masyarakat berdasarkan peningkatan kapasitas mitra dalam pengoperasian, pemeliharaan, dan pengelolaan sistem media filter berlapis yang tetap ekonomis.Abstract: The poor quality of turbid and odorous groundwater from bore wells has become a major challenge at Orphanage KM 24 Balikpapan, adversely affecting the fulfillment of daily sanitation needs. This community service program aimed to improve clean water quality and strengthen the capacity of the partner institution through the implementation of Hydrovate filtration multilayer media technology. The activity was carried out through stages comprising observation and needs assessment, filtration system design analysis, installation of multi-layered filter media, outreach, experiential learning-based education, and monitoring and evaluation which utilizing observation techniques and a seven-question Likert-scale (1–5) questionnaire administered to ten partner respondents, alongside the Kirkpatrick analysis approach. The implementation of the program demonstrated that the filtration system produced clearer water with a significant reduction in sediment accumulation. Learning evaluation results indicated that the average level of participants’ understanding across all assessed aspects increased from 50% to 94%. The most significant improvements in the partners' understanding were observed in the areas of system maintenance skills (rising from 25% to 88%), understanding of water conditions (from 35% to 95%), and understanding of water odor (from 40% to 93%). These findings reflect the success of the community service program in enhancing the partners’ capacity to operate, maintain, and manage an economically sustainable multilayer filtration system.