Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pengaruh Pengelolaan Keuangan dan Status Perkawinan Terhadap Kesejahteraan Keuangan Keluarga di Desa Karangjaya Ayu Nuradilah; Ujang Suherman; Rengga Madya Pranata
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 7 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i7.7768

Abstract

This study aims to analyze the influence of financial management and marital status on family financial well-being in Karangjaya Village, Tirtamulya District, Karawang Regency. This study uses a descriptive quantitative approach with data collection through questionnaires from 79 respondents selected using the simple random sampling method. Data analysis was carried out using multiple linear regression. The results of the study indicate that financial management has a significant influence on family financial well-being, which reflects the importance of budget planning, spending control, and saving and investing habits in improving financial well-being. Marital status also has a significant influence, where relationship stability and cooperation in the household also encourage more rational and planned financial decisions. Simultaneously, both variables contribute 28.8% to the variation in family financial well-being. The implication of this study is the importance of structured financial literacy education and fostering marriage readiness as part of efforts to improve the economic welfare of the community, especially in rural areas.
Pengaruh Kepemilikan Manajerial dan Solvabilitas Bagi Financial Performance pada Perusahaan Industri Dasar dan Kimia Noval Andriyanto; Ujang Suherman; Rengga Madya Pranata
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 7 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i7.7872

Abstract

Financial performance ref;ects the company’s ability, which is evident from the financial reports, wihc serve as aguide for decision-making by stakeholders. The purpose pf our study is to provide e,pirecal evidence on how managerial ownershif and company ability to meet is its obligations (solvability) can influencefinancial performance. The sample selection was carried out using purposive sampling,whilethe data analysis employed a multiple regression approach. Our researchfocuses on 14 basic and chemical industry companies listed on the Indonesia Stock Exchenge (BEI) during the period 2020-2024 as the object of study. This Result in the finding that managerial ownership has np effecton financial performance, but solvability has a negative impect on financial performance.
Metode Altman Z-Score untuk Memprediksi Financial Distress Perusahaan Bidang Konstruksi pada Tahun 2020 -2023 Dimas Dwi Darmawan; Ujang Suherman; Rengga Madya Pranata
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 8 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i8.7905

Abstract

The purpose of this study is to use the Altman Z-Score approach analysis to describe the level of corporate bankruptcy. This type of qualitative research uses secondary data from the financial statements of construction companies in 2020–2023. Of the eight companies, 7 companies were selected through purposive sampling. According to the Altman Z-Score analysis, a company is considered healthy if its Z-Score is greater than 2.99; a company that is at risk of bankruptcy and can be saved if its Z-Score is between 1.81 and 2.99; and a company that has a high risk of bankruptcy if its Z-Score is less than 1.8. Based on the results of the study, in the last four years, namely 2020, there were four bankrupt business entities and two business entities entered the gray zone. In 2021, five business entities had good status, while two business entities were categorized as bankrupt. In 2022, there were seven business entities that were classified as healthy. In 2023, there were seven business entities that were classified as healthy. Based on data analysis of construction companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2020, 2021, 2022, and 2023, as many as 70 percent of state-owned companies are bankrupt or are expected to experience financial difficulties. In contrast, as many as 30 percent of non-state-owned companies are expected not to experience financial difficulties.
Pengaruh Nilai Tukar,Inflasi,Dan Suku Bunga Terhadap Kinerja Reksa Dana Di Indonesia Sitorus, Reyfaldy Jumeston; Nandang; Rengga Madya Pranata
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi determinasi indikator makroekonomi yang mencakup fluktuasi kurs mata uang, laju inflasi, serta tingkat suku bunga terhadap capaian kinerja portofolio reksa dana syariah di Indonesia sepanjang rentang pengamatan 2016–2024. Pemilihan objek studi didasarkan pada karakteristik unik instrumen syariah yang dikelola tanpa unsur riba, namun secara empiris tetap terekspos oleh risiko sistematis akibat instabilitas pasar. Melalui kerangka metode kuantitatif berdesain kausalitas-asosiatif, riset ini mengekstraksi 1.080 sampel observasi bulanan secara purposive dari basis data publikasi Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Prosedur pengujian hipotesis dieksekusi memanfaatkan model regresi linear berganda via piranti lunak SPSS, pasca-terverifikasinya seluruh postulat asumsi klasik. Pembuktian statistik memaparkan adanya pengaruh simultan yang solid dari ketiga parameter moneter tersebut terhadap kinerja reksa dana. Namun pada telaah parsial, depresiasi nilai tukar dan eskalasi inflasi terkonfirmasi menggerus tingkat imbal hasil secara signifikan (berpengaruh negatif), berbanding terbalik dengan instrumen suku bunga yang terbukti nir-dampak. Fenomena ini secara fundamental mengukuhkan resiliensi aset syariah terhadap kebijakan bunga acuan, sekaligus menawarkan rujukan taktis bagi para manajer investasi maupun investor dalam merumuskan skema mitigasi risiko portofolio.
Pengaruh Kesejahteraan Dan Kebahagiaan Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Di PT. Blackshera Equipment Andika Putra, Galang; Nandang; Rengga Madya Pranata
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5617

Abstract

Produktivitas kerja karyawan merupakan pilar utama dalam menjaga kelangsungan usaha dan kinerja organisasi di tengah persaingan global yang kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesejahteraan kerja dan kebahagiaan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan pada PT. Blacksherpa Equipment. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal terhadap 47 karyawan sebagai sampel melalui teknik sampling jenuh. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis melalui regresi linier berganda dengan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, kesejahteraan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja, sedangkan kebahagiaan kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap produktivitas dengan nilai R Square sebesar 0,560. Hal ini mengindikasikan bahwa 56% variasi produktivitas dipengaruhi oleh faktor kesejahteraan dan kebahagiaan, sementara 44% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebahagiaan kerja memiliki peran yang jauh lebih dominan dalam mendorong produktivitas karyawan dibandingkan dengan kesejahteraan kerja di lingkungan PT. Blacksherpa Equipment.
Pengaruh Disiplin Kerja Dan Pengawasan Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang Bintang Try Anastasya Manalu; Nandang; Rengga Madya Pranata
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.5564

Abstract

Penelitian kuantitatif ini, yang menggunakan desain survei, secara khusus menyelidiki hubungan sebab-akibat antara disiplin kerja dan pengawasan manajerial terhadap tingkat kinerja karyawan di Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, di mana populasi penelitian terdiri dari 128 pegawai tetap dengan sampel representatif sebanyak 97 responden yang dihitung menggunakan rumus Slovin untuk memastikan generalisasi yang akurat; pengumpulan data primer dilakukan melalui penyebaran kuesioner terstruktur, pengamatan langsung terhadap dinamika kerja sehari-hari, dan pengumpulan informasi dari arsip dokumen internal, sedangkan pengolahan data mencakup serangkaian uji pendahuluan seperti validitas dan reliabilitas instrumen pengukuran, verifikasi asumsi regresi klasik (normalitas distribusi residu, tidak adanya multikolinearitas, dan homogenitas varians), diikuti oleh analisis inti yang terdiri dari model regresi linier berganda yang dilengkapi dengan uji parsial menggunakan uji t dan uji simultan menggunakan uji F—menghasilkan temuan bahwa disiplin kerja secara individual memberikan kontribusi positif dan signifikan secara statistik (nilai t yang dihitung sebesar 3,791 lebih besar dari nilai t kritis sebesar 1,985 dengan tingkat signifikansi 0,000), demikian pula pengawasan (nilai t yang dihitung sebesar 3,348, lebih besar dari nilai t kritis sebesar 1,985 dengan tingkat signifikansi 0,001), dan secara kolektif, keduanya memiliki efek yang kuat (nilai F yang dihitung sebesar 26,703 dengan tingkat signifikansi 0,000, menjelaskan 36,2 persen variasi melalui nilai R-kuadrat sebesar 0,362) —dengan demikian, implikasi praktisnya menekankan perlunya strategi terpadu berupa penguatan budaya disiplin yang konsisten yang bersinergi dengan mekanisme pengawasan yang efektif untuk mendorong peningkatan kinerja pegawai yang berkelanjutan di sektor publik
Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Kebahagiaan Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang Nirmala, Riska Amelia; Nandang; Rengga Madya Pranata
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.5575

Abstract

Dalam Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, pengujian empiris terhadap lingkungan kerja dan kebahagiaan terhadap kinerja pegawai menjadi fokus utama studi ini. Khususnya, data dari 97 responden dikumpulkan via instrumen survei dan diolah melalui SPSS (meliputi skrining validitas-reliabilitas, pengujian asumsi klasik, regresi berganda, serta R²) mengungkap pola pengaruh yang mencolok. Secara parsial, elemen lingkungan kerja seperti tata letak ruang dan sarana pendukung tidak menunjukkan korelasi signifikan dengan kinerja pegawai, persepsi responden justru memandangnya sebagai prasyarat operasional biasa yang telah terpenuhi. Sebaliknya, aspek kebahagiaan psikologis di tempat kerja terbukti mendorong peningkatan kinerja secara nyata dan kuat, menjadikannya pendorong primer di balik produktivitas. Bersama-sama, keduanya menjelaskan koefisien determinasi 55,8% variansi dalam kinerja pegawai, sementara 44,2% sisanya diatribusikan pada variabel eksternal di luar kerangka model. Temuan ini, yang bersumber dari analisis kuantitatif ketat, menggarisbawahi urgensi bagi organisasi untuk memprioritaskan dimensi emosional misalnya, melalui penguatan budaya apresiatif dan dukungan kenyamanan jiwa daripada sekadar optimalisasi infrastruktur fisik. Pendekatan semacam itu diharapkan mempertahankan momentum produktivitas pegawai secara berkelanjutan. Pemahaman faktor-faktor ini punya implikasi strategis luas bagi pencapaian tujuan institusional yang ambisius.