Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pendidikan Islam Inklusif Pesantren ( Kajian Historis - Sosiologis di Indonesia ) Rohmadi, Syamsul Huda
FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Vol. 6 No. 1 (2017): FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jf.v5i1.2949

Abstract

Transformasi pesantren ke arah modernitas untuk menyongsong pengaruh dari luar peranan pada kyai sebagai figur pemimpin. Ada pesantren yang tetap mempertahankan misi pesantren sebagai lembaga tafaqquh fiddin, akan tetapi ada juga pesantren yang didesain sebagai lembaga yang bergerak di bidang sosial ekonomi keagamaan di samping pengkajian kitab-kitab klasik sebagai ciri khas pesantren. Inklusif adalah keterbukaan sikap dalam menerima keberbedaan dengan tetap berinteraksi dalam kehidupan, sehingga dalam konteks kultur yang beraneka ragam. Perlunya pesantren lembaga pendidikan melihat proses transformasi sosial dan yang kedua pengembangan pesantren tidak tercerabut dari akar tradisinya Kata Kunci : Islam Inklusif, Pesantren The transformation of pesantren toward modernity to meet the influence from outside role on kyai as leader figure. There is a boarding school that still maintains the mission of pesantren as a tafaqquh fiddin institution, but there are also pesantren designed as an institution engaged in the field of religious social economy in addition to the study of the classic books as a characteristic of pesantren.Inclusive is the openness of attitudes in accepting diversity by staying interacting in life, so in the context of diverse cultures. The need for pesantren educational institutions to see the process of social transformation and the second development of pesantren not tercerabut from the roots of tradition. Keywords: Inclusive Islam, Boarding School.
Principal Leadership Management In Improving Teacher Professionalism At Ar-Risalah Bogor Integrated Islamic Junior High School Novianti, Neneng; Rohmadi, Syamsul Huda
Pasundan Social Science Development Vol. 5 No. 2 (2025): Pasundan Social Science Development (PASCIDEV)
Publisher : Doctoral Program of Social Science Pasundan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56457/pascidev.v5i2.201

Abstract

This study aims to analyze the principal's leadership management in enhancing teacher professionalism at Ar-Risalah Integrated Islamic Junior High School, Bogor, for the 2023/2024 academic year. Teacher professionalism plays a critical role in determining the quality of education and student learning outcomes. As a school leader, the principal holds a vital responsibility in developing the competencies of teachers, which directly influences the overall teaching and learning environment. This research employs a qualitative descriptive approach, utilizing in-depth interviews with the school principal, teachers, and administrative staff to gain insights into leadership practices, supporting factors, and challenges related to teacher professional development. The findings indicate that the school principal's leadership management is instrumental in enhancing teacher professionalism through structured development programs such as in-house training, peer group discussions, and mentoring initiatives. These initiatives are tailored to address teachers’ needs and support continuous professional growth. However, the implementation faces several challenges, including time constraints due to additional workloads, limited financial resources, and the mismatch between training content and teachers' actual needs. Furthermore, the success of teacher development is significantly influenced by managerial support, collaborative culture among educators, and a positive school climate. This research concludes that effective leadership management is a key factor in driving teacher professional growth, which ultimately contributes to improved educational quality. The study provides relevant insights for school leaders and educational stakeholders in Islamic educational institutions seeking to foster teacher professionalism within a values-based and integrated curriculum framework.
Pengembangan berpikir kritis (crititcal thinking) dalam Alquran: Perspektif psikologi pendidikan Rohmadi, Syamsul Huda
Jurnal Psikologi Islam Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Asosiasi Psikologi Islam (API) Himpsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.029 KB) | DOI: 10.47399/jpi.v5i1.56

Abstract

Manusia itu disebut al-insan hayawân nâthiq, yakni hewan yang mampu berpikir. Artinya bahwa kemampuan berpikir itu merupakan fitrah yang inheren pada setiap manusia. Melalui berpikir, manusia dapat melampaui segala sesuatu dan memecahkan masalah, melalui berpikir dapat mengerti yang abstrak, contonya tentang kebajikan dan kejahatan, kemuliaan dan keterburukan serta kebenaran dan kebatilan. Hanya saja, manusia dalam berpikir terbatas dalam masalah pengetahuan dan persepsi, karena fitrah berpikir yang ada pada manusia tidak akan berkembang secara otomatis jika tidak dirangsang untuk diberdayakan. Beberapa ayat dalam Alquran menyatakan agar manusia menggunakan pikirannya, Berpikir kritis menurut Alquran seperti bentuk lafad tatafakkarun, ta’qilun, tandurun, ulul al-bab, tatadakkarun, tubsirun, tatadabbarun, ta’lamun, Sejarah nabi bagian dari peradaban dan pengetahuan, sehingga berpikir adalah bagian dari risalah kenabian meliputi aspek psikologis mental-seorang nabi melihat realitas yang ada, misalnya permasalahan-permasalahan dan problematika kondisi manusia pada masa itu. Maka terjadilah berpikir kritis dalam struktur realitas ultimate terhadap problematika kehidupan sebagai ujud eksistensi nabi sebagai manusia yang tersentuh untuk berpikir dalam menyelessaikan permasalahan. Kata kunci: Crititcal Thinking, Alquran, Psikologi Pendidikan Islam
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN LITERASI DI PAUD AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL KAJEN MARGOYOSO PATI TAHUN AJARAN 2022-2023 Tri Hidayati; Syamsul Huda Rohmadi
EL- Hayah Vol. 13 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/elha.v13i1.10377

Abstract

Kepala sekolah berperan sebagai pemimpin sekolah untuk mencapai tujuan keberhasilan program yang telah di rencanakan. Dalam mengembangkan kegiatan di sekolah kepala sekolah berperan secara langsung dan sebagai penentu kebijakan di sekolah. Kepala sekolah harus melaksanakan tugas dan perannya secara maksimal dan mampu mengarahkan pendidikan yang bijak untuk sekolah supaya bisa mencapai tujuan sekolah dengan maksimal. Peneliti menggunakan metode deskriptif-kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, triangulasi eknik dan triangulasi waktu. Teknik analisis data menggunakan Teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan, pertama : ada beberapa peran kepala sekolah dalam mengembangkan literasi di PAUD Aisiyah Bustanul Athfal Kejen : 1) peran kepala sekolah sebagai leader, 2) peran kepala sekolah sebagai educator, 3) peran kepala sekolah sebagai innovator, 4) peran kepala sekolah sebagai motivator. Kedua : Beberapa problem yang perlu di cari solusinya agar program pengembangan literasi di PAUD Aisyiyah Bustanul Athfal Kajen dapat mencapai hasil yang maksimal adalah : 1) kemampuan para pendidik masih terbatas terkait dengan Teknik pengajaran literasi usia dini. 2) fasilitas dan sumber daya belajar yang masih terbatas. 3) kurangnya keterlibatan orang tua dalam pengembangan literasi di rumah, karena masih banyak orang tua yang belum memahami tentang literasi dasar bagi anak-anak dan arti penting peran orang tua dalam mendukung literasi. 4) kurangnya pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran literasi dini yang inovatif dan interaktif. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merkomendasikan perlu adanya langkah-langkah inovatif dan kolaboratif dalam bentuk program terkait dengan pelatihan metode pembelajaran literasi bagi tenaga pendidik, fasilitas pendukung literasi, konektivitas semua pihak dengan orang tua siswa dan pemanfaatan teknologi secara optimal. Kata kunci : Peran Kepala Sekolah, Mengembangkan Literasi, PAUD
Telaah Usabilitas Aplikasi Pendidikan Agama Islam SIPRAKTISPULSA di SD Negeri 1 Pule Rama Praditya, Dendy; Huda Rohmadi, Syamsul
Al-Wasathiyah: Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 1 (2025): Al-Wasathiyah: Journal of Islamic Studies
Publisher : Ikatan Da'i Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56672/092wvy04

Abstract

Islamic Religious Education plays a crucial role in shaping the character and morals of every Muslim individual. In this era of rapid technological advancement, the development of learning methods in education will also evolve, including in the field of Islamic Religious Education. Therefore, SDN 1 Pule created the sipraktispulsa application. The purpose of this study was to examine the application's usability. This study used a descriptive qualitative approach. Data collection included interviews with Islamic Religious Education teachers and sixth-grade students, classroom observations, and document analysis. The results of this study concluded that this application contains five usability criteria: learnability, efficiency, memorability, and errors/satisfaction.
Analisis Lingkungan Internal dan Eksternal sebagai Strategi Pemasaran Sekolah Robbaniyah, Mujahidah Luthfiyah; Rohmadi, Syamsul Huda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi pemasaran sekolah dengan melakukan analisis lingkungan internal dan eksternal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, studi kasus di SMPTQ Insan Cendekia Boyolali, analisis data menggunakan teknik diagnostik. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi metode. Hasil dari penelitiannya adalah pemaparan analisis lingkungan internal sekolah memiliki kelebihan dan kekurangan yang menyebabkan sekolah belum berkembang pesat, diantaranya pendidik dan tenaga kependidikan masih sedikit, sarana prasarana yang belum lengkap, pembiayaan yang belum mencukupi kebutuhan sekolah dikarenakan pembayaran tidak tertib dari wali murid. Analisis lingkungan eksternal sekolah mengenai popularitas sekolah di kalangan masyarakat, serta letak sekolah yang berada dikalangan menengah kebawah menyebabkan ketidakmampuan masyarakat untuk mendaftarkan anaknya di SMPTQ Insan Cendekia. Strategi yang dapat dilakukan untuk pemasaran sekolah adalah menggunakan strategi 4P; Product yaitu dengan meningkatkan produk (kualitas), Place, meningkatkan sarana prasarana sehingga nyaman untuk pembelajaran, Price yaitu dengan menawarkan beasiswa kepada target pasaran, Promotion dengan melakukan digital marketing untuk sosialisasi.
Manajemen Strategi Humas dalam Menciptakan School Branding melalui Ekstrakurikuler Violetasari, Audrea Maharani; Rohmadi, Syamsul Huda
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.16044

Abstract

Branding focuses on the unique criteria of excellence presented in schools, thus creating an attraction and public trust to register at the school. However, the involvement of parents and alumni is still lacking in school activities. In fact, their participation can be an effective way to strengthen school branding through word-of-mouth or positive testimonials. This research was conducted using qualitative research, so the methods used in this study were interviews and observations. The researcher used a case study research approach. Data collection carried out by researchers was qualitative, by reducing data, presenting data and drawing conclusions and using observation, interview and documentation techniques. The selection of extracurricular activities that are tailored to the interests of students has an important role in school branding. Branding strategy through extracurricular activities, schools can improve their reputation and attract new students every year. This is realized by the increasing number of students every year.
Manajemen Strategi Bersaing Sekolah Dasar Swasta Nurhidayah, Nurhidayah; Rohmadi, Syamsul Huda
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2628

Abstract

Dengan bertambahnya jumlah sekolah, sekolah dasar swasta sebagai salah satu lembaga pendidikan dihadapkan pada persaingan yang semakin kompleks. Oleh karena itu sekolah harus memiliki keunggulan bersaing agar tetap sustainable. Implementasi manajemen strategik dalam pendidikan dirasa penting untuk menumbuhkan keunggulan bersaing setiap lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen strategi keunggulan bersaing di Sekolah Dasar Islam Terpadu Az Zahra 2 Sragen. Sekolah baru yang mampu eksis di tengah kompetisi dengan sekolah lain yang sudah ada maupun yang berdiri setelahnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian adalah kepala sekolah Sekolah Dasar Islam Terpadu Az Zahra 2 Sragen. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemeriksaaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi yaitu triangulasi sumber, teknik pengumpulan informasi, dan waktu. Analisis data dilakukan pada saat pengumpulan data berlangsung dan setelah selesai pengumpulan data dalam periode tertentu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sekolah Dasar Islam Terpadu Az Zahra 2 Sragen menerapkan manajemen strategi keunggulan bersaing. Diawali dengan pengamatan lingkungan, perumusan strategi, implementasi, dan evaluasi. Dari proses manajemen strategi ini, ditetapkan beberapa strategi yang menunjang keunggulan bersaing sekolah, yang berfokus pada strategi diferensiasi. Sekolah Dasar Islam Terpadu Az Zahra 2 Sragen mendiferensiasikan dirinya dengan cara memakai kurikulum khas, menjaga kualifikasi dan mutu Sumber Daya Manusia yang mereka miliki, prestasi yang dihasilkan, penetapan biaya pendidikan yang lebih layak, serta kemudahan dalam aturan pembiayaan.
The Role of Artificial Intelligence (AI) in Encouraging Research Learning to Sharpen 21st-Century Skills at Mts Negeri 6 Boyolali Anggie Pramulyastuti; Syamsul Huda Rohmadi
Amandemen: Journal of Learning, Teaching and Educational Studies Vol. 3 No. 2 (2025): Educational and Learning Innovation
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/amd.v3i2.102

Abstract

The development of technology through the emergence of Artificial Intelligence (AI) has brought many conveniences, particularly in the fields of education and research. Along with the 21st-century demands known as the 4Cs (creative, critical, communicative, and collaborative), which are implemented through research-based learning in madrasahs, this raises the question of how AI plays a role in enhancing students’ 21st-century skills. This study aims to analyze the role of Artificial Intelligence (AI) in promoting research-based learning to develop 21st-century competencies at MTs Negeri 6 Boyolali. Research-based learning is important to train 21st-century skills, which include literacy, critical thinking, creativity, communication, and collaboration—commonly referred to as the 4Cs. Technological advancements, including the availability of Artificial Intelligence (AI), provide various tools that make many tasks easier, especially in research-based learning. This study employs a qualitative approach using interviews, observations, and documentation methods. The subjects of this study are students in the research class, while the informants are the teachers who serve as research class mentors. The results of this study indicate that Artificial Intelligence (AI) plays a significant role in promoting research-based learning to enhance 21st-century skills at MTs Negeri 6 Boyolali. The presence of AI provides convenience and stimulates 21st-century competencies, including literacy, critical thinking, creativity, communication, and collaboration. However, there are also several challenges encountered in the use of AI in the learning process.
Kolaborasi Sekolah dan Masyarakat dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Islam di Wilayah 3T Arini, Hanifah Nur; Rohmadi, Syamsul Huda
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1947

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk, proses, dan dampak kolaborasi sekolah dan masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam di wilayah 3T Tanjung Hilir Kalimantan Utara. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama mencakup keterbatasan infrastruktur, kompetensi guru yang belum merata, serta akses teknologi yang terbatas; sementara strategi kolaboratif dilakukan melalui pelatihan guru, dukungan masyarakat terhadap pemenuhan fasilitas dasar, dan adaptasi penggunaan teknologi rendah-koneksi. Temuan ini menunjukkan bahwa kolaborasi menghasilkan dampak positif pada motivasi belajar, partisipasi siswa, dan perbaikan capaian akademik. Analisis lebih lanjut mengungkap bahwa keberhasilan kolaborasi sangat dipengaruhi oleh modal sosial lokal dan fleksibilitas adaptasi sekolah terhadap kondisi geografis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model kolaborasi emergent berbasis masyarakat memiliki potensi menjadi pendekatan yang efektif untuk penguatan pendidikan Islam di wilayah 3T, dengan implikasi penting bagi kebijakan pemerataan mutu pendidikan nasional.