Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JPM-AKA

Optimasi Proses Produksi Tahu Bandung dan Penerapan Industri 4.0 Di IKM Tahu Tansa Bogor Prihadi, Anton Restu; Maimulyanti, Askal; Styani, Erna; Mualim, Ahmad Dzaky; Puspita, Fitria; Putri, Fajar Amelia Rachmawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat AKA Vol 4, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Politeknik AKA Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55075/jpm-aka.v4i2.254

Abstract

IKM Tahu Tansa merupakan salah satu IKM di Kota Bogor yang memproduksi Tahu Bandung. Seiring dengan perkembangan waktu dan peningkatan produksi, IKM mengalami beberapa permasalahan seperti konsistensi kualitas organoleptik tahu yang disebabkan oleh suhu pemasakan dan penambahan garam yang tidak konsisten selain itu keterbatasan alat pada proses penyaringan kedelai. Pada akhirnya, hal ini dapat menimbulkan resiko penurunan kualitas dan kuantitas produksi tahu dan berpotensi meningkatkan biaya produksi yang berdampak pada lonjakan harga jual tahu. Berdasarkan permasalahan tersebut, tim PkM Politeknik AKA Bogor bermaksud untuk memberikan alternatif solusi penyelesaian  permasalahan yang dihadapi yaitu berupa pelatihan metode pengawasan suhu pemasakan agar optimum menggunakan teknologi arduino. Aplikasi ini akan memudahkan pekerja untuk memantau suhu sebenarnya di dalam kuali masak. Proses pemasakan yang optimum akan menyebabkan matinya seluruh bakteri patogen yang terdapat pada adonan tahu. Efektivitas proses pemasakan ini akan dipantau melalui analisis mikrobiologi. Sedangkan konsistensi penambahan garam pada adonan tahu  akan dipantau menggunakan titrimetri metode Mohr. Setelah diuji mutunya terkait kadar garam dan kadar mikroba dapat disimpulkan bahwa tahu bandung yang diproduksi IKM memiliki kualitas yang konsisten dan bebas dari bakter E.coli 
Implementasi Alat Pendeteksi Bahan Tambahan Pangan Berbahaya Berbasis Teknologi 4.0 di IKM Sabian kuliner Puspita, Fitria; Prihadi, Anton Restu; Maimulyanti, Askal; Styani, Erna; Mualim, Ahmad Dzaky; Rachmawati Putri, Fajar Amelia
Jurnal Pengabdian Masyarakat AKA Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Politeknik AKA Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55075/jpm-aka.v5i2.292

Abstract

Penggunaan bahan tambahan pangan berbahaya seperti boraks dan nitrit oleh Industri Kecil Menengah (IKM) masih menjadi masalah serius yang mengancam keamanan pangan dan kesehatan konsumen. Keterbatasan akses terhadap metode deteksi laboratorium yang kompleks dan mahal menjadi salah satu kendala bagi IKM dalam melakukan kontrol kualitas bahan baku. Penelitian dan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan alat deteksi bahan tambahan pangan berbahaya yang praktis, cepat, dan berbasis teknologi Industri 4.0 bagi pelaku IKM. Prinsip deteksi boraks didasarkan pada reaksi perubahan warna antara kurkumin dari ekstrak kunyit dengan boraks, yang intensitas warnanya diukur secara kuantitatif oleh sensor. Kegiatan ini diimplementasikan pada IKM Sabian Kuliner melalui pelatihan penggunaan alat untuk menguji bahan baku seperti ikan tongkol dan cumi asin. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa alat deteksi ini berhasil diterapkan dan dapat digunakan secara efektif oleh IKM untuk melakukan skrining mandiri terhadap kandungan boraks pada bahan baku. Dengan adanya inovasi ini, diharapkan IKM dapat secara konsisten menjaga kualitas dan keamanan produknya, sehingga melindungi konsumen dan mencegah kendala produksi akibat bahan baku yang tidak memenuhi syarat.