Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

EVALUASI MEDICATION ERROR PADA PASIEN HIPERTENSI FASE PRESCRIBING, TRANSCRIBING DAN DISPENSING DI RSUD ARGAMAKMUR Rahmawati, Reza; Fathiyyah Afifah Fajarriani; Yudha, Sal Prima Yudha S; Putri, Yona Harianti; Handayani, Dian
BENCOOLEN JOURNAL OF PHARMACY Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : UNIB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/bjp.v4i1.34424

Abstract

Medication error merupakan kejadian kesalahan pemberian obat kepada pasien dan sebagai salah satu ukuran pencapaian keselamatan pasien (patient safety) khususnya terhadap tujuan pengobatan yang aman. Medication error adalah hal yang penting yang sering terjadi karena medication error tidak hanya dapat merugikan pasien tetapi juga dapat membahayakan keselamatan pasien yang dilakukan oleh petugas kesehatan pengobatan pasien terutama dalam hal pelayanan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui prevalensi kejadian medication error pada resep pasien hipertensi pada fase prescribing, transcribing dan dispensing di RSUD Argamakmur. Metode pada penelitian ini yaitu observasional deskriptif menggunakan data prospektif dengan rancangan cross sectional yang dilakukan dalam sekali waktu dengan menggunakan 193 resep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa medication error yang terjadi pada fase prescribing yaitu tidak ada SIP dokter 100 %, tidak ada paraf dokter 100 % dan tidak ada satuan dosis 2,1 %.. Hal ini dikarenakan pada fase prescribing sudah beberapa resep sudah menggunakan e-resep. Pada fase transcribing yaitu tidak jelas/lengkap dosis pemberian obat 2,1 %. Pada dispensing yaitu tidak sesuai jumlah obat yang diberikan 7,8 %. Kejadian medication error di instalasi farmasi rawat jalan poli interna Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Argamakmur terbesar yaitu terjadi pada fase prescribing.
PENGETAHUAN LANSIA MENGENAI PENGGUNAAN OBAT ANALGETIK : TINJAUAN BERDASARKAN SUMBER INFORMASI Putri, Yona Harianti
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 11, No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v11i2.593

Abstract

Pengetahuan lansia mengenai obat sangat dipengaruhi oleh berbagai sumber yang dapat mereka akses. Penyedia layanan kesehatan terutama farmasi memainkan peran penting dalam memberikan informasi yang jelas dan akurat tentang dosis, efek samping, dan cara penggunaan obat. Penelitian ini adalah penelitian observasional deskriptif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan secara non probabilitas dengan metode consecutive sample. Sampel merupakan lanjut usia (lansia) berumur ? 60 tahun menggunakan analgetika non opioid yang masuk dalam kriteria inklusi sebanyak 400 responden. Penelitian ini menggunakan instrument berupa kuesioner yang dibuat oleh peneliti dan telah dilakukan serangkaian uji validitas dan uji realiabilitas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sumber informasi obat pada lansia adalah tenaga kesehatan (49,5%), orang sekitar (38,8%), resep dokter (10,2%) dan layanan internet (1,5%). Sumber informasi dari resep dokter paling banyak memengaruhi pengetahuan lansia daripada sumber informasi lain dimana 73% lansia mengetahui nama obat, 29,3% lansia mengetahui dosis obat, dan 9,8% lansia mengetahui efek samping obat.Kata kunci: Sumber Informasi Obat, Pengetahuan, Analgetika, Lansia.
PENYULUHAN PENTINGNYA BUAH DAN SAYUR UNTUK TUMBUH KEMBANG ANAK DAN CARA MENCUCI TANGAN YANG BAIK DAN BENAR DI PANTI ASUHAN TITIPAN SUCI ADAM DAN HAWA TANAH PATAH Wulandari, Septi; Sari, Delia Komala; Handayani, Dian; Pratiwi, Reza; Rahmawati, Reza; Putri, Yona Harianti; Dominica, Dwi
Jurnal Abdimas Bencoolen Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/abdimas.2.1.9-13

Abstract

Panti asuhan merupakan lembaga usaha untuk meningkatkan kesejahteraan anak dalam pengentasan ketelantaran anak. Kondisi lingkungan dan kesehatananak di panti asuhan perlu diperhatikan, mengingat anak-anak memiliki hakyang sama untuk pemenuhan kesehatan dan kesejahteraannya. Selain itu, anak-anak juga merupakan investasi untuk membangun bangsa yang baik. PantiAsuhan Titipan Suci Adam dan Hawa merupakan salah satu panti asuhan yang terdapatdi Provinsi Bengkulu. Hasil survei pendahuluan yang dilakukan melalui observasidan wawancara dengan pengurus panti asuhan didapatkan bahwa terdapatmasalah kebersihan lingkungan seperti belum adanya kotak sampah sehinggasampah berserakan , tidak ada tempat cuci tangan , dalam satu ruanganterdapat 6 tempat tidur yang tidak ada kelambu, kurangnya pengetahuananak panti dan staff tentang pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat(PHBS) dan masih awamnya pengetahuan anak-anak panti asuhan tentang asupan gizi yang baik dan benar. Oleh sebab itu, program ini berfokus untuk diterapkannya PHBS dan penyuluhan tentang gizi di panti asuhan tersebut melalui penyuluhan dan games tentang sampah dan cucitangan menggunakan sabun. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan anak di panti asuhan untuk menerapkan PHBS.
Pengaruh Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Ibu Tentang Pemberian Imunisasi Polio Di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Nasal Kabupaten Kaur Firza, Bunga Al; Putri, Yona Harianti; Oktiarni, Dwita; Rahmawati, Reza; Dominica, Dwi
Jurnal Pharmacopoeia Vol 4 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data prevalensi PIN polio Provinsi Bengkulu tahap II dikota Bengkulu capaian vaksinasi polio mencapai 47% dengan total 25.000 anak. Sedangkan provinsi Bengkulu menargetkan 287.541 anak yang mendapatkan imunisasi polio periode tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap ibu mengenai imunisasi polio di wilayah kerja Puskesmas Muara Nasal, Kabupaten Kaur. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain One Group Pre-test dan Post-test tanpa kelompok pembanding (kontrol). Sampel terdiri dari 126 ibu yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Sebelum intervensi dengan media leaflet, rata-rata tingkat pengetahuan ibu sebesar 79.8 meningkat secara signifikan menjadi 97.7 setelah intervensi, sebagaimana dibuktikan melalui uji Wilcoxon (p-value = 0.000 < 0.05). Demikian pula, rata-rata sikap ibu meningkat dari 65.04 menjadi 73.32 setelah pemberian leaflet, dengan hasil uji Wilcoxon yang juga menunjukkan signifikansi (p-value = 0.000 < 0.05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pemberian leaflet kepada 126 responden terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu terhadap imunisasi.
IDENTIFIKASI DRUG RELATED PROBLEMS DALAM PENGOBATAN DEMAM BERDARAH DENGUE PADA PASIEN DEWASA PERIODE JANUARI-DESEMBER 2023 DI RUMAH SAKIT X Salsabila, Adinda Okta; Rahmawati, Reza; Asdim; Wulandari, Septi; Pertiwi, Reza; Putri, Yona Harianti; Handayani, Dian
BENCOOLEN JOURNAL OF PHARMACY Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : UNIB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/bjp.v5i1.41302

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan jenis penyakit akut yang disebabkan oleh virus dengue yang tergolong Arbovirus (Arthropod borne V). Jumlah kasus DBD yang dilaporkan pada tahun 2020 tercatat sebanyak 108.303 kasus. Kasus DBD ini sering menimbulkan kejadian luar biasa (KLB). Tujuan penelitian ini untuk melihat bagaimana profil penggunaan obat pada pasien demam berdarah dengue (DBD) dewasa di Rumah Sakit X Bengkulu dan kategori DRPs yang terjadi pada pasien DBD di Rumah Sakit tersebut. Penelitian ini dilakukan secara retrospektif dengan mengambil data rekam medik tahun 2023 dan dianalisis secara deskripfitif dengan menggunakan metode menurut Cipolle. Sampel diambil dengan metode total sampling dengan beberapa kriteria inklusi. Didapatkan 54 sampel yang sesuai kriteria inklusi. Hasil penelitian ini didapatkan penggunaan obat pada pasien demam berdarah yaitu pemberian infus ringer laktat 98,15% dan infus ringer asetat (Asering) 1,85% Sedangkan hasil identifikasi DRPs 23 kasus yaitu indikasi tanpa obat 14 kasus (25,9%) dan obat tanpa indikasi 8 kasus (14,8%)
GAMBARAN TINGKAT KEPATUHAN PASIEN TENTANG PENGGUNAAN ANTIBIOTIK AMOXICILLIN DI PUSKESMAS SAWAH LEBAR KOTA BENGKULU Karlina, Yolanda Dwi; Putri, Yona Harianti; Maryanti, Evi
Jurnal Pharmacopoeia Vol 2 No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jp.v2i1.373

Abstract

Kepatuhan penggunaan antibiotik amoxicillin di Indonesia jauh lebih banyak dan mencemaskan karena penggunaan dosis dan waktu terapi yang tidak sesuai yang dapat menimbulkan masalah meningkatnya resistensi terhadap penggunaan antibiotika amoxicillin, kepatuhan pasien terhadap penggunaan antibiotik amoxicillin sangat mempengaruhi terjadinya resistensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan pasien tentang penggunaan antibiotik amoxicillin di Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif, yaitu menggambarkan persentase mengenai tingkat kepatuhan pasien tentang penggunaan antibiotik amoxicillin di Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu. Hasil penelitian yang didapatkan, dari jumlah responden sebanyak 44 orang yang patuh sebanyak 59,10% dan yang tidak patuh sebanyak 40,90%.. Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan Tingkat Kepatuhan Pasien Tentang Penggunaan Antibiotik Amoxicillin Di Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu masuk dalam kategori patuh. Saran bagi Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu agar pelayanan dalam pemberian informasi obat dipertahankan dan ditingkatkan lagi.  
Evaluasi Kasus Anemia Defisiensi Fe Pada Santri Pesantren Pre Dan Post Konsumsi Pil Tambah Darah Indah Sari, Puput Tri; Putri, Yona Harianti; Martono, Agus; Pertiwi, Reza; Sari, Rose Intan Perma; Rahmawati, Reza
Jurnal Pharmacopoeia Vol 3 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jp.v3i2.654

Abstract

Anemia adalah penyakit yang sering ditemui pada masyarakat Indonesia. Prevalensi anemia pada remaja putri di Kota Bengkulu cukup tinggi yakni mencapai 43%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian tablet tambah darah terhadap kadar hemoglobin santri di pondok pesantren Darul Mustofa kabupaten Seluma. Sampel pada penelitian ini sebanyak 60 orang dengan pengambilan sampel metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, menggunakan alat Easy Touch GCHb (Glucose, Cholesterol, Hemoglobin) dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 25 santri putri, 9 diantaranya mengalami anemia namun setelah pemberian tablet tambah darah menurun menjadi hanya 3 orang. Pada santri laki-laki sebanyak 35 orang yang tidak mengalami anemia. Dari uji statistik Paired sampel t-test diperoleh hasil P value = 0001 < α (0.05), sehingga bisa disimpulkan bahwa terdapat kenaikan atau perubahan yang signifikan sebelum dan sesudah pemberian tablet tambah darah.
Identifikasi Kasus Anemia Pada Ibu Hamil Pre Dan Post Pemberian Suplemen Zat Besi Di Puskesmas Kota Bengkulu Azzahra, Istiqoma; Putri, Yona Harianti; Banon, Charles; Oktarini, Rizki
Jurnal Pharmacopoeia Vol 4 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jp.v4i2.1047

Abstract

Secara global prevalensi anemia pada ibu hamil mencapai 41,8%, dengan prevalensi tertinggi di Afrika dan Asia. Di Indonesia, angka anemia ibu hamil mencapai 48,9% dan di Bengkulu 12,6%. Penyebab utama anemia adalah kekurangan zat besi dan mikronutrien, serta faktor usia. Kepatuhan yang rendah dalam konsumsi suplemen zat besi sering memperburuk kondisi anemia pada ibu hamil. Maka dari itu, dalam penelitian ini akan diteliti pengaruh pemberian suplemen zat besi dalam peningkatan kadar Hemoglobin (Hb) pada ibu hamil anemia. Penelitian ini menggunakan desain pre experimental dengan tipe one group pretest posttest yang dilakukan dengan mengukur kadar hb sebelum dan sesudah pemberian suplemen zat besi. Sampel yang digunakan adalah ibu hamil anemia di puskesmas kota Bengkulu. Data hasil penelitian di analisis menggunakan uji t-test pada aplikasi spss untuk melihat perbedaan yang signifikan kadar Hb pre dan post pemberian suplemen zat besi. Hasil analisis data menunjukkan p-vlue 0,001 (<0,05) yang berarti adanya perbedaan yang signifikan. Hal tersebut menunjukkan bahwa pemberian suplemen zat besi dapat meningkatkan kadar Hb pada ibu hamil yang mengalami anemia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 56 ibu hamil, 35 di antaranya mengalami anemia. Kadar Hb sebelum dan sesudah pemberian suplemen zat besi tercatat masing-masing sebesar 10,03 g/dl dan 12,85 g/dl. Kadar Hemoglobin (Hb) pada ibu hamil yang mengalami anemia sebelum pemberian suplemen zat besi menunjukkan angka yang lebih rendah, dengan rata-rata 10,03g/dl. Setelah pemberian suplemen zat besi, kadar Hb pada ibu hamil dengan anemia mengalami peningkatan, dengan rata rata 12,85 g/dl.