Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

JURIDICAL STUDY OF REPRESIVE LEGAL PROTECTION AGAINST THE CIRCULATION OF FAKE "PATENT" MEDICINE Hanifah, Salma Nur; Kurniawati, Husni; Mungawanah, Novia
UNTAG Law Review Vol 8, No 2 (2024): UNTAG LAW REVIEW
Publisher : Faculty of Law Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/ulrev.v8i2.4991

Abstract

Consuming medication is an effort to maintain and maintain health. The high demand for medicines and low consumer knowledge create opportunities for business actors to produce fake medicines. The aim of this research is to determine the causes of the spread of fake patent medicines as well as the legal protection for consumers regulated in law along with BPOM's efforts to prevent the spread of fake patent medicines. The research method used in this research is empirical juridical, the research specifications used are analytical descriptive with data collection techniques through direct research in the field, namely open interviews and literature studies. Based on the research results obtained, the causes of the circulation of counterfeit patent medicines in influenced by business actors and consumer factors. Repressive legal protection for consumers is regulated in the Consumer Protection Law Article 8 Paragraph 1 Letter (a), Law Number 17 of 2023 concerning Health Article 138, Article 140 and Article 142. Apart from that, it is also regulated in the Regulation of the Medicine Supervisory Agency and Food Number 34 of 2018 concerning Guidelines for Implementing Good Medicine Manufacturing Methods. The prevention efforts carried out by BPOM are carried out in two forms, namely pre-market control in the form of standardization and product evaluation and post-market control in the form of Communication, Information and Education (KIE).
Psikoedukasi “Cerdas Menggunakan Gadget dan Internet untuk Anak”: Upaya untuk Meningkatkan Pengetahuan Literasi Digital Anak Afiatin, Tina; Ampuni, Sutarimah; Sukron, Muhammad Ikbal Wahyu; Aprila, Anggia Atin; Hanifah, Salma Nur; Intani, Zahra Frida
Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajpp.98270

Abstract

Rendahnya literasi digital dapat meningkatkan risiko terpaparnya dampak negatif dari penggunaan gadget dan internet seperti mudah terprovokasi oleh hoaks, \textit{cyberbullying}, dan ujaran kebencian. Diperlukan sebuah upaya untuk meningkatkan literasi digital di kalangan masyarakat khususnya anak-anak, karena di usia tersebut anak masih rentan dan membutuhkan pendampingan dari orang dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh psikoedukasi “Cerdas Menggunakan Gadget dan Internet untuk Anak” dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman literasi digital anak. Metode penelitian ini adalah eksperimen acak dengan menggunakan\textit{ pre-post control group design}. Partisipan dalam penelitian ini merupakan anak berusia 9-11 pada sebuah SD di Yogyakarta yang dibagi secara acak ke dalam kelompok eksperimen (n = 38) dan kontrol (n = 38). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan tentang penggunaan gadget dan internet yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (t = 2,079, p = 0,041, p {\textless} 0,05) dengan rata-rata kelompok eksperimen lebih tinggi (n = 38, M = 1,816, SD = 1,74) daripada kelompok kontrol (n = 38, M = 0,921, SD = 2,01).
Mendampingi Perkembangan Sosioemosional Anak Usia Dini: Pelatihan bagi Kader Bina Keluarga Balita (BKB) Ampuni, Sutarimah; Intani, Zahra Frida; Handayani, Navia Fathona; Aprilia, Anggia Atin; Hanifah, Salma Nur
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 14 No 1 (2025): January
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v14i1.84981

Abstract

Perkembangan sosioemosional merupakan aspek yang penting untuk distimulasi sejak anak usia dini. Meskipun demikian, belum banyak orang tua maupun kader Bina Keluarga Balita (BKB) yang memahami cara mendampingi perkembangan sosioemosional anak melalui emotion coaching. Pengabdian ini bertujuan untuk melihat efektivitas pelatihan dalam meningkatkan pengetahuan emotion coaching kader BKB. Pelatihan terdiri dari empat sesi yang dilaksanakan dalam dua pertemuan. Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan desain one group pretest-posttest dengan membandingkan skor pengetahuan antara sebelum dan sesudah pelatihan. Subjek yang terlibat dalam pengabdian ini terdiri dari 28 orang anggota BKB Kepanewon Prambanan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu test, kemudian data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis regresi bootstrapping, dapat disimpulkan bahwa pelatihan pendampingan sosioemosional anak usia dini berpengaruh secara signifikan terhadap pengetahuan kader terkait sosioemosional anak usia dini. Penelitian ini berimplikasi peningkatan pengetahuan kader mengenai cara-cara mendampingi perkembangan sosioemosional anak usia dini, serta membuka kesempatan bagi program-program peningkatan kapasitas Kader BKB yang lain, sehingga aspek perkembangan anak bisa dipahami secara umum, tidak hanya sekedar aspek kesehatan fisik saja.
Elementary school students’ knowledge of gadget and internet use after receiving a psychoeducation program Afiatin, Tina; Ampuni, Sutarimah; Rachmanie, Aisha Sekar Lazuardini; Muhtadini, Rahmita Laily; Firdaus, Muhammad Iqbal Fakhrul; Hanifah, Salma Nur; Aprila, Anggia Atin; Kusumawati, Yutia Cesarinda; Permatasari, Alfia Rahma
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol. 13 No. 2 (2025): August
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jipt.v13i2.38000

Abstract

The increasing use of technology, especially gadgets and the internet, among elementary students brings both benefits and risks, highlighting the importance of wise and safe usage. The psychoeducation program “Cerdas Menggunakan Gadget dan Internet untuk Anak” (Smart Use of Gadgets and the Internet for Children) explored students’ understanding before and after participation. This qualitative study used open-ended questions and thematic content analysis. Participants were 83 students aged 10–11 years from an elementary school in Yogyakarta. Before the program, students’ knowledge was limited, shown by vague responses. Afterward, their answers were more detailed and specific, including examples of proper gadget and internet use. However, most still viewed technology mainly as a source of entertainment and games. These findings highlight the need for continued psychoeducation to strengthen children’s digital literacy and safety. A key limitation is the small sample size and the focus on cognitive understanding without assessing behavioral outcomes.