Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Dan Kesadaran Masyarakat Tentang Cegah Stunting Sejak Dini Di Dusun Way Dadi Kustiani, Ai; Jalaludin Saleh, Asep; Jayadi, Ajib; Sagita, Nadia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sultan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Abdisultan
Publisher : Sultan Publsiher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58291/abdisultan.v2i1.355

Abstract

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama. Kondisi ini mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yaitu tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 yang mengalami stunting di Provinsi Lampung sebanyak 15,2%. Adapun prevalensi tertinggi terdapat di Kabupaten Pesawaran sebanyak 25,1%. Berdasarkan hasil survey langsung didapatkan bahwa di Dusun Waydadi Desa Tanjung Rejo terdapat 7 dari 19 balita mengalami stunting. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan mengadakan penyuluhan. Kegiatan ini diikuti oleh semua ibu hamil dan ibu yang memiliki balita di Dusun Waydadi Desa Tanjung Rejo. Kegiatan berjalan dengan lancar dan para peserta antusias serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan penyuluhan ini. Berdasarkan hasil pretest dan hasil post test dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai stunting yang ditunjukkan dengan hasil post test lebih tinggi dari pretest.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Gizi Kurang Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Wayhalim II Tahun 2021 Eko Deny Nurseno; Jayadi, Ajib; Nurhartanto, Adhi
Media Gizi Ilmiah Indonesia Vol 3 No 2 (2025): AUGUST 2025
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/mgii.v3i2.61

Abstract

Anak balita yakni sekelompok yang sensitif akan kesehatan serta gizi. Balita yang kurus dan sangat kurus mempunyai prevalensi nasional 10,2%. Hasil operasi timbang Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung tahun 2020 alami peningkatan cukup signifikan untuk kategori balita gizi kurang yaitu 3,83%. Meskipun begitu, angka prevalensi itu masih berada di bawah angka prevalensi dari laporan operasi timbang UPT Puskesmas. Rawat Inap Way Halim II.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempunyai hubungan dengan kejadian gizi kurang sesuai BB│TB di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Way Halim II sehingga bisa menghambat kejadian gizi kurang pada balita tahun berikutnya.Metode studi ini ialah observasional melalui rancangan penelitian cross sectional. Pelaksanaan penelitian yaitu di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Way Halim II, secara khusus Kelurahan Gunung Sulah dan Way Halim Permaipada bulan Mei-Juli 2021 dengan sampel sebanyak 91 balita. Kuesioner merupakan instrumen studi ini.Analisis bivariat melalui uji statistik Chi-squarememperoleh kesimpulan antara pendidikan ibu (p-value 0,067 > 0,05), pendapatan orang tua (p-value1,000 > 0,05) dan sanitasi (p-value0,699 > 0,05) tidak ada hubungannya dengan status gizi kurang sesuai BB│TB di wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Way Halim II tahun 2021. Lalu pengetahuan ibu (p-value0,034 < 0,05)berhubungan dengan status gizi kurang sesuai BB│TB di wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Way Halim II tahun 2021
Hubungan Pengetahuan Dengan Kepatuhan Diet Pasien Hipertensi di UPTD Puskesmas Beranti Raya Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan Iskandar, Iskandar; Nurhartanto, Adhi; Jayadi, Ajib
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4086

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi ketika tekanan darah dalam pembuluh darah melebihi batas normal. Kondisi ini terjadi ketika tekanan darah sistolik lebih dari atau sama dengan 140 mmHg dan/atau tekanan darah diastolik lebih dari atau sama dengan 90 mmHg. Penyakit hipertensi dan penyakit kardiovaskular masih cukup tinggi dan bahkan cenderung meningkat seiring dengan gaya hidup yang jauh dari perilaku hidup bersih dan sehat serta mahalnya biaya pengobatan hipertensi. Saat ini banyak penderita hipertensi tidak patuh melaksanakan diet yang diberikan karena kurangnya pengetahuan penderita tentang diet hipertensi. Penderita Penyakit Hipertensi harus memiliki pengetahuan dan kepatuhan diet tentang Hipertensi, pengetahuan merupakan kemampuan untuk membentuk model mental yang menggambarkan obyek dengan tepat dan merepresentasikannya dalam aksi yang dilakukan terhadap suatu obyek, sedangkan kepatuhan adalah sejauh mana perilaku pasien sesuai dengan ketentuan yang diberikan oleh professional. Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Dengan Kepatuhan Diet Pasien Hipertensi.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan menggunakan desain penelitian observasional, merupakan penelitian yang tidak melakukan intervensi atau perlakuan terhadap variabel. Subjek penelitian ini adalah pasien Hipertensi sedangkan objek penelitiannya adalah pengetahuan pasien terhadap kepatuhan diet. Jumlah pengunjung di Puskesmas Beranti Raya sebanyak 56 responden dan sampel yang digunakan yaitu 56 responden. Teknik sampling yang digunakan yaitu teknik total sampling. Pengumpulan data kuesioner dan analisis data menggunakan uji chi square.Hasil penelitian berdasarkan uji statistic, diketahui p-value sebesar 0,042 atau p-value 0,05 yang artinya ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan tingkat kepatuhan terhadap diet pada pasien hipertensi di Puskesmas Beranti. Kesimpulan Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dibidang Kesehatan serta sebagai bahan bacaan dan perbandingan bagi peneliti lain untuk mengembangkan penelitian yang lebih luas. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dibidang Kesehatan serta sebagai bahan bacaan dan perbandingan bagi peneliti lain untuk mengembangkan penelitian yang lebih luas.
Hubungan Status Anemia, Kebiasaan Sarapan Dan Status Gizi Dengan Prestasi Belajar Siswi Di SMPN 03 Way Pengubuan Kabupaten Lampung Tengah Pratiwi, Santi; Jayadi, Ajib; Dalimunthe, Natasha Khalida
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 15, No 3 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v15i3.5884

Abstract

Aspek kunci guna mengoptimalkan standar negara dan SDM ialah pendidikan. Prestasi belajar sebagai satu diantara parameter yang bisa dipakai guna mengukur tingkat kesuksesan pada proses pendidikan. Remaja merupakan sumber daya manusia yang sangat penting. Permasalahan gizi yang sering dialami remaja seperti mengalami anemia (kekurangan zat gizi besi), seringnya melewatkan sarapan pagi dan kekurangan atau kelebihan gizi. Riset berikut bertujuan guna memahami korelasi diantara status anemia, status gizi dan kebiasaan sarapan terhadap prestasi belajar siswi di SMPN 03 Way Pengubuan Kabupaten Lampung Tengah. Metode riset berikut memakai design studi deskriptif analitik melalui pendekatan cross sectional (potong lintang). Sampel dalam riset berjumlah 67 orang melalui teknik penentuan sampel yakni simple random sampling. Analisa data yang dijalankan yakni analisa univariat serta analisa bivariat. Berdasarkan hasil analisa bivariat menunjukkan bahwa terdapat korelasi diantara status anemia (p-value = 0,14), kebiasaan sarapan (p-value = 0,001) dan status gizi dengan prestasi belajar (p-value = 0,028). Saran dari penelitian ini yaitu sekolah dapat juga membuat program sarapan sehat dan menjalankan pengukuran tinggi badan dan bobot tubuh guna memonitor status gizi pelajar serta dapat melakukan sosialisasi terkait pentingnya sarapan dan pencegahan anemia gizi besi.