Articles
DETERMINAN PREDIKSI KRISIS PERBANKAN BERBASIS BANKING SECTOR FRAGILITY INDEX
Dian Hamida;
Nurmala Ahmar;
Syahril Djaddang
JIAFE (Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi) Vol 3, No 2 (2017): Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pakuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (229.024 KB)
|
DOI: 10.34204/jiafe.v3i2.687
The unfavorable condition of the banking system has a major impact on the economy in Indonesia. The existence of monthly BSF (Banking Sector Fragility) index can be used to decide whether the national banking system is experiencing crisis at some point. This study aims to analyze how the effect of capital (CAR), profitability, liquidity, Gross Domestic Product (GDP), inflation and exchange rate against banking crisis based on Banking Sector Fragility Index listed in Indonesia Stock Exchange 2010-2014 period in Indonesia. Data analysis technique in this research is using statistical approach that is descriptive statistic analysis and logistic regression. The results showed that capital, Gross Domestic Product, inflation and exchange rate did not affect the banking crisis based on Banking Sector Fragility Index in Indonesia and profitability. Meanwhile liquidity had an effect on to banking crisis based on Banking Sector Fragility Index in Indonesia. Keywords: BSF Index, CAR, Profitability, Liquidity, GDP, Inflation, Exchange Rate
MANAJEMEN LABA, TINDAKAN PAJAK AGRESIF, DAN PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN: STUDI PADA PERUSAHAAN DI JAKARTA ISLAMIC INDEX
Bayu Seno Pitoyo;
Nurmala Ahmar;
Suyanto Suyanto
ISLAMINOMICS: JOURNAL OF ISLAMIC ECONOMICS, BUSINESS AND FINANCE Vol 9, No 1 (2019): ISLAMINOMICS: Journal of Islamic Economics, Business and Finance
Publisher : STES Islamic Village
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47903/ji.v9i1.63
This study examines the efffect of earnings Management on Aggressive Tax action with The Audit Committee, Institutional Ownership and Independent Commissioners are positioned as moderating variables. The sample data of this research are 96 companies in the time of 2012-2017 obtained from JII (Jakarta Islamic Index). The descriptive statistics were analyzed using Wrap PLS 0.6 program. Hypothesis testing is eximined by Structural Equation Model - Partial Least Square (SEM-PLS) using Wrap PLS 0.6 program.The finding of this study proves that earning management has an effect on aggressive tax action. Institutional ownership can moderate the effect of earnings management on aggressive tax action. Independent board commissioners can moderate the effect of earnings management on aggressive tax action. The audit committee cannot moderate the effect of earnings management on aggressive tax Action.
KESIAPAN ADAPTASI METODE BEYOND BUDGETING SEBAGAI UPAYA PEMBAHARUAN KINERJA MANAJEMEN
Agung Fajar Ilmiyono;
Suratno Suratno;
Tri Widyastuti;
Nurmala Ahmar;
Zulkifli Zulkifli
JIAFE (Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi) Vol 8, No 1 (2022): Vol 8, No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pakuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34204/jiafe.v8i1.4740
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemungkinan penerapan metode beyond budgeting. Penelitian ini merupakan studi literatur yang menggunakan metode analisis PICO (problem, intervention, comparison, outcome). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses penganggaran merupakan komponen penting dari sistem pengendalian manajemen dan telah menjadi sistem yang sangat berguna dimana manajemen berhasil merencanakan, mengkoordinasikan dan mengendalikan. Proses penganggaran melibatkan penciptaan dan pelaksanaan tujuan organisasi serta perencanaan jangka pendek dan panjang. Anggaran memungkinkan organisasi untuk lebih memanfaatkan sumber daya keuangan yang tersedia. Sebagian besar alternatif sejalan dengan penganggaran tradisional, tetapi beyond budgeting menganjurkan untuk mengabaikan penganggaran tradisional karena anggaran tidak membantu organisasi sebagaimana dimaksud. Beyond Budgeting berpendapat bahwa kerugian menyebabkan lebih banyak kerusakan pada organisasi daripada hasil keuntungan. Maka beyond budgeting pada proses ini diusulkan sebagai alternatif manajemen koheren yang memungkinkan organisasi untuk mengelola kinerja dalam berbagai lingkungan bisnis.ABSTRACTThis study aims to examine the possibility of applying methods outside of budgeting. This research is a literature study that uses the PICO analysis method (problem, intervention, comparison, outcome). The results of this study indicate that the control process is an important component of the control system and has become a very useful system where management is successful in planning, controlling, and controlling. The budgeting process involves the creation and execution of organizational goals as well as short and long-term planning. Budgets support organizations to better utilize available financial resources. Most of the alternatives are like with tional budgeting, but outside of budget budgeting for traditional budgeting budgets because it doesn't help the organization as intended. Beyond Budgeting argues that losses cause more harm to the organization than profits. So off-budgeting in this process is proposed as a coherent management alternative that allows organizations to manage performance in a variety of business environments.
INTEGRATED REPORTING DISCLOSURE, BUSINESS COMPLEXITY AND FIRM VALUE
Seful Komar;
Nurmala Ahmar;
Dwi Prastowo Darminto
JRAK Vol 12 No 1 (2020): Edisi April
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Pasundan, Bandung, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jrak.v12i1.2342
This study empirically investigates the effect of disclosure elements of integrated reporting on firm value. Business complexity is used as a moderating variable in the effect of integrated reporting on firm value. A total of 189 samples of manufacturing companies registered on the Indonesia Stock Exchange in 2015-2017 met the criteria using the purposive sampling method. A multiple linear regression analysis using SEM-PLS program is employed as a data analysis tool. The results showed that integrated reporting has significant effect on firm value. Business complexity moderates the relationship of disclosure integrated reporting to firm value. The better quality of information disclosure from element of integrated reporting increases investor confidence thereby increasing firm value.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RETURN SAHAM PERUSAHAAN PROPERTI DALAM INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA
Angga Prasetia;
Nurmala Ahmar;
JMV Mulyadi;
Suyanto Suyanto
Jurnal Manajemen Kewirausahaan Vol 17, No 2 (2020): JMK EDISI DESEMBER 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonimi IPWI Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33370/jmk.v17i2.464
Studi ini bertujuan untuk meneliti sejauh mana rasio keuangan mempengaruhi return saham pada perusahaan properti, real estate, dan building contruction yang memiliki saham berbasis syariah dan tergabung dalam Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2018. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi berganda dengan variabel current ratio, total asset turnover, price earning ratio, dan debt to equity ratio sebagai variabel independen. Hasil penelitian selama tiga tahun diperoleh hasil yang signifikan pada tingkat signifikansi pada kedua variabel independen tersebut terhadap varabel dependennya. Kontribusi penelitian ini adalah pembahasan hasil penelitian yang berbeda dengan hasil penelitian terdahulu dan teori yang terkait. Kata kunci: Current Ratio; Debt to Equity Ratio; Price Earning Ratio, Return Saham; Total Asset Turnover
VALUE RELEVANCE DAN IFRS ADOPTION DI INDONESIA: INVESTIGASI PADA PERUSAHAAN LQ-45 BURSA EFEK INDONESIA
Triandi ,;
Suratno ,;
Nurmala Ahmar
Media Riset Akuntansi, Auditing & Informasi Vol. 15 No. 1 (2015): April
Publisher : LEMBAGA PENERBIT FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS TRISAKTI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (607.794 KB)
|
DOI: 10.25105/mraai.v15i1.1650
Value relevance is being defined as the ability of information disclosed by financial statements to capture and summarize firm value. earnings per share (EPS) and book value of shares (BVS) and stock market price (SMP), both before and after IFRS adoption. Based on theresult,test there the valuerelevancebefore and after IFRS adoptio. The value relevance after IFRS adoption decreased. These findings differ from the findings in several countries have adopted IFRS. In many countries have adopted IFRS tends to increase the value relevance.Keyword : value relevance, earning per share, book value of equity, stock price, IFRS adoption, LQ-45
Expense Retrenchment dan Corporate Turnaround: Sebuah Kajian Literatur
Laila Nur Rahimah;
Nurmala Ahmar
JISAMAR (Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research) Vol 6 No 3 (2022): JISAMAR: August 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52362/jisamar.v6i3.854
Pada kondisi ekonomi yang sulit, financial distress merupakan isu utama untuk keberlangsungan hidup perusahaan. Corporate turnaround adalah suatu kondisi perusahaan yang setelah mengalami periode yang jatuh dan penurunan kinerja ekonomi kemudian membalikkan keadaan kekayaannya dan menjadi perusahaan yang sukses kembali. Riset ini bertujuan untuk melakukan kajian empiris terkait penelitian tentang corporate turnaround secara khusus dihubungkan dengan expense retrenchment. Dalam hal ini, expense retrenchment merupakan efisiensi yang dilakukan dengan cara mengurangi beban-beban yang dihasilkan perusahaan. Secara teori ketika expense retrenchment meningkat maka kemampuan perusahaan mencapai kondisi turnaround semakin tinggi. Semakin efisien perusahaan dalam menghadapi expense retrenchment, perusahaan akan semakin mampu menghindari kondisi financial distress. Hasil penelitian ini akan memberikan bukti-bukti empiris terkait hubungan antara expense retrenchment dan corporate turnaround selama 10 tahun terakhir baik di Indonesia dan di beberapa negara. Berdasarkan hasil hubungan antara expense retrenchment dan corporate turnaround masih ada kesenjangan dan perbedaan hasil penelitian. Kata kunci: expense retrenchment; cost retrenchment; turnaround; financial distress
Murabahah Financing, Musyarakah, Mudharabah, Istishna and Ijarah Against Sharia Banking Profit Sharing
Bagus Ahmad Sudiro;
Nurmala Ahmar;
Ardiansyah
JFBA: Journal of Financial and Behavioural Accounting Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33830/jfba.v2i2.4182.2022
In general, the principle of profit sharing in sharia banking can be done through murabahah, musyarakah, mudharabah, istishna dan ijarah contracts. The more profit sharing generated by Islamic banking, the better conditions of Islamic banking. The sample used and the data were obtained from 11 Islamic Banks in Indonesia for the period 2014-2018. Profit sharing is used as the dependent variable while murabahah, musyarakah, mudharabah, istishna, and ijarah financing are used as independent variables. The results of the research without resampling and with resampling show that murabahah, mudharabah, and istishna have a significant effect on profit sharing, and musyarakah and ijarah have no significant effect on profit sharing. Murabahah gives the most dominant influence on profit sharing.
Mental Accounting dan Kepatuhan Pajak: Sebuah Tinjauan Literatur
Primandita Fitriandi;
Nurmala Ahmar
Jurnal SIKAP (Sistem Informasi, Keuangan, Auditing Dan Perpajakan) Vol 6, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Sangga Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32897/jsikap.v6i2.1145
Mental accounting bisa didefinisikan sebagai sebagai serangkaian ukuran kognitif pelaku ekonomi dalam mengelola, mengevaluasi, dan memelihara kegiatan keuangannya. Kepatuhan pajak dapat didefinisikan sebagai keputusan wajib pajak untuk mematuhi peraturan perpajakan dengan membayar pajak tepat waktu dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengaruh mental accounting terhadap kepatuhan pajak. Studi ini dilakukan dengan melakukan tinjauan literatur atas berbagai artikel yang sudah terpublikasi dengan menerapkan kata kunci yang sudah ditetapkan. Hasil tinjauan literatur menunjukkan bahwa mental accounting berpengaruh pada kepatuhan pajak berdasarkan keputusan wajib pajak dalam melakukan pemisahan (segregasi) penghasilan yang mereka lakukan. Wajib pajak yang melakukan pemisahan memiliki kecenderungan kepatuhan pajak yang lebih tinggi dibanding mereka yang menyatukan biaya pajak dari penghasilan kotor mereka.
KONEKSI POLITIK BERDAMPAK PAJAK AGRESIF?: SEBUAH TELAAH LITERATUR
Agung Adma Wijaya;
Nurmala Ahmar
Jurnal SIKAP (Sistem Informasi, Keuangan, Auditing Dan Perpajakan) Vol 7, No 1 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Sangga Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32897/jsikap.v7i1.1437
Agresivitas di bidang perpajakan yang dilakukan perusahaan merupakan salah satu faktor yang menghambat penerimaan negara dari sektor pajak. Agresivitas di bidang perpajakan adalah sebuah upaya yang dilakukan oleh Wajib pajak untuk mengurangi beban pajak yang harus dibayar, baik dilakukan secara legal maupun illegal. Maka dari itu, agresivitas di bidang perpajakan juga sering diistilahkan dengan frasa “penghindaran pajak”. Penghindaran pajak sering dilakukan dengan cara mengatur angka-angka di setiap pos yang ada di laporan keuangan agar target beban pajak yang diminta manajemen dapat terpenuhi. Salah satu faktor yang mempengaruhi agresivitas di bidang perpajakan adalah koneksi politik yang dimiliki oleh dewan direksi dan dewan komisaris yang duduk di salam kepengurusan sebuah perusahaan. Dalam artikel ini, kami berusaha mengumpulkan dan menganalisa literatur akuntansi dan keuangan dalam 10 tahun terakhir yang meneliti tentang pengaruh koneksi politik terhadap tingkat agresivitas di bidang perpajakan / praktek penghindaran pajak yang ada di Indonesia. Hasil dari literatur review ini dapat digunakan sebagai saran kepada para pemangku kepentingan, yaitu Pemerintah Republik Indonesia dan para pemegang saham.