Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Penerapan Prinsip-prinsip Pengembangan Belajar dalam Dunia Pendidikan dalam Mengoptimalkan Proses Pembelajaran Cahyani, Kania Nur; Siagian, Irwan
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1231

Abstract

Optimalisasi proses pembelajaran di dunia pendidikan dengan menerapkan prinsi-prinsip pengembangan belajar dan integrasi teknologi adalah suatu keharusan di era digital saat ini. Teknologi juga memainkan peran penting dalam meningkatkan aksesibilitas, interaktivitas, dan responsivitas pembelajaran. Dibutuhkannya pemahaman yang mendalam mengenai berbagai praktik-praktik terbaik dalam mengoptimalkan proses pembelajaran dengan menerapkan prinsip-prinsip pengembangan belajar dalam konteks pendidikan.Teknik penelitian ini menggunakan metode literature review yang sangat relevan dan efektif untuk menjawab tantangan dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penerapan prinsip-prinsip pengembangan belajar. Melalui penerapan prinsip-prinsip pengembangan belajar yang relevan, siswa dapat meningkatkan keterampilan metakognitif, kemampuan berkolaborasi, dan motivasi belajar. Dengan demikian, integrasi teknologi yang bijak dan penerapan prinsip-prinsip pengembangan belajar yang tepat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang adaptif, inklusif, dan inovatif di era digital.
PERAN MGMP DALAM MENENTUKAN ACUAN BELAJAR DI PKBM HOMESCHOOLING PRIMAGAMA BEKASI Bahari, Septiyan Darma; Siagian, Irwan
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i3.989

Abstract

MGMP adalah Musyawarah Guru Mata Pelajaran yang dibentuk sebagai ruang berdiskusi untuk membahas segala kegiatan pembelajaran pada mata pelajaran tertentu secara khusus. Pada pelaksanaan kurikulum merdeka di tahun ajaran 2023/2024 terdapat beberapa perubahan yang terjadi pada proses pembelajaran. Saat pelaksanaan kurikulum 2013, telah tersedia silabus yang memudahkan guru untuk melihat kompetensi dasar, indikator, materi pembelajaran, dan kegiatan pembelajaran. Adanya transisi kurikulum 2013 ke kurikulum merdeka menuntut guru untuk melakukan menyesuaikan pembelajaran melalui strategi yang dikaji dalam sebuah musyawarah khusus. Tentunya musyawarah yang dilakukan bertujuan untuk memudahkan penyusunan Tujuan Pembelajaran (TP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) pada kurikulum merdeka. Semua ini dilakukan agar melancarkan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di berbagai mata pelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang di dukung dengan kegiatan mengkaji, dan menganalisis teori-teori yang berkaitan dengan MGMP, serta pengambilan sampel dengan melakukan wawancara dengan mengajukan beberapa pertanyaan yang di dapatkan dari berbagai sumber. Sehingga nantinya dari hasil observasi serta wawancara tersebut bisa didapatkan jawaban bagaimana MGMP membentuk acuan belajar yang sesuai dengan standar kurikulum merdeka saat ini.
Comparative analysis of cultural elements in the fairy tales of “Timun Mas” and “Momotaro” Ramadhani, Anis Kusuma; Rachmawati, Enna; Siagian, Irwan
Japanese Research on Linguistics, Literature, and Culture Vol. 4 No. 1 (2021): November
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/jr.v4i1.5454

Abstract

This study aims to analyze and describe the comparison of cultural elements found in the Indonesian fairy tale "Timun Mas" and the Japanese fairy tale "Momotaro". This research is a comparative literature study. This study uses qualitative research methods with a comparative literature approach and Koentjaraningrat theory to compare the cultural elements contained in the two fairy tales. The data source is a collection of folklore books, including the Timun Mas fairy tale and the Japanese "Momotaro" http://kursus-jepang-evergreen.com/index.php/cerita-dongeng-jepang/63-momotaro The study found differences and similarities in the cultural elements of the Timun Mas fairy tale and the Momotaro fairy tale. Of the seven elements of culture, five similarities were found, namely the elements of the religious system and religious ceremonies, social systems and organizations, knowledge systems, livelihood systems, and technology and equipment systems. In comparison, the difference lies in the elements of language and art.
KESALAHAN PENULISAN KATA DEPAN DI, DAN, KE PADA NOVEL LAYANGAN PUTUS KARYA MOMMY ASF Sari, Dewi Retno; Fitri, Lili Aulia; Isnaini , Syafina Nur; Wahyuni, Atikah Sri; Siagian, Irwan
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i1.1341

Abstract

Spelling is a guideline needed for writing in the form of scientific, literary, or news writing, so that the work fulfills the elements or procedures for writing using good and correct Indonesian. However, in its application, spelling errors are sometimes found in an essay. This article aims to analyze the errors in writing prepositions in and into the novel Layang Putus by Mommy ASF. The method used in this study is a qualitative descriptive method. Based on the results of the study, the researcher found writing errors in the prepositions at and to. The researcher found 30 errors in writing the preposition at and 12 errors in writing the preposition to. These errors may be caused by the author's lack of understanding in using good and correct spelling. Thus breaking the rules of writing enhanced spelling.
ANALISIS DEIKSIS CERPEN REMBULAN DI MATA IBU KARYA ASMA NADIA Nuraeni, Lia; Siagian, Irwan; Hasanah, Uswatun; Astuti, Yulia Dini; Nugroho, Rudiyanto Sapto
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i2.1386

Abstract

Deixis is included in the study of pragmatics which is a link between the structure of language and the context of the situation used. The use or phenomenon of deixis usually appears in dialogs between characters in literary works including short stories. The research entitled "Deixis Analysis of Short Story "Rembulan Di Mata Ibu" by Asma Nadia" aims to examine the use of deixis in the short story "Rembulan Di Mata Ibu" by Asma Nadia. This study focuses on five kinds of deixis, including social deixis, time deixis, discourse deixis, persona deixis, and place deixis. In analyzing the data, the researcher uses pragmatic analysis method with qualitative-descriptive technique. The data underlying this research are words, sentences, or dialogs that have the use of deixis in them, both social deixis, discourse deixis, time deixis, persona deixis, and place deixis. The stages in analyzing the use of deixis are the stages of reading short stories, recording data, identifying, classifying, analyzing, formulating, and presenting data. The data analysis shows that there are social deixis, time deixis, discourse deixis, persona deixis, and place deixis found in the short story "Rembulan Di Mata Ibu" by Asma Nadia.
Campur Kode dalam Novel Secangkir Kopi dan Pencakar Langit Karya Aqessa Aninda Siagian, Irwan; Suhaeri, Ayu Holizah; Praramadanti, Arini Haq
Lingua Franca Vol. 1 No. 1 (2022): Geographical Coverage: Indonesia
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/lingua_franca.v1i1.1152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permasalahan kebahasaan yang melekat pada karya sastra. Permasalahan tersebut menyangkut tuturan yang menggunakan lebih dari satu bahasa dalam dialog yang terdapat dalam karya sastra. Penggunaan bahasa yang kompatibel dikenal sebagai campur kode. Peneliti menemukan beberapa permasalahan yang telah dirumuskan, yaitu jenis campur kode, wujud campur kode, dan faktor penyebab terjadinya campur kode pada novel Secangkir Kopi dan Pencakar Langit karya Aqessa Aninda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan dialog antartokoh dan deskripsi cerita yang digunakan sebagai data penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi. Hasil penelitian ini mencakup 15 temuan, yaitu 3 campur kode bentuk kata, 3 campur kode bentuk frasa, 3 campur kode bentuk klausa, 3 campur kode bentuk baster, dan 3 campur kode bentuk singkatan. Beberapa faktor penyebab terjadinya campur kode dalam novel Secangkir Kopi dan Pencakar Langit karya Aqessa Aninda disebabkan adanya penutur, lawan tutur, perubahan topik pembicaraan, dan pokok pembicaraan. This research was conducted to describe the linguistic problems inherent in literary works. This problem concerns speech that uses more than one language in the dialogue found in literary works. The use of multiple compatible languages is known as code-mixing. Researchers found several problems that have been formulated, types of code-mixing, a form of code-mixing, and the causes of code-mixing in the novel A Cup of Coffee and a Skyscraper by Aqessa Aninda. This study uses a qualitative descriptive method using dialogue between characters and story descriptions that are used as data for this research. The researcher chose the data collection technique with the method of viewing notes, namely by collecting data which was then studied, and then the researcher would begin to analyze the data that had been collected. The results of this study include 15 findings, namely; mixed word form code 3, coded phrase form 3, mixed code form clause 3, mixed code form baster 3, and mixed code form abbreviation 3. Several factors causing code-mixing in the novel Secangkir Kopi dan Pencakar Langit by Aqessa Aninda caused by speakers, the interlocutor, changes in the topic of conversation, and the subject of the conversation.
Pengaruh Eksistensi Bahasa Gaul pada Remaja Jakarta Selatan terhadap Bahasa Nasional Lituhayu, Anindita Nareswari; Siagian, Irwan
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 5 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10520958

Abstract

The purpose of this study is to examine youth slang in South Jakarta on the influence of the national language. This study uses a qualitative method with descriptive techniques, namely describing of analyzing through observational data sources from South Jakarta adolescents which contain subjective values regarding the phenomenon of existence to be studied. Observation is used with data collection techniques which are interviewing and making observations were used, followed by recording of the situation. The data of this research is a dialogue between teenagers in South Jakarta using fragments of words, phrases, clauses and sentences. This analysis produces data from one source. The outcome of this research are that there is a diversity of slang vocabulary, the use of slang affects the existence of the national language among adolescents in South Jakarta, and the creation of slang is obtained through absorption from English, acronyms, diglossia, or from Betawi.
KAJIAN FONEMIK DALAM LIRIK LAGU “BETELGEUSE” KARYA YUURI Damaranti, Puspita; Siagian, Irwan
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10645750

Abstract

This study aims to analyze and find out whether different words even though only one letter can distinguish meanings such as in the phonemic level found in the song Betelgeuse and the lyrics are written by the singer himself, namely Yuuri. The method used is descriptive analysis using a qualitative approach. According to Sugiyono (2015: 207), descriptive qualitative analysis technique is data analysis by describing or describing the data that has been collected as it is without intending to make conclusions that apply to the public. The bt hpsource of the data obtained in this study is the lyrics of a song entitled Betelgeuse by Yuuri which is sourced from a digital search platform, namely Google. The data collection technique used is reading and taking notes. The results showed that in the Betelgeuse song, even though the writing was similar and differed by one letter and the pronunciation was also very similar, it still had a different meaning and could be said to be a phonemic phoneme. The results of this study are expected to be the basis of research that will be taken by other researchers.
Peranan Fonologi Dalam Pengajaran Bahasa Indonesia di Tingkat SD Sari, Tifanny Dwi Permata; Siagian, Irwan
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 17 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13928787

Abstract

The study aims to analyze the importance of phonology teaching in the context of learning Indonesian language at the level of elementary school. (SD). Phonology is an important aspect in the linguistic study of sound systems in a language. Effective phonology teaching can help students in recognizing and producing Indonesian sounds correctly, understanding changes in sounds, as well as enhancing their ability in distinguishing the meaning of words through differences in sounds. Effective teaching methods in phonological aspects include introduction and practice in speech, selection of words that contain specific changes in sounds, as well as understanding listening and using the Indonesian language. In addition, the use of technology can enrich student learning experience by listening to examples of good and correct Indonesian language voices. An emphasis on phonology teaching can also help students overcome mistakes in speaking and increase confidence in communicating in Indonesian. By gaining a good understanding of phonology, students can avoid common mistakes, teachers need to have a profound understanding of the Indonesian language sound system as well as effective teaching strategies to overcome students’ difficulties in understanding and mastering phonography.
WACANA PERSUASIF PADA POSTER IKLAN LAYANAN MASYARAKAT DI KOTA DEPOK DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Putri, Ulmi Apriyanti; Siagian, Irwan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.30908

Abstract

Wacana persuasif pada poster iklan layanan Masyarakat di kota Depok yaitu dapat membantu memahami seberapa efektif kalimat yang disampaikan dalam mengubah sikap dan perilaku masyarakat. tujuannya adalah untuk mengidentifikasi ciri ciri bentuk wacana persuasif pada poster layanan masyarakat untuk memahami efektivitas elemen-elemen persuasif yang digunakan, seperti penggunaan gambar, teks, warna, dan slogan, dalam menyampaikan pesan yang diinginkan. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu kualitatif dan Teknik yang digunakan yaitu teknik dokumentasi, teknik simak dan teknik catat. Hasil penelitian nya adalah wacana persuasif yang terdapat dalam poster iklan layanan masyarakat di kota Depok bersifat ajakan, imbauan, dan bujukan. Penggunaan wacana persuasif imbauan lebih dominan dibandingkan dengan persuasif ajakan dan bujukan. Penggunaan wacana persuasif pada poster iklan layanan masyarakat di kota Depok mencapai 100 temuan. Temuan tersebut terdiri atas berdaya ajakan 24 temuan atau 24%, berdaya imabuan 70 temuan atau 70%, dan berdaya bujukan 6 temuan atau 6%. Hasil penelitian wacana persuasif pada poster iklan layanan masyarakat di kota Depok dapat dimplikasikan kepada siswa SMP kelas VIII mengenai materi poster.