Claim Missing Document
Check
Articles

MEMBANGUN CITY BRANDING SPARKLING SURABAYA MELALUI LAYANAN BUS SURABAYA SHOPPING AND CULINARY TRACK (SSCT) Eva Hany Fanida; Indah Prabawati; Fitrotun Niswah; Trenda Aktiva Oktariyanda
Aplikasi Administrasi: Media Analisa Masalah Administrasi Volume 21 Nomor 2
Publisher : Faculty of Social and Political Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/aamama.v21i2.90

Abstract

City phenomena branding be trend in developed countries and developed with tourism sector.The potency advancement region, tourism city being one and phenomena draw to improve the attraction the community and created city branding surabaya including a town.In 2006, Surabaya city government with Surabaya tourism promotion board (STPB) launched Surabaya Sparkling as city brand surabaya city.Surabaya and city government STPB at that time launched branding many activities involving Surabaya city people. The design of esearch used was research and development (RnD). Research and development were developing or completing its turn as the improve existing products and could be accounted for. Of these products may be either standard operating procedures in the development of a model three-sectors partnership in building city shareholders have blocked a branding “Sparkling Surabaya” through services bus Surabaya Shopping and Culinary Track (SSCT). The result showed that it can be seen that there are still several weaknesses of service from the bus SSCT, this one of the development partnership tri-sector, comprising the government private and public.Third this element should form open collaboration and mutual provide added value when the collaboration partnership was taken to the technical csr creation will produce a comprehensive and working in all the circles.
INOVASI LAYANAN DRIVE THRU DALAM PEMBAYARAN PAJAK DAERAH OLEH BADAN PELAYANAN PAJAK DAERAH KABUPATEN SIDOARJO (STUDI PADA MAL PELAYANAN PUBLIK KABUPATEN SIDOARJO) Rahma Sari, Novi; Aktiva Oktariyanda, Trenda
Publika Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v11n2.p1995-2006

Abstract

Praktik pelayanan publik dikatakan belum sepenuhnya berjalan sesuai yang diinginkan masyarakat, hal itu terlihat dari masih tingginya jumlah laporan pengaduan yang masuk. Untuk itu pemerintah perlu meningkatkan pelayanan publik dengan menciptakan sebuah inovasi. Badan Pelayanan Pajak Daerah Kabupaten Sidoarjo meluncurkan inovasi terbarunya yaitu Layanan Drive Thru dalam pembayaran pajak daerah. Layanan Drive Thru bertujuan memudahkan wajib pajak dalam membayarkan pajaknya tanpa perlu turun dari kendaraan sehingga pelayanannya lebih efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana inovasi layanan Drive Thru dalam pembayaran pajak daerah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teori yang digunakan yaitu faktor keberhasilan inovasi menurut Bugge dkk. (2018) yang terdiri dari enam indikator yaitu tata kelola dan inovasi; sumber ide untuk inovasi; budaya inovasi; kemampuan dan alat; tujuan, hasil, pendorong, dan hambatan; mengumpulkan data inovasi untuk inovasi tunggal. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan, dari indikator tata kelola dan inovasi bahwa sistem regulasi yang digunakan sesuai dengan adanya layanan Drive Thru. Sumber ide inovasi diperoleh dari pimpinan internal organisasinya. Budaya inovasi selalu menunjukkan kemudahan dalam pembayaran pajak secara lebih efektif dan efisien. Kemampuan dan alat inovasi di dukung oleh petugas layanan yang profesional dan sarana yang memadai. Indikator tujuan dan hasil adalah memperluas tempat pembayaran dan memudahkan pembayaran pajak, jam layanan yang singkat dan kurang sosialisasi membuat Drive Thru kurang optimal. Sedangkan mengumpulkan data informasi tunggal dilakukan melalui sosialisasi dan kerjasama dengan Bank Jatim. The practice of public services is said to have not fully run according to what the community wants, it can be seen from the high number of incoming complaint reports. For this reason, the government needs to improve public services by creating an innovation. The Local Tax Service Agency of Sidoarjo District launched its latest innovation, namely the Drive Thru Service in local tax payments. The Drive Thru Service aims to make it easier for taxpayers to pay their taxes without the need to get out of the vehicle so that service is more effective and efficient. This study aims to describe how the Drive Thru service innovation in local tax payments. This research uses descriptive research with a qualitative approach. The theory used is the innovation success factors according to Bugge et al. (2018) which consists of six indicators, namely governance and innovation; sources of ideas for innovation; innovation culture; capabilities and tools; objective, outcome, drivers, and obstacles; collecting innovation data for a single innovation. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of this study show, from the governance and innovation indicators that the regulatory system used is in accordance with the existence of Drive Thru services. The source of innovation ideas is obtained from the internal leadership of the organization. The culture of innovation always shows convenience in paying taxes more effectively and efficiently. Innovation capabilities and tools are supported by professional service staff and adequate facilities. Indicators of goals and results are expanding payment points and making tax payments easier, short service hours and lack of socialization make Drive Thru less than optimal. While collecting single information data through socialization and collaboration with Bank Jatim.
PELATIHAN PERANCANGAN PROGRAM DI DESA ALASGUNG KECAMATAN SUGIHWARAS KABUPATEN BOJONEGORO Hidayat, Melda Fadiyah; Rahaju , Tjitjik; Tauran, Tauran; Aktiva Oktariyanda, Trenda; Kurniawan, Badrudin; Agustyas Putri, Novia; Shafinaz Sukardi, Salsa Izza
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.24721

Abstract

Berdasarkan Renstra Kementerian Desa, Transmigrasi, dan Daerah Tertinggal menyatakan bahwa isu strategis yang masih menjadi permasalahan salah satunya adalah kurangnya kapasitas sumberdaya manusia perdesaan yang unggul. Selain itu, Diantara potensi sumberdaya manusia pedesaan adalah kelompok perempuan. Hal ini sejalan dengan sasaran rencana pembangunan yang terdapat dalam dalam RPJM 2005-2025 adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia termasuk peran perempuan dalam pembangunan. Permasalahan yang ada adalah lemahnya partisipasi perempuan yang kurang di dalam kebijakan publik khusunya dalam perencanaan pembangunan desa. Minimnya peran kelompok perempuan dalam kebijakan publik terlihat mulai dari proses perencanaan hingga proses evaluasi kebijakan. Metode yang diterapkan dalam Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah dalam bentuk pemberian pelatihan yang bersifat teori dan praktek kepada kelompok perempuan dan aparatur pemerintah Desa Alasagung, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Pemberian pelatihan bersifat teori di lakukan dengan metode ceramah. Berdasarkan hasil pretest dan post test yang didapatkan jika , Nilai mean, minimum, maksimum, dan modus mengalami peningkatan. Pertama mean, rata-rata nilai partisipan naik dari 43 menjadi 55. Kedua minimum, nilai minimum partisipan naik dari 15 menjadi 25. Ketiga maksimum, nilai maksimum partisipan naik dari 60 menjadi 70. Dan Keempat adalah modus, nilai paling banyak muncul sebelum pretes adalah 45 sedangkan saat ini adalah 65. Melalui pengukuran mean, min, maks, modus, terlihat bahwa tingkat kemampuan partisipan meningkat. Partisipan memahami materi-materi yang sudah disampaikan oleh pemateri.
KUALITAS LAYANAN NASABAH MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA DI BANK TABUNGAN NEGARA (BTN) KANTOR CABANG PEMBANTU KETINTANG, SURABAYA Bella Nofita Ramadani; Trenda Aktiva Oktariyanda; Meirinawati; Eva Hany Fanida
Publika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas layanan perbankan menjadi aspek penting dalam membangun kepuasan dan loyalitas nasabah,khususnya mahasiswa yang memiliki karakteristik dan kebutuhan unik. Salah satu contoh kualitas layanannasabah mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Bank Tabungan Negara (BTN) Kantor CabangPembantu Ketintang, Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kualitaslayanan yang diberikan oleh Bank Tabungan Negara (BTN) Kantor Cabang Pembantu Ketintang kepadamahasiswa Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptifdengan lima dimensi kualitas pelayanan menurut Nurdin (2019), yaitu sarana pelayanan, keandalan,jaminan, harga, dan empati. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan mahasiswa UNESA,pihak manajemen bank, dan petugas layanan, serta didukung oleh observasi lapangan dan studidokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan BTN KCP Ketintang secara umumsudah cukup baik, namun masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan. Pada dimensi saranapelayanan, fasilitas dasar telah tersedia namun masih terdapat keterbatasan kapasitas ruang tunggu dankeandalan mesin ATM, terutama saat lonjakan pengunjung. Dimensi keandalan menunjukkan pelayananyang terstruktur sesuai SOP, namun ditemukan inkonsistensi prosedur dan informasi antar petugas.Dimensi jaminan telah terpenuhi dari segi keamanan institusional, namun profesionalitas petugas belumsepenuhnya konsisten. Dimensi harga dinilai terjangkau, namun transparansi informasi biaya masih perluditingkatkan. Dimensi empati menunjukkan sikap ramah petugas, namun belum konsisten terutama padakondisi pelayanan padat. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan fasilitas inklusif,konsistensi prosedur, transparansi informasi, serta penguatan profesionalisme dan empati petugas untukmeningkatkan kualitas layanan secara menyeluruh.
ANALISIS STRATEGI KEPEMIMPINAN WANITA DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PRIMA UNTUK CIVITAS AKADEMIKA (Studi Kasus Fakultas Kedokteran UNESA) Muhaiyinatun Masturo; Eva Hany Fanida; Meirinawati; Trenda Aktiva Oktariyanda
Publika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan wanita dalam organisasi publik, khususnya di lingkungan perguruan tinggi, masih seringdipersepsikan melalui sudut pandang stereotip gender yang meragukan kapasitas perempuan dalammengelola birokrasi dan memberikan pelayanan prima. Padahal, dalam praktiknya, kepemimpinan wanitamemiliki karakteristik khas yang berpotensi mendukung efektivitas organisasi. Penelitian ini bertujuanuntuk menganalisis strategi kepemimpinan wanita dalam meningkatkan pelayanan prima bagi civitasakademika di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatankualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam,observasi, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi pimpinan fakultas, dosen, tenagakependidikan, serta civitas akademika terkait. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan analisisSWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam penerapan strategikepemimpinan wanita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan wanita di Fakultas KedokteranUNESA memiliki kekuatan pada gaya kepemimpinan yang humanis, komunikatif, disiplin, kolaboratif,dan berorientasi pada pelayanan. Strategi kepemimpinan yang diterapkan mampu meningkatkan efektivitasbirokrasi, mempercepat pengambilan keputusan, serta menciptakan iklim kerja yang kondusif dan inklusif.Peluang yang ada berupa meningkatnya kesadaran kesetaraan gender dan dukungan institusi, sementaratantangan utama berasal dari beban peran ganda dan persepsi stereotip gender. Secara keseluruhan,penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi kepemimpinan wanita berperan signifikan dalammeningkatkan kualitas pelayanan prima bagi civitas akademika dan berkontribusi pada penguatan tatakelola fakultas secara berkelanjutan.
Pengaruh Penerimaan Teknologi Digital terhadap Kualitas Kinerja Aparatur pada Kantor Kecamatan Mojoroto Kota Kediri Dicken Naluraning Yasmara; Trenda Aktiva Oktariyanda; Meirinawati Meirinawati; Eva Hany Fanida
Konstitusi : Jurnal Hukum, Administrasi Publik, dan Ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 1 (2026): Januari : Konstitusi : Jurnal Hukum, Administrasi Publik, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/konstitusi.v3i1.1498

Abstract

The utilization of digital technology in government administration is a critical measure to improve employee performance and the efficiency of public services. However, the effectiveness of implementing this technology is highly determined by the degree to which employees accept the digital systems being used. This study aims to analyze the impact of digital technology acceptance on employee performance at the Mojoroto District Office in Kediri City. The research employs a quantitative method with an explanatory design. Information was obtained through a questionnaire survey distributed to all employees at the Mojoroto District Office, totaling 30 respondents, using total sampling techniques. Indicators of digital technology adoption were evaluated based on perceptions of benefits, operational ease, social pressure, and infrastructural support, while employee performance was assessed according to the quality of work output and responsibilities. Data analysis involved descriptive statistics, validity and reliability tests, and ordinal linear regression. The study findings indicate that digital technology acceptance has a positive and significant influence on employee performance. The coefficient of determination figure reveals that digital technology adoption can explain a large part of the fluctuations in employee performance, with the remaining variation influenced by variables outside the research model. These results imply that the greater the level of digital technology acceptance, the better the resulting employee performance. This study concludes that strengthening digital capabilities, technical guidance, and institutional support are key strategies for enhancing employee performance and public service quality at the district level.
ANALISIS PENERAPAN KUALITAS PELAYANAN DANA SANTUNAN KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS (STUDI KASUS PT JASA RAHARJA CABANG KOTA PEMATANG SIANTAR) Juliana Mas Kinanti Saragih; Trenda Aktiva Oktariyanda; Meirinawati; Eva Hany Fanida
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/mxq4tz29

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, tepat, dan akuntabel, khususnya dalam pelayanan dana santunan korban kecelakaan lalu lintas. PT Jasa Raharja sebagai badan usaha milik negara yang menyelenggarakan jaminan sosial memiliki tanggung jawab penting dalam memastikan kualitas pelayanan bagi korban kecelakaan atau ahli warisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kualitas pelayanan dana santunan korban kecelakaan lalu lintas di PT Jasa Raharja Cabang Kota Pematang Siantar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi dengan melibatkan pegawai internal serta masyarakat penerima santunan. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dana santunan secara umum telah berjalan dengan cukup baik berdasarkan lima dimensi kualitas pelayanan, yaitu bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Ketersediaan fasilitas yang memadai, sikap profesional pegawai, ketepatan proses pelayanan, serta kejelasan informasi menjadi faktor pendukung kepuasan dan kepercayaan masyarakat. Namun demikian, masih ditemukan kendala berupa kelengkapan persyaratan administrasi, keterbatasan pemahaman masyarakat terhadap prosedur pelayanan, serta pemanfaatan layanan digital yang belum optimal. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan sosialisasi, pendampingan kepada masyarakat, serta penguatan inovasi layanan digital guna mengoptimalkan kualitas pelayanan dana santunan.
KUALITAS PELAYANAN PERSETUJUAN KESESUAIAN KEGIATAN PEMANFAATAN RUANG (PKKPR) NON BERUSAHA MELALUI SISTEM INFORMASI PEKERJAAN UMUM TERINTEGRASI PENATAAN RUANG (SIPUTRA TARUNG) DI DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KABUPATEN TULUNGAGUNG Azzahra Zaitira Meiyasa; Meirinawati; Eva Hany Fanida; Trenda Aktiva Oktariyanda
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/dg22df28

Abstract

Pelayanan publik merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat, sehingga instansi penyelenggara pelayanan publik perlu berupaya untuk menghadirkan pelayanan terbaik dan sesuai dengan perkembangan zaman. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tulungagung menghadirkan Sistem Informasi Pekerjaan Umum Terintegrasi Penataan Ruang (Siputra Tarung) untuk mempermudah masyarakat dalam mengajukan permohonan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) non berusaha secara digital. Meskipun pelayanan sudah diluncurkan dari Agustus 2023, nyatanya masih terdapat permasalahan atau kendala yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan permohonan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) non berusaha melalui Sistem Informasi Pekerjaan Umum Terintegrasi Penataan Ruang (Siputra Tarung). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan tim pengelola pelayanan dan masyarakat pengguna. Analisis data menggunakan model Miles and Huberman dan teori yang digunakan yaitu Quality of Digital Public Service (PS-Digqual) dari Alves et al. (2025) dengan tiga dimensi berupa, system quality (kualitas sistem), information quality (kualitas informasi), dan operational quality (kualitas operasional). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan mudah diakses siapapun, kapanpun, dan dimanapun, alur penggunaannya logis dan terstruktur, serta keamanan datanya sangat terjamin. Informasi pada pelayanan sangat transparan dan kontennya informatif, memudahkan pemantauan status permohonan dan biaya pelayanan. Pelayanan ini juga sangat efisien, responsif, dan dapat memberikan dukungan kepada masyarakat untuk terus menggunakan pelayanan. Kekurangan pada pelayanan ini yaitu gangguan server yang sesekali terjadi, ketiadaan fitur panduan real-time (tooltip dan wizard), dan fitur auto-save yang belum tersedia diseluruh bagian pengisian formulir. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan pada aspek-aspek tersebut untuk meningkatkan kualitas pelayanan secara menyeluruh
KUALITAS PELAYANAN SURAT IZIN PRAKTIK BAGI TENAGA KESEHATAN DAN TENAGA MEDIS MELALUI WEBSITE SSW ALFA (STUDI SENTRA PELAYANAN PUBLIK MENUR SURABAYA) Syafiyatul Fakhomah; Trenda Aktiva Oktariyanda; Meirinawati; Eva Hany Fanida
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/ftf7zm46

Abstract

Perkembangan teknologi di sektor pelayanan publik dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas e-government, terutama pada pelayanan surat izin praktik bagi tenaga kesehatan dan tenaga medis. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Surabaya menggunakan SSW Alfa dalam melayani seluruh jenis perizinan. Sentra Pelayanan Publik Menur sebagai salah satu pos pelayanan DPMPTSP dalam pelaksanaan pelayanan surat izin praktik mengalami kendala yang hampir tiap bulan terjadi yakni step kedua dalam formulir online tidak bisa dibuka akibat perbaikan sistem SISDMK (Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan) yang terintegrasi dengan website SSW Alfa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas pelayanan surat izin praktik bagi tenaga kesehatan dan tenaga medis melalui SSW Alfa di Sentra Pelayanan Publik Menur Kota Surabaya menggunakan teori kualitas layanan daring pemerintah daerah menurut Sá et al. (2017) dengan indikator kualitas manajemen, kualitas layanan, kualitas informasi, dan kualitas teknis. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan SIP melalui website SSW Alfa sudah cukup optimal. Hal tersebut dapat dinilai dari transparansi dan efisiensi pelayanan, kualitas layanan yang menunjukkan keandalan, kepatuhan terhadap batas waktu pemrosesan, dan mekanisme pengaduan yang responsif. Meskipun demikian, masih terdapat kendala seperti tidak adanya alternatif pelayanan apabila website sedang dalam perbaikan, informasi yang belum mutakhir dan kurang jelas, serta terbatasnya akses pelayanan bagi penyandang disabilitas. Oleh karena itu, Sentra Pelayanan Publik Menur bersama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Surabaya perlu meningkatkan kualitas pelayanan dengan membuat skema alternatif pelayanan apabila website sedang dalam perbaikan, melakukan pembaruan informasi dan menyajikan informasi dengan lebih rinci, dan mengelola loket lansia dan disabilitas untuk memberikan akses pelayanan bagi kelompok rentan.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN PERIZINAN BERUSAHA BERBASIS OSS DI DPMPTSP KABUPATEN BANGKALAN Almy Aprilia Azizi Hasib; Trenda Aktiva Oktariyanda; Meirinawati; Eva Hany Fanida
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/1vzr3n60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan perizinan berusaha berbasis OSS di DPMPTSP Kabupaten Bangkalan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan perizinan berusaha berbasis OSS di DPMPTSP Kabupaten Bangkalan. Penelitian ini menggunakan variabel pengukuran kepuasan masyarakat menurut Wardhana, yaitu efisiensi (efficiency), keandalan sistem (system reliability), pemenuhan (fulfillment), privasi (privacy), responsivitas (responsiveness), kompensasi (compensation), kontak (contact). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 dari total populasi pengguna Online Single Submission (OSS) yang berjumlah 10.186 pengguna. Teknik analisis data menggunakan analisis data kuantitatif dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan perizinan berusaha berbasis OSS di DPMPTSP Kabupaten Bangkalan berada pada kategori puas hingga sangat puas. Indikator dengan nilai tertinggi adalah indikator privasi pada aspek keamanan data pribadi pemohon, yang berada pada kategori sangat puas. Sementara itu, indikator dengan nilai terendah adalah keandalan sistem pada aspek tingkat minimnya error atau gangguan teknis saat menggunakan sistem OSS, yang berada pada kategori puas dengan persentase sebesar 67,4%. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun OSS telah memberikan kemudahan dan efisiensi dalam pelayanan perizinan berusaha, namun masih diperlukan upaya perbaikan pada sistem untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta kepuasan masyarakat secara optimal.