Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementasi SICANDU : Peningkatan Kualitas Program Posyandu Integrasi Layanan Primer di Desa Cabean Demak Berbasis WEB Sulistyorini; Slahanti, Masine; Arga Damar Rani, Handini; Ardianto, Rofi; Miftah, Afshoqul
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i3.18186

Abstract

RINGKASAN Latar belakang kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini yaitu kualitas pelayanan dalam program posyandu ibu hamil, balita, remaja dan lansia masih secara manual sehingga kurang efisien dalam evaluasi data. Kendala dalam memecahkan permasalahan tersebut dimana kondisi pengetahuan dan ketrampilan tentang penggunaan teknology masih rendah. Fasilitas dan peralatan penunjang yang dimiliki untuk pelayanan posyadu integrasi layanan primer (ILP) masih sangat terbatas. Belum optimalnya memonitoring program posyandu integrasi layanan primer. Tujuan PKM yaitu 1) Meningkatkan kehadiran masyarakat. 2) Meningkatkan integrasi sistem penerapan posyandu program ILP. 3) Meningkatkan kemampuan dalam mengelola manajemen penerapan program posyandu ILP melalui teknologi berbasis web. 4) Meningkatkan fasilitas kesehatan yang memadai. 5) Memonitoring program posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer). Hasil dan Luaran yang diharapkan dari Pengabdian kepada Masyarakat di posyandu integrasi layanan primer dengan melalui penerapan SICANDU (Sistem Informasi Cabean Posyandu), penyelesaian dilakukan dengan cara yang terintegrasi, memadukan penyediaan sarana fisik dengan penggunaan teknologi digital. Penyediaan peralatan tambahan dan pelatihan mengenai cara merawat serta mengelola alat-alat kesehatan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan program tetap berlanjut. Penerapan SICANDU membuat pemantauan serta penilaian program posyandu yang mengintegrasikan layanan dasar menjadi lebih efektif. Para kader dan bidan di desa dapat mengawasi perkembangan kesehatan warga secara langsung, sehingga proses identifikasi awal dan tindakan kesehatan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien. Kunci: Posyandu, Integrasi Layanan Primer, SICANDU.
Peran Experiential Marketing Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Usaha Sultan Turkish Ice Cream Pratiwi, Masela Fadjar; Slahanti, Masine
Solusi Vol. 24 No. 1 (2026): January
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i1.13168

Abstract

Studi ini dimaksudkan untuk mengkaji variabel experiental marketing yang memengaruhi tingkat kepuasan konsumen pada usaha Sultan Turkish Ice Cream Cabang Saloka Theme Park. Experiential marketing melibatkan lima dimensi utama: sense (pengalaman sensorik), feel (pengalaman emosional), think (pengalaman kognitif), act (pengalaman perilaku), dan relate (pengalaman sosial). Dalam konteks bisnis kuliner, khususnya es krim Turki yang unik, penelitian ini penting untuk memahami bagaimana pengalaman konsumen dapat meningkatkan kepuasan konsumen. Studi ini mempergunakan pendekatan kuantitatif yang didukung oleh teknik nonprobability sampling (Purposive Sampling) dengan kriteria penelitian yaitu responden yang berusia minimum 17 tahun, agar mampu memahami dan mengisi kuesioner dengan baik, berpendidikan setingkat SMA/SLTA/SMK, pernah melakukan pembelian produk Sultan Turkish Ice Cream Cabang Saloka Theme Park minimal satu kali, dan konsumen yang bersedia menjadi responden dan memberikan jawaban dengan jujur sesuai pengalaman pribadi. Jumlah responden sebanyak 96. Analisis data mempergunakan teknik analisis regresi linear berganda, didukung oleh SPSS 26, sementara alat untuk menguji hipotesis ialah uji-F dan uji T. Temuan dari studi ini memperlihatkan bila sense, feel, think, dan act secara positif substansial memengaruhi kepuasan konsumen. Sedangkan relate tidak memengaruhi kepuasan konsumen. Koefisien determinasi berjumlah 0,619 menandakan bila 62% dari kepuasan konsumen terpengaruh oleh experiental marketing (sense, feel, act, think, relate) dan tersisa sejumlah 38% terpengaruh oleh variabel lainnya di luar penelitian ini.