Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

The Study of Methodology of Book Tuhfah ar-Ragibin Fi Bayan Haqiqah al-Iman al-Mu'minin wa Ma Yufsiduhu Min Riddah al-Murtaddin Tamyiz, Ahmad; Subandi, Subandi; Fadillah, Kharis; Hendrayani, Santi
Bulletin of Pedagogical Research Vol. 1 No. 2 (2021): Bulletin of Pedagogical Research
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/bpr.v1i2.198

Abstract

Muhammad Arsyad al-Banjari adalah tokoh fenomenal di masyarakat Banjar sehingga segala jasa-jasanya selalu dikenang masyarakat ini. Jasa besar al-Banjari adalah menyebarkan Islam dengan intensif pada masyarakat Banjar. Demi usahanya ini akhirnya dia melakukan berbagai aktivitas, salah satunya adalah menulis berbagai pemikiran yang dimiliki. Dalam bidang akidah ia pertama kali menuliskan pemikirannya dan memberi judul bukunya Tuhfah ar-Ar-Ragibin Berdasarkan hal di atas, penulis merasa tertarik untuk mengkaji kitab ini terutama dengan memfokuskan masalah pada; Pertama, kecenderungan metodologi kitab Tuhfah ar-Ar-Ragibin Kedua, upaya menganalisa relevansi pemikiran Arsyad Al-banjari dengan pendidikan agama islam.Dengan ini diharapkan dapat mengembangkan dan menghindarkan “tenggelamnya” salah satu khazanah intelektual Indonesia yang ada di tanah Banjar, sekaligus memunculkan kesadaran perlunya melakukan aktualisasi terhadap pemikiran kalam Al-Banjari dengan kondisi kekinian pendidikan agama islam. Untuk menjawab persoalan di atas, penulis akan menggunakan teori dialektika historis dan pendekatan filosofis dengan metode hermeneutik. Adapun unsur-unsur hermeneutik yang digunakan adalah teknik deskripsi yang akan digunakan untuk menguraikan kitab Tuhfah ar-Ar-Ragibin dan untuk membahasakan seluruh hasil penelitian. Kesinambungan historis digunakan untuk mengungkap kondisi internal dan eksternal pada riwayat hidup al-Banjari dan kesejarahan kitab Tuhfah ar-Râghibîn. Dengan analisis metodologi akan diungkap kecenderungan metodologi yang ada pada kitab Tuhfah ar-Ar-Ragibin.Teknik komparatif juga akan membantu penulis untuk memperjelas masalah dan mengurangi kemungkinan subyektivitas penulis. Hasil penelitian penulis terhadap kitab Tuhfah ar-Ar-Ragibin menunjukkan bahwa kitab tersebut bercorak kalam tradisional yang berepistemologi bayâni. Hal ini diidentifikasi pada adanya dua kecenderungan dominan dalam kitab tersebut yakni kecenderungan mengekspresikan keimanan murni (metodologi imani) dan kecenderungan pembelaan (metodologi pembelaan). Relevansi dalam nilai-nilai PAI dalam pandangan Arsyad ada yang relevan dan juga tidak relevan dengan materi PAI yang terus diperkaya untuk menjawab persoalan yang mutakhir.Nilai-nilai pendidikan agama islam dalam pemikiran Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari ini memberi kontribusi pendidikan dizamannya dalam mengenalkan dan mengajarkan nilai-nilai pendidikan agama islam. Kata Kunci : Arsyad Al-Banjari, Kitab Tuhfah, Hakikat Iman.
Modernitas dan Lokalitas: Membangun Pendidikan Islam Berkelanjutan Khomsinnudin, Khomsinnudin; Pangeran, Giman Bagus; Tamyiz, Ahmad; Wulandari, Citra Eka; Firdaus, Fauzan Akmal
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1523

Abstract

Pendidikan Islam di Indonesia menghadapi tantangan signifikan dalam mempertahankan identitas dan nilai-nilai lokal di era modernisasi dan globalisasi. Fenomena ini tercermin dari memudarnya pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai lokal, sementara pengaruh budaya global semakin mendominasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengembangkan model pendidikan Islam yang mengintegrasikan nilai-nilai universal Islam dengan kearifan lokal dalam konteks modernisasi. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis dan analisis konten kualitatif terhadap dokumen-dokumen kebijakan pendidikan Islam dan kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian nilai-nilai lokal dalam pendidikan Islam dapat memperkuat identitas keislaman yang kontekstual, meningkatkan relevansi pendidikan, dan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan global tanpa kehilangan akar budaya. Implikasi penelitian ini mencakup pengembangan kurikulum digital adaptif, pelatihan guru dalam integrasi teknologi dan nilai lokal, serta kolaborasi multistakeholder dalam merancang program pendidikan Islam yang relevan di era digital.
Manajemen Kepala Sekolah Dalam Pengembangan Kompetensi Profesionalitas Guru di Smp MMT Mercubuana Tulang Bawang Barat Hariyandi, Yogi; Budiyono, Apri Eka; Tamyiz, Ahmad
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.21104

Abstract

This research aims to reveal how school management develops the professional competencies of teachers at SMP MMT Mercubuana Tulang Bawang Barat, focusing on two main issues: how planning is conducted and how the development is implemented. Teacher professional competence is an essential element in supporting the quality of education, thus requiring effective managerial leadership from the school principal. This study employs a descriptive qualitative approach, with data collection conducted through direct observation of the school conditions and teacher programs, in-depth interviews with the principal, vice principal, and selected teachers, as well as documentation from various school records and reports. The results indicate that in the planning stage, the principal formulates work programs based on an analysis of teachers' needs, performance evaluation results, and considerations of school policies and curriculum. These programs are developed through internal meetings and involve teacher participation. In terms of implementation, the principal coordinates activities such as training, routine mentoring, academic supervision, and providing opportunities for participation in professional development activities outside the school. This strategy is carried out continuously with a collaborative and humanistic approach. Challenges faced include budget limitations and uneven levels of teacher enthusiasm. However, these issues are addressed through intensive communication and personal motivation. Additionally, the principal strives to create an environment that supports teachers' professional development by recognizing achievements. The study concludes that the principal plays a crucial role in enhancing teacher professionalism through structured and participatory management. The development of teacher competencies is not only an individual responsibility but also a collaborative effort involving all elements within the school. It is hoped that this will contribute to the improvement of education quality at SMP MMT Mercubuana Tulang Bawang Barat.
Modernitas dan Lokalitas: Membangun Pendidikan Islam Berkelanjutan Khomsinnudin, Khomsinnudin; Pangeran, Giman Bagus; Tamyiz, Ahmad; Wulandari, Citra Eka; Firdaus, Fauzan Akmal
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1523

Abstract

Pendidikan Islam di Indonesia menghadapi tantangan signifikan dalam mempertahankan identitas dan nilai-nilai lokal di era modernisasi dan globalisasi. Fenomena ini tercermin dari memudarnya pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai lokal, sementara pengaruh budaya global semakin mendominasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengembangkan model pendidikan Islam yang mengintegrasikan nilai-nilai universal Islam dengan kearifan lokal dalam konteks modernisasi. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis dan analisis konten kualitatif terhadap dokumen-dokumen kebijakan pendidikan Islam dan kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian nilai-nilai lokal dalam pendidikan Islam dapat memperkuat identitas keislaman yang kontekstual, meningkatkan relevansi pendidikan, dan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan global tanpa kehilangan akar budaya. Implikasi penelitian ini mencakup pengembangan kurikulum digital adaptif, pelatihan guru dalam integrasi teknologi dan nilai lokal, serta kolaborasi multistakeholder dalam merancang program pendidikan Islam yang relevan di era digital.
Implementation of Aqidah and Akhlak Learning in Forming the Character of Students at MTs Al-Islami Bujuk Agung in the 2024/2025 Academic Year Jannah, Miftahul; Subiantoro, Subiantoro; Tamyiz, Ahmad
Global Education Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Global Education Journal (GEJ)
Publisher : Civiliza Publishing, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/gej.v3i3.1193

Abstract

Aqidah Akhlak learning is a strategic instrument to instill the belief in monotheism while shaping the noble behavior of students to answer the challenges of moral degradation in the digital era. This study aims to describe and analyze in depth the implementation of Akidah Akhlak learning in shaping the character of students at MTs Al-Islami Bujuk Agung in the 2024/2025 academic year, as well as to identify supporting and inhibiting factors. This study uses a descriptive qualitative approach. Data were collected through participant observation techniques, in-depth interviews with madrasah principals, teachers, and students, as well as documentation studies. Data analysis was carried out systematically through data reduction, data presentation, and drawing conclusions, while the validity of the data was tested using source and technique triangulation techniques. The results of the study showed that the implementation of Akidah Akhlak learning was carried out through three main integrated stages. First, planning is carried out by compiling a lesson plan that maps character values to each basic competency. Second, the implementation emphasizes varied methods, teacher role models through the 5S culture, and religious habits such as congregational Dhuha prayers and wirid. Third, the evaluation is carried out authentically, covering cognitive, affective, and psychomotor aspects through behavioral observation journals and assessments of worship practices. This implementation is effective in forming religious, honest, disciplined and polite characters. However, the aspects of hard work and creativity still require further strengthening. The main supporting factors include consistent teacher role models and a religious school environment. On the other hand, inhibiting factors include the negative influence of gadgets (social media), lack of parental supervision at home, and limited infrastructure such as the capacity of places of worship and interactive media. This study concludes that optimal character formation requires ongoing synergy between schools, families, and strengthening of a digital literacy culture.
Pengaruh Manajemen Pengawasan Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru Di SMK Kesehatan Bhakti Nusantara Milenia, Bela Finda; Budiyono, Apri Eka; Tamyiz, Ahmad
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 6 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i6.21368

Abstract

Pengawasan sekolah yang efektif sangat penting untuk meningkatkan kinerja guru dan memastikan mutu proses belajar mengajar. Manajemen pengawasan yang kurang memadai oleh kepala sekolah dapat menurunkan motivasi dan efektivitas kerja guru, sehingga berdampak negatif pada hasil pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh manajemen pengawasan kepala sekolah terhadap kinerja guru di SMK Kesehatan Bhakti Nusantara serta mengidentifikasi faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Peneliti mengumpulkan data melalui kuesioner berskala Likert dan membagikannya kepada guru di SMK Kesehatan Bhakti Nusantara. Peneliti menganalisis data secara deskriptif untuk menilai kualitas manajemen pengawasan dan hubungannya dengan kinerja guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi yang dilakukan kepala sekolah dalam proses belajar mengajar termasuk kategori baik, dengan persentase skor 25,95%. Temuan ini menunjukkan bahwa manajemen pengawasan yang efektif berkontribusi positif dalam meningkatkan kinerja guru melalui bimbingan, arahan, dan dukungan profesional. Kepala sekolah berperan penting dalam mendorong kinerja guru dan pengembangan profesional, yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penguatan praktik pengawasan menjadi penting untuk menjaga mutu pendidikan secara berkelanjutan di sekolah kejuruan.