Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Peran Dosen Dalam Manajemen Sarana Dan Prasarana Di Institut Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Kalimantan Timur Hidayah, Nurul; Oktavia O'liezeth, Okky; Ainurisa, Asri; Amir Masruhim, Muhammad; Nurlaili; Akhmadianor
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 9 : Oktober (2023): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Good management of facilities and infrastructure is expected to create a clean, neat, and beautiful university environment, thereby creating a pleasant atmosphere for both lecturers and students to be on campus. This Field Experience Practice (PPL) activity aims to explore more deeply the role of lecturers in the management of facilities and infrastructure at IKIP PGRI Kalimantan Timur. The methods used in this PPL activity include briefing, field observation, data processing, report writing, and article publication. Through this PPL activity, students are expected to directly observe the implementation of the theories learned during lectures, so that their knowledge of facilities and infrastructure management goes beyond theory to include real-world practice.
Analisis Minat Belajar Dalam Pembelajaran Matematika Menggunakan Media Berbasis Video Nur Ihsan, Abdi; Fitriani, Aisyah; Amir Masruhim, Muhammad; Yuliana, Yuliana
Prosiding Seminar Nasional PPG Universitas Mulawarman Vol. 4 (2023): Media Digitalisasi Sebagai Kebutuhan Primer Dalam Pembelajaran Kenormalan Baru
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/semnasppg.v4.3058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan gambaran secara lengkap mengenai suatu kejadian atau dimaksudkan untuk mengekspos dan mengklarifikasi suatu fenomena yang terjadi. Dalam penelitian ini peneliti ingin melihat gambaran secara lengkap respon peserta didik pada penggunaan media pembelajaran berbasis video. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIII-3 SMP Negeri 4 Samarinda yang berjumlah 4 siswa. Peneliti mengumpulkan data melalui observasi, angket, dan wawancara, setelah itu data dianalisis secara kualitatif deskriptif untuk mengetahui kebenaran yang terdapat pada lokasi penelitian. Berdasarkan hasil keseluruhan, minat belajar peserta didik dalam pembelajaran matematika melalui video pembelajaran menunjukkan respon yang positif sehingga berpengaruh terhadap prestasi belajar dan hasil belajar yang tinggi. Pencapaian peserta didik dalam suatu mata pelajaran dipengaruhi oleh minat mereka. Peserta didik yang tertarik pada media pembelajaran berbasis video cenderung memberikan perhatian yang lebih besar pada proses pembelajaran. Oleh karena itu dapat kita simpulkan bahwa Pembelajaran menggunakan media berbasis video membantu membangkitkan motivasi belajar peserta didik, mampu merangsang partisipasi aktif peserta didik dan membangkitkan minat peserta didik dalam pembelajaran matematika.
The Strategic Role of Policy in Advancing Educational Management Heriman; Saparuddin, Muhammad; Muhlis; Abdunnur; Amir Masruhim, Muhammad; Komariyah, Laili
Journal of Educational Management Research Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/jemr.v5i1.1591

Abstract

Education serves as a fundamental pillar in national development, and effective policies play a crucial role in strengthening social, economic, and cultural structures. In Indonesia, various educational policies such as the 12-Year Compulsory Education Program and the School Operational Assistance (BOS) have been introduced to expand access and enhance the quality of learning. The purpose of this study is to examine the role of educational policy within the management of Indonesia’s education system, assess its influence on educational quality, and identify key challenges that arise during policy implementation. This research employs a qualitative descriptive method, drawing on policy reviews, document analysis, and findings from previous empirical studies related to educational policy and management. The results indicate that while national policies have contributed to broader access to education, significant disparities continue to emerge between urban and remote areas, particularly in terms of infrastruct
Studi Kasus Penerapan Aspek Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis: (Perbandingan Implementasi PERMENDIKBUD NO. 6/2018, PERMENDIKBUDRISTEK NO. 40/2021, dan PERMENDIKDASMEN NO. 7/2025 Terhadap Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah Serta Profesionalisme Kinerja Guru di Provinsi Kalimantan Timur) Setiawati, Wiwik; Amir Masruhim, Muhammad
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII)
Publisher : Publication and Inovasi Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jsii.v3i2.1438

Abstract

Penelitian ini menganalisis dinamika regulasi penugasan guru sebagai kepala sekolah pada periode 2018–2025, dengan fokus pada Permendikbud No. 6/2018, Permendikbudristek No. 40/2021, dan Permendikdasmen No. 7/2025, serta implikasinya bagi kepemimpinan sekolah, profesionalisme, dan kinerja guru di Provinsi Kalimantan Timur. Kajian bertujuan (i) memetakan asumsi ontologis, perangkat epistemologis, dan orientasi aksiologis (O, E, A) yang melekat pada teks kebijakan, serta (ii) merumuskan rancangan penelitian empiris untuk menguji perbedaan dan pengaruh implementasi antarrezim regulasi. Metode tahap awal menggunakan analisis dokumen kebijakan melalui identifikasi unit pasal, pengodean tematik berbasis O, E, A, dan penyusunan matriks pemetaan instrumen kebijakan, diperkuat dengan ilustrasi konteks urban dan rural/terpencil sebagai dasar kontrol variabel konteks. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa secara ontologis regulasi membakukan kriteria kelayakan dan kompetensi yang memposisikan kepala sekolah pada spektrum administrator, pemimpin pembelajaran, dan aktor penjaminan mutu. Secara epistemologis, penekanan pada sertifikat, portofolio, dan laporan memperkuat logika bukti yang dapat diaudit sehingga berpotensi menggeser perhatian dari kualitas praktik kepemimpinan dan pembelajaran yang tidak selalu terdokumentasi. Secara aksiologis, nilai mutu dan akuntabilitas dapat berubah menjadi kontrol administratif bila tidak diimbangi pembinaan dan penguatan kapasitas, terutama pada sekolah dengan keterbatasan akses dan sumber daya. Temuan konseptual merumuskan tiga jalur dampak kebijakan kapasitas, akuntabilitas, dan dukungan sistem yang diperkirakan memengaruhi profesionalisme dan kinerja guru melalui mediasi kepemimpinan kepala sekolah. Penelitian lanjutan diusulkan menggunakan paradigma post-positivistik dengan survei komparatif cross-sectional, sampling stratified cluster, instrumen Likert bagi kepala sekolah dan guru, verifikasi dokumen, serta wawancara tersemat. Analisis dirancang menggunakan uji perbedaan antar kelompok dan pemodelan pengaruh serta mediasi, dengan opsi SEM-PLS apabila ukuran sampel memadai.
Kearifan Lokal Kalimantan Timur Sebagai Fondasi Filsafat Pendidikan Islam: Integrasi Epistemologi, Ontologi, Aksiologi Untuk Pendidikan Humanis dan Berkelanjutan Suharman; Amir Masruhim, Muhammad
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII)
Publisher : Publication and Inovasi Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jsii.v3i2.1439

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan kerangka filsafat pendidikan Islam berbasis kearifan lokal Kalimantan Timur melalui integrasi epistemologi, ontologi, dan aksiologi (E, O, A). Kajian ini berangkat dari kecenderungan praktik pendidikan yang seragam, sehingga pengetahuan lokal kerap diposisikan sebagai pelengkap dan pembelajaran menjadi kurang kontekstual. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan analisis konseptual terhadap literatur filsafat pendidikan, pendidikan Islam, pendidikan karakter, serta kajian kearifan lokal. Analisis dilakukan melalui inventarisasi gagasan kunci E, O, A, pemetaan kearifan lokal sebagai sumber pengetahuan, konteks manusia yang dibina, dan orientasi nilai, lalu sintesis menjadi kerangka integratif yang operasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara epistemologis kearifan lokal perlu diakui sebagai pengetahuan yang sah, berdampingan dengan teks keagamaan dan pengetahuan ilmiah, sehingga pembelajaran bergeser dari transfer menuju konstruksi pengetahuan melalui dialog dan refleksi. Secara ontologis peserta didik dipahami sebagai manusia multidimensional yang tumbuh dalam lanskap sosial budaya dan ekologis setempat; karenanya kurikulum dituntut menjadi “cermin kehidupan” melalui pembelajaran berbasis pengalaman. Secara aksiologis, nilai kebersamaan, tanggung jawab sosial, dan kepedulian ekologis diposisikan sebagai inti akhlak dan adab, serta diperluas dalam horizon humanisme dan keberlanjutan. Sintesis menghasilkan model “E, O, A Kalimantan Timur” yang mengoperasionalkan integrasi melalui tema kurikulum lokal, proyek berbasis komunitas, studi kasus, dan evaluasi yang menimbang aspek kognitif sekaligus karakter. Kajian juga mengidentifikasi tantangan implementasi berupa risiko romantisasi budaya, kesiapan pedagogis guru, keterbatasan bahan ajar kontekstual, dan kebutuhan indikator penilaian karakter yang adil. Temuan ini menyediakan pijakan teoretis dan panduan praktis bagi pengembangan kurikulum serta perangkat pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang relevan konteks, sekaligus membuka agenda penelitian empiris pada berbagai jenjang pendidikan.
Manajemen Pengelolaan Keuangan pada Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Anggana beauty kusnukiandany, Intan; Hanum Budiawati, Syifa; Herwin; Warman; Amir Masruhim, Muhammad; Nugroho, Dwi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.39049

Abstract

This study aims to analyze financial management at SMK Negeri 1 Anggana to improve the effectiveness, efficiency, and accountability of financial governance based on Good Financial Governance (GFG). The study used a descriptive qualitative approach using interviews, observations, and documentation studies, as well as analysis of the Miles and Huberman interactive model.The results indicate that school financial management adheres to the RKAS guidelines, but remains administrative in nature and is not based on real needs. Transparency and accountability are suboptimal due to limited public access and management capabilities. The implementation of the e-RKAS digital system is hampered by infrastructure and financial literacy. Key factors influencing financial effectiveness include leadership, human resource competency, and regional policy support.This study emphasizes the importance of implementing GFG in vocational education and recommends strengthening financial governance based on transparency, participation, and digitalization as a step towards financial independence in vocational schools.