Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementation Literacy Movement and Pancasila Student Profile in Tegal City Hubi, Zindan Baynal; Khaedir, Muh; Adi, Panggih Nur; Solehudin, Imam; Sulaiman, Ibnu
Jurnal Civicus Vol 25, No 1 (2025): JURNAL CIVICUS, JUNE 2025
Publisher : Department of Civic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/civicus.v25i1.81503

Abstract

This research aims to determine the underlying factors, implementation mechanisms, and implementation impacts related to the implementation of the literacy movement and the Pancasila Student Profile in Tegal City. This research uses descriptive qualitative methods, this allows researchers to enter and interact intensively with sources in the field. Data sources use interviews, observation and documentation. Data analysis uses data triangulation, namely by combining the three data source techniques. The Literacy Movement and Pancasila Student Profile activities were carried out by FKIP Pancasakti University Tegal students who were members of the "FKIP Millennial Summit" activity. The results of this research are that the factors underlying these activities are the existence of juvenile delinquency and the implementation of the Merdeka Curriculum and the Pancasila Student Profile. The activity mechanism begins with communication to the Tegal city bureaucracy and roadshows at several Tegal city educational institutions. Meanwhile, the impact of this activity is that students who are still teenagers through the FGD system realize that juvenile delinquency is an activity that can harm themselves or society, they realize that juvenile delinquency occurs due to a lack of literacy, and they believe that the values of Pancasila are values. which must be implemented in social life.
Implementasi Pancadharma Ki Hajar Dewantara Berbasis Literasi dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila di SMAN 9 Semarang Sulaiman, Ibnu; Haryati, Titik; Rochimudin, Rochimudin; Sudrajat, Rahmat
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor, jenis kegiatan, dan manfaat implementasi Pancadharma Ki Hajar Dewantara berbasis literasi dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di SMAN 9 Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini ialah Faktor yang mendorong implementasi Pancadharma berbasis literasi dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di SMAN 9 Semarang ialah faktor kebijakan kurikulum merdeka, pelaksaan kurikulum merdeka yang disepakati oleh kepala sekolah, dan pelaksanaan kurikulum merdeka dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Jenis kegiatan yang dilakukan ialah pembelajaran menggunakan aplikasi digital, pembelajaran outdoor learning, pembelajaran dengan menggunakan nilai kebudayaan, literasi dengan membaca bersama di lapangan, serta pembiasaan karakter positif di lingkungan sekolah. Manfaatnya ialah siswa mengetahui makna arti kebebasan dalam berfikir, menjunjung tinggi toleransi dan menghargai budaya, dan utamanya ialah mampu melahirkan generasi muda yang gemar berliterasi terkait kehidupan masyarakat yang bermoral. Selain itu, menumbuhkan pembelajaran yang menyenangkan.
Implementasi Outdoor Learning Teknologi dalam Meningkatkan Aktivitas Pembelajaran Pendidikan Pancasila di SMAN 9 Semarang Fitriyanto, Fitriyanto; Sulaiman, Ibnu
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan, dan dampak positif implementasi outdoor learning teknologi dalam meningkatkan aktivitas pembelajaran Pendidikan Pancasila di SMAN 9 Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini ialah Pelaksanaan outdoor learning teknologi dalam meningkatkan aktivitas pembelajaran Pendidikan Pancasila dilakukan melalui 4 tahap, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, evaluasi, dan analisis. Pelaksanaan outdoor learning teknologi dengan model PJBL yang terintegrasi teknologi dan berbagai macam aplikasi pembelajaran, seperti Barcode QR, Canva, gform, dan Instagram. Dampak positif pelaksanaan outdoor learning teknologi ialah peserta didik nampak antusias dan bersemangat mengerjakan tantangan yang telah ditetapkan di barcode QR. Mayoritas dari mereka mampu berargumentasi, memberikan pandangan, ide, gagasan. Hal ini tentunya menunjukan adanya peningkatan aktivitas pembelajaran. Selain itu, pembelajaran ini dapat meningkatkan kekompakan dan kreativitas dalam memecahkan persoalan yang terintegrasi dengan teknologi.
Erosi Idealisme dan Komodifikasi Gerakan: Analisis Politisasi PC IPNU IPPNU Kabupaten Tegal Hubi, Zindan Baynal; Sulaiman, Ibnu; Solehudin, Imam; Gumilar, Agung Tesa; Pahlevi, Muhammad Reza
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i2.2026.1337-1346

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena erosi idealisme dan komodifikasi gerakan pada Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Tegal dalam momentum politik 2024. Masalah utama dalam kajian ini adalah terjadinya pergeseran orientasi organisasi dari wadah kaderisasi intelektual menjadi instrumen mobilisasi politik praktis. Penelitian ini bertujuan untuk membongkar mekanisme komodifikasi modal sosial dan simbolik serta menganalisis dampak kooptasi politik terhadap integritas organisasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, sumber penelitian melalui wawancara mendalam delapan belas informan, observasi dan dokuemntasi. Teknik validasi menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan finansial mandiri, tekanan budaya loyalitas terhadap senior, dan motif oportunisme karier menjadi faktor pendorong utama pengurus dalam menggadaikan independensi organisasi. Praktik ini bermanifestasi dalam penggunaan forum resmi dan atribut organisasi sebagai alat kampanye elektoral. Kooptasi politik praktis telah menyebabkan degradasi fungsional dan intelektual yang mereduksi peran organisasi menjadi sekadar lumbung suara bagi elit politik.