Isrun Isrun
Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu

Published : 53 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Karakteristik Fisik Tanah Pada Beberapa Penggunaan Lahan Di Desa Beka Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi Ahmad Bintoro; Danang Widjajanto; Isrun Isrun
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 5 No 4 (2017): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik fisik tanah pada penggunaan lahan hutan, lahan kering, lahan kritis, ladang, kebun campuran dan pekarangan di Desa Beka Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi. Penelitian dimulai dengan melakukan survei pendahuluan di lapangan yaitu meninjau dan menentukan lokasi serta melakukan penentuan titik-titik pengamatan pada masing-masing penggunaan lahan. Pengambilan sampel tanah dilakukan dengan menggunakan ring pada kedalaman tanah antara 0–20 cm. Tiga sampel tanah diambil pada setiap titik pengamatan pada tiga lokasi dalam setiap penggunaan lahan. Parameter karakteristik fisik tanah yang diamati adalah permeabilitas, bobot isi tanah, porositas, kadar air tanah jenuh dan kapasitas lapang, dan batas atas dan bawah plastisitas tanah. Permeabilitas tanah bervariasi dari kurang cepat hingga sangat cepat sedangkan bobot isi tanah dari ringan hingga berat. Kadar air jenuh berkisar antara 40,35% hingga 53,00% sedangkan kapasitas lapang antara 20,81 hingga 26,50%. Batas atas dan batas bawah plastisitas berkisar antara sedang hingga tinggi.
Analisis Kepadatan Dan Keragaman Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) Pada Beberapa Tanaman Perkebunan Di Desa Bakubakulu Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi Muhammad Zul Masrikail; Yosep Soge Patadungan; Isrun Isrun
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 1 (2019): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan dan keragaman Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) pada wilayah rhizosfer beberapa tanaman perkebunan yaitu : kakao (Theobroma cacao L.), kelapa dalam (Cocos nucivera L.), aren (Arenga pinnata Merr), kemiri (Aleurites moluccana L.), dan semak belukar. Pengambilan sampel tanah rhizosphere pada beberapa tanaman industri dilakukan dengan metode deskriptif eksploratif. Enumirasi spora dari masing-masing rhizosper dilakukan di Laboratorium Jurusan Sumber Daya Lahan, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako. Secara horizontal, populasi spora Fungi Mikoriza Arbuskula terbanyak terdapat pada tanaman kelapa jarak 2 meter dari tegakan tanaman, spora yang di temukan sebanyak 119 spora per 10 g tanah, kemudian jumlah spora paling sedikit terdapat pada tanaman kakao jarak 1 meter dari tegakan tanaman dengan jumlah spora 15 per 10 g tanah. Secara vertikal, populasi FMA paling banyak ditemukan pada tanaman aren kedalaman 40 cm, spora yang ditemukan sebanyak 98 spora per 10 g tanah. Selanjutnya jumlah spora paling sedikit terlihat pada tanaman kakao kedalaman 40, spora yang ditemukan yaitu 14 spora per 10 g tanah.Analisis keragaman warna yang ditemukan terdapat sembilan jenis warna spora yang berbeda, meliputi warna kuning bening, kuning, kuning hijau, kuning kemerahan, merah, coklat merah, coklat, coklat hitam, hitam. Spora yang ditemukan didominasi oleh warna hitam yaitu 337 spora, kemudian warna merah menjadi warna yang paling sedikit ditemukan yaitu berjumlah 15 spora.
Perubahan Sifat Kimia Tanah Serta Pertumbuhan Sawi (Brassica juncea) Akibat Pemberian Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit Usman Anwar; Yosep S. Patadungan; Isrun Isrun
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 2 (2019): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dosis limbah cair kelapa sawit terhadap perubahan beberapa sifat kimia tanah serta pertumbuhan tanaman sawi (Brassica juncea). Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor, yaitu limbah cair pabrik kelapa sawit yang terdiri dari 7 taraf dosis sebagai berikut : 0, 100, 200, 300, 400, 500, dan 600 ml/polybag. Setiap perlakuan diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pH tertinggi terdapat pada perlakuan (L5) sebesar 6,69. Kandungan N-total tertinggi terdapat pada perlakuan (L6) sebesar 0,27%. Kadar P-tersedia tertinggi terdapat pada perlakuan (L5) sebesar 18,38 ppm. Kandungan K-tersedia dan C-organik terdapat pada perlakuan (L6) sebesar 2,03 cmol(+)kg-1 dan 2,23%. Nilai jumlah daun dan tinggi tanaman tertinggi terdapat pada perlakuan (L2) sebesar 15,67 dan 34,07. Pemberian limbah cair pabrik kelapa sawit dapat meningkatkan kandungan hara dalam tanah. Dosis efektif penggunaan limbah cair pabrik kelapa sawit yang dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman sawi (Brassica juncea) adalah 200 ml/polybag.
PENGARUH PUPUK KANDANG AYAM TERADAP SERAPAN NITROGEN (N) TANAMAN SELADA(Lactuca Sativa L) PADA ENTISOL LEMBAH PALU Asria Asria; Saiful Darman; Isrun Isrun
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 4 (2019): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pupuk kandang ayam merupakan pupuk oganik yang mengandung unsur N antara 1% sampai 3,13%. Pupuk tersebut selain berfungsi menambah unsur hara juga memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan Pengaruh pupuk kandang ayam terhadap serapan nitrogen (N) tanaman selada (Lactuca sativa L) pada Entisols Lembah Palu. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 7 perlakuan dosis yaitu : kontrol (tanpa pupuk kandang ayam), pupuk kandang ayam dengan dosis 5 Mg ha-1, pupuk kandang ayam dengan dosis 10 Mg ha-1, pupuk kandang ayam dengan dosis 15 Mg ha-1, pupuk kandang ayam dengan dosis 20 Mg ha-1, pupuk kandang ayam dengan dosis 25 Mg ha-1, dan pupuk kandang ayam dengan dosis 30 Mg ha-1. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga diperoleh 21 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan pupuk kandang ayam pada tanah tanah entisols tergolong sangat tinggi yaitu 621,37 ppm. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa dengan pemberian pupuk kandang ayam pada Entisols berpengaruh tidak nyata terhadap konsentrasi N-total dalam tanah, reaksi tanah, C-Organik, tapi berpengaruh nyata pada konsentrasi N-Jaringan Tanaman.
STATUS UNSUR HARA FOSFOR PADA TIGA TIPE PENGGUNAAN LAHAN YANG BERBEDA DI DESA LOLU KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI Farha A. kantja; Imam Wahyudi; Isrun Isrun
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 3 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status unsur hara fosfor pada tiga tipe penggunaan lahan yang berbeda di desa Lolu kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Bertempat di tiga lokasi yaitu lahan kakao, lahan kelapa dalam dan lahan tegalan. Analisis sampel tanah dilakukan di Laboratorium Unit Ilmu Tanah, Fakultas Petanian, Universitas Tadulako, Palu. Penelitian ini menggunakan metode Survey. Pengambilan sampel tanah dilakukan pada dua kedalaman tanah yaitu 0 – 20 cm dan 21 – 40 cm. hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan P –Total pada tiga tipe penggunaan lahan yang berbeda masing-masing untuk lahan kakao 16,56 dan 17,61 , lahan kelapa dalam 16,95 dan 17,45 , lahan tegalan 14,88 dan 16,70. Pada lahan kakao,lahan kelapa dalam dan lahan tegalan memiliki kandungan P – Total rata-rata lebih tinggi pada kedalaman tanah 0 – 20 cm dibandingkan kedalaman 21 – 40 cm. sedangkan untuk P –Tersedia pada lahan kakao 12,86 dan 13,59 , lahan kelapa dalam 12,68 dan 13,47 , lahan tegalan 11,97 dan 13,65. Pada lahan kakao,lahan kelapa dalam dan lahan tegalan memiliki kandungan P –Tersedia rata-rata lebih tinggi pada kedalaman 0 – 20 cm dibandingkan kedalaman 21 – 40 cm.
ANALISIS BEBERAPA SIFAT KIMIA TANAH PADA LAHAN KEBUN PALA (Myristica fragrans Houtt) DI DESA TUDUA KECAMATAN BUNGKU TENGAH KABUPATEN MOROWALI Rustiani Moh. Said; Isrun Isrun; Yosep Soge Pata’dungan
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 4 (2020): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan unutuk mengetahui beberapa sifat kimia tanah pada lahan kebun Pala (Myristica fragrans Houtt) di Desa Tudua Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tudua Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali pada bulan Juli sampai September 2018. Analisis beberapa sifat kimia tanah dilakukan di Laboratoriun Analisis Sumber Daya Alam dan Lingkungan (LASDAL) Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Palu. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survey, penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purpossive sampling, berdasarkan pertimbangan aksesibilitas/ keterjangkuan. Penentuan titik-titik pengambilan contoh tanah dilakukan secara taktis. Adapun variabel amatan yang dianalisis adalah sifat kimia meliputi kemasaman tanah (pH), C-Organik, N, P, K dan KTK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat kimia dari kedua lokasi pertanaman pala memeiliki pH agak masam, C-Organik memiliki kriteria sedang, N memiliki kriteria sedang, P memiliki kriteria rendah samapi sedang, K memiliki kriteria tinggi, dan KTK memiliki kriteria sedang.
SERAPAN UNSUR HARA NITROGEN DAN HASIL TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.) AKIBAT PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH PABRIK KELAPA SAWIT Dwiyanto Dwiyanto; Isrun Isrun
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 6 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukankadar serapan unsur hara Nitrogen dan hasil tanaman sawi (Brassica juncea L.) akibat pemberian pupuk organik cair limbah pabrik kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan di Screen House Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako dan analisis tanah dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari sampai dengan Maret 2019. Penelitian ini disusun berdasarkanrancangan acak kelompok dengan perlakuan pemberian pupuk organik cair limbah pabrik kelapa sawit.perlakuan penelitian menggunakan 7 taraf perlakuan yang di ulang sebanyak 3 kali, sehingga diperoleh 21 unit percobaan. Taraf perlakuan yaitu 1) kontrol, 2) 600 ml/polybag, 3) 650 ml/polybag, 4) 700 ml/polybag, 5) 750 ml/polybag, 6) 800 ml/polybag dan 7) 850 ml/polybag. Hasil penelitian menunjukkan bahwapemberian pupuk organik cair limbah pabrik kelapa sawit dengan dosis yang berbeda memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap hasil (bobot segar) dan serapan Nitrogen pada tanaman sawi serta berpengaruh nyata terhadap bobot kering tanaman. Akan tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap parameter lainnya.Dosis 800 ml/polybag memberikan serapan unsur hara Nitrogen tertinggi pada tanaman yaitu 21.6(%. Akan tetapi untuk parameter hasil tanaman dosis yang terbaik terdapat pada dosis 850 ml/polybag yaitu 20.91%.
ANALISIS SIFAT KIMIA TANAH PADA BEBERAPA PENGGUNAAN LAHAN DI DESA SEJAHTERA KECAMATAN PALOLO KABUPATEN SIGI Nurhasni Nurhasni; Isrun Isrun
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 3 (2021): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah merupakan salah satu sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, oleh karena itu dalam pemanfaatannya harus benar-benar mempertimbangkan aspek fisik, kimia dan biologi tanah sehingga tidak terjadi penurunan tingkat kesuburan tanah.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi analisis sifat kimia tanah pada beberapa penggunaan lahan di Desa Sejahtera, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober sampai November2019.Beberapa sifat kimia yang digunakan sebagai parameter dalam penelitian ini adalah pH tanah, nitrogen(N), posfor(P), kalium(K), fosfat tersedia tanah. Beberapa sifat kimia tanah dapat menilai apakah suatu tanah merupakan tanah yang potensial atau tidak Adapun alat dan bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah GPS, skop, cangkul, kantong plastik, kamera, peta, alat tulis, kertas label dan peralatan analisis laboratorium. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey lapangan, analisis laboratorium. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa Analisi Sifat Kimia Tanah Pada Beberapa Penggunaan Lahan Di Desa Sejahterah Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi yaitu: (1) pH Tanah, (2) Kapasitas Tukar Katiom (KTK), (3) C-Organik, (4) Fosfor, (5) N-Total.
PENGARUH PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP SERAPAN NITROGEN TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascallonicum.L) PADA ENTISOLS SIDERA Wahyuni Wahyuni; Isrun Isrun; Rully Akbar Pribudi
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 6 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini di lakukan dengan tujuan untuk menentukan dosis pupuk kandang sapi yang tepat dan pengaruhnya terhadap serapan nitrogen tanaman bawang merah pada tanah Entisols sidera. Pengambilan sampel tanah pada penelitian ini bertempat di Desa Sidera Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Analisis tanah dan jaringan tanaman dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu.Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok(RAK) Dengan 6 taraf perlakuan dan di ulang sebanyak 3 kali sehingga didapatkan 18 satuan percobaan 6 taraf dosis perlakuan tersebut antara lain : Kontrol (tanpa pemberian pupuk kandang sapi) : pupuk kandang sapi dengan dosis 5 ton ha-1(setara 12,5 g/5 kg), pupuk kandang sapi dengan dosis 10 ton ha-1(setara 25 g/5 kg g), pupuk kandang sapi dengan dosis 15 ton ha-1(setara 37,5 g/5), pupuk kandang sapi dengan dosis 20 ton ha-1(setara 50 g/5 kg), pupuk kandang sapi dengan dosis 25 ton ha-1(setara 62,5 g/5 kg). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang sapi dengan dosis 25 ton /ha pH tanah sebesar 6,113%, N-total tanaman 0,25%,C-organik 2,46%, Konsentrasi N jaringan tanaman sebesar 0,15%, Bobot kering tanaman dengan pemberian pupuk kandang sapi 5 ton/ha sebesar 1,53%, Serapan N dengan pembeian dosis pupuk kandang sapi 20 ton/ha yaitu sebesar 0,2%.
FITOREMEDIASI TANAMAN BUNGA MATAHARI (Helianthus annus L.) DAN AKAR WANGI (Vetiveria zizanioides L.) DALAM MENGIKAT LOGAM BERAT MERKURI (Hg) PADA LIMBAH TAILING TAMBANG EMAS POBOYA Rifaldi Rifaldi; Isrun Isrun; Moh. Adnan Khaliq
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 3 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas tanaman bunga matahari (Helianthus annus L.) dan akar wangi (Vetiveria zizanoides L.) sebagai akumulator logam berat guna menurunkan konsentrasi Hg dalam tanah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan april sampai juni tahun 2021 di screen house, balai pengelolaan daerah aliran sungai palu-poso, universitas tadulako. Sample tanah diperoleh dari daerah tambang emas, kelurahan poboya, kota palu. Analisis serapan merkuri dilaksanakan di Laboratorium Sumber Daya Alam dan lingkungan Fakultas Pertanian Universitas Tadulako menggunakan alat mercury analyzer dan mercury detector. Hasil penelitian menunjukan bahwa tanaman bunga matahari mampu menyerap Hg sebesar 0,0001 mg/kg pada umur 2 minggu setelah tanam, sedang pada umur yang sama tanaman akar wangi mampu menyerap Hg 0,0006 mg/kg. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pada waktu uji selama 8 minggu diperoleh efektifitas penyerapan tertinggi terdapat pada tanaman akar wangi dengan nilai serapan 0,0099 mg/kg