Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

The Effect of the Global Method on Elementary Students’ Fable Reading and Viewing Skills Development Nadilla, Nadilla; Ahmad, Mubarak
Lectura : Jurnal Pendidikan Vol. 16 No. 2 (2025): Lectura: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/35pa2c45

Abstract

Early literacy development in primary education often encounters obstacles, particularly when students struggle to integrate text comprehension with visual and contextual language cues. The aim of this study is to examine the effectiveness of the Global Method in improving early literacy skills, specifically reading comprehension, visual interpretation, and contextual language understanding, among second-grade elementary students through the use of fable texts. Employing a quasi-experimental nonequivalent control group design, the study involved 64 students from a public elementary school in East Jakarta, divided into experimental and control groups. A 20-item multiple-choice literacy test, validated by experts, was administered before and after the intervention to measure reading comprehension, viewing skills, and mastery of language components such as nouns, adjectives, and antonyms. Results showed a significant improvement in the experimental group’s post-test scores (M = 87.97) compared to the control group (M = 68.59), with a significance value of 0.000 and a large effect size (Cohen’s d = 2.60), indicating strong practical relevance. The findings suggest that the Global Method not only improves academic performance but also promotes holistic literacy by integrating moral, visual, and linguistic competencies. Aligned with the Merdeka Curriculum’s principles of contextual and student-centered learning, this method presents a promising alternative for early literacy instruction. Future research should examine its adaptability across grade levels and explore digital enhancements for broader implementation.
Implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Model Madani Palu Kelas X Sukmawati, Sukmawati; Jamaluddin, Jamaluddin; Alanur, Shofia Nurun; Jufri, Jufri; Adellia, Triva; Nadilla, Nadilla; Fausia, Fausia; Zanniaty, Iva; Iswandi, Iswandi; Juliawati, Ni Kadek Dewi; Yani, Ni Nyoman Feny Gita; Ananda, I Made Govardana; Santjuu, Amanda; Herdalia, Ni Nyoman Ayu
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka di SMAN Model Terpadu Madani Palu serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Kurikulum Merdeka merupakan kebijakan pendidikan terbaru yang menekankan pada pembelajaran berbasis projek, diferensiasi, dan pengembangan profil pelajar Pancasila. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, yang mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan siswa, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMAN Model Terpadu Madani Palu telah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka secara bertahap, dimulai dari perencanaan, pelaksanaan pembelajaran, hingga evaluasi. Guru-guru di sekolah ini telah mengikuti pelatihan dan aktif mengembangkan perangkat ajar berbasis projek yang relevan dengan kebutuhan siswa. Siswa menunjukkan antusiasme dalam mengikuti pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual. Namun, terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan sarana prasarana, adaptasi guru terhadap perubahan paradigma pembelajaran, serta kebutuhan pendampingan berkelanjutan. Faktor pendukung utama meliputi dukungan penuh dari pihak sekolah, kolaborasi antar guru, serta keterlibatan orang tua dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di SMAN Model Terpadu Madani Palu berjalan cukup efektif meskipun masih menghadapi beberapa tantangan. Diperlukan upaya peningkatan kapasitas guru, penyediaan fasilitas yang memadai, serta penguatan sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat agar tujuan Kurikulum Merdeka dapat tercapai secara optimal.
OPTIMALISASI PENGAWASAN KINERJA GURU DALAM PEMBELAJARAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS MUTU SUPERVISI AKADEMIK Muallifah, Ilun; Nadilla, Nadilla; Amelia Putri, Nur Fanny; Hasana, Ulfa
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 8 No. 2: Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v8i2.54188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengawasan kinerja guru dalam pembelajaran melalui supervisi akademik di MINU Waru II Sidoarjo. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian Wakil Kepala Madrasah, dan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan merupakan analisis deskriptif. Data yang diperoleh akan dianalisis secara kualitatif untuk mengoptimalisasikan pengawasan kinerja guru dalam pembelajaran sebagai upaya peningkatan kualitas mutu supervisi akademik. Hasil penelitian ini menunjukkan dengan mengimplementasikan supervisi akademik sebagai upaya meningkatkan guru profesional.
EKSPLORASI KONSEP SAINS DALAM PEMBUATAN JENANG KUDUS: PENDEKATAN ETNOSAINS UNTUK KEBERLANJUTAN BUDAYA Nugraheni, Saniyatun; Fawaida, Ulya; Nadilla, Nadilla; I. Maulida, N.; I. H. Zahiy, P.; Z. F. Abdillah, A.; F. Rahmawati, R.
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 15 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v15i2.655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: menganalisis proses pembuatan Jenang Kudus terhadap keberlanjutan tradisi lokal dengan menggunakan nilai-nilai etnosains. Jenang Kudus merupakan makanan khas daerah Kudus yang memiliki nilai kebudayaan dan Sejarah yang mendalam, Jenang kudus juga dijadikan sebagai simbol akulturasi budaya tradisi lokal dengan ajaran agama Islam. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan memakai motode deskriptif, yaitu dengan mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari penjual dan pembuat jenang. Kajian etnosains dari pembuatan Jenang Kudus terletak pada saat mengaduk adonan yang awalnya bahan mentah cair kemudian di panaskan diatas bara api. Setelah beberapa jam dipanaskan diatas bara api adonan jenang akan berubah menjadi adonan yang padat dan kental.
Dispute on the Number of Votes in the Election of Head of Tabuyung Village, Muara Batang Girls District, Mandailing Natal Regency from Siyasah Fiqh Perspective (Decision Analysis Study Number: 80/G/2023/Ptun.Medan Nadilla, Nadilla; Mukhsin, Abd.
LEGAL BRIEF Vol. 13 No. 3 (2024): August: Law Science and Field
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/legal.v13i3.1049

Abstract

This research aims to understand the dispute resolution mechanism resulting from the election of the Head of Tabuyung Village, Kec. Muara  Batang Gadis, Kab.  Mandailing Natal, focusing on the suitability of legal considerations in the Medan PTUN decision Number: 80/G/2020/PTUN.MEDAN with applicable laws and regulations. And also this writing aims to analyze the basis of the judge's considerations in the Medan PTUN decisions in case Number: 80/G/2020/PTUN.MEDAN.  The Author uses normative research methods with a library approach to collect the necessary legal materials, including sources from experts, perspectives from the perspective of Siyasah Fiqh, research results, and journals related to dispute resolution mechanisms based on statutory regulation
Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Perkembangan Motorik Kasar Pada Anak Usia Prasekolah di TK Idhata Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen Septiani, Minda; Nadilla, Nadilla
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1940

Abstract

Menurut WHO di perkirakan 5-10% anak mengalami keterlambatan pemikiran di perkirakan sekitar 1-3% khusus pada anak di bawah 5 tahun. Di Indonesia mengalami keterlambatan perkembangan umum yang meliputi perkembangan motorik, bahasa, sosial, emosional, dan kognitif. Penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan pengetahuan ibu dengan perkembangan motorik kasar pada anak usia prasekolah di TK Idhata Kecamatan Peusangan Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini telah dilaksanakan di TK Idhata Kecamatan Peusangan Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen pada bulan Februari 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu anak usia prasekolah di TK Idhata Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen sebanyak 43 orang. Sampel Diambil secara total populasi. Dari hasil uji chi square dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05) hasil perhitungan menunjukkan nilai p value (0,049) < α (0,05) berarti ha diterima dan ho ditolak. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan perkembangan motorik kasar pada anak usia prasekolah. Diharapkan kepada responden untuk mau berpartisipasi dalam meningkatkan pengetahuan serta memerhatikan perkembangan motorik anak usia prasekolah.Kata Kunci: Pengetahuan, Perkembangan Motorik KasarAccording to WHO, it is estimated that 5-10% of children experience delays in thinking, it is estimated that around 1-3% especially in children under 5 years. In Indonesia, there are general developmental delays which include motor, language, social, emotional, and cognitive development. This study was conducted to examine the relationship between mother's knowledge and gross motoric development in preschool-aged children at Idhata Kindergarten, Peusangan District, Peusangan District, Bireuen Regency. The research design used is analytical research with a cross sectional approach. This research was carried out in Idhata Kindergarten, Peusangan District, Peusangan District, Bireuen Regency in February 2022. The population in this study were all mothers of preschool-aged children in Idhata Kindergarten, Peusangan District, Bireuen Regency as many as 43 people. Samples are taken from the total population. From the results of the chi square test with a 95% confidence level (α = 0.05) the calculation results show the p value (0.049) < (0.05) meaning ha is accepted and ho is rejected. From these results it can be concluded that there is a relationship between knowledge and gross motor development in preschool age children. Respondents are expected to be willing to participate in increasing knowledge and paying attention to the motor development of preschool age children.Keywords: Knowledge, Gross Motor DevelopmentÂ