Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MELALUI DEBAT TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN BERPIKIR KRITIS PADA PERKULIAHAN TEORI AKUNTANSI Andi Sulastri; syahrul Amar
Educatio Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v10i2.159

Abstract

The study aims to determine the effect of contextual learning through debate on the understanding of concepts and critical thinking skills in Accounting Theory lectures. With contextual learning through debates the students are able to: 1) Acquire knowledge and analyze problems, issues that are hot are contextually related to the concept in the theory of accounting, 2) Think critically and logically, and 3) Generate creative ideas clear and systematic as well as issued an opinion in discussions with a clear concept with broad-minded critical thinking about the Theory of Accounting. Quasi-experimental research methods with non equivalent control group design. The research design used Post-Test Only Control Group Design. IV semester student study sample that administer accounting theory courses in the academic year 2014/2015 . Instruments used: 1). Syllabus, SAP and textbooks, 2). Test understanding of concepts and critical thinking skills. Test Hipotesis1 and 2 used Independent Sample T-Test, the PC SPSS 16.0 for windows.uji Hypothesis 3 used test Manova. From the results of hypothesis testing, the significance level of 5% (1.232 2.000), which means that Ho received, meaning there is no difference H1 understanding of the concept among the students who follow contextual learning through debate and students who attend the Learning Conventionally, while H 2: With t = 5.297, the significant level of 5% (5.297 2.000) which means Ha accepted, meaning Differences in Thinking Skills Critical significant Among students who attend Contextual learning through debate and students who followed the conventional learning. And 3 simultaneously using current hypothesis test obtained Multivariate statistical values Pillai's Trace, Wilk's lambda, Hotelling's Trace, and Roy's Largest Root each with F = 14.304 with significance = 0.00. so it can be concluded that the adoption of Contextual learning through debate there is a significant impact on the understanding of concepts and Critical Thinking Skills students.Keywords: Contextual learning, debate, understanding of concepts and critical thinking skills
Studi Budaya Pada Eksistensi Pelayaran (7 Hari Kematian) di Desa Sukarema Lombok Timur Husnayati, Husnayati; Amar, Syahrul; Zidni, Zidni
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v5i1.3702

Abstract

Kebudayaan memiliki bentuk tersendiri dalam suatu masyarakat. Di Desa Sukarema Lombok Timur terdapat kebiasaan masyarakt dalam menghormati keluarga yang sudah meninggal dunia yang disebut dengan kepercayaan pelayaran (7 hari kematian). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui asal usul dari kepercayaan pelayaran 7 hari kematian di Desa Sukarema, Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Tahapan pencarian sumber data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data bersifat induktif melalui tahaoan reduksi daya, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  Asal usul kepercayaan pelayaran 7 hari kematian berasal dari nenek moyang masyarakat Sasak yang menjadi adat istiadat di desa Sukarema. Kebiasaan ini masih eksis sampai sekarang, karena pelayaran merupakan adat-istiadat yang diwariskan secara turun temurun oleh leluhur atau nenek moyang masyarakat desa Sukarena. Mereka sangat menjunjung tinggi adat istiadat nenek moyang yang sudah ada.
Interaksi antarsuku dalam Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Tanjung Luar Lombok Timur Safitri, Baiq Nurul Hidayati; Amar, Syahrul; Hadi, Muhammad Shulhan; Saputra, Bambang Eka; Hanapi, Hanapi
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 10 No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v10i2.25943

Abstract

This research aims to explain the dynamics and patterns of interaction between tribes in socio-economic life in Tanjung Luar Village, East Lombok. This research method uses qualitative with an ethnographic approach. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The results of this research show that the pattern of interaction between tribes in the Tanjung Luar area began with the existence of the Baai van Pidjoe port, then around 1907, the port was moved to Tanjung Luar until it was busy being visited by tribes from outside. On the coast of Tanjung Luar, there are several patterns of interaction between tribes in daily life, namely, cooperation, exchange, dispute, and competition. The social impact is the interaction between tribes, a heterogeneous society free of conflict/strengthening unity and integrity, and as a vehicle for inter-tribal meetings. Meanwhile, the impact on the economy is as a means of livelihood or employment, income or ownership of goods, and increased education so that the socio-economic value of society also increases.
Perjuangan Gender dalam Kajian Sejarah Wanita Indonesia Pada Abad XIX Amar, Syahrul
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 1 No 2 (2017): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v1i2.587

Abstract

Pergerakan kaum perempuan Indonesia pada abad XIX tentunya dengan menyoroti pergerakan wanita dalam bidang pendidikan, yang merupakan pondasi dasar munculnya gender di Indonesia. Berkaitan dengan hal tersebut dalam skripsi ini dijelaskan pemaparan mengenai munculnya gender di indonesia, serta deskripsi doktrin dari gender itu sendiri terhadap kajian sejarah wanita tentunya dalam bidang pendidikan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah. Untuk mendapatkan data yang valid, maka ada beberapa teknik yang digunakan dalam penelitian ini, diantaranya: (1) heuristik (pengumpulan sumber), (2) kritik sumber (verifikasi), (3) interpretasi (penafsiran), dan (4) historiografi (penulisan). Pergerakan kaum perempuan Indonesia dalam bidang pendidikan tidak terlepas dari kondisi budaya masyarakat pada masa tradisional dan masa kolonial. Adanya persepsi masyarakat yang menganggap perempuan sebagai the second sex membuat ruang gerak kaum perempuan sangat terbatas. Kaum perempuan merasakan ketidakadilan yang dilakukan budaya masyarakat pada waktu  itu. Untuk itulah terjadi pemberontakan kaum perempuan untuk menghancurkan ketidakadilan yang disebabkan oleh budayanya sendiri. RA Kartini dan Dewi Sartika muncul sebagai pelopor emansipasi wanita dalam pendidikan yang merupakan gambaran pemberontakan terhadap budaya tersebut.
Pentingnya Metode Pembelajaran Sejarah Berbasis Budaya Maritim untuk Siswa SMA Amar, Syahrul; Sulastri, Andi; Murdi, Lalu
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v3i2.2147

Abstract

Penelitian bertujuan menghasilkan metode Pembelajaran Sejarah berbasis Budaya Maritim untuk siswa SMA. Produk ini diharapkan dapat mengoptimalkan pengembangan Sumber Daya Manusia di bidang Kelautan. Penelilitian ini adalah penelitian pengembangan. Langkah penelitian pengembangan meliputi : 1) studi pendahuluan; 2) pengembangan desain metode dan bahan ajar, 3) Validasi Produk. Penelitian  menghasilkan produk bahan Ajar Sejarah berbasis Budaya Maritim. Data yang dihasilkan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Rambu-rambu dalam analisis data hingga menghasilkan kesimpulan merujuk metode Huberman yakni kegiatan reduksi, display dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dan siswa SMA Kota Selong mengalami kesulitan menjelaskan materi ajar Sejarah yang berhubungan dengan Sejarah dan budaya maritim. Guru belum mampu menyampaikan materi ajar secara integral antara materi Sejarah dengan dunia kemaritiman Indonesia termasuk dengan budaya maritim Pulau Lombok. Kondisi ini berpengaruh pada rendahnya wawasan siswa terhadap budaya maritim yang berdampak pada rendahnya minat kebaharian siswa pada hal Indonesia dan Pulau Lombok adalah wilayah maritim yang sangat potensial dalam bidang perdagangan, pariwisata dan perikanan.Bahan ajar Sejarah yang berbasis Budaya maritim belum ada di sekolah sehingga Guru dan siswa mengharapkan adanya Metode pembelajaran dan bahan ajar Sejarah berbasis Budaya Maritim. Penelitian ini menghasilkan Metode pembelajaran dan bahan ajar Sejarah berbasis budaya Maritim dan menunjukkan metode pembelajaran dan bahan ajar yang dirancang tergolong sangat baik dan relevan dalam pembelajaran sejarah.