Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

KINERJA KARYAWAN BERBASIS DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA PADA PT PUTRA LANGGENG PERKASA DI TANGERANG SELATAN Henny Nourma Rindrawaty; Ading Sunarto
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 8 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Disiplin Kerja (X₁) dan Lingkungan Kerja (X₂) terhadap Kinerja Karyawan (Y) pada PT Putra Langgeng Perkasa, Tangerang Selatan, baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 88 responden, dan teknik Slovin menghasilkan sampel 88 responden. Analisis data menggunakan uji asumsi klasik, regresi linier sederhana, regresi linier berganda, uji t, dan uji F. Pengaruh Disiplin Kerja (X₁) terhadap Kinerja Karyawan (Y) menunjukkan persamaan regresi Y = 29,444 + 0,294 X₁ dengan t hitung = 4,307 > t tabel = 1,987; p < 0,01. Pengaruh Lingkungan Kerja (X₂) terhadap Kinerja Karyawan (Y) menghasilkan persamaan regresi Y = 10,785 + 0,711 X₂ dengan t hitung = 11,423 > t tabel = 1,987; p < 0,01 . Regresi berganda menunjukkan persamaan Y = 8,272 + 0,118 X₁ + 0,662 X₂ dengan F hitung = 70,303 > F tabel = 3,10; p < 0,01 dan R² = 0,563; artinya X₁ dan X₂ berpengaruh signifikan secara simultan terhadap Y . Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam upaya pengembangan strategi pengelolaan sumber daya manusia di perusahaan. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan perlu melakukan evaluasi berkala terhadap kondisi lingkungan kerja serta program peningkatan disiplin. Dengan demikian, kinerja karyawan dapat terus ditingkatkan untuk mendukung daya saing perusahaan dalam industri konstruksi
Sinergi Budaya Organisasi Dan Lingkungan Kerja : Transformasi Kinerja Karyawan Di PT. Indomobil Multi Trada Bintaro Ading Sunarto; Nindie Ellesia; Latif
Jurnal ILMAN (Jurnal Ilmu Manajemen) Vol. 12 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35126/ilman.v12i2.723

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi dan lingkungan fisik kerja terhadap kinerja karyawan PT Indomobil Multi Trada Bintaro baik secara parsial maupun secara simultan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Teknil pengumpulan menggunakan sampling jenuh dimana semua populasi digunakan sebagai responden diperoleh sampel sebanyak 80 sampel. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi, koefisien korelasi, koefisien determinasi dan uji hipotesis. Variabel budaya organisasi berpengaruh secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, hal ini terlihat dari persamaan linier sederhana Y = 10.757 + 0,505. nilai R (koefisien korelasi) budaya organisasi kerja sebesar 0,605 yang berati memiliki hubungan yang kuat. Nilai koefisien determinasi 66,4%. nilai t hitung > t tabel atau (6,706 > 1,991). Dengan demikian maka Ho1 ditolak dan Ha1 diterima, hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara budaya organisasi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Indomobil Multi Trada Bintaro. Variabel lingkungan fisik kerja secara parsial berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja, hal ini terlihat dari persamaan linier sederhana Y = 14.738 + 0,568. Nilai koefesiensi regresi variabel lingkungan fisik kerja (X2) adalah 0,568 yang berati memiliki hubungan yang sedang. Nilai koefisien determinasi 60,3%... nilai t hitung > t tabel atau (10.883 > 1,991). Dengan demikian maka Ho1 ditolak dan Ha1 diterima, hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Indomobil Multi Trada Bintaro. Variabel budaya organisasi dan lingkungan kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regresi berganda Y = 8.829 + 0,484X1 + 0,400X2. Nilai korelasi sebesar 0,674 artinya memiliki hubungan atau pengaruh yang kuat. Nilai koefisien determinasi 72,3%. Nilai F hitung > F tabel atau (100.415 > 3,115) dan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, dalam artian yang berarti terdapat adanya pengaruh positif dan signifikan secara simultan antara variabel budaya organisasi kerja dan lingkungan fisik kerja terhadap kinerja karyawan PT. Indomobil Multi Trada Bintaro.
PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN MELALUI KOMPETENSI DAN ETOS KERJA STUDI EMPIRIK PADA PT SUNTORY GARUDA BEVERAGE BOGOR Anissa Rahmania Safitri; Ading Sunarto
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kompetensi dan etos kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Suntory Garuda Beverage Bogor baik secara parsial maupun secara simultan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif dengan sampel karyawan PT Suntory Garuda Beverage Bogor sebanyak 57 responden dengan teknik pengumpulan data dengan cara penyebaran kuesioner. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis deskriptif kuantitatif, analisis regresi sederhana dan berganda, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi dan uji hipotesis (uji T dan F). hasil penelitian variabel kompetensi memiliki nilai koefisien korelasi sebesar 0,543, nilai thitung > ttabel atau 4.050>2.004. Artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil penelitian Variabel etos kerja memiliki nilai koefisien korelasi sebesar 0,736, nilai thitung > ttabel atau 8.073>2.004. Artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa kompetensi dan etos kerja memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT Suntory Garuda Beverage Bogor dengan nilai Fhitung > Ftabel atau 492,776>3,17
Kinerja Karyawan Berbasis Iklim Organisasi Dan Komitmen Organisasi Studi Empirik Pada PT. Zurich Insurance Group Tangerang Annisa Pramono Putri; Ading Sunarto
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh iklim organisasi dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan. Metode yang digunakan adalah metode Deskriptif Kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT Zurich Insurance Group Tangerang sebanyak 61 Karyawan. Teknik sampling yang digunakan adalah non-probability sampling. Metode pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh sebanyak 61 responden. Analisis data menggunakan analisis regresi, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini adalah Iklim organisasi (X1) dan Komitmen organisasi (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y) dengan persamaan regresi Y = 7,831 + 0,277X1 + 0,552X2. Koefisien determinasi sebesar 50,2. Uji hipotesis secara parsial diperoleh nilai thitung Uji Hipotrsis diperoleh nilai thitung > ttabel atau (6,827 > 1,671) diperkuat dengan Sig 0,000 < 0,05, Dengan demikian maka Ho ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa Iklim organisasi berpengaruh terhadap Kinerja karyawan Pada PT Zurich Insurance Group Tangerang. Komitmen organisasi diperoleh bahwa nilai thitung > ttabel atau (6,827 > 1,671) dengan signifikansi 0,000 < 0,05, maka menolak H0 dan menerima H2, hal ini menunjukkan bahwa Komitmen organisasi berpengaruh terhadap Kinerja karyawan pada PT Zurich Insurance Group Tangerang. Uji hipotesis diperoleh nilai nilai Fhitung > Ftabel atau (29,275 > 3,156) sehingga menolak Ho dan menerima Ha. Hal ini menunjukkan bahwa pada PT Zurich Insurance Group Tangerang, Iklim organisasi (X1) dan Komitmen organisasi (X2) mempunyai pengaruh yang sama terhadap Kinerja Karyawan. Dengan demikian, hipotesis ketiga diterima
ANALISIS KEMAMPUAN KERJA DAN TUNJANGAN KESEJAHTERAAN TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN MENTARI ANAKKU KLINIK PSIKOLOGI DAN TERAPI ANAK Novi Damayanti; Ading Sunarto
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan teknik kualitatif Purposive Sampling (pengambilan sampel yang disengaja) menurut Suyanto, B. (2015) 19(1), 1-13, adalah teknik pengambilan sampel dalam penelitian di mana peneliti secara sengaja memilih responden atau subjek yang dianggap memiliki informasi yang diperlukan untuk menjawab pertanyaan penelitian atau memenuhi tujuan penelitian. Dalam teknik ini, sampel dipilih berdasarkan karakteristik tertentu seperti usia, jenis kelamin, latar belakang pendidikan, atau pengalaman dalam bidang tertentu. Purposive sampling sering digunakan dalam penelitian kualitatif, penelitian eksplorasi, atau ketika populasi yang diteliti terlalu kecil untuk teknik pengambilan sampel yang acak. Teknik Purposive sampling juga dapat digunakan ketika peneliti ingin memastikan bahwa sampel yang dipilih mencakup subjek yang paling relevan atau kritis bagi penelitian, sehingga meningkatkan validitas penelitian yang sedang dilakukan
Effectiveness of Internships Bridging Education and Industry: An Evaluation Based an a Qualitative Study Dimas Yoga Prasetya; Chandra Fitra Arifianto; Ading Sunarto
Proceeding of the International Conference on Management, Entrepreneurship, and Business Vol. 2 No. 2 (2025): Proceeding of the International Conference on Management, Entrepreneurship, and
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/icmeb.v2i2.244

Abstract

Internships are believed to be an appropriate way to bridge education with the world of work, or link and match. This study focuses on the effectiveness of internships in higher education. This type of qualitative research takes the form of a case study, which aims to obtain an in-depth exploration of events. Informants were determined using a purposive sampling technique based on certain characteristics deemed relevant to the research objectives, resulting in the involvement of five informants and one key informant. Data collection was obtained through interviews and observations supported by other data. Data analysis was conducted descriptively qualitatively through the stages of reduction, presentation, and drawing conclusions, followed by data triangulation. The results of the study indicate that three main indicators task relevance, supervision quality, and institutional support comprehensively explain the conditions experienced by informants. Specifically, internship programs have proven effective in strengthening soft skills such as communication, teamwork, adaptability, and self-confidence; enhancing job readiness through experiences facing real-world challenges and organizational culture; and fostering a professional ethos. Thus, this study provides a theoretical contribution by strengthening the framework for internship effectiveness, as well as a practical contribution in the form of recommendations for universities and industry partners to design internship programs that are more structured, relevant, and aligned with students' fields of study and the needs of the workplace.
SINERGI KESELAMATAN KERJA DAN DISIPLIN KERJA TRANSFORMASI KINERJA KARYAWAN PADA PT. SUPRA PRIMATAMANUSANTARACABANG KEDOYASELATAN JAKARTA BARAT Human Fikri Nur Aziz; Ading Sunarto
JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI Vol. 2 No. 6 (2025): November
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jrme.v2i6.7171

Abstract

This study aims to analyze the synergy effect between occupational safety and work discipline on the transformation of employee performance at PT. Supra Primatama Nusantara, Kedoya Selatan Branch, West Jakarta. The background of the study is based on the phenomena of underachievement of work targets, high rates of lateness and absenteeism, and low compliance with workplace safety regulations. This research uses a quantitative approach with data collected through questionnaires distributed to 65 respondents. The results show that both occupational safety and work discipline, partially and simultaneously, have a significant effect on employee performance. The research results show that: (1) Partially, occupational safety has a positive effect on employee performance. This can be proven through the linear regression test which yields the regression equation Y = 4.355 + 1.887 X₁. It can be concluded that the constant value is 4.355. The t-test produces a t-calculated value of 4.355, and the t-table value at the 5% significance level is 1.66940. Since t- calculated (4.355) > t-table (1.66940) with a significance level of < 0.05, namely 0.004, the result is significant. (2) Partially, work discipline also has a positive effect on employee performance. This is demonstrated through the linear regression equation Y = 4.355 + 2.774 X₂, showing a constant value of 4.355. The t-test results in a t-calculated value of 4.355, which is greater than the t-table value of 1.66940. The significance value is 0.007, which is less than 0.05, indicating a significant effect. (3) Simultaneously, occupational safety and work discipline have a positive effect on employee performance. This is proven by the multiple linear regression equation Y = 4.355 + 1.887 X₁ + 2.774 X₂, which shows a constant of 4.355. This means that if the occupational safety variable (X₁) increases by one unit, employee performance (Y) will increase by 1.887 units, and if the work discipline variable (X₂) increases by one unit, employee performance (Y) will increase by 2.774 units. The simultaneous hypothesis test using the F-test shows that F-calculated > F-table (46.933 > 3.145) with a significance value of 0.001 < 0.05, indicating a statistically significant simultaneous effect.