Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

The Relationship between the Use of Edulearning and the Learning Outcomes of PAI and Ethics in Grade VIII Junior High School Students: Hubungan Penggunaan Edulearning dengan Hasil Belajar PAI dan Budi Pekerti pada Siswa SMP Kelas VIII Hilmi, Fuad
Edukasi: Journal of Educational Research Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : CV. Media Publikasi Profesional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57032/edukasi.v4i02.220

Abstract

This study aims to explore the relationship between the use of Edulearning and learning outcomes of Islamic Religious Education (PAI) and Budi Pekerti for grade VIII students at SMP Mekar Arum. The background of the study is based on the importance of optimising the use of technology in character education, especially in the midst of implementation challenges such as low teacher understanding of technology, diverse student learning motivation, and limited infrastructure. Using a qualitative approach and correlational method, this study involved 206 students as subjects. Data showed that the average use of Edulearning reached a score of 3.8 (scale 1-5), while the average student learning outcome was 78.5 (scale 0-100). Findings showed that most students were in the ‘Good’ (46.6%) and ‘Very Good’ (22.3%) learning outcome categories, indicating the effectiveness of Edulearning in supporting learning outcomes. This research revealed that the effectiveness was influenced by students‘ motivation, teachers’ skills in using technology, as well as school infrastructure support. The implication of this research shows that Edulearning has a significant contribution in character-based learning, especially in improving material understanding and internalisation of religious and moral values. The original value of this research lies in its contribution in strengthening religious digital literacy at junior high school level, as well as emphasising the importance of synergy between educational technology and value education in the context of character education relevant to 21st century needs.
Pengembangan Masyarakat Islam Melalui Penanaman Nilai-Nilai Tasawuf Di Lingkungan Pedesaan hilmi, fuad
Journal of Society and Development Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Medpro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57032/jsd.v2i2.173

Abstract

The development of Islamic society through the cultivation of applied Sufism values ​​combines religious studies and social theory to build society. The aim is to overcome social problems, explore potential, empower society, and encourage social change towards the desired society, by applying religious values ​​in everyday life. This research aims to review the role of cultivating Sufism values ​​in developing Islamic society in Kudadepa Village, Sukaheuning District, Tasikmalaya Regency. The research method used was descriptive qualitative with purposive sampling of subjects. Data was collected through observation, interviews and documentation with research subjects including village officials, community leaders and village residents. Data analysis is carried out through the stages of data collection, data reduction, data display and verification. The results of the research show that the development of an Islamic society through instilling Sufism values ​​in Kudadepa Village is reflected in improvements in the economy, social, politics, culture, education and especially in the religious sector. This success was verified through observation, interviews and documentation. In conclusion, the development of Islamic society through instilling Sufism values ​​is very effective in improving the welfare of Islamic society.
Implementation of Islamic character education in developing religious moderation at vocational high school Hilmi, Fuad; Annibras, Nablur Rahman; Ghani, Abdul
Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol. 8 No. 2 (2023): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal
Publisher : Laboratory of Islamic Religious Education Faculty of Tarbiyah and Teacher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ath.v8i2.24900

Abstract

The aim of the research is the implementation of Islamic Character Education in fostering religious moderation at the Syahida Vocational High School (SMK). This study used descriptive qualitative method. Research subjects were selected using purposive sampling. Data collection techniques include: observation, interviews, and documentation. The research subjects were school principals, student affairs, Islamic religious education teachers, and students. Data analysis techniques use data collection, data reduction, data presentation, and verification. The research results show that the implementation of Islamic Character Education at Syahida Vocational School can be seen from students praying before and after studying, celebrating religious holidays, facilitating the use of worship, and tolerance in the school environment. This is proven by data verification using a data assessment rubric, that the results of observations, interviews and documentation show that the application of Islamic Character Education can produce students who are moderate in religion. The conclusion of this research is that the application of Islamic Character Education is very appropriate for forming students who are moderate in religion. Tujuan dari penelitian Implementasi Pendidikan Karakter islami dalam pembinaan moderasi beragama di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Syahida. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala Sekolah, bidang kesiswaan, Guru Pendidikan Agama Islam, dan Siswa. Tekhnik analisis data menggunakan data collection, data reduction, data display, dan verifying. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi pendidikan Karakter islami yang dilaksanakan di SMK Syahida dilihat siswa yang berdoa sebelum dan sesudah melakukan belajar, merayakan hari-hari besar keagamaan, memfasilitasi yang digunakan untuk beribadah, dan toleransi di lingkungan sekolah. Hal ini dibuktikan dengan verifikasi data dengan rubrik penilaian data, bahwa dari hasil observasi, wawancara, serta dokumentasi menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter islami dapat menciptakan siswa yang moderat dalam beragama. Simpulan dari Penelitian ini bahwa mengimplementasikan pendidikan karakter islami sangat tepat untuk membentuk siswa yang moderat yang moderat adalam beragama.
Pembentukan Moderasi Beragama di Pondok Pesantren Syahida Tasikmalaya Suryana, Dudung; Hilmi, Fuad; Maryana, Ina
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.4842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas mengenai penanaman moderasi beragama di pondok pesantren Syahida tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah pimpinan pondok pesantren, Ustad, dan Santri. Tekhnik analisis data menggunakan data collection, data reduction, data display, dan verifying. Hasil dan pembahasan penelitian ini menunjukan bahwa system pendidikan dan pembelajaran di pondok pesantren syahida telah sesuai dalam pembentukan moderasi Bergama terhadap santri di lembaga tersebut hal ini dapat dilihat dari penanaman nilai moderasi beragam yaitu: 1) Tawassuth (mengambil jalan tengah dengan tidak melebihkan atau mengurangi ajaran agama); 2) Tawazun (bekeseimbangan dalam memahami ajaran agama); 3) I‟tidal (tegak lurus dan tegas dalam beragama); 4) Tasamuh (toleransi atau saling menghargai ditengah perbedaan beragama); 5) Musawah (tidak mendiskriminasikan adanya perbedaan keyakinan); 6) Ishlah (mengutamakan prinsip-prinsip reformatif yang mengakomodasikan adanya perubahan dan kemajuan demi kemashlahatan umat dengan menggunakan prinsip melestarikan tradisi lama yang masih relevan dan menerapkan hal baru yang relevan); 7) Aulawiyah (memprioritaskan keuataman yang lebih penting); 8) Tathawwur wa Ibtikar (terbuak dalam melakukan perubahan sesuai dengan perkembangan zaman dan mampu menciptakan hal-hal baru yang bermanfaat bagi umat); 9) Tahaddur (menjunjung tinggi adab dalam kehidupan)
Pendidikan Islam sebagai Pendekatan dalam Rehabilitasi Narkoba Hilmi, Fuad; Busro, Busro
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.4959

Abstract

Penyalahgunaan narkoba merupakan masalah serius yang mempengaruhi individu dan masyarakat. Rehabilitasi narkoba membutuhkan pendekatan holistik yang melibatkan aspek medis, psikologis, dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran pendidikan Islam sebagai pendekatan dalam rehabilitasi narkoba. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam memiliki peran penting dalam proses pemulihan pasien narkoba. Program pendidikan Islam dalam rehabilitasi narkoba menerapkan prinsip-prinsip pendidikan Islam yang meliputi aspek spiritual, moral, dan sosial. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pasien merespons positif terhadap pendekatan pendidikan Islam dan melaporkan perubahan positif dalam sikap, nilai, dan perilaku mereka. Pendekatan pendidikan Islam dalam rehabilitasi narkoba memberikan kontribusi yang signifikan dalam kesembuhan dan pemulihan pasien narkoba. Implikasi penelitian ini adalah perlunya pengintegrasian pendekatan pendidikan Islam dalam program rehabilitasi narkoba untuk meningkatkan efektivitas dan keberhasilan pemulihan pasien.
PEMBUDAAYAAN BERAGAMA DALAM PEMBINAAN PERILAKU KEBERAGAMAAN hilmi, fuad
Marifah: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Peradaban Islam Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Peradaban Islam
Publisher : LPPM STAI Haji Agus Salim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64173/mrf.v1i1.31

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji analisis pembudayaan beragama dalam pembinaan perilaku keberagama. Metodologi yang digunakan merupakan analisis kualitatif bermaksud untuk memahami fenomena tentang yang dialami secara holistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembudayaan beragama dapat menwujudkan perilaku keberagamaan pada siswa seperti mempunyai Akidah sesuai tuntunan Islam, melaksanakan ibadah aturan Islam, Akhlak terhadap diri sendiri, keluarga, warga madrasah, warga masyarakat, dan lingkungan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam membentuk perilaku keberagamaan pada siswa perlunya pembudayaan beragama.