Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALYSIS OF FACTORS INFLUENCING STRESS IN BREASTFEEDING MOTHERS Alfiani, Titi; Rochana, Siti; Puspaneli, Iva; Suwariyah, Puji; Sefrina, Andin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31972

Abstract

Stres pada ibu menyusui dapat mempengaruhi produksi ASI. Ibu menyusui yang mengalami stres memiliki produksi ASI lebih rendah dibandingkan dengan ibu yang tidak mengalami stress. Stres pada ibu menyusui yang berlangsung secara terus-menerus berpengaruh terhadap keberlangsungan pemberian ASI Eksklusif. Faktor-faktor yang mempengaruhi stres pada ibu menyusui diantaranya pengetahuan ibu tentang menyusui, usia, dukungan suami, status ekonomi, dan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi stres Ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Kesugihan I Cilacap. Metode penelitian ini menggunakan penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional. Responden dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kesugihan I. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Data yang terkumpul dan memenuhi criteria dianalisa secara univariat, bivariat menggunakan chi square dan multivariat dengan regresi logistik. Hasil penelitian menggunakan Uji Chi Square menunjukkan ada variabel yang mempengaruhi stres pada ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Kesugihan I Cilacap yaitu pengetahuan, dukungan suami, status ekonomi, dan status pekerjaan.  Hasil uji multivariat regresi logistik menunjukkan dukungan suami. menjadi faktor dominan yang berpengaruh terhadap stres pada ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Kesugihan I. Kesimpulan penelitian ini dukungan suami dan tingkat pengetahuan menjadi faktor dominan yang berpengaruh terhadap stres pada ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Kesugihan I
PATOFISIOLOGI STUNTING : LITERATURE REVIEW Setiyaningrum, Iva Puspaneli; Alfiani, Titi; Rochana, Siti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.40010

Abstract

Stunting merupakan suatu penyakit atau dapat berupa gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini akibat kekurangan gizi ibu dan anak, infeksi berulang, dan simulasi psikososial yang tidak memadai. Stunting pada anak merupakan hambatan terbesar bagi pembangunan manusia karena stunting merupakan masalah multidimensi yang mempunyai konsekuensi jangka panjang. Pada tahun 2012, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa secara global 162 juta anak di bawah usia lima tahun mengalami stunting. Berdasarkan hasil SSGI, prevalensi stunting di Indonesia mengalami penurunan dari 24,4% pada tahun 2021 menjadi 21,6% pada tahun 2022. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah untuk menurunkan angka stunting membuahkan hasil yang positif. Namun angka tersebut masih jauh dari target negara pada tahun 2024 sebesar 14% (Kementerian Kesehatan, 2023). Tingginya prevalensi stunting dapat menjadi salah satu faktor rendahnya kualitas sumber daya manusia di suatu negara. Stunting dapat menyebabkan rendahnya kemampuan kognitif, rendahnya produktivitas anak, dan dapat meningkatkan risiko penyakit yang mengakibatkan kerugian jangka panjang bagi perekonomian negara. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui penjelasan mulai dari penyebab hingga dampak yang ditimbulkan oleh stunting. Metode tinjauan literatur dari lebih dari 20 jurnal penelitian tentang stunting. Dampaknya terdapat berbagai kondisi yang menyebabkan seorang anak mengalami stunting dan apabila tidak ditangani secara serius akan menimbulkan berbagai kondisi serius yang mengancam kesehatan anak, sehingga diperlukan perhatian dan penatalaksanaan seluruh elemen secara komprehensif.
Mindfulness Supports Maternal Mental Health Ellyzabeth Sukmawati; Titi Alfiani
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v4i2.5258

Abstract

This study aims to explore the role of mindfulness in supporting maternal well-being. It adopts a qualitative research approach through a systematic literature review. The data used are secondary sources obtained from a variety of scientific materials, including indexed national and international journal articles, academic books, research reports, dissertations, theses, and official publications from related institutions. Scientific journal articles published between 2020 and 2025 are collected from leading databases such as PubMed, Scopus, ScienceDirect, PsycINFO, and Google Scholar. Recent literature highlights mindfulness as a promising intervention to improve maternal well-being during pregnancy. It offers psychological benefits, supports physiological regulation, and strengthens the bond between mother and baby. mindfulness as a promising intervention to improve maternal well-being during pregnancy. It offers psychological relief, physiological regulation, and a stronger mother-baby connection. However, more rigorous, inclusive, and long-term research is needed to fully understand this potential and optimize its application in prenatal care. Although the benefits of mindfulness during pregnancy are promising, there are limitations in the amount of research currently available. Many studies rely on self-reported measures, which may be susceptible to bias. Sample sizes are often small and may lack diversity in terms of race, socioeconomic status, or previous mental health conditions. In addition, not all mindfulness interventions are standardized, which makes it difficult to compare results across different studies.