Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Gizi tentang Anemia dan Konseling Kesehatan Mental pada Remaja melalui Program Kenal Sebaya Puspikawati, Septa Indra; Sebayang, Susy Katikana; Dewi, Desak Made Sintha Kurnia; Fadzilah, Rochmanita Ilvanadewi; Alfayad, Afan; Wardoyo, Dhea Aulia Hera; Pertiwi, Rina; Adnin, Arini Banowati Azalia; Devi, Sarda Ika; Manggali, Tyas Ratna; Septiani, Mela; Yunita, Dewi
Media Gizi Kesmas Vol 10 No 2 (2021): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2021)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v10i2.2021.278-283

Abstract

ABSTRAKLatar belakang: Anemia merupakan suatu kondisi dimana kadar hemoglobin (Hb) di dalam darah lebih rendah dari angka normal. Indonesia merupakan sebuah negara dengan kejadian anemia yang cukup tinggi. Prevalensi kejadian anemia yang terjadi pada Remaja Indonesia yaitu 32%, hal ini memiliki arti 3-4 dari 10 remaja di Indonesia menderita anemia. Program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) adalah salah satu cara yang dapat digunakan sebagai upaya di dalam penanganan anemia. Cakupan pemberian Tablet Tambah Darah pada remajaputri sebesar 76,2%, dengan 80,9% diantaranya mendapat TTD di sekolah. Remaja putri yang mendapat TTD di sekolah dan mengonsumi ≥52 butir hanya sebanyak 1,4%, sedangkan, 98,6% lainnya mengonsumsi <52 butir. Dengan demikian kesadaran remaja putri tentang pentingnya konsumsi TTD sebagai langkah untuk mencegah terjadinya anemia masih cukup rendah.Tujuan: Mengetahui perbedaan antara pengetahuan sebelum dan setelah pendidikan gizi tentang anemia pada remajaMetode: Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Banyuwangi. Dilaksanakan pada bulan Agustus 2021. Sasaran kegiatan adalah pelajar sekolah menengah pertama (SMP) di Kecamatan Banyuwangi.Hasil: Rata – rata skor pengetahuan meningkat sebesar 11,23. Sebanyak 75,3% siswa menjawab sangat setuju bahwa sosialisasi ini memberikan informasi baru.Kesimpulan: Edukasi tentang anemia dan TTD pada remaja dengan media video dan leaflet secara online dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang anemia dan TTD.Kata kunci: remaja, anemia, tablet tambah darah
Literature Review: Peran Suami Dalam Mendukung Pengoptimalan Pemberian Asi Eksklusif Manggali, Tyas Ratna; Prayoga, Diansanto
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v4i12.7255

Abstract

Based on data from the World Health Organization (WHO) in 2021, only about 41% of babies aged 0–6 months in the world receive exclusive breast milk, a figure that is still far from the global target. In Indonesia, the low coverage of exclusive breastfeeding is influenced by various factors, including limited knowledge and awareness of health workers, the role of mothers as career women, and the lack of optimal support from the immediate environment, especially husbands and families. This study aims to examine the role of husbands in supporting the optimization of exclusive breastfeeding for breastfeeding mothers. The research method used is literature review by examining relevant scientific articles from the ResearchGate, ScitePress, and PubMed databases. The results of the study show that husband support has a significant role in the success of exclusive breastfeeding, which includes emotional support in the form of empathy and motivation, instrumental support such as helping with household chores, informational support through understanding the benefits of breastfeeding, and reward support that increases maternal confidence. Although most husbands have the awareness to support breastfeeding mothers, the level of knowledge about the proper form and method of providing support is still limited. Therefore, this study recommends the need for structured education and training for husbands as part of health promotive interventions to improve the success of exclusive breastfeeding and the degree of health of mothers and babies in a sustainable manner.