Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGALAMAN MENYUSUI EKSKLUSIF PADA IBU YANG MENJALANI LONG DISTANCE MARIAGE DI KECAMATAN TEGAL BARAT KOTA TEGAL Seventina Nurul Hidayah; Ulfatul Latifah; Meyliya Qudriani
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 9 No 2 (2018)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama pemberian ASI banyak alasan yang disampaikan ibu untuk tidak menyusui bayinya diantaranya ibu yang menjalani long distance marriage dikarenakan suami bekerja, membuat ibu merasa berjuang sendiri dan akhirnya menyerah dan beralih menggunakan susu formula. ASI sangat penting untuk untuk mempengaruhi tumbuh kembang bayi termasuk perkembangan mental emosional melalui kelekatan yang terbentuk saat menyusui. Penelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran tentang pengalaman menyusui ibu yang menjalani long distance marriage. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Jumlah informan tiga orang ibu menyusui yang berada di wilayah Kecamatan Tegal Barat. Hasil wawancara pada informan didapatkan informasi tentang berbagai perasaan, persepsi, pemahaman dan pengetahuan ibu tentang menyusui, motivasi menyusui, bagaimana praktik menyusui secara eksklusif, hambatan-hambatan yang ditemukan dan dukungan yang diharapkan selama ibu menjalani long distance marriage. Dengan informasi ini dapat dijadikan acuan bagi peneliti di dalam memberikan konseling menyusui bagi ibu yang menjalani long distance marriage mulai dari antenatal sampai postnatal. Bagi pemerintah dapat digunakan sebagai bahan evaluasi keberhasilan program menyusui sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan cakupan pemberian ASI secara eksklusif pada bayi untuk mencapai pertumbuhan perkembangan dan kesehatan optimal di Wilayah Kecamatan Tegal Barat
PENGARUH PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN PERILAKU PACARAN GENERASI Z DIMASA PANDEMI COVID 19 PADA MAHASISWA POLITEKNIK HARAPAN BERSAMA Umi Baroroh; Ilma Ratih Zukrufiana; Meyliya Qudriani
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 12 No 2 (2021)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v12i2.305

Abstract

Generasi Z yang lahir pada tahun 1995 – 2010, merupakan generasi yang paling muda yang baru memasuki angkatan kerja. Generasi ini biasanya disebut dengan generasi internet. Generasi Z lebih banyak berhubungan sosial lewat dunia maya, sehingga informasi yang di dapatkan tidak terbatas. Salah satu dampak dari pandemic ini adalah kurangnya informasi pendidikan yang benar khususnya mengenai pengetahuan kesehatan reproduksi dari guru maupun dari pelayanan kesehatan, tetapi dengan mudah tersaji video-video asusila di media social yang saat ini banyak dijadikan contoh anak-anak generasi Z. Hal ini mendasari peneliti untuk mengambil judul penelitian Pengaruh Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Dengan Perilaku Pacaran Generasi Z Dimasa Pandemi Covid 19 Pada Mahasiswa. Alasan memilih mahasiswa Politeknik Harapan Bersama yaitu mahasiswa belum pernah terpapar penyuluhan pendidikan kesehatan tentang kesehatan reproduksi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif non ksperimen yang bersifat deskriptif, dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah crosss sectional. Dengan populasi Mahasiswa Politeknik Harapan Bersama (PHB) Tingkat II, sejumlah 1356 mahasiswa, dan alat ukur yang digunakan yaitu kuesioner. Analisis yang digunakan uji chi square dengan ketentuan pengambilan keputusan adalah Ho ditolak dan Ha diterima jika t hitung yang dihasilkan lebih besar dari t tabel dengan taraf signifikasi 95%, batas kemaknaan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan sebagian besar memiliki tingkat pengetahuan baik 164 responden (74.9%) serta Sebagian besar responden memiliki perilaku baik 155 responden (70.78%). Pada analisis bivariate didapatkan hasil tingkat signifikansi 0,032 (P < 0,05). Sehingga disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku pacaran generasi z dimasa pandemi Covid 19 pada mahasiswa Politeknik Harapan Bersama.
Pengaruh Kelas Balita Girang terhadap Peningkatan Status Gizi pada Balita Gizi Kurang, Buruk Dan Stunting Nilatul Izah; Meyliya Qudriani; Laduniyah Furqoni
JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jumantik.v7i4.12547

Abstract

The fulfillment of proper, complete and balanced nutrition in infants under the age of five years (toddlers) can have an influence on the growth and development of children as a whole. The most common problem related to the fulfillment of toddler nutrition is the lack of protein energy. Classification in toddlers includes: stunting (short body), thin, and poor nutrition. This study is a quantitative study with the aim of knowing the effect of the class of excited toddlers on the incidence of stunting in the Kramat Village area, Tegal Regency, the approach used in this study was Cross Sectional. The population in this study were all children under five, whether or not participating in the class activities of happy toddlers in the Kramat Public Health Center, Tegal Regency. The samples in this study were 64 people/toddlers. The results showed that the incidence of stunting decreased after the activity of the happy toddler class, based on the t test results showed that there was an influence between the excited toddler class and stunting status in toddlers with a p value of 0.009.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN SUAMI MENGENAI ASI EKSKLUSIF DENGAN PENERAPAN BREASTFEEDING FATHER DI KELURAHAN PESURUNGAN LOR KECAMATAN MARGADANA TAHUN 2015 Novi Anding Suciati; Meyliya Qudriani; Umi Baroroh
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v4i2.306

Abstract

ASI merupakan satu-satunya makanan yang sempurna dan terbaik bagi bayi karena mengandung unsur-unsurgizi yang dibutuhkan oleh bayi untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi guna mencapai pertumbuhan danperkembangan bayi yang optimal. Pemberian ASI eksklusif bukan hanya situasional namun juga merupakan isuglobal. Rancangan dan jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan deskriptif, jenis data ada 2 yaitu dataprimer dan data sekunder, data primer dikumpulkan melalui pengisian lembar kuesioner serta data sekunderdengan kajian terhadap sumber atau reverensi yang relevan, sedangkan jumlah sampel yang digunakan adalah 33responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebagian besar responden memliki tingkat pengetahuanrendah tentang ASI Eksklusif yaitu 21 responden (64%), pengetahuan suami mengenai konsep ASI Eksklusifsebagian besar memiliki pengetahuan rendah yaitu 18 responden (55%), pengetahuan suami mengenai perawatanpayudara sebagian 30 (70%) besar memiliki pengetahuan rendah, pengetahuan suami mengenai nutrisi ibumenyusui sebagian besar 18 responden (55%) memiliki pengetahuan rendah. Tidak terdapat hubungan antaratingkat pengetahuan suamimengenai ASI eksklusif dengan penerapan breastfeeding father. Hasil uji statistikdengan menggunakan uji Chi Square menunjukkan P value 0,275 ≥ α0,05, ini berarti Ho gagal ditolak.Kata kunci : Pengetahuan Suami, Dukungan, ASI Eksklusif
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN SUAMI MENGENAI ASI EKSKLUSIF DENGAN PENERAPAN BREASTFEEDING FATHER DI KELURAHAN PESURUNGAN LOR KECAMATAN MARGADANA TAHUN 2015 Novi Anding Suciati; Meyliya Qudriani; Umi Baroroh
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v4i2.306

Abstract

ASI merupakan satu-satunya makanan yang sempurna dan terbaik bagi bayi karena mengandung unsur-unsurgizi yang dibutuhkan oleh bayi untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi guna mencapai pertumbuhan danperkembangan bayi yang optimal. Pemberian ASI eksklusif bukan hanya situasional namun juga merupakan isuglobal. Rancangan dan jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan deskriptif, jenis data ada 2 yaitu dataprimer dan data sekunder, data primer dikumpulkan melalui pengisian lembar kuesioner serta data sekunderdengan kajian terhadap sumber atau reverensi yang relevan, sedangkan jumlah sampel yang digunakan adalah 33responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebagian besar responden memliki tingkat pengetahuanrendah tentang ASI Eksklusif yaitu 21 responden (64%), pengetahuan suami mengenai konsep ASI Eksklusifsebagian besar memiliki pengetahuan rendah yaitu 18 responden (55%), pengetahuan suami mengenai perawatanpayudara sebagian 30 (70%) besar memiliki pengetahuan rendah, pengetahuan suami mengenai nutrisi ibumenyusui sebagian besar 18 responden (55%) memiliki pengetahuan rendah. Tidak terdapat hubungan antaratingkat pengetahuan suamimengenai ASI eksklusif dengan penerapan breastfeeding father. Hasil uji statistikdengan menggunakan uji Chi Square menunjukkan P value 0,275 ≥ α0,05, ini berarti Ho gagal ditolak.Kata kunci : Pengetahuan Suami, Dukungan, ASI Eksklusif
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI KELAS VII TENTANG PERUBAHAN FISIK DENGAN SIKAP PADA MASA PUBERTAS DI SMP N 19 KOTA TEGAL TAHUN 2015 Siti Khusnul Khotimah; Edy Sucipto; Meyliya Qudriani
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v5i1.301

Abstract

Masa remaja adalah masa transisi yang ditandai oleh adanya perubahan fisik, emosi dan psikis. Pubertas merupakan masa peralihan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa. Perlu akan adanya pengertian, bimbingan dan dukungan dari lingkungan di sekitarnya, agar terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang sehat, tidak merasa gelisah dan cemas dalam menghadapi berbagai perubahan fisik yang terjadi pada remaja. Penelitian inii bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan remaja putri kelas VII tentang perubahan fisik dengan sikap pada masa pubertas di SMP N 19 Kota Tegal Tahun 2015. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Cross Sectional dan jenis penelitian berupa analitik dengan analisa univariat dan bivariat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri kelas VII di SMP N 19 Kota Tegal Tahun 2015 yaitu 146 siswi, dan sampel yang digunakan yaitu 60 responden  dengan teknik  Propotionate Stratified Random Sampling. Hasil penelitian analisa univariat didapatkan karakteristik terbesar responden berusia 13 tahun (70%), karakteristik status ekonomi pendapatan UMR ( Rp.1.206.000) sebanyak (43,3%), sedangkan tingkat pengetahuan baik (71,7%) dan sikap positif (75%). Hasil analisa bivariat dengan uji Chi Square dengan dk= 2 dan taraf signifikansi 5% menunjukan bahwa X2 hitung X2 tabel (51,704 5,99) dan nilai korelasi p value 0,00 α= 0,05 yaitu Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan remaja putri dengan sikap terhadap perubahan fisik masa pubertas. Kata Kunci   : Pengetahuan, Sikap, Perubahan Fisik, Pubertas 
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI KELAS VII TENTANG PERUBAHAN FISIK DENGAN SIKAP PADA MASA PUBERTAS DI SMP N 19 KOTA TEGAL TAHUN 2015 Siti Khusnul Khotimah; Edy Sucipto; Meyliya Qudriani
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v5i1.301

Abstract

Masa remaja adalah masa transisi yang ditandai oleh adanya perubahan fisik, emosi dan psikis. Pubertas merupakan masa peralihan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa. Perlu akan adanya pengertian, bimbingan dan dukungan dari lingkungan di sekitarnya, agar terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang sehat, tidak merasa gelisah dan cemas dalam menghadapi berbagai perubahan fisik yang terjadi pada remaja. Penelitian inii bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan remaja putri kelas VII tentang perubahan fisik dengan sikap pada masa pubertas di SMP N 19 Kota Tegal Tahun 2015. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Cross Sectional dan jenis penelitian berupa analitik dengan analisa univariat dan bivariat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri kelas VII di SMP N 19 Kota Tegal Tahun 2015 yaitu 146 siswi, dan sampel yang digunakan yaitu 60 responden  dengan teknik  Propotionate Stratified Random Sampling. Hasil penelitian analisa univariat didapatkan karakteristik terbesar responden berusia 13 tahun (70%), karakteristik status ekonomi pendapatan UMR ( Rp.1.206.000) sebanyak (43,3%), sedangkan tingkat pengetahuan baik (71,7%) dan sikap positif (75%). Hasil analisa bivariat dengan uji Chi Square dengan dk= 2 dan taraf signifikansi 5% menunjukan bahwa X2 hitung X2 tabel (51,704 5,99) dan nilai korelasi p value 0,00 α= 0,05 yaitu Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan remaja putri dengan sikap terhadap perubahan fisik masa pubertas. Kata Kunci   : Pengetahuan, Sikap, Perubahan Fisik, Pubertas 
Upaya Promotif Kesehatan Remaja Dengan Menjadi Generasi BTS (Baik Terencana Selalu) Di SMA Pusponegoro Meyliya Qudriani; Seventina Nurul Hidayah; Ilma Ratih Zukrufiana
Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Februari : Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/jipm-nalanda.v2i1.879

Abstract

Adolescence is a stage of human growth and development that occurs after childhood and before adulthood. Adolescents are a group that is always assumed to be in good health even though many teenagers die prematurely which can result from attempted suicide, violence, pregnancy that has complications that can actually be prevented or treated. In Adolescent Reproductive Health, Adolescents will face various complex problems related to physical changes, nutritional adequacy, psychosocial development, emotions and intelligence which ultimately lead to conflicts within themselves which then affect their health. The purpose of this community service activity is to increase knowledge about proper adolescent health, increase knowledge about early marriage, pre-marital sex and drugs, increase knowledge about BTS youth (Good Planned Always) and prepare as a generation that can continue higher education, work and work. , save and equip themselves with life skills. The implementation of this Community Service activity was carried out at Pusponegoro Vocational School with the target of class XII teenagers. The method used in the implementation of this activity is counseling which begins with measuring the knowledge of participants by filling out a questionnaire about knowledge of adolescent reproductive health and its problems. This community service activity was carried out based on the results of the analysis through interviews and observations with partners, namely Pusponegoro Vocational School. Based on the analysis, it was identified that there were several problems faced by partners, one of which was the lack of understanding of adolescent reproductive health. This service activity is a solution to increase adolescent knowledge, especially class XII students of SMK Pusponegoro regarding reproductive health and its problems.
Presentasi Bokong dan Kek : (Studi Kasus Terhadap Ny S di Puskesmas Lebaksiu Kabupaten Tegal) Afidatul Awaliyah; Nora Rahmanindar; Meyliya Qudriani
Protein : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan.  Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Protein: Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/protein.v2i3.574

Abstract

The Maternal Mortality Rate (MMR) in Tegal Regency in 2022 reached a high number, namely 27 cases, 13 of which occurred during the postpartum period, 10 cases during pregnancy, 4 cases during childbirth. Based on data obtained from the Lebaksiu Community Health Center from September to October 2023, there were no maternal and infant deaths. The number of pregnant women at high risk was 115 cases. These include pregnant women with breech presentation, Chronic Energy Deficiency (CED), age < 20 years, age > 35 years, child spacing < 2, history of CS, TB < 145 cm, HBSAg (+), HIV (+), anemia, history asthma, grand multipara, history of abortion, history of PEB and syphilis (+). The aim of this study was to examine obstetric cases with breech presentation and CED. This research uses a case study approach. The research subject was pregnant mother Mrs. S is 24 years old with breech presentation and CED. Data was taken from September to November 2023. Data was taken using interviews, observation and documentation, the results during the subject's pregnancy were successful in making the pregnancy normal. However, during labor, fetal hypoxia was experienced, so collaboration was carried out with the doctor, after management was carried out according to the doctor's advice, the fetal condition was normal and a SC delivery was carried out. During the postpartum period and the newborn is in normal and healthy condition. Suggestion: it is hoped that if a similar case is found there needs to be collaboration with doctors during pregnancy until postpartum, apart from that it is necessary to involve the family during pregnancy until postpartum.
PENGALAMAN MENYUSUI EKSKLUSIF PADA IBU YANG MENJALANI LONG DISTANCE MARIAGE DI KECAMATAN TEGAL BARAT KOTA TEGAL Seventina Nurul Hidayah; Ulfatul Latifah; Meyliya Qudriani
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 9 No 2 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama pemberian ASI banyak alasan yang disampaikan ibu untuk tidak menyusui bayinya diantaranya ibu yang menjalani long distance marriage dikarenakan suami bekerja, membuat ibu merasa berjuang sendiri dan akhirnya menyerah dan beralih menggunakan susu formula. ASI sangat penting untuk untuk mempengaruhi tumbuh kembang bayi termasuk perkembangan mental emosional melalui kelekatan yang terbentuk saat menyusui. Penelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran tentang pengalaman menyusui ibu yang menjalani long distance marriage. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Jumlah informan tiga orang ibu menyusui yang berada di wilayah Kecamatan Tegal Barat. Hasil wawancara pada informan didapatkan informasi tentang berbagai perasaan, persepsi, pemahaman dan pengetahuan ibu tentang menyusui, motivasi menyusui, bagaimana praktik menyusui secara eksklusif, hambatan-hambatan yang ditemukan dan dukungan yang diharapkan selama ibu menjalani long distance marriage. Dengan informasi ini dapat dijadikan acuan bagi peneliti di dalam memberikan konseling menyusui bagi ibu yang menjalani long distance marriage mulai dari antenatal sampai postnatal. Bagi pemerintah dapat digunakan sebagai bahan evaluasi keberhasilan program menyusui sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan cakupan pemberian ASI secara eksklusif pada bayi untuk mencapai pertumbuhan perkembangan dan kesehatan optimal di Wilayah Kecamatan Tegal Barat