Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PROGRAM PEMBERDAYAAN SISWA DALAM LITERASI KEBENCANAAN MELALUI EDUKASI MITIGASI BENCANA BERBASIS KOLABORATIF Nurhayati; Icha Untari Meidji; Muh. Fachrul Latief
Jurnal Pengabdian Rekayasa Sistem Vol 4 No 1 (2026): Edisi 7
Publisher : Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jpres.v4i1.7155

Abstract

Program pemberdayaan siswa dalam literasi kebencanaan melalui edukasi mitigasi bencana berbasis kolaboratif di SMPN 1 Bolango Selatan dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan siswa dalam menghadapi potensi bencana di wilayah yang memiliki kerentanan tinggi. Program ini dirancang melalui empat tahapan utama, yaitu analisis kebutuhan dan pemetaan risiko, pembelajaran partisipatif berbasis kelas, pelatihan serta simulasi respons darurat. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan, keterampilan teknis, dan sikap kesiapsiagaan siswa. Siswa mampu mengenali tanda-tanda awal bencana, memahami jalur evakuasi, melakukan tindakan mitigasi sederhana, serta melaksanakan pertolongan pertama dasar. Pendekatan kolaboratif terbukti efektif dalam menghadirkan pengalaman belajar autentik melalui interaksi langsung dengan praktisi kebencanaan dan lingkungan nyata. Program ini juga mendorong terbentuknya budaya sadar bencana di lingkungan sekolah, serta membuka peluang replikasi di sekolah lain yang memiliki risiko bencana serupa. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi pada peningkatan ketangguhan sekolah dan masyarakat melalui pemberdayaan siswa sebagai agen kesiapsiagaan bencana.
Teknik Pembuatan Paving Block Berbasis Sedimen Danau Limboto dengan Penguat Biochar Sekam Padi Yulistiana Datu; Raghel Yunginger; Andi Indra Wulan Sari Ramadani; Indriati Martha Patuti; Muh. Fachrul Latief; Nurfitri Abdul Gafur; Mulis Ali
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8361

Abstract

Danau Limboto mengalami permasalahan sedimentasi yang signifikan akibat erosi daerah aliran sungai (DAS). Sedimen Danau Limboto (SDL) yang terakumulasi di dasar danau berupa material lempung halus yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan teknik pembuatan paving block berbasis Sedimen Danau Limboto (SDL) dengan penambahan biochar sekam padi 5%, 7,5% dan 10%. Tahapan penelitian meliputi pengambilan dan pengolahan sedimen, proses pirolisis sekam padi menjadi biochar, pencampuran, pencetakan paving block, serta perawatan paving block. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kuat tekan tertinggi diperoleh Formula 3 dengan variasi biochar 5% yaitu sebesar 7,25 MPa. Hal tersebut menunjukan bahwa Sedimen Danau Limboto (SDL) berpotensi digunakan sebagai bahan alternatif paving block, sedangkan biochar sekam padi berkontribusi terhadap karakteristik material yang lebih ramah lingkungan dan berpori. Teknik pembuatan yang tepat berpengaruh signifikan terhadap mutu paving block yang dihasilkan.
Kinerja Serat Ijuk sebagai Tutupan Permukaan Tanah untuk Pengendalian Erosi pada Lereng Pegunungan di Lahan Tanam Jagung Fikri Maulana Ntobuo; Muhammad Jahja; Muh. Fachrul Latief; Fitryane Lihawa; Meilan Demulawa; Dewa Gede Eka Setiawan
JURNAL RISET RUMPUN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus : JURRIMIPA: Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrimipa.v5i2.9074

Abstract

Soil erosion is a major problem on sloping land that can reduce soil fertility and agricultural productivity. This study aims to analyze the effectiveness of palm fiber (ijuk) nets and corn plants in controlling soil erosion on land with a slope of approximately 57° in Bina Jaya Village, Tolangohula District, Gorontalo Regency. The method used was a field experiment with three treatments: Plot I (ijuk net + corn), Plot II (ijuk net), and Plot III (without treatment). The observed data included rainfall, soil erosion mass, and corn growth used to calculate the Leaf Area Index (LAI). The results showed that Plot I produced the lowest soil erosion (16.8 kg), followed by Plot II (23.7 kg), and Plot III (84.5 kg). Rainfall had a direct influence on increasing soil erosion, especially on untreated land. Increasing LAI values contributed to reducing erosion by improving soil cover and reducing runoff. The effectiveness of the ijuk net reached 80.1% when combined with vegetation and 71.9% without vegetation. Therefore, the combination of ijuk net and corn plants is proven to be an effective, simple, economical, and sustainable soil conservation method for sloping land.