Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementasi Program Rehabilitasi Sosial di Rumah Perlindungan Sosial Kota Medan Wahyu Mei Lani; Agus Suriadi
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i2.1555

Abstract

Permasalahan sosial perkotaan seperti gelandangan, pengemis, anak jalanan, dan lansia terlantar memerlukan intervensi kebijakan yang tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga berorientasi pada rehabilitasi sosial yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Rehabilitasi Sosial di Rumah Perlindungan Sosial (RPS) Kota Medan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitasnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, serta teori implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn (1975). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program telah berjalan pada aspek perlindungan sementara, pemenuhan kebutuhan dasar, dan penanganan awal penerima manfaat, namun belum optimal pada tahap rehabilitasi berkelanjutan. Temuan empiris menunjukkan adanya keterbatasan sumber daya manusia profesional, belum tersedianya program pelatihan keterampilan yang sistematis, lemahnya monitoring pascarehabilitasi, serta belum optimalnya koordinasi lintas sektor. Kondisi ini menyebabkan penerima manfaat berpotensi kembali pada kondisi kerentanan sosial. Penelitian ini berkontribusi menegaskan pentingnya integrasi kapasitas sumber daya, penguatan monitoring berkelanjutan, dan pengembangan pemberdayaan ekonomi sebagai faktor kunci dalam keberhasilan implementasi kebijakan rehabilitasi sosial di tingkat daerah.
Implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) Oleh PT. Pertamina di Kota Medan Terhadap Penanganan Stunting Mahdiah Nadiyasah; Agus Suriadi
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i2.1557

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan serius di Kota Medan, terutama di wilayah Medan Belawan dan Medan Labuhan yang menunjukkan angka kejadian relatif tinggi. Kondisi ini mendorong perlunya kolaborasi lintas sektor, termasuk keterlibatan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi CSR PT Pertamina (Persero) dalam penanganan stunting melalui program BAAS (Bapak Asuh Anak Stunting). Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan berdasarkan model implementasi kebijakan yang mencakup organization, interpretation, dan application. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program CSR telah berjalan secara sistematis melalui kegiatan edukasi gizi, pemberian makanan tambahan (PMT), serta pemantauan tumbuh kembang balita. Temuan lapangan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi posyandu hingga sekitar 60–70% pada wilayah yang aktif menerima intervensi program, serta peningkatan pengetahuan gizi orang tua berdasarkan hasil wawancara kader kesehatan. Namun, efektivitas program belum merata, terutama di wilayah dengan modal sosial rendah seperti Medan Belawan. Perbedaan ini dipengaruhi oleh faktor koordinasi stakeholder, kepemimpinan lokal, dan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Kesimpulannya, CSR PT Pertamina berkontribusi signifikan dalam mendukung penurunan stunting, tetapi masih diperlukan penguatan koordinasi lintas sektor dan pendekatan berbasis wilayah untuk meningkatkan efektivitas program secara berkelanjutan. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan model implementasi CSR berbasis kesehatan dengan pendekatan sosial-spasial di tingkat lokal.