Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Menjaga Perpustakaan Tetap Hidup: Peran Praktik Kerja Lapangan dalam Aktivitas Harian di Perpustakaan Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar Azizah, Nur; Nasrullah; Fadia, Ifda Firdha; Rusli, Nurfadilah; Syamsi, Nur; Nurfaidah
Jurnal Abdidas Vol. 5 No. 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v5i6.1042

Abstract

Perpustakaan modern tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi juga sebagai pusat sumber daya digital. Dalam menghadapi tantangan di era digital, perpustakaan perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan pengguna. Pustakawan pun dituntut untuk memiliki keterampilan dalam mengelola data digital dan memberikan layanan berbasis teknologi. Salah satu upaya pengembangan kompetensi pustakawan adalah melalui program Praktik Kerja Lapangan (PKL), yang melibatkan mahasiswa dalam kegiatan pengelolaan perpustakaan. Artikel ini mengevaluasi kontribusi program PKL di Perpustakaan Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar, termasuk dalam hal peningkatan layanan dan manajemen perpustakaan. Dengan pelaksanaan PKL, perpustakaan mendapatkan ide-ide segar, sementara mahasiswa memperoleh pengalaman praktis yang berharga. Evaluasi ini menunjukkan bahwa PKL memberikan manfaat bagi perpustakaan, pustakawan, dan mahasiswa dalam menghadapi tantangan modernisasi layanan perpustakaan.
Hubungan Konsumsi Fast Food dengan Obesitas pada Remaja di SMA Negeri 5 Makassar Nurfaidah; Asikin, Abdul Malik; Alimuddin, Hadijah; Alam, Nur
Al GIZZAI: PUBLIC HEALTH NUTRITION JOURNAL Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/algizzai.v5i1.54224

Abstract

Adolescent obesity is increasing in Indonesia due to lifestyle changes, low physical activity, and high consumption of fast food influenced by social media promotions. This study aims to analyze the relationship between fast food consumption habits and physical activity with obesity among adolescents at SMA Negeri 5 Makassar. This study employs a cross-sectional design with a descriptive-analytical method. The sample consists of 87 students selected through proportional random sampling. Data were obtained through anthropometric measurements and questionnaires on fast food consumption and physical activity, then analyzed using bivariate statistical tests with SPSS version 12 at a 95% confidence level (α=0.05). The results showed that out of 87 respondents, 12 students (13.8%) were obese, while 75 students (86.2%) were not obese. Most respondents had a high fast food consumption pattern (65.5%), and statistical analysis indicated a significant relationship between fast food consumption frequency and obesity (p<0.05). Moreover, low physical activity was also correlated with an increased prevalence of obesity. The conclusion of this study is that high fast food consumption and low physical activity contribute to obesity among adolescents. These findings highlight the importance of nutritional education and the promotion of a healthy lifestyle among adolescents as a preventive measure against obesity. Key words: Obesity, Adolescents, Fast Food
Nilai-Nilai Kecerdasan Emosional dalam Humor Nasrudin Hoja Nurmiati; Nurfaidah; Rahmiati
Jurnal Edukasi Vol 13 No 1 (2025): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v13i1.2932

Abstract

Artikel ini membahas nilai-nilai kecerdasan emosional yang terkandung dalam humor Nasrudin Hoja, seorang tokoh sufi yang terkenal dengan kebijaksanaannya. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis berbagai kisah humor Nasrudin yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengandung pelajaran berharga tentang pengelolaan emosi, empati, dan keterampilan sosial. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber, termasuk buku, artikel ilmiah, dan video. Hasil analisis menunjukkan bahwa humor Nasrudin Hoja mencerminkan aspek-aspek kecerdasan emosional yang penting, seperti kesadaran diri, pengaturan diri, dan motivasi. Dengan memahami nilai-nilai ini, pembaca diharapkan dapat mengenali pentingnya kecerdasan emosional dalam kehidupan sehari-hari dan bagaimana humor dapat menjadi alat yang efektif untuk mengelola emosi serta membangun hubungan sosial yang harmonis
Edukasi Media Kalender Untuk Pencegahan Kekurangan Energi Kronik Pada Ibu Hamil Asikin, Abdul Malik; Dzulkifli, Andi Muhammad; Nurfaidah; Alam, Nur; Rahman, Sugirah Nour
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/lajpm.v2i2.207

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) merupakan kondisi kekurangan gizi yang berlangsung sejak lama sehingga mengakibatkan tidak terpenuhinya kebutuhan zat gizi ibu hamil. Faktor-faktor yang mempengaruhi kekurangan energi kronik antara lain yaitu asupan makanan, umur, beban kerja ibu hamil, penyakit atau infeksi. Upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya KEK pada ibu hamil adalah dengan melakukan edukasi ibu hamil dan memberikan makanan tambahan, melalui edukasi diharapkan terjadinya peningkatan pengetahuan ibu, perubahan sikap dan perilaku ibu tentang gizi dan konseling ibu hamil yang berisiko. Tujuan kegiatan ini ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan kekurangan energi kronik melalui edukasi mengenai faktor risiko, gejala, komplikasi, pencegahan, pentingnya pola makan sehat dan pemeriksaan rutin, serta mendorong penerapan gaya hidup sehat Metode yang digunakan dalam kegiatan ini  dengan mengunakan edukasi dan informasi tentang KEK dalam bentuk kalender edukasi untuk proses penyuluhan. Hasil kegiatan pemberian edukasi kepada ibu hamil menunjukan adanya peningkatan yang signifikan dalam tingkat pengetahuan mereka tentang kekurangan energi kronik. Data yang diperoleh dari pre-test dan post-test mengindikasikan bahwa setelah edukasi, ibu hamil memiliki pengetahuan  yang lebih baik mengenai pentingnya pencegahan kekurangan energi kronik pada ibu hamil Kata Kunci : Edukasi, Ibu Hamil, Kekurangan Energi Kronik.  
Efek Kombinasi Jus Pepaya dan Edukasi Gizi terhadap IMT pada Remaja Obesitas di Makassar: Studi Quasi-Experimental Nurfaidah; Abdul Malik Asikin; Hadijah Alimuddin; Nur Alam
Al GIZZAI: PUBLIC HEALTH NUTRITION JOURNAL Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/algizzai.v5i2.58447

Abstract

Pendahuluan: Obesitas pada remaja masih menjadi salah satu masalah kesehatan global yang mendesak, sehingga diperlukan intervensi yang efektif dan berbasis bukti ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh konsumsi jus pepaya (Carica papaya) yang dikombinasikan dengan edukasi gizi terhadap Indeks Massa Tubuh (IMT) pada remaja dengan kelebihan berat badan, dibandingkan dengan intervensi edukasi gizi saja. Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain Quasi-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest kelompok kontrol, melibatkan 60 siswa dengan kelebihan berat badan yang dibagi secara merata ke dalam dua kelompok: kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi memperoleh perlakuan berupa jus pepaya dan edukasi gizi, sedangkan kelompok kontrol hanya menerima edukasi gizi. Intervensi dilakukan selama 25 hari, dan perubahan IMT dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney karena data tidak terdistribusi normal Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan IMT yang signifikan dalam masing-masing kelompok (rata-rata penurunan IMT pada kelompok intervensi sebesar 0,07 (p = 0,027), sedangkan pada kelompok kontrol sebesar 0,05 (p = 0,043)). Namun, tidak ditemukan perbedaan signifikan antar kelompok (p = 0,176). Kesimpulan: Meskipun demikian, hasil ini menunjukkan bahwa edukasi gizi memiliki pengaruh signifikan terhadap penurunan IMT, sedangkan tambahan jus pepaya belum menunjukkan dampak signifikan dalam jangka pendek. Studi lanjutan dengan durasi yang lebih panjang dan indikator yang lebih luas diperlukan untuk memperkuat temuan ini.
Pengukuran dan Penilaian Status Gizi Pada Anak Usia Sekolah Di SDN 145 Inpres Bayowa, Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar Nur Alam; Ishak Bachtiar; Guruh Amir Putra; Nurfaidah; Hadijah Alimuddin
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.11896

Abstract

Siswa di tingkat sekolah dasar berada dalam tahap tumbuh dan perkembangan yang sangat memerlukan perhatian, terutama terkait dengan status gizi. Asupan gizi yang optimal, terkhusus selama masa sekolah dasar, sangat krusial untuk mendukung kemampuan konsentrasi, daya ingat, dan kemampuan anak dalam mengikuti proses belajar di sekolah. Zat gizi perlu dikonsumsi dalam jumlah yang tepat serta sesuai dengan kebutuhan tubuh sehingga dapat berfungsi dengan baik di dalam tubuh. Kegiatan ini bertujuan untuk menilai status gizi siswa SDN 145 Bongaya dengan menggunakan metode pengukuran antropometri berdasarkan IMT/U dengan jumlah siswa 21 orang. Hasil analisis menjukkan sebanyak 66,67% sisw dengan status gizi baik, kemudian terdapat 23,81% siswa dengan status gizi kurang serta 9,5% dengan status gizi lebih. Dapat di simpulkan mayoritas status gizi siswa berada pada kategori baik. Namun masih ada beberapa siswa yang mengalami masalah gizi, baik pada status gizi kurang maupun gizi lebih. Deteksi dan intervensi dini dapat dijadikan langkah awal dalam pencegahan dampak buruk masalah gizi khusunya terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak.
Mapping Potential Fishing Zones for Skipjack Tuna (Katsuwonus pelamis) Using Satellite Imagery Angraeni, Angraeni; Sora Datu, Syeqido; Nurfaidah; Rahmatang
Journal of Fish Health Vol. 4 No. 4 (2024): Journal of Fish Health
Publisher : Aquaculture Department, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jfh.v4i4.5823

Abstract

Fisheries are an important economic sector for many countries, including Indonesia. Bone Bay has high potential for skipjack (Katsuwonus pelamis) fishing. This study aims to map potential skipjack fishing zones in Bone Bay and analyze the relationship between sea surface temperature, salinity, and chlorophyll-a concentration with the catch of these fish. Using quantitative methods and probability sampling techniques, primary data were obtained through direct observation of fishing activities using the pole and line method, while secondary data were obtained from satellite images downloaded from the Oceancolor website. The results showed that the potential zones for skipjack fishing are located at coordinates 3o0’0”LS-4o30’0”LS and 120o30’0”BT-121o0’0” BT. The findings are expected to help stakeholders make strategic decisions for more effective and susstainable fisheries management.
Pemanfaatan Media Edukasi Kotak Bekal Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Balita Mengenai Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Minasa Upa Irma; Kasmad, Rachmat; Deayu Putri, Mahendri; Nurfaidah
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan Stunting di Indonesia merupakan permasalahan yang telah menjadi perhatian nasional. Hasil SSGI 2024 mencatat prevalensi stunting nasional sebesar 19,8% pada tahun 2024. Hal ini menunjukkan bahwa permasalahan stunting pada balita masih cukup tinggi dan perlu mendapat perhatian khusus. Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai pencegahan stunting melalui pemanfaatan media edukasi kotak bekal di wilayah kerja Puskesmas Minasa Upa. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan berbasis ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan penggunaan kotak bekal sebagai alat bantu visual yang memudahkan pemahaman ibu balita. Setelah kegiatan penyuluhan, dilakukan monitoring atau evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dengan media kotak bekal memiliki pengaruh dalam meningkatkan pengetahuan ibu mengenai gizi seimbang dalam mencegah dan menangani stunting. Kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif dalam mengurangi permasalahan gizi pada kelompok balita di wilayah kerja puskesmas Minasa Upa. Selain meningkatkan pengetahuan, kegiatan ini juga mendorong perubahan perilaku dalam penyediaan makanan sehat bagi anak-anak dan meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya pencegahan stunting sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Ke depannya, ibu-ibu diharapkan menjadi agen perubahan di lingkungannya, menerapkan prinsip gizi seimbang dalam keluarga, dan menyebarluaskan informasi pencegahan stunting kepada masyarakat sekitar.
Edukasi Media Video Animasi Untuk Peningkatan Pengetahuan Ibu Terkait MP-ASI. Asikin, Abdul Malik; Nurfaidah; Dzulkifli, Andi Muhammad; Alam, Nur; Sanrebayu
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1: LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/lajpm.v3i1.303

Abstract

Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) adalah jenis makanan atau minuman yang disajikan untuk bayi di samping Air Susu Ibu (ASI), yang diberikan secara bersamaan saat pengenalan ASI selama fase penyapihan. Di saat bayi mencapai usia 6 bulan, memenuhi kebutuhan gizi, baik makronutrien maupun mikronutrien, hanya dengan ASI tidak akan cukup. Oleh karena itu, pada usia tersebut, pemberian makanan lembut sebagai pelengkap ASI sangat disarankan. Jika pengenalan makanan padat ditunda, bisa muncul masalah dalam hal sensorik oral serta kekurangan gizi terkait tekstur dan jenis makanan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu tentang pemberian makanan pendamping ASI Hasil kegiatan pemberian edukasi kepada ibu hamil menunjukan 1. Terdapat peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan ibu tentang pemberian MPASI yang tepat setelah dilakukan edukasi. Hal ini terlihat dari hasil pre-test dan post-test, di mana persentase kategori “Sangat Baik” meningkat dari 30% menjadi 80%. Media edukasi berupa video animasi dan leaflet terbukti efektif dalam menyampaikan informasi karena menarik perhatian, mudah dipahami, dan mampu meningkatkan pemahaman responden