Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Edukasi Sistem Jaminan Halal dan Pengurusan Sertifikat Halal Bagi UMKM Tentang Rasa Annisa, Yulia; Muzaifa, Murna; Widayat, Heru Prono; Safriani, Novi
JURNAL PENGABDIAN MAHAKARYA MASYARAKAT INDONESIA Vol 1, No 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MAHAKARYA MASYARAKAT INDONESIA
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/pemasi.v1i1.30951

Abstract

Sertifikasi halal berfungsi untuk menghilangkan keraguan konsumen terhadap kehalalan produk makanan yang dihasilkan oleh pelaku usaha (produsen). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pelaku usaha mengenai sistem jaminan halal, serta mengedukasi pelaku usaha mengenai proses penyusunan dokumen Sistem Jaminan Halal dengan harapan dapat mendaftarkan usaha atau produknya untuk mendapatkan sertifikat halal. Mitra yang dilibatkan dalam kegiatan ini adalah UMKM Tentang Rasa yang beralamat di Jl. Teuku Nyak Arief, Darussalam, Banda Aceh. Untuk mengetahui tingkat pemahaman dan keberhasilan kegiatan pengabdian, dilakukan pretest dan posttest terhadap pelaku usaha sehingga dapat langsung diketahui pemahaman peserta terhadap materi pengabdian. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan setelah pengabdian diketahui bahwa pelaku usaha Tentang Rasa memiliki peningkatan pemahaman tentang sistem jaminan halal dengan menunjukkan keinginan untuk segera mendaftarkan unit usahanya agar bisa mendapatkan sertifikat halal.
PELATIHAN KETERAMPILAN DIGITAL SEBAGAI INSTRUMEN PENINGKATAN SMART PEOPLE DAN SMART LIVING DI WILAYAH PEDESAAN Annisa, Yulia; Darusman, Darusman; Hidayat, Rahmat
Jurnal Kommunity Online Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v5i2.42053

Abstract

Penelitian ini membahas pentingnya pelatihan keterampilan digital sebagai instrumen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (smart people) dan kualitas hidup (smart living) di wilayah pedesaan. Masalah utama yang dihadapi adalah kesenjangan digital antara desa dan kota, yang berpotensi menghambat peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah pelatihan keterampilan digital mampu menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Metode penelitian yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan analisis regresi multivariat untuk menguji hubungan antara keterampilan digital dengan peningkatan smart people dan smart living. Sampel penelitian terdiri dari 100 responden dari lima desa yang terlibat dalam program pelatihan keterampilan digital. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSS. Hasil penelitian bahwa keterampilan digital berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (smart people), seperti literasi digital, fotografi, dan pemanfaatan Internet of Things (IoT) untuk mendukung kegiatan ekonomi dan keseharian. Namun, pengaruhnya terhadap peningkatan kualitas hidup (smart living) lebih kecil, karena faktor lain seperti infrastruktur dan dukungan sosial turut memengaruhi keberhasilan penerapan teknologi, termasuk perbaikan infrastruktur dan dukungan lingkungan yang kondusif. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih holistik untuk mendukung transformasi digital di wilayah pedesaan.
PENDAMPING SOSIAL: KUNCI SUKSES BPNT BUNGARAYA Eprililawati, Tri Indah; Darusman, Darusman; Annisa, Yulia
Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat Vol 10, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jmm.v10i2.37975

Abstract

Peran pendamping sosial dalam Program Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) memiliki kontribusi yang signifikan dalam mendukung kelancaran program, meskipun dihadapkan pada berbagai kendala seperti terbatasnya akses data, birokrasi yang kompleks, dan evaluasi yang belum berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran pendamping sosial dalam mendampingi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendamping menjalankan peran strategis dalam tiga tahap: pendekatan awal, pengembangan komitmen, dan pemantapan hubungan. Peran pendamping mencerminkan fungsi sebagai fasilitator sosial dalam proses pemberdayaan masyarakat. Namun, keterbatasan sumber daya manusia dan pengkapasitasan pendamping masih menjadi hambatan utama dalam pelaksanaan peran tersebut secara optimal.
Measuring the Success of Smart Villages: Empowering Communities through Digital Skill Development Darusman; Annisa, Yulia; Putra Fahreza, Ilza
Prosperity: Journal of Society and Empowerment Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/prosperity.v5i2.23539

Abstract

This research is motivated by the digital divide between urban and rural areas in Riau Province, especially in the transformation of villages into Smart Villages. The focus is on measuring the impact of digital skills development on three pillars: Smart People, Smart Economy, and Smart Living. Using a quantitative survey method, data were collected from 80 respondents using the Quota Sampling technique in four villages in Kampar Regency that have participated in digital skills training since 2021. Multivariate regression analysis was conducted to examine the relationship between digital skills and access to employment, entrepreneurship, and quality of life. The results showed that digital skills training contributed positively to improving access to employment (Smart People). However, its impact is still influenced by other factors such as access to relevant job markets. In the Smart Economy aspect, although field observations showed an increase in local entrepreneurship, regression analysis indicated that digital skills had a very small impact on entrepreneurship improvement, likely due to more dominant factors such as technology and innovation. The conclusion of this study reveals that digital skills development has a positive impact on transforming villages into Smart Villages. Still, it requires better infrastructure support and broader community involvement to ensure equitable benefits.