Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar IPS Materi SDA dan Pemanfaatannya melalui Model Pembelajaran Inquiry Berbantuan Media Games Book di Kelas IV Sekolah Dasar Acep Saepul Rahmat; M Syarif Sumantri; Deasyanti Deasyanti
Indonesian Journal of Primary Education Vol 2, No 1 (2018): Indonesian Journal of Primary Education: June 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v2i1.11646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS meliputi tes hasil belajar dan keterampilan sosial melalui model pembelajaran  Inquiry  berbantuan media Games Book  pada siswa kelas IV SD Negeri Karamatjaya Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan  menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart.  Penelitian tindakan ini diakhiri dalam dua siklus. Hal ini didasarkan berdasar hasil penelitian pada siklus ke II mengalami peningkatan yang sangat signifikan, disertai dengan telah tercapainya kriteria keberhasilan tindakan. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, lembar observasi pengamatan perilaku dan dokumentasi. Hasil analisis data diperoleh bahwa aktivitas guru dan siswa meningkat setiap siklus. Rata–rata tes hasil belajar IPS pada pra tindakan  dengan nilai 70,45, siklus I dengan nilai 74.45 dan siklus II dengan nilai rata-rata 88. Persentase ketuntasan dari pra tindakan  sebesar 30% meningkat pada  siklus II  menjadi 100% tuntas dengan persentase peningkatan sebesar 70%.  Rata-rata hasil observasi pengamatan perilaku keterampilan sosial pada siklus II menunjukan terdapat peningkatan dan perubahan dari siklus I pertemuan pertama  dengan skor 8 atau 26,66%, siklus I pertemuan kedua dengan skor 11 atau    36,66%, siklus II pertemuan pertama 17 atau 56,66% , dan siklus II pertemuan kedua dengan skor rata-rata 25 atau 83,33%.  Persentase ketuntasan dari pra tindakan 0 atau 0% menjadi 18 orang yang  tuntas atau 90% tuntas  pada  siklus II pertemuan kedua dengan persentase peningkatan sebesar 90%. Hasil penelitian membuktikan bahwa model pembelajaran  Inquiry  dapat meningkatkan hasil belajar IPS materi Sumber Daya Alam dan Pemanfaatannya pada siswa kelas IV SD Negeri Karamatjaya Tasikmalaya.
Pengaruh Metode Scramble terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman dan Kecerdasan Interpersonal Siswa SD Dika Zuchdan Sumira; Deasyanti Deasyanti; Tuti Herawati
Indonesian Journal of Primary Education Vol 1, No 2 (2017): Indonesian Journal of Primary Education: December 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v1i2.9536

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan metode pembelajaran Scramble terhadap kemampuan membaca pemahaman dan kecerdasan interpersonal siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia  pada siswa kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian dilakukan di SDIT Segar Amanah Klender Jakarta Timur dengan sampel siswa  kelas IVA 28 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas IV B dengan sampel siswa 28 orang sebagai kelas kontrol yang dilaksanakan pada semester 1 tahun ajaran 2017/2018. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan random sampling. Teknik penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain quasi eksperimen. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar tes dan lembar observasi untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman kecerdasan interpersonal pada pembelajaran Bahasa Indonesia, dengan terlebih dahulu dilakukan pengujian validitas dan realibilitas serta Justivication expert dan uji norrmalitas dan homogenitas baik kelas eksperimen yang menggunakan metode pembelajaran Scramble ataupun kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran ekspositori. Hasil pengujian menunjukan bahwa kedua kelas berdistribusi normal serta menunjukan homogenitas kedua kelas tersebut homeogen. Hasil penelitian menunjukan kenaikan rata-rata kemampuan membaca pemahaman  kelas eksperimen dari 59,5 menjadi 86,5 sedangkan kelas Kontrol dari 60,5 menjadi 67,5, kecerdasan interpersonal rata-rata kelas eksperimen dari 55,5 menjadi 88,5 dan 57,5 menjadi 66 untuk kelas kontrol.  serta keefektifan proses pembelajaran apabila melihat rata-rata Normal Gain kelas eksperimen lebih tinggi  dibandingkan dengan kelas kontrol. Normal Gain kemampuan membaca pemahaman untuk kelas eksperimen mendapatkan nilai 0,68 dengan kategori cukup efektif, sementara kelas kontrol mendapatkan kategori tidak efektif dengan nilai 0,29. Normal Gain Kecerdasan interpersonal kelas eksperimen menunjukan nilai 0,76 dan kelas kontrol dengan Normal Gain sebesar 0,37. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan kemampuan membaca pemahaman dan kecerdasan interpersonal siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia  kelas eksperimen lebih baik daripada kemampuan membaca pemahaman dan kecerdasan interpersonal siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia  kelas kontrol.
Pengaruh Model Pembelajaran Inquiry Berbantuan Media Games Book terhadap Hasil Belajar IPS dan Keterampilan Sosial Siswa SD Acep Saepul Rahmat; M. Syarif Sumantri; Deasyanti Deasyanti
Indonesian Journal of Primary Education Vol 1, No 2 (2017): Indonesian Journal of Primary Education: December 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v1i2.10428

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Inquiry berbantuan media Games Book  terhadap kemampuan hasil belajar  IPS dan keterampilan sosial  siswa kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian dilakukan di SD Negeri Sukamanah 1 Kecamatan Cigalontang Tasikmalaya dengan sampel siswa  kelas IVA 30 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas IV B dengan sampel siswa 30 orang sebagai kelas kontrol yang dilaksanakan pada semester 1 tahun ajaran 2017/2018. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan random sampling. Teknik penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain quasi eksperimen. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar tes hasil belajar kognitif dan lembar observasi pengamatan  perilaku  untuk mengetahui keterampilan sosial siswa  pada saat proses  pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial, dengan terlebih dahulu dilakukan pengujian validitas dan realibilitas serta Justivication expert dan uji norrmalitas dan homogenitas baik kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Inquiry ataupun kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran ekspositori. Hasil pengujian menunjukan bahwa kedua kelas berdistribusi normal serta menunjukan homogenitas kedua kelas tersebut homeogen. Hasil penelitian menunjukan kenaikan rata-rata hasil belajar kognitif mata pelajaran IPS  kelas eksperimen dari 51,66 menjadi 82,83 sedangkan kelas Kontrol dari 54,83 menjadi 60,13. Adapun  aspek keterampilan sosial  menunjukan skor rata-rata kelas eksperimen dari 51  menjadi  dan 85 dari skor maksimal 120 dan keterampilan sosial untuk kelas kontrol memperoleh skor rata-rata dari 51,5 menjadi 59,5.  serta keefektifan proses pembelajaran apabila melihat rata-rata Normal Gain kelas eksperimen lebih tinggi  dibandingkan dengan kelas kontrol. Normal Gain hasil belajar kognitif  untuk kelas eksperimen mendapatkan nilai 0,79 dengan kategori cukup efektif, sementara kelas kontrol mendapatkan kategori tidak efektif dengan nilai 0,27. Normal Gain keterampilan sosial kelas eksperimen menunjukan nilai 0,84 dan kelas kontrol dengan  Normal Gain sebesar 0,36. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan hasil belajar kognitif dan keterampilan sosial siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial  kelas eksperimen yang menerapkan model pembelajaran  inquiry lebih baik dari pada belajar kognitif dan keterampilan sosial siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial  kelas kontrol yang menerapkan metode pembelajaran ekspositori. Hal ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran  inquiry  terhadap hasil belajar dan keterampilan sosial siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Sekolah Dasar.
Pengaruh Metode Scramble dan Minat Baca terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Sekolah Dasar Dika Zuchdan Sumira; Deasyanti Deasyanti; Tuti Herawati
Indonesian Journal of Primary Education Vol 2, No 1 (2018): Indonesian Journal of Primary Education: June 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v2i1.11673

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode scramble terhadap kemampuan membaca pemahaman ditinjau dari minat baca siswa sekolah dasar. Penelitian dilakukan di SD Negeri 1 Kawali dengan sampel siswa kelas IVA 30 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas IV B dengan sampel siswa 30 orang sebagai kelas kontrol yang dilaksanakan pada tahun ajaran 2017/2018. Penelitian menggunakan treatment by level 2 x 2. Teknik analisis data adalah analisis varians dua jalur (ANAVA). Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) terdapat perbedaan kemampuan membaca pemahaman siswa yang melalui metode scramble dengan siswa yang menggunakan metode ekspositori; (2) terdapat interaksi antara metode pembelajaran dan minat baca terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa sekolah dasar; (3) Siswa yang memiliki metakognisi belajar tinggi, kemampuan pemecahan masalah matematika antara kelompok siswa  yang diajar metode scramble lebih tinggi dari pada kelompok siswa yang diajar menggunakan metode ekspositori; (4) Siswa yang memiliki minat baca rendah, kemampuan membaca pemahaman antara kelompok siswa yang diajar menggunakan metodel scramble lebih rendah dari pada kelompok siswa yang diajar menggunakan metode ekspositori.
Peningkatan Kemampuan Berfikir Kritis Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation pada Mata Pelajaran IPS Di Sekolah Dasar Indani Damayanti; Murni Winarsih; Deasyanti Deasyanti
EduBase : Journal of Basic Education Vol 1 No 1 (2020): Edubase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v1i1.41

Abstract

This study aims to improve students' critical thinking skills in social science subjects in fifth grade students of SDN Majalengka Kulon I through the cooperative learning model type of group investigation. This study uses an action research method using the Kemmis and Mc.Taggart model which consists of four stages, namely, planning, action, observation and reflection which is carried out for two cycles. Data collection techniques using field notes, documentation, observation of teacher activities and observation of student activities, tests and non-tests. The subjects in this study were fifth grade students of SDN Majalengka Kulon I. The results showed an increase in critical thinking skills. This is evidenced by the average percentage of students in the first cycle of action that is 69.9%. Teacher activities according to the steps of this method reached 67.5% and student activities reached 65%. An increase in the second cycle reached 88% of teacher activity according to the steps of this method reached 90% and student activity reached 87.5%. The implication of this research is a group investigation cooperative learning model to improve critical thinking skills. In the teaching material theme 5 is proud as Indonesia. The results of this study indicate an increase in students' critical thinking skills through the cooperative learning model group investigation type. Keywords: Critical Thinking Ability;Model Group Investigation ; Action Research. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial pada siswa kelas V SDN Majalengka Kulon I melalui model pembelajaran kooperatif tipe group investigation. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan dengan menggunakan model Kemmis dan Mc.Taggart yang terdiri dari empat tahap yaitu, perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi yang dilakukan selama dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan catatan lapangan, dokumentasi, observasi aktivitas guru dan observasi aktivitas siswa, tes dan non tes. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Majalengka Kulon I. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata presentase siswa pada tindakan siklus I yaitu 69,9 %. Aktivitas guru sesuai langkah-langkah metode ini mencapai 67,5% dan aktivitas siswa mencapai 65%. Mengalami peningkatan pada siklus ke II mencapai 88% aktivitas guru sesuai langkah-langkah metode ini mencapai 90% dan aktivitas siswa mencapai 87,5%. Implikasi dari penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe group investigation untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Pada meteri ajar tema 5 bangga sebagai Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe group investigation. Kata Kunci: Kemampuan Berpikir Kritis; Model Group Investigation ;Penelitian Tindakan.
Pengaruh Model Pembelajaran Inquiry Berbantuan Media Games Book terhadap Hasil Belajar IPS dan Keterampilan Sosial Siswa SD Acep Saepul Rahmat; M. Syarif Sumantri; Deasyanti Deasyanti
Indonesian Journal of Primary Education Vol 1, No 2 (2017): Indonesian Journal of Primary Education: December 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v1i2.10428

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Inquiry berbantuan media Games Book  terhadap kemampuan hasil belajar  IPS dan keterampilan sosial  siswa kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian dilakukan di SD Negeri Sukamanah 1 Kecamatan Cigalontang Tasikmalaya dengan sampel siswa  kelas IVA 30 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas IV B dengan sampel siswa 30 orang sebagai kelas kontrol yang dilaksanakan pada semester 1 tahun ajaran 2017/2018. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan random sampling. Teknik penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain quasi eksperimen. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar tes hasil belajar kognitif dan lembar observasi pengamatan  perilaku  untuk mengetahui keterampilan sosial siswa  pada saat proses  pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial, dengan terlebih dahulu dilakukan pengujian validitas dan realibilitas serta Justivication expert dan uji norrmalitas dan homogenitas baik kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Inquiry ataupun kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran ekspositori. Hasil pengujian menunjukan bahwa kedua kelas berdistribusi normal serta menunjukan homogenitas kedua kelas tersebut homeogen. Hasil penelitian menunjukan kenaikan rata-rata hasil belajar kognitif mata pelajaran IPS  kelas eksperimen dari 51,66 menjadi 82,83 sedangkan kelas Kontrol dari 54,83 menjadi 60,13. Adapun  aspek keterampilan sosial  menunjukan skor rata-rata kelas eksperimen dari 51  menjadi  dan 85 dari skor maksimal 120 dan keterampilan sosial untuk kelas kontrol memperoleh skor rata-rata dari 51,5 menjadi 59,5.  serta keefektifan proses pembelajaran apabila melihat rata-rata Normal Gain kelas eksperimen lebih tinggi  dibandingkan dengan kelas kontrol. Normal Gain hasil belajar kognitif  untuk kelas eksperimen mendapatkan nilai 0,79 dengan kategori cukup efektif, sementara kelas kontrol mendapatkan kategori tidak efektif dengan nilai 0,27. Normal Gain keterampilan sosial kelas eksperimen menunjukan nilai 0,84 dan kelas kontrol dengan  Normal Gain sebesar 0,36. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan hasil belajar kognitif dan keterampilan sosial siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial  kelas eksperimen yang menerapkan model pembelajaran  inquiry lebih baik dari pada belajar kognitif dan keterampilan sosial siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial  kelas kontrol yang menerapkan metode pembelajaran ekspositori. Hal ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran  inquiry  terhadap hasil belajar dan keterampilan sosial siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Sekolah Dasar.
Pengaruh Metode Scramble dan Minat Baca terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Sekolah Dasar Dika Zuchdan Sumira; Deasyanti Deasyanti; Tuti Herawati
Indonesian Journal of Primary Education Vol 2, No 1 (2018): Indonesian Journal of Primary Education: June 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v2i1.11673

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode scramble terhadap kemampuan membaca pemahaman ditinjau dari minat baca siswa sekolah dasar. Penelitian dilakukan di SD Negeri 1 Kawali dengan sampel siswa kelas IVA 30 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas IV B dengan sampel siswa 30 orang sebagai kelas kontrol yang dilaksanakan pada tahun ajaran 2017/2018. Penelitian menggunakan treatment by level 2 x 2. Teknik analisis data adalah analisis varians dua jalur (ANAVA). Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) terdapat perbedaan kemampuan membaca pemahaman siswa yang melalui metode scramble dengan siswa yang menggunakan metode ekspositori; (2) terdapat interaksi antara metode pembelajaran dan minat baca terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa sekolah dasar; (3) Siswa yang memiliki metakognisi belajar tinggi, kemampuan pemecahan masalah matematika antara kelompok siswa  yang diajar metode scramble lebih tinggi dari pada kelompok siswa yang diajar menggunakan metode ekspositori; (4) Siswa yang memiliki minat baca rendah, kemampuan membaca pemahaman antara kelompok siswa yang diajar menggunakan metodel scramble lebih rendah dari pada kelompok siswa yang diajar menggunakan metode ekspositori.
Peningkatan Hasil Belajar IPS Materi SDA dan Pemanfaatannya melalui Model Pembelajaran Inquiry Berbantuan Media Games Book di Kelas IV Sekolah Dasar Acep Saepul Rahmat; M Syarif Sumantri; Deasyanti Deasyanti
Indonesian Journal of Primary Education Vol 2, No 1 (2018): Indonesian Journal of Primary Education: June 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v2i1.11646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS meliputi tes hasil belajar dan keterampilan sosial melalui model pembelajaran  Inquiry  berbantuan media Games Book  pada siswa kelas IV SD Negeri Karamatjaya Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan  menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart.  Penelitian tindakan ini diakhiri dalam dua siklus. Hal ini didasarkan berdasar hasil penelitian pada siklus ke II mengalami peningkatan yang sangat signifikan, disertai dengan telah tercapainya kriteria keberhasilan tindakan. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, lembar observasi pengamatan perilaku dan dokumentasi. Hasil analisis data diperoleh bahwa aktivitas guru dan siswa meningkat setiap siklus. Rata–rata tes hasil belajar IPS pada pra tindakan  dengan nilai 70,45, siklus I dengan nilai 74.45 dan siklus II dengan nilai rata-rata 88. Persentase ketuntasan dari pra tindakan  sebesar 30% meningkat pada  siklus II  menjadi 100% tuntas dengan persentase peningkatan sebesar 70%.  Rata-rata hasil observasi pengamatan perilaku keterampilan sosial pada siklus II menunjukan terdapat peningkatan dan perubahan dari siklus I pertemuan pertama  dengan skor 8 atau 26,66%, siklus I pertemuan kedua dengan skor 11 atau    36,66%, siklus II pertemuan pertama 17 atau 56,66% , dan siklus II pertemuan kedua dengan skor rata-rata 25 atau 83,33%.  Persentase ketuntasan dari pra tindakan 0 atau 0% menjadi 18 orang yang  tuntas atau 90% tuntas  pada  siklus II pertemuan kedua dengan persentase peningkatan sebesar 90%. Hasil penelitian membuktikan bahwa model pembelajaran  Inquiry  dapat meningkatkan hasil belajar IPS materi Sumber Daya Alam dan Pemanfaatannya pada siswa kelas IV SD Negeri Karamatjaya Tasikmalaya.
Pengaruh Metode Scramble terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman dan Kecerdasan Interpersonal Siswa SD Dika Zuchdan Sumira; Deasyanti Deasyanti; Tuti Herawati
Indonesian Journal of Primary Education Vol 1, No 2 (2017): Indonesian Journal of Primary Education: December 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v1i2.9536

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan metode pembelajaran Scramble terhadap kemampuan membaca pemahaman dan kecerdasan interpersonal siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia  pada siswa kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian dilakukan di SDIT Segar Amanah Klender Jakarta Timur dengan sampel siswa  kelas IVA 28 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas IV B dengan sampel siswa 28 orang sebagai kelas kontrol yang dilaksanakan pada semester 1 tahun ajaran 2017/2018. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan random sampling. Teknik penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain quasi eksperimen. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar tes dan lembar observasi untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman kecerdasan interpersonal pada pembelajaran Bahasa Indonesia, dengan terlebih dahulu dilakukan pengujian validitas dan realibilitas serta Justivication expert dan uji norrmalitas dan homogenitas baik kelas eksperimen yang menggunakan metode pembelajaran Scramble ataupun kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran ekspositori. Hasil pengujian menunjukan bahwa kedua kelas berdistribusi normal serta menunjukan homogenitas kedua kelas tersebut homeogen. Hasil penelitian menunjukan kenaikan rata-rata kemampuan membaca pemahaman  kelas eksperimen dari 59,5 menjadi 86,5 sedangkan kelas Kontrol dari 60,5 menjadi 67,5, kecerdasan interpersonal rata-rata kelas eksperimen dari 55,5 menjadi 88,5 dan 57,5 menjadi 66 untuk kelas kontrol.  serta keefektifan proses pembelajaran apabila melihat rata-rata Normal Gain kelas eksperimen lebih tinggi  dibandingkan dengan kelas kontrol. Normal Gain kemampuan membaca pemahaman untuk kelas eksperimen mendapatkan nilai 0,68 dengan kategori cukup efektif, sementara kelas kontrol mendapatkan kategori tidak efektif dengan nilai 0,29. Normal Gain Kecerdasan interpersonal kelas eksperimen menunjukan nilai 0,76 dan kelas kontrol dengan Normal Gain sebesar 0,37. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan kemampuan membaca pemahaman dan kecerdasan interpersonal siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia  kelas eksperimen lebih baik daripada kemampuan membaca pemahaman dan kecerdasan interpersonal siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia  kelas kontrol.