Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pamekasan’s Traditional Dance Exploration as A Learning Source for Elementary School Students Perdana, Parrisca Indra; Harsiwi, Nova Estu
Widyagogik Vol 11, No 3 (2024): Widyagogik
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/widyagogik.v11i3.26412

Abstract

The Getak Mask Dance (topeng dance) and the Rondhing Dance are emblematic forms of expression that originated and raised in Pamekasan. In the year of 2023, the Getak Mask (topeng) Dance was bestowed with the esteemed title of being recognized as a National Intangible Cultural Heritage site. Diligent endeavors persist to safeguard the heritage of this distinct dance. Among the measures undertaken to nurture its preservation, an emphasis has been placed on integrating this remarkable dance into the educational activities of elementary school students. The prime objective of this study is to delve into the rich repertoire of Pamekasan's distinctive dances, which can be effectively incorporated as educational resources for elementary school students. In this exploration, a combination of interview techniques, astute observations, and comprehensive document analysis have been employed. The data collected has been analyzed in a descriptive and qualitative manner. The findings of this research underscore that the aforementioned dance can indeed be utilized as an educational resource, shedding light on its historical genesis, progressive development, diverse movements, as well as its intricate makeup and fashion. Contrarily, the Rondhing Dance exhibits a simplicity and repetitive nature, aligning perfectly with the inherent characteristics of elementary school students' movements. Consequently, it enables the students to wholeheartedly engage in the dance, resonating with its distinct nuances. Conversely, due to its elevated level of technical proficiency and appreciation, the Getak Mask Dance renders it less accessible for elementary school students to perform with utmost appreciation.
WORKSHOP TARI KHAS PAMEKASAN SEBAGAI PENGUATAN SUMBER BELAJAR LOCAL WISDOM DI SEKOLAH DASAR Perdana, Parrisca Indra; Harsiwi, Nova Estu; Rachma, Evi Pebri Ila
Jurnal Interaktif: Warta Pengabdian Pendidikan Vol 3 No 2 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/interaktif.v3i2.113

Abstract

The low level of knowledge and skills of teachers regarding Pamekasan music and dance arts can have an impact on the lack of implementation of local culture in learning at school. In fact, the use of local Madurese culture in art learning can reconstruct a unique Madurese identity. Therefore, there is a need for training and assistance in traditional arts culture for teachers to have knowledge and skills of local Madurese culture in the traditional arts of music and dance. This training and mentoring activity is carried out in 3 steps, namely ToT (Training of Trainer) activities, Workshop Activities and Mentoring Activities. ToT activities produce qualified trainers to accompany teachers and students in learning dance and music material. Workshop activities can improve soft skills and cultural literacy for teachers regarding the implementation of Madurese traditional arts (music and dance) in elementary schools. Mentoring activities can strengthen teacher skills and introduce Madurese traditional arts to students.
Pengembangan Ensiklopedia Tari Daerah Jawa Timur Kelas IV Sekolah Dasar Imaniyah, Nurul; Perdana, Parrisca Indra
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i4.5705

Abstract

Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk (1) mengetahui kevalidan pengembangan ensiklopedia tari daerah Jawa Timur, (2) mengetahui keefektifan pengembangan ensiklopedia tari daerah Jawa Timur, (3) mengetahui kemenarikan ensiklopedia tari daerah Jawa Timur. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE. Berdasarkan hasil penelitian yang  telah dilakukan, didapatkan presentase kevalidan rata-rata sebesar 86% dengan kategori sangat valid. Keefektifan bahan ajar ensiklopedia diukur dari aktivitas guru pada kelompok kecil yaitu sebesar 93%, aktivitas siswa kelompok kecil yaitu sebesar 92,5%, aktivitas guru kelompok besar yaitu sebesar 86%,  aktivitas siswa kelompok besar yaitu sebesar 89,5%, dan ketuntasan klasikal kelompok kecil dan besar yaitu 100% sehingga dapat disimpulkan bahan ajar ensiklopedia tari daerah Jawa Timur sangat efekif untuk digunakan. Kemenarikan bahan ajar diukur dengan menggunakan hasil angket respon guru dan angket respon siswa. Angket respon siswa pada kelompok kecil yaitu 92% dan angket respon guru pada kelompok kecil yaitu 93% sehingga memiliki kategori sangat menarik. Angket respon siswa pada kelompok besar yaitu 87% dan angket respon guru pada kelompok besar yaitu 93% sehingga memiliki kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil penelitian maka bahan ajar ensiklopedia tari daerah Jawa Timur sangat valid, sangat efeketif, dan sangat menarik untuk digunakan pada mata pelajaran seni tari kelas IV
Pengembangan E-Modul Pembelajaran Tematik (EMOTIK) Berbasis Flipbook pada Tema 8 Subtema 1 Kelas V di Sekolah Dasar Damayanti, Devita Salsabillah; Perdana, Parrisca Indra
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.5932

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilatarbelakangi oleh tidak adanya bahan ajar tambahan dan hanya menggunakan buku tematik, kurangnya penggunaan teknologi, serta masih banyak peserta didik yang hasil belajar tematiknya rendah. Tujuan penelitian pengembangan ini adalah untuk mengembangkan e-modul pembelajaran tematik (EMOTIK) yang valid, efektif, dan menarik. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V SDN Sumberbendo. Kevalidan diperoleh dari penilaian ahli materi 93,75%, ahli bahasa 87,5%, ahli desain bahan ajar 93,75%, dan desain pembelajaran 95%. Keefektifan diperoleh dari observasi aktivitas guru dengan hasil presentase 95%, observasi aktivitas peserta didik dengan hasil presentase 92,26%, dan ketuntasan klasikal tes hasil belajar peserta didik dengan hasil presentase 100%. Kemenarikan diperoleh dari angket respon guru dengan presentase 87,5% danangket respon peserta didik dengan presentase 94,64%. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar e-modul pembelajaran tematik (EMOTIK) dinilai valid, efektif, dan menarik sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran
Pengembangan Media Kartu Kuartet Shadow Puppet (KKSP) pada Mata Pelajaran Seni Rupa Kelas IV Sekolah Dasar Saniyah, Wilda Maulidiyah; Perdana, Parrisca Indra
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i1.7175

Abstract

Penelitian dan pengembangan dilakukan untuk mengatasi permasalahan pembelajaran terkait dengan keterbatasan media yang digunakan guru ketika pembelajaran. Penelitian pengembangan ini memiliki tujuan untuk mengetahui kevalidan, keefektifan, dan kemenarikan dari Media Kartu Kuartet Shadow Puppet (KKSP) yang dikembangkan. Pada penelitian ini, model pengembangan yang digunakan yakni model ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata persentase kevalidan media KKSP sebesar 87% dengan kategori sangat valid. Keefektifan media diperoleh dari hasil observasi aktivitas guru, peserta didik, dan ketuntasan tes secara klasikal. Pada kelompok kecil medapat persentase dengan kategori sangat efektif dengan rincian aktivitas guru 90% dan aktivitas peserta didik 93%. Pada kelompok besar juga mendapat persentase dalam kategori sangat efektif dengan rincian aktivitas guru 91% dan aktivitas peserta didik 94%. Ketuntasan belajar klasikal peserta didik mendapat persentase sebesar 100%. Dapat disimpulkan bahwa media KKSP yang dikembangkan sangat efektif dalam pembelajaran. Persentase kemenarikan didapat dari angket respon guru dan peserta didik dengan rata-rata persentase sebesar 95% kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka Media Kartu Kuartet Shadow Puppet (KKSP) yang dikembangkan dinyatakan sangat valid, sangat efektif, dan sangat menarik untuk digunakan pada pelajaran seni rupa kelas IV
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division dengan Pendekatan Contextual Learning terhadap Hasil Belajar Kelas IV UPTD SDN Demangan 1 Wafiroh, Nihayatul; Perdana, Parrisca Indra
JOURNAL OF EDUCATION FOR ALL Vol 2 No 4 (2024): Journal of Education For All
Publisher : Yayasan Arrahman Nahdlatul Wathan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61692/edufa.v2i4.181

Abstract

This study aims to determine the effect of cooperative learning model type Student Teams Achievement Division (STAD) with Contextual Teaching and Learning approach on mathematics learning outcomes of class IV UPTD SDN Demangan 1. The research method used is quantitative with quasi experimental design in the form of nonequivalent control group. Sampling was done using nonprobability sampling technique purposive sampling type. The first sample is class IVB totaling 32 students as an experimental class which is given the treatment of a cooperative learning model of Student Teams Achievement Division (STAD) type with a Contextual Teaching and Learning approach. The second sample is class IVC as a control class which is given treatment like the way the teacher teaches in class, namely using a learning model, with 33 students. The results showed that there was an effect of the cooperative learning model of the Student Teams Achievement Division (STAD) type with a Contextual Teaching and Learning approach on the learning outcomes of mathematics class IV UPTD SDN Demangan 1.
Analisis Model Pembelajaran Interaktif (GBL) Terhadap Keaktifan Belajar Siswa dalam Pembelajaran Matematika Kelas 3B di UPTD SDN Demangan 1 Bangkalan Rachmania, Anissa Suci; Perdana, Parrisca Indra
EduCurio: Education Curiosity Vol 3 No 1 (2024): Agustus-November 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Game-Based Learning (GBL) merupakan salah satu metode pembelajaran interaktif yang dikemas dengan permainan untuk keperluan pembelajaran. Metode ini merupakan salah satu upaya dalam mengubah prilaku siswa yang pendiam atau tidak aktif dlam proses pembelajaran matematika kelas 3B di UPTD SDN Demangan 1 Bangkalan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis deskriptif. Penentuan subjek dilakukan dengan total sampling, yaitu menggunakan seluruh populasi menjadi subjek diantaranya 16 siswi perempuan dan 19 siswa laki-laki. Dengan adanya penelitian ini dapat di ketahui apakah model pembelajaran interaktif yang berupa game based learning (GBL) dapat memengaruhi keaktifan siswa kelas 3B di UPTD SDN Demangan 1 Bangkalan.
Upaya Guru Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Matematika Pada Siswa Kelas II di UPTD SDN Demangan 1 Bangkalan Anggraeni, Vidiya; Perdana, Parrisca Indra
EduCurio: Education Curiosity Vol 3 No 1 (2024): Agustus-November 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar matematika pada siswa kelas II di UPTD SDN Demangan 1. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis dengan tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Responden dalam penelitian ini adalah guru kelas II di UPTD SDN Demangan 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melakukan berbagai upaya untuk membantu siswa mengatasi kesulitan dalam belajar matematika, di antaranya dengan menggunakan media yang relevan, memberi kebebasan dalam memilih cara penyelesaian soal, serta memberikan tugas yang sesuai dengan kemampuan siswa. Selain itu, guru juga menggunakan model dan strategi pembelajaran yang tepat untuk mencapai tujuan pembelajaran. Evaluasi rutin, bimbingan tambahan, dan keterlibatan orang tua menjadi faktor penting dalam meningkatkan pemahaman dan motivasi siswa dalam belajar matematika.
Peran Guru sebagai Motivator dalam Upaya Meningkatkan Minat Belajar di Era Globalisasi Siswa Kelas IV SDN Demangan 1 Bangkalan Fatafani, Sherly Regita; Perdana, Parrisca Indra
EduCurio: Education Curiosity Vol 3 No 1 (2024): Agustus-November 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru sebagai motivator dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas IV SDN Demangan 1 Bangkalan di era globalisasi. Minat belajar siswa dipengaruhi oleh faktor internal, seperti motivasi dari dalam diri, dan faktor eksternal, seperti dukungan dari guru, lingkungan, serta media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan penting dalam meningkatkan minat belajar siswa melalui beberapa strategi, di antaranya: (1) penerapan variasi metode dan strategi pembelajaran yang menarik, termasuk penggunaan media fisik dan digital, (2) pemberian penghargaan berupa poin kepada siswa yang aktif, (3) pemberian pujian kepada siswa untuk meningkatkan semangat belajar, dan (4) mengenali karakteristik siswa untuk memberikan pendekatan yang sesuai.
Analisis Peran Program Jam Tambahan Calistung dalam Membantu Mengatasi Kesulitan Belajar Bagi Siswa SDN Demangan 1 Bangkalan Putri, Dwi Laili Kirana; Perdana, Parrisca Indra
EduCurio: Education Curiosity Vol 3 No 1 (2024): Agustus-November 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran program jam tambahan calistung dalam membantu mengatasi kesulitan belajar siswa di SDN Demangan 1 Bangkalan. Peneliti mengadopsi pendekatan kualitatif dalam studi ini, yang menghasilkan data deskriptif dalam bentuk kata-kata, bukan angka, dengan melibatkan peristiwa yang terjadi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa peran program jam tambahan calistung di SDN Demangan 1 Bangkalan dapat membantu mengatasi kesulitan belajar dan meningkatkan kemampuan calistung peserta didik. Pendekatan, media, metode, dan motivasi yang diberikan harus disesuaikan dengan kemampuan peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran yang berhasil.