Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Tipe Kepribadian Dan Kecerdasan Emosional Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas X Smk Negeri Bandar Tahun Pelajaran 2018/2019 Nadia Listyana; Taufik Hidayat; Dwi Cahyani Nur Apriyani
Jurnal Edumatic : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 01 (2021): Jurnal Edumatic: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan matematika STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21137/edumatic.v2i01.470

Abstract

Abstrak—Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pengaruh tipe kepribadian (extrovertdan introvert) terhadap hasil belajar matematika siswa; 2) Pengaruh kecerdasan emosionalterhadap hasil belajar matematika siswa; 3) Pada masing-masing tipe kepribadian (extrovertdan introvert), manakah kategori kecerdasan emosional yang memberikan hasil belajar lebihbaik, kecerdasan emosional tinggi, sedang atau rendah; 4) pada masing-masing kecerdasanemosional (tinggi, sedang dan rendah), manakah tipe kepribadian yang memberikan hasillebih baik, tipe kepribadian extrovert atau tipe kepribadian introvert. Penelitian ini merupakanpenelitian kausal komparatif (ex-post facto) menggunakan desain penelitian 2 x 3 faktorial.Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMK Negeri Bandar kelas X TKJ, TKR, APHP Adan APHP B berjumlah 86 siswa. Teknik pengumpulan data diperoleh dari tes dan angket.Teknik analisis data yang digunakan adalah ANOVA dua jalan dengan sel tak sama danprasyarat analisis menggunakan uji normalitas dan homogenitas. Teknik analisismenggunakan bantuan Program SPSS versi 16.0. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa: 1)Tipe kepribadian (extrovert dan introvert) berpengaruh sama terhadap hasil belajarmatematika siswa; 2) Kecerdasan emosional tinggi memberikan hasil belajar matematikayang sama dengan kecerdasan emosional sedang, sedangkan kecerdasan emosional sedanglebih baik daripada kecerdasan emosional rendah dan kecerdasan emosional rendah tidaklebih baik dibandingkan dengan kecerdasan emosional tinggi dan sedang; 3) Pada masingmasing tipe kepribadian (extrovert dan introvert), kecerdasan emosional (tinggi, sedang,rendah) memberikan hasil belajar matematika yang sama; 4) Pada kecerdasan emosional(tinggi, sedang, rendah), tipe kepribadian (extrovert dan introvert) memberikan hasil belajarmatematika yang sama.
Analisis Pengaruh Efikasi Diri Terhadap Tingkat Kesulitan Belajar Mahasiswa Pendidikan Matematika Dalam Pembelajaran Daring Hari Purnomo Susanto; Dwi Cahyani Nur Apriyani
Jurnal Edumatic : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 01 (2022): Jurnal Edumatic: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan matematika STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21137/edumatic.v3i01.481

Abstract

Abstrak: Artikel mengkaji pengaruh langsung efikasi diri terhdap kesulitan belajarmahasiswa dalam mengikuti pembelajaran daring di masa pandemic covid 19. Variabel bebasdan terikatnya berturut-turut adalah efikasi diri dan tingkat kesulitan belajar mahasiswa.Kedua variabel tersebut diukur menggunakan instrument dengan bentuk angket efikasi diridan kesulitan belajar mahasiswa dalam pembelajaran daring. Validitas instrument dilakukandengan memanfaatkan expert judgement, selanjutnya diujicobakan pada 25 mahsiswa danmemberikan koefisien relliabilitas 0.85 untuk angket efikasi diri dan 0.8 untuk tingkatkesulitan. Responden yang berpartisipasi sebanyak 40 mahasiswa pendidikan matematika daritingkat I sampai tingkat III. Analisis dilakukan dengan menggunakan dua metode yaitukorelasi kausal dan komparasi yang berturut-turut dilakukan dengan analisis regresi danoneway anava. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa efikasi diri memiliki pengaruh yangnegative terhadap tingkat kesulitan mahasiswa, dimana besar pengaruhnya sebesar33.5%.Selanjutnya, hasil Anava memberikan penjelasan bahwa mahsiswa dengan efikasi dirikategori tinggi memiiki perbedaan rata-rata kesulitan belajar dengan kelompok rendah dansedang, dimana tingkat kesulitan kelompok tinggi lebih rendah dibandingkan dengnakelompok rendah dan sedang. Sedangkan kelompok sedang memiliki rata-rata yang tidakberbeda dengan kelompok renah, walaupun rata-rata kesulitan kelompok sedang lebih rendahdari kelompok rendah. Kesimpulan dari kajian ini yaitu efikasi diri memiliki pengaruh secaralangsung terhadap tingkat kesulitan mahasiswa pendidikan matematika dalam mengikutipembelajaran secara daring dimasa pandemic.
Analisis Kesulitan Belajar Ditinjau Dari Efikasi Diri Pada Mahasiswa Pendidikan Matematika Saat Mengikuti Pembelajaran Daring Radianing Anggita Putri; Dwi Cahyani Nur Apriyani
Jurnal Edumatic : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 01 (2022): Jurnal Edumatic: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan matematika STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21137/edumatic.v3i01.492

Abstract

Abstrak- Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kesulitan belajar daring yangdialami oleh mahasiswa pendidikan matematika. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui : 1) Apa saja kesulitan belajar mahasiswa pendidikanmatematika pada pembelajaran daring ditinjau dari efikasi diri tinggi, 2) apa sajakesulitan belajar mahasiswa pendidikan matematika pada pembelajaran daringditinjau dari efikasi diri sedang, 3) apa saja kesulitan belajar mahasiswapendidikan matematika pada pembelajaran daring ditinjau dari efikasi diri rendah.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan datamenggunakan angket secara online dan wawancara secara online sertadokumentasi. Sampel penelitian adalah semua mahasiswa prodi pendidikanmatematika semester II, IV dan VI sebanyak 40 mahasiswa. Dikarenakan adanyapandemi covid-19, sehingga penelitian yang dilakukan menjadi terbatas.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket kesulitan belajardaring, angket efikasi diri, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakanmodel Miles and Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswapendidikan matematika STKIP PGRI Pacitan dengan efikasi diri tinggimengalami kesulitan belajar pada aspek kesulitan teknis. Kemudian mahasiswadengan efikasi diri rendah mengalami kesulitan belajar juga pada aspek kesulitanadaptasi mahasiswa dan aspek ketidaksiapan pengajar atau dosen. Sedangkanmahasiswa dengan efikasi diri sedang mengalami kesulitan mahasiswa kesulitanteknis, kesulitan adaptasi mahasiswa dan ketidaksiapan pengajar atau dosen.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS KEARIFAN LOKAL KECAMATAN DONOROJO Tri Giyan Wiyanti; Taufik Hidayat; Dwi Cahyani Nur Apriyani
Jurnal Edumatic : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Edumatic: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan matematika STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21137/edumatic.v4i1.638

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan LKPD berbasis kearifan lokal dan respon dari peserta didik setelah menggunakan LKPD yang sudah dikembangkan. Kearifan lokal Donorojo yang diambil sebagai bahan LKPD adalah anyaman bambu, wayang beber, upacara adat ceprotan, dan produksi tahu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) menurut Sugiyono dengan 10 tahapan penelitian tetapi pada penelitian ini hanya sampai pada 6 tahapan yaitu Potensi dan Masalah, Pengumpulan Data, Desain Produk, Validasi Desain, Revisi Desain dan Uji Coba Produk. Metode pengumpulan data pada penelitian ini yaitu, observasi, wawancara dan kuesioner (angket). Kesimpulan hasil penelitian pengembangan LKPD berbasis kearifan lokal berdasarkan validasi ahli materi dengan perolehan skor rata-rata dari ketiga validator yaitu 91% dengan kategori “Sangat Valid” sedangkan validasi ahli media dengan perolehan skor rata-rata dari ketiga validator yaitu 90% dengan kategori “Sangat Valid”. Hasil angket respon peserta didik terhadap LKPD berbasis kearifan lokal dari 18 kategori pernyataan menunjukkan kategori “Sangat Positif” dengan presentase rata-rata 87%.
Analysis of Pre-Olympic Middle School Mathematics Test Instruments Based on Item Response Theory Dwi Cahyani Nur Apriyani; Hari Purnomo Susanto; Taufik Hidayat
AlphaMath : Journal of Mathematics Education Alphamath: Vol. 9, No. 2, November 2023
Publisher : Department of Mathematics Education, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/alphamath.v9i2.18021

Abstract

Junior high school of mathematics Olympiad is one of the routine activities every year in Indonesia. Analysis of the items on the Mathematical Olympiad test instrument has been carried out by several researchers using the concept of classical test theory. The theory has many weaknesses when compared to the concept Item Response theory (IRT). The purpose of this article is to describe the analysis of pre-Olympiad mathematics test instrument for junior high school students in Pacitan East Java based on the IRT. This analysis was carried out using a quantitative descriptive method. IRT-based item analysis was performed using R software with the package irtawsi. The results of the analysis with the package show that the instruments used fit to 2PL model. From the 15 items used, there were two items that did not fit, namely items 4 and 9. Furthermore, from the 13 test items that were fit, there were 3 items that did not meet the quality of the discriminant parameter used. These three items are 1, 6 and 13 items, these three items must be dropped because they can provide biased information when used to estimate students' math olympiad abilities. Based on this information it can be concluded that there are 10 test items that have quality that meets the qualification parameters of difficulty and discriminant with a standard error of 0.25. 
PENGEMBANGAN DESAIN BAHAN AJAR BERMUATAN 6C PADA MATERI TRIGONOMETRI KELAS X SMKN 2 PACITAN Setiyowati, Ayu; Apriyani, Dwi Cahyani Nur; Qudsiyah, Khoirul
Jurnal Edumatic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Edumatic: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan matematika STKIP PGRI Pacitan STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21137/edumatic.v4i2.804

Abstract

The research aims to develop LKPD containing 6C and to know the quality of the LKPD that has been developed. This research is a development research (R&D) with a 4-D development model namely Define, Design, Develop, and Disseminate. The results showed that the developed LKPD had good quality based on the results of expert validation and development trials. Expert validation was carried out with 3 validators namely material expert validation, design expert validation, and linguist validation with successive percentage scores of 85%, 84%, 96% with very good criteria. Development trials were carried out 2 times with a percentage score of 77% and 83% with good and very good criteria.
Pengaruh Disposisi Matematis Dan Habits Of Mind Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas X SMK Negeri Kebonagung Defi, Latifah Kumalla; Meifiani, Nely Indra; Dwi Cahyani Nur Apriyani
Jurnal Edumatic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 02 (2022): Jurnal Edumatic: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan matematika STKIP PGRI Pacitan STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21137/edumatic.v3i02.1126

Abstract

Hasil belajar maupun capaian akademik siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya faktor psikologis seperti disposisi matematis dan habits of mind. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh disposisi matematis dan habits of mind terhadap hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini merupakan penelitian jenis ex post facto dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMKN Kebonagung semester genap tahun ajaran 2021/2022. Penentuan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan penentuan jumlah minimal sampel dengan rumus Slovin diperoleh 72 responden. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data pada penelitian ini adalah angket disposisi matematis, angket stres akademik, dan tes hasil belajar matematika berupa soal uraian. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda dengan hasil yang menyatakan bahwa disposisi matematis dan stres akademik berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X SMK Negeri Kebonagung.
Analisis Kesulitan Belajar Mahasiswa Pendidikan Matematika Pada Pembelajaran Daring Ditinjau Dari Efikasi Diri Putri, Radianing Anggita; Dwi Cahyani Nur Apriyani; Hari Purnomo Susanto
Jurnal Edumatic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 02 (2022): Jurnal Edumatic: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan matematika STKIP PGRI Pacitan STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21137/jurnaledumatic.v3i02.1127

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kesulitan belajar daring yang dialami oleh mahasiswa pendidikan matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) Apa saja kesulitan belajar mahasiswa pendidikan matematika pada pembelajaran daring ditinjau dari efikasi diri tinggi, 2) apa saja kesulitan belajar mahasiswa pendidikan matematika pada pembelajaran daring ditinjau dari efikasi diri sedang, 3) apa saja kesulitan belajar mahasiswa pendidikan matematika pada pembelajaran daring ditinjau dari efikasi diri rendah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket secara online dan wawancara secara online serta dokumentasi. Sampel penelitian adalah semua mahasiswa prodi pendidikan matematika semester II, IV dan VI sebanyak 40 mahasiswa. Dikarenakan adanya pandemi covid-19, sehingga penelitian yang dilakukan menjadi terbatas. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket kesulitan belajar daring, angket efikasi diri, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan model Miles and Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa pendidikan matematika STKIP PGRI Pacitan dengan efikasi diri tinggi mengalami kesulitan belajar pada aspek kesulitan teknis. Kemudian mahasiswa dengan efikasi diri rendah mengalami kesulitan belajar juga pada aspek kesulitan adaptasi mahasiswa dan aspek ketidaksiapan pengajar atau dosen. Sedangkan mahasiswa dengan efikasi diri sedang mengalami kesulitan mahasiswa kesulitan teknis, kesulitan adaptasi mahasiswa dan ketidaksiapan pengajar atau dosen.
Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Tapps dan GI pada Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau dari Tipe Kepribadian Peserta Didik SMP Se-Kabupaten Pacitan Dwi Cahyani Nur Apriyani
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 5 No 1 (2013): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is kind of quasi-experimental research by 3x4 factor design. The population of this research is all students of class VII at the States Junior High School (SMP Negeri) in Pacitan Regency of 2011/2012 academic year. The data collection was done using questionnaire, test, and documentation techniques. The problem solving ability is tested with essay test, while the personality type identified with a questionnaire. Data analysis using varians analysis (Anava) with different cells size. The conclusions of this research were: (1) GI and TAPPS provide better problem-solving ability than the conventional learning model on students in junior class VII Pacitan academic year 2011/2012. However, among students with GI learning models and TAPPS learning models, have the same problem-solving abilities, (2) students with artisan type or rational type has better problem solving ability better students with idealist or guardian type. However, both the students with artisan and rational type have the same problem-solving abilities. Learners with idealist and guardian types also have the same problem-solving ability, (3a) in the class using the GI and TAPPS learning model, problem-solving abilities of students with artisan or rational personality type is better when compared to problem-solving abilities of students with guardian or idealist personality type. Eventhough, in a class that uses conventional learning models, all groups of personality types have the same problem-solving ability, and (3b) for artisan or rational personality, GI and TAPPS provide better problem-solving ability than the conventional learning model. The inconclusion all learning models give the same problem solving abilities for idealist or guardian personality type.
Hubungan antara Literasi Numerasi dengan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Pacitan Tahun Pelajaran 2019/2020 siti alfiah; Mulyadi Mulyadi; Dwi Cahyani Nur Apriyani
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21137/jpp.2020.12.1.7

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara antara literasi numerasi dengan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kausal korelasi. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Pacitan tahun pelajaran 2019/2020. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A sebanyak 31 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes literasi numerasi, tes kemampuan pemecahan masalah matematika pada materi bangun ruang sisi datar. Uji syarat analisis menggunakan uji normalitas, uji multokolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji linearitas serta pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS 16.0 for windows. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara literasi numerasi dengan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa,