Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pemberdayaan Kelompok Usaha Pembatik Difabel Melalui Capacity Building Berbasis Ecopreneurship di Kabupaten Blora Citra Andriani Kusumawati; Kesi Widjajanti; Eviatiwi Kusumaningtyas Sugiyanto
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Pembatik Difabel Blora Mustika (DBM) melalui capacity building berbasis ecopreneurship guna meningkatkan kemandirian usaha batik ramah lingkungan. Permasalahan utama mitra mencakup keterbatasan keterampilan produksi, minimnya inovasi desain, dan rendahnya akses pemasaran digital. Metode pelaksanaan dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi identifikasi kebutuhan mitra, pelatihan membatik ergonomis, workshop inovasi desain dan pewarnaan alami, pelatihan digital marketing dan branding, serta pendampingan pemasaran secara online dan offline. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan teknis, efisiensi waktu produksi, serta inovasi produk berupa motif baru dengan pewarna alami yang lebih ramah lingkungan. Transformasi pemasaran digital melalui pemanfaatan marketplace, media sosial, dan katalog digital berhasil memperluas jangkauan konsumen dan meningkatkan volume penjualan. Indikator capaian yang diperoleh antara lain 80% anggota menguasai teknik membatik ergonomis, produktivitas meningkat hingga 40%, serta penjualan digital naik 40% dibandingkan periode sebelum kegiatan. Temuan ini menegaskan bahwa strategi capacity building berbasis ecopreneurship efektif dalam memperkuat kapasitas individu dan kelembagaan kelompok difabel, sekaligus mendorong terciptanya usaha kreatif yang inklusif, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan.
STRATEGI BERSAING DALAM MELEWATI PADEMI COVID-19 (STUDI KASUS UMKM JAJANAN ENDOLITA KABUPATEN DEMAK) Sulistyorini Sulistyorini; Citra Rizkiana; Citra Andriani Kusumawati
Solusi Vol. 20 No. 1 (2022): January
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v20i1.4488

Abstract

                                                                                    AbstractThe purpose of this study was to determine the strategies used by UMKM endolita snacks, what competitive strategy is used during the pandemic so that it can compete until now. The research was conducted on UMKM endolita snacks in Demak. Methods of data collection is done by observation and interviews. The results showed that the competitive strategy carried out by endolita snack UMKM was a competitive strategy through SWOT analysis, strategy with a price (low cost), perform product differentiation by providing various kinds of snacks which are self produced and taken from distributors as well as products for sale. The conclusion of this study is that endolita snacks SMEs apply low-cost competitive and development of mission, objectives, strategies and policies so that they can be achievedthrough a SWOT analysis  strategies and differentiation in increasing their competitiveness,to find strategic fit between external opportunities and internal strengths,in addition to paying attention to external threats and internal weaknesses.Keywords: covid-19, competitive strategy, SWOT, low cost, product differentiation.
Pelatihan Penetapan Visi Misi Dan Pembuatan Laporan Keuangan Umkm Asmarandhana Di Semarang Ayu Nurafni Octavia; Adhi Pradiptya; Citra Andriani Kusumawati; Naini Rizka Amalia
TEMATIK Vol. 3 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v3i2.7088

Abstract

Kurangnya pengetahuan akan pentingnya visi misi pada usaha membuat UMKM berjalan tanpa punya tujuan jangka panjang ataupun jangka pendek, UMKM hanya focus untuk menjual tanpa memiliki arah tujuan yang jelas tentang usaha mereka di masa depan. Selain itu kebanyakan UMKM tidak membuat laporan keuangan karena keterbatasan pengetahuan. sehingga UMKM tidak dapat menujukkan tingkat laba/rugi pada bisnis, Permasalahan tersebut yang membuat tim pengabdian kepada masyarakat mengusulkan kegiatan pelatihan pembuatan Visi Misi dan laporan keuangan pada UMKM Asmarandhana di Semarang. Pelatihan ini akan memberikan pemahaman akan pentingnya memiliki Visi Misi dan membuat laporan keuangan. Kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat melahirkan pengusaha yang mandiri, bermental wirausaha yang tau tentang berbagai hal, yang bisa menguatkan ketika akan membangun sebuah usaha. Selain itu juga memotivasi mereka untuk merumuskan Visi Misi dan membuat laporan keuangan, laporan keuangan dapat digunakan untuk pengambilan keputusan bisnis, dan laporan keuangan yang kurang baik dapat menimbulkan kerentanan terhadap kerugian