Arda Arda
Jurusan Teknik Kelautan Fakultas Teknik Kelautan institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

A Review of Students' Critical Thinking Skills in Science Learning in Indonesia Arda, Arda; Supriyatman, Supriyatman; Afadil, Afadil
Jurnal Pendidikan MIPA Vol 25, No 4 (2024): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A Review of Students' Critical Thinking Skills in Science Learning in Indonesia. Objective: This review study aims to analyse and describe the development of students' critical thinking skills in science learning. Methods: This study uses a systematic literature review by following the PRISMA form. We found 158 documents critical thinking skills in science learning in published in Scopus indexed journals from 2014 to 2024. After the screening process, 16 articles were selected for analysis using thematic analysis. Findings: The review findings show that the selection of learning media to enhance critical thinking skills in flexible science learning should be aligned with students' characteristics, the learning context and user-friendliness. The choice of learning models employed to improve critical thinking skills in science learning is highly variable and must be tailored to multiple criteria. Selecting the suitable model necessitates consideration of the students' attributes, the educational material, and the time constraints. Every learning model possesses distinct advantages in promoting critical thinking skills, necessitating the selection of the model that most effectively aligns with the particular requirements and educational situation. Conclusion: Critical thinking skills are among the most vital competencies that students should acquire. These skills are crucial in facilitating a deeper comprehension of scientific concepts among students. The literature study indicates that from 2014 to 2024, many media and learning approaches have been extensively utilized in science education. These media and educational approaches have demonstrated a beneficial effect, enhancing students' academic performance while also fostering the optimal development of their critical thinking skills.       Keywords: critical thinking skills, science learning, systematic literature review.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpmipa/v25i4.pp1787-1798
PENERAPAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING LEARNING PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS IV MADRASAH IBTIDAIYAH ALKHAIRAAT PENGAWU KOTA PALU Rahmawati, Dian; Arda, Arda; Yulia, Yulia
IBTIDAI'Y DATOKARAMA: JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 6 No. 2 (2025): Ibtidaiy Datokarama: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/ibtidaiy.Vol6.Iss2.161

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Penerapan Model CTL Pada Pembelajaran Matematika di Kelas IV MI Alkhairaat Pengawu Kota Palu dengan rumusan masalah sebagai berikut: (1) Bagaimana penerapan model CTL pada pembelajaran Matematika di kelas IV MI Alkhairaat Pengawu Kota Palu, (2) Apa saja kendala yang dihadapi oleh guru dalam penerapan model CTL pada pembelajaran Matematika di kelas IV MI Alkhairaat Pengawu Kota Palu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang sifatnya deskriptif. Teknik pengumpulan data penelitian ini yaitu: metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data penelitian yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran CTL yang diterapkan di MI Alkhairaat Pengawu. Ada beberapa tahapan yaitu tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Kendalanya adalah Kemampuan peserta didik yang terbatas, Kurangnya peserta didik dalam menguasai operasi perkalian dan pembagian pada konsep dasar matematika dan Kurang aktifnya peserta didik. Solusinya adalah dengan meningkatkan pemahaman peserta didik , memberikan hukuman langsung kepada peserta yang saling menganggu, . Implikasi penelitian adalah guru dapat mengaplikasikan model pembelajaran CTL sebagai alternatif dalam memberikan variasi pada proses pembelajaran serta dapat mempengaruhi kualitas pendidikan sehingga proses pendidikan akan lebih efektif, serta dapat memberikan motivasi dan dorongan bagi peserta.
Efektivitas Model Discovery Learning Berbasis Mind Mapping terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik Nurul Hijratul Ummahiroh; Arda, Arda; Mirnawati, Mirnawati
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i1.4105

Abstract

Rendahnya tingkat kemampuan berpikir kreatif peserta didik di SMPN 3 Palu yang ditunjukkan melalui keterbatasan dalam mengemukakan ide dan kesulitan memahami materi pembelajaran secara optimal menjadi fenomena yang diperhatikan pada studi ini. Dengan hal tersebut, penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan berpikir kreatif peserta didik di SMPN 3 Palu tahun ajaran 2024-2025 dipengaruhi oleh penggunaan model pembelajaran discovery learning berbasis mind mapping. Penelitian ini menerapkan pendekatan quasi eksperiment dengan desain nonequivalent control group. Penelitian ini tergolong dalam jenis kuantitatif dengan jumlah sampel 56 peserta didik yang terbagi menjadi kelas eksperimen dan kontrol, dimana setiap kelas terdiri dari 28 peserta didik. Pengambilan sampel untuk menentukan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik ini digunakan karena memungkinkan pemilihan sampel dengan karakteristik akademik dan kemampuan berpikir kreatif yang relatif seimbang. Lima butir soal esai yang telah diverifikasi oleh ahli digunakan sebagai alat penelitian. Pada tingkat signifikansi 0,05, uji statistik parametrik seperti uji t sampel independen, uji homogenitas, dan uji normalitas digunakan dalam analisis data. Skor posttest rata-rata untuk kelas eksperimen = 65,04 dan kelompok kontrol = 37,57. Nilai signifikansi (2-tailed) = 0,001 < 0,05 mengindikasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Artinya, secara signifikan penerapan model pembelajaran discovery learning berbasis mind mapping meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berpikir kreatif dalam mata pelajaran IPA.
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROWISATA AMOHALO DI KOTA KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA Septianingrum, Elisa; Sumandiyar, Adi; Arda, Arda; Wachid, Choiruddin
Phinisi Integration Review Volume 9 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v9i1.82788

Abstract

Pengembangan ekonomi kreatif melalui agorwisata berupaya 1) menyadari potensi alam dan memanfaatkannya secara maksimal dan mengembangkan karakter masyarakat melalui komunitas agrowisata, 2) meningkatkan sumber daya manusia masyarakat lokal. Terdapatnya kekayaan alam untuk dikembangkan menjadi barang bernilai ekonomi, seperti halnya destinasi agorwisata pertanian dan memanfaatkan keindahan alam. Adapun metode penelitian yang digunakan, wawancara, studi literature dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan secara signifikan karakteristik masyarakat secara sosial dan keterampilan menunjukkan hal-hal positif, dan pada tujuan akhirnya mampu menciptakan dan memberdayakan kekayaan alam lebih bernilai ekonomi selain merupakan nilai dan kekayaan budaya.The development of a creative economy through agrotourism seeks to: 1) recognize the potential of nature and utilize it optimally, developing the character of the community through agrotourism communities; 2) improve the human resources of local communities. Natural resources exist to be developed into goods of economic value, such as agricultural agrotourism destinations and utilizing natural beauty. The research methods used were interviews, literature studies, and field observations. The results of the study significantly show positive social characteristics of the community and skills, and ultimately, the ability to create and utilize natural resources that have greater economic value in addition to cultural values and richness.