Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Jagung di Kelurahan Wiringpalannae Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo: Factors Affecting the Income of Corn Farmers in Wiringpalannae Village Tempe District Wajo Regency Wulan Putri Feriana; Tenri Sau; Uswah Trywulan Syah; Nurcaya; Sri Hardianti Rosadi; Fitry Purnamasari
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 10 No. 3 (2022): PERBAL: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.739 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v10i3.2085

Abstract

Usahatani jagung merupakan salah satu usaha yang dikembangkan oleh masyarakat di Kelurahan Wiringpalennae Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo. Usaha ini menjadi salah satu usaha turun temurun yang ada di masyarakat dan menjadi subsektor dalam mendukung peningkatan penghasilan masyarakat setempat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani Jagung di Kelurahan Wiringpalannae Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif, pelaksanaannya dengan teknik analisis data kuantitatif. Metode penentuan responden dilakukan dengan menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 8 responden. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, pengamatan pribadi dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berdampak nyata terhadap penghasilan petani jagung ialah umur, total tanggungan rumah tangga, dan pengeluaran alat produksi. Corn farming is one of the businesses developed by the community in Wiringpalennae Village, Tempe District, Wajo Regency. This business is one of the hereditary businesses that exist in the community and becomes a subsector in supporting the increase in the income of the local community. The purpose of this study was to determine the factors that influence the income of corn farmers in Wiringpalannae Village, Tempe District, Wajo Regency. This research method is a descriptive method, its implementation using quantitative data analysis techniques. The method of determining respondents was done by using purposive sampling with a total of 8 respondents. The data used are primary data and secondary data. Data collection techniques were carried out by interview, observation, personal observation and questionnaires. The results showed that the factors that had a significant impact on the income of corn farmers were age, total household dependents, and expenditure on production equipment.
Eksplorasi Tumbuhan dalam Ritual Mappacci Suku Bugis di Wajo: Memahami Kekayaan Etnobotani Budaya Lokal Masyarakat Syamsu Rijal; Nurcaya Nurcaya; Ahmad Yani; Rizal Irfandi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 3 (2024): March
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i3.5346

Abstract

Mappacci is one of a series of traditional wedding rituals of the Bugis tribe. This research aims to classify and identify various types of plants and the meaning of their use in the traditional rituals of the Bugis mappaci tribe. This research method is descriptive qualitative. Data collection through observation, interviews and documentation. The results of the research found 7 types of plants in the Mappacci traditional ritual. The plant species used are Pacar (Lawsonia inermis L), Jackfruit (Artocarpus heterophyllus Lam), Banana (Musa paradisiaca L), Rice (Oryza sativa L), Coconut (Cocos nucifera L), Palm (Arenga pinnata Merr) and Cotton (Ceiba pentandra) which includes 6 families, namely Lythraceae, Moraceae, Musaceae, Poaceae, Arecaceae, Bombacaceae. The plant parts used are leaves (75%), fruit (50%), seeds (25%), sap (25%). The plants used in the Mappacci traditional rituals of the Bugis tribe have a philosophical meaning of goodness. Community knowledge in the use of these plants is a tradition passed down from generation to generation from their ancestors
English-Speaking Habituation among EFL Students in Indonesian Pesantren: A Vygotskian ZPD Perspective Lela Susanty; Ahmad Munawir; Hardimansyah Hardimansyah; Hafni Hafsah; Nurcaya
Attractive : Innovative Education Journal Vol. 8 No. 2 (2026): Attractive : Innovative Education Journal
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/aj.v8i2.2655

Abstract

This study investigates the process of English-speaking habituation among EFL students in a pesantren (Islamic boarding school) in East Java, Indonesia. Recognizing the growing importance of English in global communication, the research explores how pesantren-based programs support students in developing practical speaking skills within a religious and sociocultural context. Using an exploratory case study design and rely on Vygotsky’s zone of proximal development, data were collected through institutional documents, interviews with curriculum administrators, and participatory observation at the Foreign Language Development Institute (LPBA) of Pondok Pesantren Nurul Jadid. Findings reveal that structured initiatives such as Native Day and Level Mentoring play a crucial role in fostering immersion, peer-led learning, and confidence in using English. Students demonstrated adaptive strategies for negotiating meaning in English while managing interference from local languages like Madurese and Indonesian. The study highlights how consistency, learner autonomy, and institutional support contribute significantly to speaking proficiency. These insights offer practical implications for designing culturally responsive English curricula tailored to Islamic educational settings, reinforcing the need for pedagogical models that integrate language acquisition with students’ lived religious experiences.
Gaya Kepemimpinan Transformasional: Pengaruhnya Terhadap Kinerja Guru Di SMP Negeri 1 Sengkang Besse Herlina; Nurcaya Nurcaya; Muhammad Adri Lantong; Dwi Ahmadil Ahsari; Herlina Dai; Husnul Khatimah; Agussalim Agussalim; Suryaningsih Suryaningsih; Jaya Alam; Rahmat Said; Besse Fitriani
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v7i1.13391

Abstract

Gaya Kepemimpinan Transformasional adalah suatu pendekatan kepemimpinan yang fokus pada pengembangan dan pemberdayaan bawahan melalui inspirasi, motivasi, dan peningkatan kesadaran akan tujuan bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap kinerja guru di SMP Negeri 1 Sengkang. Jenis penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kuantitatif. Dalam penelitian ini, pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen penelitian, dan analisis data dilakukan secara kuantitatif/statistik. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terbagi atas analisis deskriptif dan Analisis Regresi Linier Sederhana. Sementara untuk menguji hipotesis menggunakan uji T dan Koefisien Determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gaya kepemimpinan transformasional di SMP Negeri 1 Sengkang dinilai cukup baik, dengan nilai rata-rata 178,41, menunjukkan bahwa kepemimpinan tersebut memberikan dorongan dan keterlibatan yang memadai terhadap guru-guru di sekolah. Analisis regresi linier sederhana menegaskan adanya pengaruh positif dan signifikan gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap kinerja guru. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah memiliki peran yang penting dalam meningkatkan kinerja guru di SMP Negeri 1 Sengkang.
Peningkatan Kinerja Tenaga Kependidikan Melalui Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Di UPTD SD Negeri 1 Paduppa Andi Risnah; Anriani Mansyur; Besse Herlina; Besse Asriani; Erni Erni; Lukman Lukman; Asmini Asmini; Asmilasari Asmilasari; Andi Ulfah Afiah; Mulyati Mulyati; Nurcaya Nurcaya
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v7i1.13392

Abstract

Gaya kepemimpinan merujuk pada cara seorang pemimpin mengarahkan, memotivasi, dan memanajemen orang-orang di bawah tanggung jawabnya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gaya kepemimpinan kepala sekolah yang diterapkan di UPTD SD Negeri 1 Paduppa dan bagaimana implikasi dari gaya kepemimpinan tersebut.  Penelitian ini merupakan tipe penelitian lapangan (field research) yang menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Metode ini bertujuan untuk menjelaskan aspek-aspek yang menjadi fokus dalam penelitian ini. Pencatatan sumber utama dalam penelitian ini melibatkan teknik wawancara atau pengamatan, dan merupakan hasil usaha gabungan dari kegiatan melihat, mendengar, dan bertanya dan digunakan beberapa teknik analisis data, termasuk reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Gaya kepemimpinan Kepala Sekolah UPTD SD Negeri 1 Paduppa melibatkan kombinasi tiga pendekatan utama: visioner, demokratis, dan edukatif. Hasil wawancara menunjukkan bahwa kombinasi gaya kepemimpinan ini menciptakan lingkungan kerja inklusif, dinamis, dan mendukung pertumbuhan kolektif, dengan fokus pada pencapaian visi dan peningkatan kualitas pendidikan.
KOLABORASI KEPALA SEKOLAH DAN KOMITE SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU AKADEMIK SISWA SD NEGERI 304 MAMARA Hasnawati; Muhammad Arafah; Nurcaya
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.16374

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kolaborasi kepala sekolah dan komite sekolah dalam meningkatkan mutu akademik siswa di SD Negeri 304 Mamara, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat kolaborasi tersebut. Fokus penelitian meliputi komunikasi, koordinasi, partisipasi, pengambilan keputusan bersama, serta faktor pendukung dan faktor penghambat kolaborasi kepala sekolah dan komite sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, ketua komite sekolah, pengawas sekolah, guru, dan tenaga kependidikan. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kolaborasi kepala sekolah dan komite sekolah dalam meningkatkan mutu akademik siswa dilaksanakan melalui komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan, koordinasi yang terencana dalam pelaksanaan program akademik, partisipasi aktif komite sekolah dalam berbagai kegiatan pendidikan, serta pengambilan keputusan bersama melalui musyawarah. Kolaborasi tersebut berkontribusi terhadap penguatan budaya akademik sekolah, peningkatan kegiatan literasi, pembinaan disiplin belajar siswa, serta peningkatan dukungan masyarakat terhadap program pendidikan. Faktor pendukung meliputi komunikasi yang efektif, komitmen bersama, rasa saling percaya, dukungan masyarakat dan orang tua siswa, serta koordinasi administrasi yang baik. Faktor penghambat meliputi keterbatasan partisipasi sebagian anggota komite sekolah, kesibukan pekerjaan pengurus komite, keterbatasan sarana pendukung, dan belum optimalnya keterlibatan orang tua siswa dalam mendukung kegiatan belajar anak. Disimpulkan, kolaborasi kepala sekolah dan komite sekolah yang dilaksanakan melalui komunikasi, koordinasi, partisipasi, dan pengambilan keputusan bersama mampu mendukung peningkatan mutu akademik siswa.