Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Molucca Medica

SOSIOKULTURAL MEMPENGARUHI KETIDAKPATUHAN TERAPI ANTIRETROVITAL PADA ODHIV DI MALUKU: QUALITATIVE STUDY Presli Glovrig Siahaya; Jarir At Thobari; Indwiani Astuti; Hari Agus Sanjoto
Molucca Medica VOLUME 14, NOMOR 2, OKTOBER 2021
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.554 KB) | DOI: 10.30598/molmed.2021.v14.i2.124

Abstract

HIV merupakan permasalah global dengan angka kematian yang tinggi. Pengobatan paling efektif pada ODHIV hanyalah dengan terapi ARV. Tujuan utama dari terapi arv adalah untuk meningkatan kelangsungan hidup bebas penyakit dengan menekan replikasi HIV dan meningkatkan fungsi kekebalan. Ketidakpatuhan terhadap terapi ARV akan membeir dampak pada kegaggalan pengobatan. Kegagalan pengobatan pada ODHIV, menyebabkan penurunan CD4 dan infeksi opurtunitik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaiman factor sosikultural dapat mempengaruhi ketidakpatuhan terapi ARV pada ODHIV di Maluku. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 12 informan, dengan menggunakan in-depth interview untuk memperoleh data. Analisis transkrip wawancara melalui koding, menentukan kategori, sub-tema dan tema. Hasil penelitian yang didapatkan stigma, diskriminasi dan tertutup dengan status HIV merupakan faktorsosial yang mempengaruhi ketidakpatuhan terapi ARV. Faktor prespsi ODHIV, bila HIV merupakan santet, sehingga ODHIV menggunakan cara lain untuk pengobatan. Faktor religious dapat mempengaruhi ketidakpatuhan terapi ARV. Faktor culture dapat mempengaruhi ketidakpatuhan terapi RV. Faktor pengobatan alternative dapat mempengaruhi ketidakpatuhan terapi ARV pada ODHIV. Kesimpulan dari penelitian ini factor sosiokultural yang mempengaruhi ketidakpatuhan teapi ARV yaitu factor social, factor presepsi, factor religious, factor culture dan faktor pengobtan alternative.
HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN PENGGUNAAN ANTIRETROVIRAL TERHADAP PERUBAHAN BERAT BADAN PADA ODHIV DI KLINIK KOMUNITAS CANDELA KOTA AMBON Siahaya, Presli Glovrig; Maruanaya, Samuel; Hataul, Is Ikhsan; Mirwa, Dewa Krisna
Molucca Medica Vol 16 No 2 (2023): VOLUME 16, NOMOR 2, OKTOBER 2023
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/10.30598/molmed.2023.v16.i2.139

Abstract

Penyebaran HIV di dunia sudah semakin luas. Di dunia per tahun 2020 WHO mendapatkan data sebanyak 37,7 juta orang dengan HIV hidup. Di Indonesia sendiri, Pusdatin per tahun 2019 terdapat sebanyak 50.282 orang penderita HIV telah didapatkan. Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang menyerang sistem imun manusia dan melemahkan daya tahan tubuh serta menjadikan penderitanya rentan terhadap infeksi dari patogen lain. Virus mematikan ini tidak dapat disembuhkan, tapi dengan pengobatan yang dilakukan secara tepat dan tanggap, penyebaran virus ini dapat ditekan dan penderita bisa menjalani hidup dengan baik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya hubungan tingkat kepatuhan penggunaan ARV terhadap perubahan berat badan Orang Dengan HIV (ODHIV). Kehilangan berat badan bisa dicegah dan ditekan dengan penggunaan ARV secara tepat (waktu dan dosis). Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan rancangan cross-sectional dengan menggunakan uji Spearman. Penelitian ini menemukan adanya hubungan antara tingkat kepatuhan penggunaan ARV dengan perubahan berat badan ODHIV, ditunjukan dengan hasil uji Spearman dengan signifikansi sebesar 0.00.