Buah kelapa merupakan salah satu produk pertanian yang bernilai ekonomi tinggi. Buah kelapa dapat dimanfaatkan untuk pengobatan dan kecantikan karena mengandung senyawa kimia seperti polifenol, flavonoid, monoterpen/seskuitepen, asam fenolik. Beberapa senyawa fitokimia tersebut dapat berfungsi sebagai antioksidan. Air kelapa muda mengandung berbagai senyawa asam fenolik seperti asam p-hidroksibenzoat, asam p-coumaric, asam ferulat, asam vanilat. asam syringat, dan asam caffeic. Buah kelapa mengandung banyak senyawa (ligan) yang belum diketahui keamanannya menjadi dasar dilakukan penelitian prediksi toksisitas senyawa secara in silico menggunakan website KnapSack untuk mencari senyawa metabolit sekunder pada buah kelapa dan website ProTox untuk memprediksi tingkat toksisitas senyawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa fenolik pada buah kelapa berada pada toksisitas kelas 4 dan 5 berdasarkan perbedaan nilai LD50, terdapat 2 dari enam senyawa fenolik pada buah kelapa yaitu p-coumaric acid terindikasi toksisitas aktif pada karsinogen dan ferulic acid toksisitas pada imun, sedangkan keempat senyawa fenolik lainnya yaitu caffeic acid, 4-hydroxybenzoic acid, syringic acid, dan vanillic acid aman dari prediksi toksisitas dan dapat digunakan untuk kesehatan.