Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

STUDI IN SILICO: TOKSISITAS SENYAWA FENOLIK PADA BUAH KELAPA (Cocos nucifera) Nabilla, Zalfa
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61685/jibf.v10i2.161

Abstract

Buah kelapa merupakan salah satu produk pertanian yang bernilai ekonomi tinggi. Buah kelapa dapat dimanfaatkan untuk pengobatan dan kecantikan karena mengandung senyawa kimia seperti polifenol, flavonoid, monoterpen/seskuitepen, asam fenolik. Beberapa senyawa fitokimia tersebut dapat berfungsi sebagai antioksidan. Air kelapa muda mengandung berbagai senyawa asam fenolik seperti asam p-hidroksibenzoat, asam p-coumaric, asam ferulat, asam vanilat. asam syringat, dan asam caffeic. Buah kelapa mengandung banyak senyawa (ligan) yang belum diketahui keamanannya menjadi dasar dilakukan penelitian prediksi toksisitas senyawa secara in silico menggunakan website KnapSack untuk mencari senyawa metabolit sekunder pada buah kelapa dan website ProTox untuk memprediksi tingkat toksisitas senyawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa fenolik pada buah kelapa berada pada toksisitas kelas 4 dan 5 berdasarkan perbedaan nilai LD50, terdapat 2 dari enam senyawa fenolik pada buah kelapa yaitu p-coumaric acid terindikasi toksisitas aktif pada karsinogen dan ferulic acid toksisitas pada imun, sedangkan keempat senyawa fenolik lainnya yaitu caffeic acid, 4-hydroxybenzoic acid, syringic acid, dan vanillic acid aman dari prediksi toksisitas dan dapat digunakan untuk kesehatan.
Hubungan Kekerabatan Fenetik Pada Mangga (Mangifera indica L.) Di Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi Ardiani, Isnain; Jannah, Miftahul
Sains dan Matematika Vol. 8 No. 1 (2023): April, Sains & Matematika
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/sainsmat.v8n1.p19-27

Abstract

Mangga merupakan tanaman buah tahunan berupa pohon yang berasal dari negara india yang menyebar ke wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia, karena tumbuhan mangga memiliki keragaman yang sangat tersebar luas yang dapat dilihat dari karakter morfologinya. Sehingga perlu dilakukan penelitian mengenai karakter fenetik kultivar mangga, Karena system klasifikasi fenetik digunakan untuk menentukan hubungan kekerabatan suatu taksa yang didasarkan pada kesamaan karakter yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kekerabatan fenetik pada Mangga (Mangifera indica L.) di Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Metode yang digunakan survei dan pengamatan langsung dengan menelusuri tanaman mangga yang sudah mencapai tahap mature. Identifikasi dilakukan dengan melihat karakter morfologi. Data disajikan dalam bentuk tabel, gambar, dendogram dan PCA serta dianalisis secara deskriptif dengan software past4.03 dan mvspw. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 4 varietas Mangga. Hubungan kekerabatan berdasarkan 46 karakter morfologi menghasilkan dendogram yang terbagi menjadi 2 kelompok. Mangga Golek dan Arumanis memiliki hubungan kekerabatan dengan nilai similaritas 82,292%, Mangga apel dan Manalagi juga memiliki hubungan kekerabatan dengan nilai similaritas 79,29%. Sehingga, keempat varietas mangga yang ditemukan di Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi menunjukkan adanya hubungan kekerabatan antar spesies.