Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Transformasi Pesantren dalam Era Digital: Peluang dan Tantangan dalam Aspek Dakwah dan Pendidikan Raharjo, Novianto Puji; Novianto Puji Raharjo; Ibad, Nashoihul
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 7 No 1 (2024): Juni
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v7i1.211

Abstract

Islamic boarding schools as traditional Islamic educational institutions in Indonesia face a digital era that brings significant changes. Digital transformation offers various opportunities such as increased access to learning resources and the expansion of da'wah networks. However, challenges such as the digital divide and curriculum adaptation are also major concerns. This article aims to explain how the concept of digital transformation for Islamic boarding schools faces the current digital era. Digital transformation opportunities for Islamic boarding schools can bring technological advances to Islamic boarding schools. However, the challenge for pesantren must also be ready regarding technological infrastructure and how to manage the negative impact of the digital era on pesantren culture. Therefore, a comprehensive strategy is needed to optimize opportunities and overcome challenges in this digital era. This article will describe how opportunities can be taken for pesantren management so that it can expand the social network of pesantren and discuss effective strategies. Furthermore, in further discussion, some data will be presented that shows the success of case studies of pesantren that can integrate pesantren technology in the digital era. The conclusion from this article that can be drawn is that pesantren need to face digital transformation and adapt in the digital era. Among them is being able to integrate the use of technology for the learning process, improving the ability of educators and the socio-cultural adaptation process in Islamic boarding schools.
Komunikasi Budaya Digital Pada Instagram @siberkreasi Untuk Mengetahui Kualitas Literasi Digital Dewantara, Muhammad Iqbal; Ibad, Nashoihul
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 7 No 2 (2024): Desember
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v7i2.213

Abstract

This research departs from the urgency of digital literacy in the millennial era, especially through the social media platform that is most widely used by this generation, namely Instagram. As one of the pioneers of digital literacy in Indonesia, @siberkreasi account is the main choice in disseminating information and digital education to the public. This research aims to analyze how @siberkreasi accounts are able to play a role in educating the nation's life through digital literacy, especially among the younger generation, with a focus on students. This study uses a qualitative method with a postpositivism approach, which prioritizes subjective and interpretive understanding of the phenomenon being studied. The data was collected through in-depth interviews with founders and content creators from @siberkreasi accounts. The results of the study show that the @siberkreasi account is a non-profit account that consistently supports the development of digital literacy among the younger generation. In its content creation, this account focuses more on a constructivist approach, which the founder believes is an important method to effectively improve digital literacy. These findings emphasize the importance of an educational and constructive approach in an effort to improve digital literacy in Indonesia, especially through social media which is popular among millennials.
Valuasi Ekonomi Destinasi Ekowisata Muara Mbaduk Taman Nasional Meru Betiri Banyuwangi Jawa Timur Ibad, Nashoihul; Destiarni, Resti Prastika; Ihsannudin
Agrimics Journal Vol. 3 No. 1: Januari 2026
Publisher : PT. Sativa Publishing Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64118/aj.v3i1.73

Abstract

Ekowisata Muara Mbaduk di Kabupaten Banyuwangi merupakan bagian dari Taman Nasional Meru Betiri yang menampilkan keindahan panorama alam dan keunikan budaya. Meskipun demikian, jumlah kunjungan di Ekowisata ini mengalami fluktuasi, dan masyarakat setempat belum menunjukkan kepedulian yang cukup terhadap pengelolaannya. Penelitian ini mengintegrasikan valuasi ekonomi berbasis pendekatan Metode biaya perjalanan/travel cost method (TCM) dengan analisis faktor kunjungan wisata pasca pandemi covid-19 terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi intensitas kunjungan serta menilai kontribusi nilai ekonomi wisata terhadap perekonomian desa. Sampel penelitian terdiri dari 30 responden, dan data dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda serta metode biaya perjalanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya perjalanan, pendapatan, dan atraksi wisata tidak mempengaruhi intensitas kunjungan ke Ekowisata Muara Mbaduk. Potensi nilai ekonomi yang bisa dihasilkan dari pengelolaan Muara Mbaduk mencapai Rp15.486.416.873 per tahun. Untuk meningkatkan kunjungan, diperlukan upaya perbaikan fasilitas wisata serta sosialisasi terhadap masyarakat mengenai kontribusi ekonomi dari Muara Mbaduk perlu dilakukan. Langkah-langkah ini penting agar masyarakat setempat termotivasi untuk berpartisipasi dalam pengelolaan ekowisata.
Analisis risiko usaha terhadap peternakan ayam broiler di Kabupaten Bangkalan Setianingrum, Ajeng Sari; Maharensy, Destha; Ibad, Nashoihul; Jamilah, Jamilah; Suprapti, Isdiana
Agriscience Vol 5, No 2: November 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v5i2.17943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko usaha serta menganalisis kelayakan potensi usaha peternakan ayam broiler di Kabupaten Bangkalan. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian diketahui bahwa sumber risiko yang ada pada peternakan ayam broiler pak jamil dan pak ismail ini memiliki dampak risiko yang rendah, dari risiko sosial geografis. Akan tetapi, pada risiko logistik masih tergolong tinggi dikarenakan beberapa hal yang tidak dapat digaggu gugat oleh peternak, yaitu : (1) Penargetan berat oleh pihak mitra, (2) Penetapan harga yang berfluktuatif sesuai dengan harga yang ada di pasaran. Setelah diidentifikasi risiko permasalhan yang ada pada 2 peternakan ayam broiler tersebut, diketahui bahwa sumber risiko keseluruhan dikategorikan pada kuadran satu, yang mana pada kuadran satu memiliki probabilitas tinggi serta dampak risiko yang rendah.