Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengembangan Sistem Persuratan Produk Hukum Pada Divisi Hukum Kamajaya Ariestuta, I Made; Santoso, Nurudin; Arwan, Achmad
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 3 (2026): Maret 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Divisi Hukum adalah unit di bawah Sekretaris Universitas Brawijaya yang berperan dalam penyusunan peraturan dan keputusan Majelis Wali Amanat, Senat Akademik Universitas, dan Rektor. Namun, dalam pelaksanaannya sistem persuratan produk hukum di Divisi Hukum masih sering menghadapi berbagai kendala. Permasalahan krusial yang sering terjadi adalah kesalahan penginputan data, inkonsistensi format pencatatan, dan kesulitan dalam pelacakan histori dokumen karena tidak adanya tracking system menyebabkan surat permohonan produk hukum tidak terproses. Pengarsipan produk hukum juga dilakukan secara tidak terstruktur yang dimana dokumen permohonan dan produk hukum digabungkan dalam satu file. Rendahnya akuntabilitas penanganan dokumen membuat tidak adanya mekanisme pelaporan yang memadai yang berpotensi menurunkan kredibilitas Divisi Hukum dan memengaruhi evaluasi kinerja dalam Satuan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemarintah (SAKIP). Berdasarkan permasalahan yang telah diidentifikasi yang ada, diperlukan suatu sistem manajemen persuratan produk hukum pada Divisi Hukum. Sistem ini dibuat untuk meningkatkan efisiensi dalam pengumpulan, pengelolaan, penyimpanan, pelestarian, serta pendayagunaan produk hukum secara sistematis. Oleh karena itu, penulis merancang "Pengembangan Sistem Persuratan Produk Hukum pada Divisi Hukum Universitas Brawijaya". Metode Waterfall digunakan dalam penelitian ini yang terdiri dari studi literatur, rekayasa persyaratan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan pemrograman berbasis objek dengan implementasi yang digunakan adalah bahasa pemrograman PHP dengan framework Laravel. Implementasi database menggunakan MySQL. Hasil pengujian yang digunakan adalah unit testing dan validation testing yang dimana menghasilkan 100% sukses.
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Bimbingan Konseling bagi Guru SMA/SMK Pradana, Fajar; A. Bachtiar, Fitra; Sagita Rusdianto, Denny; Arwan, Achmad; Fardiana Risa, Diva
DIMASLOKA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Informasi dan Informatika Vol 1 No 1 (2022): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/dimasloka.v1i1.13

Abstract

Bimbingan dan konseling (BK) adalah proses interaksi antara konselor dengan konseli baik secara langsung maupun tidak langsung dalam rangka untuk membantu konseli agar dapat mengembangkan potensi dirinya atau pun memecahkan permasalahan yang dialaminya. Selain itu, BK juga memiliki tugas untuk mengetahui kondisi psikologi dari anak didiknya. Dengan adanya BK, maka setiap murid bisa diobservasi dan juga dilakukan assessment lebih lanjut untuk mengetahui kondisi psikologis masing-masing muridnya. Banyak kasus dimana anak remaja mengalami kondisi stress yang dapat berdampak buruk. Terdapat 30,20% siswa SMA mengalami stres tingkat berat. Hal ini dikarenakan beberapa faktor diantaranya tekanan pada bidang akademik dan lingkungan lain, salah satunya adalah merasa tegang dan takut tidak lulus. Untuk saat ini, proses deteksi penyakit stres dapat dilakukan dengan berkonsultasi ke psikiater. Namun bagi siswa SMA yang memiliki permasalahan baik dibidang akademik maupun lainnya dapat melakukan konsultasi dengan guru Bimbingan Konseling (BK) yang terdapat di masing masing sekolah. SMAN 1 Pandaan dan SMA Maarif Pandaan merupakan mitra pengabdian yang memiliki permasalahan pada proses pembimbingan siswa yang dilakukan unit BK. Saat ini kegiatan konsultasi masih dilakukan dengan mencatat melalui logbook berupa buku catatan. Hal ini mengakibatkan sistem pencatatan yang tidak tertata dengan baik dan sulit untuk dilakukan monitoring kedepannya. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka pada kegiatan pengabdian ini mengambil judul “Pelatihan Penggunaan Aplikasi Bimbingan Konseling bagi Guru SMA/SMK”. Hasil Rata-rata responden memberikan nilai setuju dan sangat setuju. Hal ini dapat disimpulkan bahwa aplikasi telah memenuhi kebutuhan yang telah ditetapkan sebelumnya serta telah memenuh ekspetasi dari user
Pelatihan Menulis Ilmiah Untuk Meningkatkan Pemahaman dan Kualitas Karya Ilmiah Remaja SMP 20 Kota Malang Arwan, Achmad; Kurniawan, Wijaya; Adinugroho, Sigit; Sari, Yuita Arum
DIMASLOKA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Informasi dan Informatika Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/dimasloka.v4i2.50

Abstract

Remaja perlu memiliki kecakapan dalam menulis karya ilmiah. Keterampilan ini sangat penting untuk mengembangkan pemikiran kritis dan analitis.  Menulis ilmiah memungkinkan mereka mengorganisasi gagasan secara runtut, menyusun argumen yang logis, dan mendukung pendapat dengan bukti yang relevan.  Namun, banyak siswa masih menghadapi berbagai kendala, seperti kesulitan menuangkan ide, menyusun kerangka tulisan, dan menggunakan sumber referensi secara tepat.  Oleh karena itu, membaca dan menganalisis karya ilmiah dapat menjadi langkah awal yang efektif agar siswa memahami gaya penulisan dan teknik sitasi yang baik. Salah satu sekolah mitra dalam kegiatan pelatihan penulisan ilmiah ini adalah SMP Negeri 20 Malang. Sekolah ini memiliki ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR) yang aktif mengikuti berbagai lomba penulisan ilmiah di tingkat lokal, regional, hingga internasional. Namun demikian, masih terdapat beberapa permasalahan, seperti rendahnya kemampuan siswa dalam menulis karya ilmiah yang baik, kesulitan dalam mengonversi ide menjadi judul penelitian yang sesuai, serta keterbatasan dalam memahami cara menyusun sitasi dan kerangka penelitian. Oleh karena itu, diperlukan adanya pelatihan penulisan ilmiah untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam hal tersebut. Sebagai bentuk kontribusi nyata, empat dosen dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya Malang telah melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan penulisan karya ilmiah kepada siswa SMPN 20 Malang. Melalui pelatihan ini, siswa dibimbing untuk menentukan ide penelitian, merumuskan masalah, mengembangkan ide, hingga menyusun alternatif judul penelitian beserta analisis kelebihan dan kekurangannya. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa siswa mulai mampu memahami tahapan dasar dalam penulisan karya ilmiah secara lebih terstruktur.   Abstract Adolescents need to develop skills in scientific writing, as this ability is essential for fostering critical and analytical thinking. Scientific writing enables them to organize their ideas coherently, construct logical arguments, and support their opinions with relevant evidence. However, many students still face various challenges in scientific writing, such as difficulties in expressing ideas, structuring their writing, and using references appropriately. To overcome these challenges, reading and analyzing scientific works can be an effective first step to help students understand proper writing styles and citation techniques. One of the partner schools involved in this scientific writing training activity is SMP Negeri 20 Malang. The school has an extracurricular program called Karya Ilmiah Remaja (Youth Scientific Writing Club), which actively participates in scientific writing competitions at local, regional, and international levels. Nevertheless, several issues remain, including students' limited ability to produce quality scientific papers, difficulty in translating ideas into appropriate research titles, and a lack of understanding in citation and research framework composition. Therefore, scientific writing training is necessary to enhance students' capabilities in these areas. As a form of community service, four lecturers from the Faculty of Computer Science, Universitas Brawijaya Malang, conducted a scientific writing training program for students of SMPN 20 Malang. Through this training, students were guided to identify research ideas, formulate general problems, develop ideas, and determine alternative research titles along with an analysis of their strengths and weaknesses. The results of the training showed that students began to understand the basic stages of scientific writing in a more structured manner.
Detection of God Class Smells in PHP Systems Using Object-Oriented Metrics Toofani, Naveed; Priyambadha, Bayu; Arwan, Achmad
Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 11 No. 2: August 2026
Publisher : Faculty of Computer Science (FILKOM) Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jitecs.2026112892

Abstract

Software maintainability becomes difficult when object-oriented systems contain God Class code smells, where a single class handles excessive responsibilities and controls large portions of system behavior. Most existing God Class detection approaches use metric thresholds developed for statically typed languages such as Java, which may not accurately represent the architectural characteristics of dynamically typed PHP systems. This problem can reduce software maintainability, increase system complexity, and complicate future development and testing activities. This study applies a quantitative empirical research approach to evaluate metric-based God Class detection in PHP systems. Twelve open-source PHP projects containing 7,866 classes were collected from GitHub and analyzed using the PDepend static analysis tool. The extracted object-oriented metrics included Weighted Methods per Class (WMC), Number of Public Methods (NPM), Depth of Inheritance Tree (DIT), and Lines of Code (LOC). A class was classified as a God Class when at least three out of four threshold values were exceeded. The detection results were validated using statistical analysis, K-Means clustering, machine learning consistency validation, PHPMD comparison, and expert manual validation. The results identified 421 God Classes and showed that WMC, NPM, and LOC are strong indicators of God Class behavior in PHP systems, while DIT has lower influence due to framework-based inheritance structures. The study demonstrates that metric-based detection can effectively identify maintainability problems in PHP applications and provides a foundation for future PHP-specific threshold development.