Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN LITERASI BACA, TULIS, DAN KEUANGAN, ANAK-ANAK PUTUS SEKOLAH, DENGAN METODE BERMAIN Dwi Aryanti; Siti Muntasiroh; Alfan Hilman Agustin
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): PROSIDING DEDIKASI OKTOBER
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan literasi baca, tulis, dan literasi keuangan pada anak usia dini yang mengalami putus sekolah memegang peran penting dalam memperkuat ketahanan hidup di era modernisasi yang serba cepat, kompleks, dan kompetitif. Intervensi literasi baca-tulis mencakup pengenalan huruf, suku kata, pembentukan kata, serta latihan menulis dan membaca melalui metode bermain, bercerita, dan narasi kreatif. Pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan minat baca serta kemampuan pramembaca dan pramenulis, khususnya pada anak usia 6 hingga 10 tahun. Di sisi lain, literasi keuangan sejak dini diperkenalkan melalui aktivitas sederhana seperti memahami konsep dasar uang, pentingnya menabung, serta membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Kegiatan ini bertujuan membentuk kebiasaan positif dalam mengelola keuangan secara bijak, termasuk menyisihkan sebagian uang jajan. Dengan menggabungkan literasi baca, tulis, dan keuangan melalui pendekatan kontekstual dan konvergen, anak-anak yang putus sekolah memperoleh bekal akademik sekaligus kompetensi hidup. Model pembelajaran fungsional ini memberikan arah strategis bagi penguatan kemandirian dan ketahanan sosial-ekonomi jangka panjang.
Evaluating the Legality of GI Airline Standard Terms Through Contract Anatomy and Consumer Protection Frameworks Gunawan, Clarissa; Sashenka, Kendrapatya Grisha; Putra, Nur Dwi Andhika; Nurrahma, Nazara Anisa; Khaedar Ali, Mochamad Daffa; Aryanti, Dwi
Media Hukum Indonesia (MHI) Vol 4, No 1 (2026): March
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes the contract between GI as an airline service provider and consumers based on contract anatomy and applicable legal foundations. The analysis focuses on the conformity of the contract's content with contract law principles, the rights and obligations of the parties involved, and consumer protection. The results indicate that the contract clearly stipulates rights and obligations, yet certain legal aspects need to be strengthened to optimally safeguard consumer interests
COMPARISON OF LEGAL NORMS AND MECHANISMS FOR SETTLEMENT OF INTER-RELIGIOUS MARRIAGES IN INDONESIA AND SINGAPORE Istimeisiyah, Dian; Aryanti, Dwi
istinbath Vol. 24 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/ijhi.v24i2.1095

Abstract

Interfaith marriages pose different legal challenges in Indonesia and Singapore, primarily due to differences in validation mechanisms and normative frameworks. This study aims to compare the normative frameworks and resolution mechanisms for interfaith marriages in Indonesia and Singapore. This study uses a normative legal research method, with a comparative approach, to examine regulations, administrative practices, and relevant decisions in both countries. In Indonesia, Article 2, paragraph (1), of the Marriage Law makes religious law the primary requirement for validity, so the state does not provide administrative channels for couples of different religions. This condition is reinforced by Supreme Court Circular Letter No. 2 of 2023, which limits requests for court rulings regarding interfaith marriages. In contrast, Singapore implements a dual legal system for marriage through the Women's Charter and the Administration of Muslim Law Act (AMLA), which allows interfaith marriages among non-Muslims through a defined, structured administrative mechanism. The comparative results show that Indonesia still prioritizes substantive, religion-based norms without administrative resolution mechanisms, while Singapore is more adaptive through its civil marriage regulations, which provide legal certainty. This research emphasizes the need for legal reform in Indonesia to accommodate diversity without neglecting the normative principles held by society.
MANAJEMEN PENGETAHUAN PADA SEKTOR PUBLIK: SEBUAH TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS 2010-2021 Aryanti, Dwi; Prasojo, Eko
Jurnal Academia Praja Vol 4 No 2 (2021): Academia Praja : Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan, dan Administrasi Publik
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jap.v4i2.445

Abstract

Tulisan ini mengkaji fenomena manajemen pengetahuan pada organisasi sektor publik. Manajemen pengetahuan sektor publik merupakan area penelitian yang penting karena memiliki manfaat tidak hanya untuk organisasi itu sendiri namun juga kepentingan publik. Manajemen sektor publik di Indonesia merupakan bagian dari reformasi birokrasi sejak tahun 2010. Namun berdasarkan Knowledge Global Index, peringkat Indonesia masih berada dibawah rata-rata dunia. Kajian ini didasarkan pada tinjauan literatur sistematis dengan menggunakan database dari Scopus. Kumpulan dari 44 sumber jurnal dianalisis dengan menyajikan gambaran komprehensif manajemen pengetahuan sektor publik selama 10 tahun terakhir yakni dari tahun 2010 hingga Februari 2021. Makalah ini menjelaskan analisis deskriptif dan analisis konten. Pada analisis deskriptif digambarkan berupa lokasi, disiplin penelitian, metodologi, karakteristik, ukuran sampel dan tematik. Hasil analisis deksriptif penelitian menemukan bahwa terdapat tema dan area yang terlalu banyak dianalisis, sementara yang lain kurang diteliti. Selain itu, perlu melakukan pendekatan metodologis yang lebih dalam untuk memperkaya literatur. Pada analisis konten dijabarkan tentang urgensi manajemen pengetahuan pada sektor publik di Indonesia dan strategi yang diperlukan oleh pemerintah Indonesia dalam penerapannya.
Penyusunan Buku Narasi Nilai Budaya Arsitektur Kelenteng Tay Kek Sie Sebagai Petunjuk Bagi Wisatawan Juwono, Sudarmawan; Ali, Abdullah; Solo, Adrianus; Aryanti, Dwi; Lidia Malaseme, Fera; Julia Lestari, Helma; Gobai, Oktowimelek
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2026): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v7i1.54565

Abstract

Keberadaan masyarakat dan budaya Tionghoa telah menjadi bagian dari keragaman sosial budaya Indonesia.  Semarang merupakan kota yang menjadi saksi dari kekayaan budaya Tionghoa dalam bentuk tradisi masyarakat maupun arsitektur seperti tempat tinggal dan rumah ibadah. Salah satu rumah ibadah atau kelenteng yang terkemuka adalah Kelenteng Tay Kek Sie atau Kelenteng Gang Lombok. Kelenteng yang dikenal sebagai rumah ibadah Tri Darma bagi masyarakat Tionghoa ini merupakan aset budaya tidak saja dipandang sakral namun mengajarkan nilai-nilai budaya positif sebagai pelajaran hidup bagi masyarakat. Rekreasi budaya ke kelenteng ini membawa banyak manfaat mengenai arsitektur, nilai-nilai budaya Tionghoa maupun sejarah kota Semarang. Saat ini para wisatawan memperoleh berbagai informasi dari petugas kelenteng namun karena keterbatasan waktu maka target pemahaman tidak tercapai. Bertitik tolak dari kondisi tersebut maka program pengabdian kepada masyarakat ditujukan untuk menyusun buku yang berisi narasi singkat terutama bidang arsitektur tentang kelenteng ini yang dapat dimanfaatkan pengunjung.