Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Urban Farming Sebagai Strategi Penataan Ruang Mikro: Studi Kasus Kelurahan Bukit Duri, Jakarta Selatan Abdullah Ali; Dwi Aryanti; Erita Oktasari
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 19 No. 2 (2025): July 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/v19i2.327

Abstract

Urban farming tidak hanya menjadi strategi ketahanan pangan perkotaan, tetapi juga pendekatan spasial dalam menata ruang mikro di kawasan padat penduduk. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi urban farming dalam optimalisasi ruang sempit melalui pendekatan arsitektur mikro dan pemberdayaan komunitas. Lokasi penelitian adalah Kelurahan Bukit Duri, Jakarta Selatan, yang memiliki karakter spasial padat dan terbatas namun aktif mengembangkan kebun komunitas berbasis rumah tangga. Pendekatan metode kualitatif deskriptif dengan studi kasus digunakan untuk mengidentifikasi pola adaptasi ruang dan transformasi fungsi ruang residual menjadi produktif secara ekologis dan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urban farming berperan sebagai penghubung antar-ruang, media ekologis pasif, serta wadah rekreasi mikro komunitas. Penataan ruang mikro dilakukan melalui partisipasi warga dikoordinir oleh tim penggerak PKK, pemrograman urban farming berbasis komunitas, dengan pengelolaan air limbah rumah tangga sederhana. Penelitian ini memperkuat urgensi integrasi arsitektur lanskap mikro dan strategi ketahanan komunitas dalam penataan ruang kota yang berkelanjutan dengan pendekatan urban farming.
UPAYA PENINGKATAN LITERASI BACA, TULIS, DAN KEUANGAN, ANAK-ANAK PUTUS SEKOLAH, DENGAN METODE BERMAIN Dwi Aryanti; Siti Muntasiroh; Alfan Hilman Agustin
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): PROSIDING DEDIKASI OKTOBER
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan literasi baca, tulis, dan literasi keuangan pada anak usia dini yang mengalami putus sekolah memegang peran penting dalam memperkuat ketahanan hidup di era modernisasi yang serba cepat, kompleks, dan kompetitif. Intervensi literasi baca-tulis mencakup pengenalan huruf, suku kata, pembentukan kata, serta latihan menulis dan membaca melalui metode bermain, bercerita, dan narasi kreatif. Pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan minat baca serta kemampuan pramembaca dan pramenulis, khususnya pada anak usia 6 hingga 10 tahun. Di sisi lain, literasi keuangan sejak dini diperkenalkan melalui aktivitas sederhana seperti memahami konsep dasar uang, pentingnya menabung, serta membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Kegiatan ini bertujuan membentuk kebiasaan positif dalam mengelola keuangan secara bijak, termasuk menyisihkan sebagian uang jajan. Dengan menggabungkan literasi baca, tulis, dan keuangan melalui pendekatan kontekstual dan konvergen, anak-anak yang putus sekolah memperoleh bekal akademik sekaligus kompetensi hidup. Model pembelajaran fungsional ini memberikan arah strategis bagi penguatan kemandirian dan ketahanan sosial-ekonomi jangka panjang.
Evaluating the Legality of GI Airline Standard Terms Through Contract Anatomy and Consumer Protection Frameworks Gunawan, Clarissa; Sashenka, Kendrapatya Grisha; Putra, Nur Dwi Andhika; Nurrahma, Nazara Anisa; Khaedar Ali, Mochamad Daffa; Aryanti, Dwi
Media Hukum Indonesia (MHI) Vol 4, No 1 (2026): March
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes the contract between GI as an airline service provider and consumers based on contract anatomy and applicable legal foundations. The analysis focuses on the conformity of the contract's content with contract law principles, the rights and obligations of the parties involved, and consumer protection. The results indicate that the contract clearly stipulates rights and obligations, yet certain legal aspects need to be strengthened to optimally safeguard consumer interests
COMPARISON OF LEGAL NORMS AND MECHANISMS FOR SETTLEMENT OF INTER-RELIGIOUS MARRIAGES IN INDONESIA AND SINGAPORE Istimeisiyah, Dian; Aryanti, Dwi
istinbath Vol. 24 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/ijhi.v24i2.1095

Abstract

Interfaith marriages pose different legal challenges in Indonesia and Singapore, primarily due to differences in validation mechanisms and normative frameworks. This study aims to compare the normative frameworks and resolution mechanisms for interfaith marriages in Indonesia and Singapore. This study uses a normative legal research method, with a comparative approach, to examine regulations, administrative practices, and relevant decisions in both countries. In Indonesia, Article 2, paragraph (1), of the Marriage Law makes religious law the primary requirement for validity, so the state does not provide administrative channels for couples of different religions. This condition is reinforced by Supreme Court Circular Letter No. 2 of 2023, which limits requests for court rulings regarding interfaith marriages. In contrast, Singapore implements a dual legal system for marriage through the Women's Charter and the Administration of Muslim Law Act (AMLA), which allows interfaith marriages among non-Muslims through a defined, structured administrative mechanism. The comparative results show that Indonesia still prioritizes substantive, religion-based norms without administrative resolution mechanisms, while Singapore is more adaptive through its civil marriage regulations, which provide legal certainty. This research emphasizes the need for legal reform in Indonesia to accommodate diversity without neglecting the normative principles held by society.