Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kompetensi Aparatur, Partisipasi Masyarakat, Dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa Di Kecamatan Gerokgak Ariasih, Dwik; Asana , Gde Herry Sugiarto; Clarissa , Sarita Vania
Jurnal Akuntansi Profesi Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Akuntansi Profesi
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jap.v15i01.76367

Abstract

  Tujuan Pengelolaan Dana Desa meliputi pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang efisien, transparan, bertanggung jawab, partisipatif, tertib, dan disiplin fiskal. Pertanyaan yang ingin dijawab oleh penelitian ini adalah apakah akuntabilitas pengelolaan anggaran desa dipengaruhi oleh kompetensi aparatur, keterlibatan masyarakat, dan pemanfaatan teknologi informasi. Populasi penelitian adalah warga Perangkat Desa Kecamatan Gerokgak yang berjumlah 56 orang. Populasi digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini. Dengan jumlah responden sebanyak 56 orang yang terdiri dari 1 kepala desa, 1 sekretaris desa, 1 bendahara desa (kepala keuangan), dan 1 BPD desa, penelitian ini mampu menarik kesimpulan yang bermakna. Metode analisis data yang digunakan adalah: analisis deskriptif, uji kualitas data, regresi linier berganda, uji t, determinasi, dan uji asumsi klasik. Temuannya menunjukkan bahwa tanggung jawab penanganan uang desa yang lebih tinggi akan terjadi apabila penanggung jawab dana tersebut mempunyai kompetensi. Akuntabilitas pengelolaan uang desa dapat ditingkatkan dengan keterlibatan masyarakat yang kuat dalam memantau berfungsinya pemerintahan desa. Akuntabilitas yang lebih baik adalah manfaat lain dari penggunaan TI dalam operasional pemerintahan desa. Keywords: akuntabilitas; dana desa  
Penggunaan Fraud Hexagon Theory Dalam Mendeteksi Perilaku Kecurangan Pada Pengelolaan Dana Desa Di Kota Denpasar Kristina Putri, Ni Kadek; Asana , Gde Herry Sugiarto; Adi , I Ketut Yudana
Jurnal Akuntansi Profesi Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Akuntansi Profesi
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jap.v15i01.76474

Abstract

Upaya menghindari pelanggaran atau penyimpangan dalam pengelolaan dana desa yang seharusnya dikelola secara jelas, teratur, berkualitas, dan akuntabel. Pengelolaan yang salah dapat menyebabkan menurunnya kualitas hidup masyarakat, fasilitas, dan infrastruktur desa tetapi juga dapat menyebabkan kerugian bagi desa itu sendiri. Penelitian mempunyai tujuan guna menentukan apakah variabel dari teori hexagon mempengaruhi perilaku kecurangan pada pengelolaan dana di Kota Denpasar. Penelitian melibatkan 52 responden. Sampling dilakukan secara random dan jumlah sampel dihitung dengan rumus slovin. Data penelitian dilakukan pengumpulan dengan kuesioner maupun dilakukan pengukuran skala likert. Data di analisis memakai metode analisis regresi linier berganda dan SPSS versi 22. Hasil memperlihatkan jika tekanan, kesempatan, kemampuan maupun arogansi mempengaruhi perilaku kecurangan pada pengelolaan dana desa di Kota Denpasar secara positif, sedangkan rasionalisasi dan kolusi mempengaruhi perilaku kecurangan pada pengelolaan dana desa di Kota Denpasar secara negatif.
PENGARUH LEVERAGE, PROFITABILITAS, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP MANAJEMEN LABA: Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2021 Kadek Chindi Febriana Arista; Gde Herry Sugiarto Asana; Tiara Kusuma Dewi
Journal Research of Accounting Vol. 5 No. 1 (2023): Journal Research of Accounting
Publisher : Universitas Triatma Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51713/jarac.v5i1.103

Abstract

Manajemen laba dapat digambarkan sebagai salah satu tindakan yang dilakukanoleh manajemen perusahaan untuk memperoleh laba sehingga, mendapatkan informasimengenai keuntungan secara ekonomis yang tidak pernah dialami perusahaan dalamjangka panjang bahkan merugikan perusahaan. Manajemen laba terjadi karena adanyakonflik antara agen sebagai manajer dan pemilik sebagai principle. Dapat diasumsikanbahwa dimungkinkan manajer akan berprilaku oportunistik demi kepentingan pribadidengan melakukan praktik manajemen laba. Manajemen laba dilakukan dengan carameratakan, menaikan, dan menurunkan laba, sehingga laporan keuangan yangsemestinya membantu penggunanya tetapi justru memberikan informasi yang tidaktepat bagi penggunanya. Hal ini mengakibatkan laporan keuangan tidak dapatdiandalkan, karena informasi yang terkandung didalamnya tidak menampilkaninformasi yang seharusnya. Tujuan penelitian ini untuk menguji dan memperoleh buktiempiris pengaruh Leverage, Profitabilitas, dan Ukuran Perusahaan TerhadapManajemen Laba Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa EfekIndonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yangterdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2021. Penelitian ini menggunakan datasekunder. Data dikumpulkan dari Bursa Efek Indonesia dan laporan keuangan tahunan2019-2021. Sampel yang digunakan sebanyak 118 perusahaan melalui metodepurposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linierberganda. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa leverage berpengaruhpositif terhadap manajemen laba, profitabilitas berpengaruh positif terhadapmanajemen laba, ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap manajemen laba.
BELANJA MODAL DITINJAU DARI DANA PERIMBANGAN DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN DAN KOTA DI PROVINSI BALI TAHUN 2016-2020 Ni Putu Vira Cintya Dewi; Tiara Kusuma Dewi; Gde Herry Sugiarto Asana
Journal Research of Accounting Vol. 5 No. 1 (2023): Journal Research of Accounting
Publisher : Universitas Triatma Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51713/jarac.v5i1.104

Abstract

Local governments utilize their capital expenditure budgets to construct facilities and infrastructure for the development of their respective regions. The distribution of capital expenditure is influenced by various factors, including local original revenue and balancing funds. The objective of this research is to examine the impact of local original income and balancing funds on capital expenditure in the regencies and cities of Bali. The data for this study was collected through the documentation method, gathering, processing, and recording data from secondary sources relevant to the research. The study population comprises the Regency and City Governments of Bali, which consist of eight districts. The results indicate that the profit sharing fund has a positive effect on capital expenditure. It is recommended that local governments in Bali focus on further developing potential sources of regional income to enhance their Regional Original Revenue (PAD). This can be achieved through the intensification of tax collection and the formulation of regional regulations that support economic activities within the regions. The allocation of balancing funds such as General Allocation Fund (DAU), Specific Allocation Fund (DAK), and Special Allocation Fund (DBH) should prioritize areas that directly impact public interests, such as infrastructure and facilities that stimulate economic growth. It is important to avoid diverting the balancing fund and PAD for non-beneficial expenditure allocations. Capital expenditure should be carried out with the aim of providing optimal public services and generating income for the region..
PERAN KREDIT DAN MODAL SENDIRI TERHADAP PENDAPATAN PETANI PADI DI KECAMATAN SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR Made Theo Lamunas; Gde Herry Sugiarto Asana
Journal Research of Accounting Vol. 5 No. 1 (2023): Journal Research of Accounting
Publisher : Universitas Triatma Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51713/jarac.v5i1.112

Abstract

The agricultural sector in Bali likewise assumes a vital part in the development and economy of the Balinese people. Agriculture is expected to be able to create a source of income, a means for entrepreneurship, and has the potential to better the population's standard of living. At present there is a lack of distribution or access to capital which causes the scale of ownership of agricultural business actors to be small so that they cannot make efficiency in production and even have no effect on income. The motivation behind this study was to examine the job of credit and value in the pay of rice farmers in Sukawati sub-district, Gianyar regency. This examination is a sort of quantitative exploration using primary data. Techniques for information assortment utilizing interviews and questionnaires. The analytical tools used to process the data are different test techniques (paired sample test) and multiple linear regression. In light of the consequences of the examination and information examination, that's what it shows credit (X1) and equity (X2) play a positive role in the income of rice farmers. Credit for rice farmers will increase the value in the pay of rice farmers
OPTIMALISASI PENGELOLAAN KEUANGAN UNTUK MENINGKATKAN PROFITABILITAS PADA UMKM DAYU NGURAH BUSANA DI PASAR SENI SUKAWATI BALI Ni Luh Gde Novitasari; Gde Herry Sugiarto Asana; Ida Ayu Gede Ari Suartini
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT (SENEMA) Vol 3 No 2 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT (SENEMA)
Publisher : Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) adalah sebuah istilah yang mengacu pada suatu jenis usaha yang didirikan oleh pribadi dan memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 200.000.000,00 (belum termasuk tanah dan bangunan). UMKM merupakan kategori bisnis yang memainkan peran vital dalam perekonomian di Indonesia, terutama dalam menyediakan lapangan pekerjaan, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, dan menciptakan inovasi. UMKM didefinisikan berdasarkan kriteria seperti jumlah karyawan, omset tahunan, dan total aset, dengan usaha mikro memiliki batasan paling kecil, diikuti oleh usaha kecil dan menengah. Pasar Seni Sukawati di Bali merupakan salah satu pusat perdagangan yang terkenal dengan keragaman produk seni dan kerajinan tangan, termasuk di dalamnya adalah baju dan pakaian tradisional. Dengan kekayaan budaya dan daya tarik wisata yang tinggi, pasar ini menarik banyak pedagang dan pengunjung dari berbagai latar belakang. Selain sebagai pusat perdagangan dan ekonomi, Pasar Seni Sukawati juga berfungsi sebagai tempat pelestarian budaya. Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Mahasaraswati Denpasar hadir membawa misi untuk membantu UMKM Dayu Ngurah Busana dalam pencatatan pembukuan terpadu dan meningkatkan profitabilitas usaha.
PENGEMBANGAN POTENSI DESA CEMAGI KECAMATAN MENGWI KABUPATEN BADUNG DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT I Made Hedy Wartana; Made Yudi Darmita; Gde Herry Sugiarto; Desak Made Purnama Dewi
Synergy and Society Service Vol. 2 No. 2 (2022): Synergy and Society Service
Publisher : Universitas Triatma Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51713/save.v2i2.63

Abstract

Cemagi Village is one of the villages in the Mengwi sub-district, Badung district, which has a coast. The people of Cemagi village have various professions, namely those who work in the agricultural sector, as breeders, work in the tourism sector, fisheries, as MSME actors and so on. .. In Cemagi Village there are several financial institutions that have an important role in supporting the economy in Cemagi Village. Cemagi Village has a geographical location that is very easy to reach because it is the route to the Tanah Lot Temple tourist attraction in Tabanan. In the village of Cemagi, several inns and villas have also been built. Local residents have started making inns and some are contracting out their land to build villas which will later be rented out to tourists. Seeing the conditions and existence of the Cemagi village, Cemagi village has great prospects to be developed into a tourist area in order to improve the community's economy. The methods used in this community service are counseling and mentoring methods so that there is direct interaction with MSME actors in Cemagi village, Managers of Financial Institutions in Cemagi village, Cemagi Village Communities and Cemagi village government. The problems found in Cemagi village include: 1) The MSME empowerment in Cemagi village has not been maximized in the development of Cemagi Village as a tourist destination. 2) The utilization of financial institutions in Cemagi village has not been optimal to support the capital of MSME actors in Cemagi village. 3). Management of Mengening Beach and Seseh Beach is not yet optimal as an attraction for tourists. In implementing this community service program, the executors immediately go down to the location to directly see the conditions in the field and coordinate and discuss the problems faced by partners in Cemagi village. their villages and being able to do good cooperation with financial institutions in Cemagi village and more organized Mengening Beach and Seseh Beach by optimizing cooperation with stake holders so that Mengening Beach and Seseh Beach can be managed optimally so that they are more attractive for tourists to visit
Pelatihan dan Pendampingan UMKM di Desa Petak Gianyar Dwitrayani, Made Christin; Asana, Gde Herry Sugiarto; Tabita, I Dewa Ayu Tita Permana; Agustini, Ni Putu Widya; Sari, Ni Putu Sukma Artadhi; Sukmaningsih , Kadek
Synergy and Society Service Vol. 5 No. 1 (2025): Synergy and Society Service
Publisher : Universitas Triatma Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51713/save.v5i1.100

Abstract

Group 8's study for the Thematic Real Work Lecture (KKNT) activity focused on UMKM Training and Mentoring Activities in Petak Gianyar Village. The purpose of this research is to support Small and Medium Enterprise (UMKM) actors in Petak village by offering proposals, solutions, and strategies to expand their enterprises. To examine the efforts of UMKM actors, qualitative approaches were used in this KKNT activity. The UMKM players in Petak village are the subject of the research because they are interested in the circumstances, particularly with regard to the challenges they encounter in operating their businesses. Visiting UMKM, finding out about the challenges they encounter in operating their business, and offering solutions to their problems are all examples of training and mentoring activities that are conducted. It is envisaged that Petak village UMKM will profit from this action. and ideally UMKM players would be able to run their businesses consistently after completing this training and mentoring.
Peran Tingkat Pengawasan dalam Memoderasi Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kapabilitas Pengelola Terhadap Penyebab Kredit Macet Pada LPD di Kecamatan Tabanan Putra, Gede Agus Wina; Gde Herry Sugiarto Asana; Komang Krishna Yogantara
Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jmae.v4i1.1342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan kapabilitas pengelola terhadap penyebab kredit macet, serta peran tingkat pengawasan sebagai variabel moderasi pada Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Kecamatan Tabanan. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda dan analisis regresi moderasi (MRA). Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 93 responden pengelola LPD yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan kapabilitas pengelola berpengaruh signifikan terhadap penyebab kredit macet. Selain itu, tingkat pengawasan terbukti mampu memoderasi pengaruh kualitas pelayanan dan kapabilitas pengelola terhadap kredit macet. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya peningkatan kualitas pelayanan, kompetensi manajerial, dan efektivitas pengawasan untuk menurunkan risiko kredit bermasalah di LPD
Pengaruh Literasi Keuangan dan Tingkat Pendidikan Terhadap Penggunaan Pinjaman Online Dengan Risiko Kredit Sebagai Variabel Moderasi Mulyawan, Ida Bagus Ade Putra; Gde Herry Sugiarto Asana; Laras Oktaviani
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i1.739

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan tingkat pendidikan terhadap penggunaan pinjaman online, dengan risiko kredit sebagai variabel moderasi. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi variabel risiko kredit dalam memoderasi hubungan antara literasi keuangan dan tingkat pendidikan terhadap keputusan penggunaan pinjaman online pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 99 pelaku UMKM di Kecamatan Denpasar Barat yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan tingkat pendidikan berpengaruh positif terhadap penggunaan pinjaman online. Selain itu, risiko kredit terbukti mampu memoderasi pengaruh literasi keuangan dan tingkat pendidikan terhadap penggunaan pinjaman online. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi keuangan dan pendidikan formal dalam pengambilan keputusan finansial digital. Implikasi teoritis dari penelitian ini memperluas pemahaman tentang peran faktor internal UMKM terhadap pembiayaan digital, sementara implikasi praktisnya memberikan acuan bagi pembuat kebijakan dan lembaga keuangan dalam merancang program edukasi dan pembiayaan yang lebih inklusif.This study aims to analyze the effect of financial literacy and education level on the use of online loans, with credit risk as a moderating variable. The novelty of this research lies in incorporating credit risk as a moderating factor in the relationship between financial literacy, education level, and the decision to use online loans among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). A quantitative approach with a survey method was employed. Data were collected through questionnaires distributed to 99 MSME actors in West Denpasar District, selected using accidental sampling. The data were analyzed using Moderated Regression Analysis (MRA) with SPSS software. The results indicate that both financial literacy and education level positively influence online loan usage. Furthermore, credit risk significantly moderates the influence of financial literacy and education level on the use of online loans. The study concludes that enhancing financial literacy and formal education is crucial in digital financial decision-making. Theoretically, this study contributes to the understanding of internal MSME factors in digital financing behavior, while practically, it provides insights for policymakers and financial institutions in developing more inclusive financial literacy and credit risk management programs.
Co-Authors Adi , I Ketut Yudana Adi, I Ketut Yudana Agustini, Ni Putu Widya Amritha, Putu Mika Ariasih, Dwik Desak Made Purnama Dewi Dewi, Ni Nyoman Sri Rahayu Trisna Dewiwati Sujadi Dwitrayani, Made Christin Elizabeth Ni Putu Novitasari Erawati Dewi, Ni Ketut Mega Fransisca Putri Isabela Gusti Ayu Made Karmila Gusti Ayu Novy Sumardeni I Dewa Ayu Tita Permata Tabita I Gede Tarsan Subali I Ketut Sutapa I Ketut Yudana Adi I Ketut Yudana Adi I Komang Adi Putra Wirawan I Made Bayu Wisnawa I Putu Kesuma Yuda I Wayan Gede Widiyantara I Wayan Juniartha I Wayan Suartana Ida Ayu Gede Ari Suartini Kadek Chindi Febriana Arista Kadek Dwik Ariasih Ketut Hery Sony Pratama Komang Fridagustina Adnantara Komang Krishna Yogantara Komang Krishna Yogantara Komang Krishna Yogantara Komang Meliawati Kristina Putri, Ni Kadek Kukuh Rian Setiawan Kukuh Rian Setiawan Laksminingsih, Luh Gede Made Laras Oktaviani Luh Gede Made Laksminingsih Luh Komang Candra Dewi Luh Septiani Ulandari Made Christin Dwitrayani Made Christin Dwitrayani Made Christin Dwitrayani Made Hedy Wartana Made Theo Lamunas Made Yudi Darmita Minna, Felix Pernando Mulyawan, Ida Bagus Ade Putra Ni Kadek Bagiani Ni Kadek Liang Nanda Lestari Ni Ketut Rasmini Ni Komang Riskayani Ni Komang Tri Ismayanti Ni Luh Eka Wahyuni Ni Luh Gde Novitasari Ni Made Christine Dwiyanti Ni Made Suma Sari Ni Putu Candra Pratiwi Ni Putu Indah Wardani Ni Putu Selin Viantari Ni Putu Vira Cintya Dewi Noviyanti, Dayu Komang Pratama, Ketut Hery Sony Pusparini, Helena Gusti Ayu Putu Putra, Gede Agus Wina Sari, Ni Putu Sukma Artadhi Sarita Vania Clarissa Setiana, I Made Riawan Sonya Ariska Wijaya Sukmaningsih , Kadek Tabita, I Dewa Ayu Tita Permana Tiara Kusuma Dewi Tiara Kusuma Dewi Tiara Kusuma Dewi Tiara Kusuma Dewiv Valentien Natalya Wahyuni, Ni Luh Eka Widya Kristanti Wiga Wiratama