Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementasi Case Method ditinjau dari Kemampuan Kolaboratif dan Partisipatif Mahasiswa Allolayuk, Sertin; Erliani, Ni Made; Tudjuka, Masril Aguswandi; Ambotuo, Viskarita; Alfian, Melky; Tjenemundan, Delfince
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berada dalam suasana yang cepat berubah diabad 21 ini menuntut kemampuan adaptasi terhadap perubahan nasional maupun global. Keputusan menteri pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi nomor 210 tahun 2023 tentang Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi nomor 7 tentang pembelajaran yang kolaboratif dan partisipatif, maka penelitian ini menerapkan metode pembelajaran pemecahan kasus (case method). Penelitian yang dilakukan kepada mahasiswa Pendidikan Guru Anak Usia Dini bertujuan untuk mengetahui keefektifan case method dalam mengingkatkan kemampuan kolaboratif dan partisipatif mahasiswa. Setelah data penelitian diolah menggunakan uji statistik paired sample t-test dan N-Gain maka diperoleh hasil case method sangat efektif jika diimplementasikan pada mata kuliah Pengembangan Pembelajaran Matematika pada Anak Usia Dini. Case method melatih mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan berpikir kritis untuk memecahkan masalah dan merumuskan solusi.
Pencegahan Stunting Melalui Penguatan Ketahanan Pangan Bagi Masyarakat Desa Kumpi Kecamatan Lembo Kabupaten Morowali Utara Delfince Tjenemundan; Feliks Arfid Guampe; Olvit Olniwati Kayupa; Cirtye Labesani; Melky Alfian
PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/pakmas.v4i1.2671

Abstract

Stunting is the most serious nutritional problem in Indonesia, caused by inadequate nutritional intake. This condition is characterized by impaired growth, where children's height is shorter compared to the average height of children their age. Stunting can be prevented if interventions are carried out before the child reaches the age of two to five years. In Kumpi Village, one child was found to be at risk of Stunting. To prevent Stunting, knowledge transfer through training and community mentoring is needed, one of which is by strengthening food security. This activity uses an active participation method and involves various activities such as "nutrition Friday" at Tunas Harapan Kindergarten and PAUD, giving parcels to children at risk of Stunting, "clean Saturday" activities, the "smart kindergarten" program, utilizing home yards for cultivation, distributing catfish seeds, planting organic vegetables, and making liquid organic fertilizer. The results of this activity indicate that the community of Kumpi Village understands that Stunting can be addressed through improved food security and environmental support. This activity has significant implications for Stunting eradication strategies through community empowerment and enhanced food security.