Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

DAMPAK HIPNOTERAPI DALAM MENGELOLA KADAR GULA DARAH DAN KUALITAS HIDUP PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI DENPASAR SELATAN Gloria Margaret Wulang; Ni Made Ayu Sukma Widyandari; I Made Rai Mahardika
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2025): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/7rzhx791

Abstract

Background: Diabetes Mellitus Type II is a chronic condition that requires long-term management. One of the main challenges in diabetic patients is unstable blood glucose levels. As a complementary approach, hypnotherapy has been considered to help regulate blood glucose and improve quality of life in patients with DM Type II. Objective: This study aimed to evaluate the effect of hypnotherapy on blood glucose levels and quality of life in patients with Diabetes Mellitus Type II. Methods: A pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach was used. A total of 9 participants were selected using purposive sampling. Blood glucose data were analyzed using paired t-test, and quality of life was assessed using the Wilcoxon Signed Rank Test. Results: The average random blood glucose level before hypnotherapy was 174.56 mg/dL and decreased to 137.89 mg/dL after the intervention. The paired t-test showed a significant effect of hypnotherapy on blood glucose levels (p 0.006). The Wilcoxon test revealed significant improvements across all quality of life domains: physical (p 0.011), psychological (p 0.008), social relationships (p 0.009), and environment (p 0.015). Conclusion: Hypnotherapy significantly reduced blood glucose levels and improved quality of life. It may serve as a complementary therapy in holistic nursing care.
 SIAM WEED SOAP: INOVASI ECO- FRIENDLY SABUN PADAT TRANSPARAN DARI GULMA DAUN KIRINYUH UNTUK KULIT SEHAT REMAJA BERSAMA KELOMPOK PROYEK KEWIRAUSAHAAN SMA BINTANG PERSADA Putu Ayu Ratih Listiani; I Made Rai Mahardika; Putu Ika Indah Indraswari
Jurnal Pepadu Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i4.8135

Abstract

Daun kirinyuh (Chromolaena odorata) umumnya dianggap sebagai gulma, namun memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk bernilai guna, salah satunya sabun padat transparan. Selain berkhasiat dalam menjaga kesehatan kulit dan mendorong pemanfaatan bahan alami pada produk kosmetik, pengolahan daun kirinyuh juga berpotensi menjadi peluang usaha bagi siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMA Bintang Persada dengan tujuan menambah wawasan sekaligus meningkatkan keterampilan wirausaha siswa melalui pembuatan sabun padat transparan berbahan ekstrak daun kirinyuh. Metode kegiatan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama adalah pemberian materi mengenai kewirausahaan dan manfaat daun kirinyuh. Selanjutnya, siswa melakukan praktik langsung pembuatan sabun padat transparan, kemudian dilanjutkan dengan evaluasi mutu produk melalui uji organoleptik (warna, aroma, bentuk), pengukuran pH, homogenitas, dan tingkat transparansi. Tahap akhir berupa posttest yang diberikan melalui Google Form untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa serta menampung umpan balik terkait pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sabun yang dihasilkan telah memenuhi kriteria mutu sabun padat transparan dengan pH berada pada kisaran yang sesuai. Selain itu, hasil posttest memperlihatkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa, baik dalam aspek teknis pembuatan sabun maupun dalam menumbuhkan kesadaran berwirausaha. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menghasilkan produk berbasis bahan alami tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan siswa SMA.
Pengaruh Penyuluhan Menggunakan Media Video dengan Phantom Gigi terhadap Tingkat Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak Ni Luh Putu Deswita; Mahardika, I Made Rai; Diwyami, Ni Putu
ProHealth Journal Vol 22 No 2 (2025): December
Publisher : STIKes Hamzar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59802/phj.2025222197

Abstract

School-age children are a vulnerable group regarding dental and oral health because during this period children begin to develop habits of maintaining healthy teeth and mouth that will last until adulthood. A person's habits are determined by the level of knowledge they have, one way to increase a person's knowledge is through health education. This research aimed to understand the comparison of the effect of counseling using video media with dental phantoms on the level of dental and oral health knowledge of grade V children at elementary school pembina negeri tulang ampiang. Methods : Quasi- experimental study using a two group pretest-posttest design approach. The sample used was 80 respondents divided into 2 groups using the lottery method. Data collection uses questionnaires. Result there is a significant difference in the average level of dental and oral health knowledge before and after being given health education using dental phantom media, with a value of p = 0.00. There is a significant difference in the average level of dental and oral health knowledge before and after being given health education using video media with a value of p = 0.00. There is a significant difference in mean comparison between counseling using dental phantom media and video media with a value of p = 0.038. Conclucion : counseling using dental phantom media is more effective than counseling using video media.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Dukungan Keluarga Dengan Manajemen Diri pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II Ester Yuli Giawa; I Made Rai Mahardika; A.A Bagus Suryantara
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 4 (2025): Agustus 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i4.17

Abstract

Diabetes Melitus yang lebih dikenal dengan kencing manis adalah penyakit metabolik kronis yang prevalensinya meningkat secara global dan nasional. Pengelolaan jangka Panjang diperlukan untuk mencegah komplikasi serius. Manajemen diri menjadi kunci dalam pengeladian penyakit diabetes. Pengetahuan dan dukungan keluarga merupakan factor penting yang mempengaruhi efektifitas manajemen diri pada pasien diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga dengan manajemen diri pada pasien Diabetes Melitus Tipe II. Desain penelitian adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, sampel dalam penelitian berjumlah 90 responden dengan teknik sampling purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan analisa data bivariate menggunakan uji chi square. Hasil penelitian berdasarkan data demografi menunjukkan mayoritas responden dengan kategori lansia akhir 52,2%, perempuan 54,4%, durasi lama menderita DM 2-5 tahun sebanyak 52,2% dan kategori berpendidikan tinggi 58,9%. Hasil uji chi square menunjukkan bahwa pengetahuan memiliki hubungan yang signifikan dengan manajemen diri pada penderita Diabetes Melitus Tipe II dengan p-value 0,020 (p<0, 05). Dukungan keluarga memiliki hubungan yang signifikan dengan manajemen diri pada penderita Diabetes Melitus Tipe II dengan p-value 0,002 (<0, 05). Kesimpulan pada penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan dan dukungan keluarga dengan manajemen diri pasien diabetes melitus tipe II.
Pengaruh Senam Prolanis terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Djefrry Leob; I Made Rai Mahardika; A. A Bagus Suryantara
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 5 (2025): Oktober 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i5.77

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat di indonesia. Pengelolaan diabetes tidak hanya bergantung pada pengobatan farmakologis, tetapi juga memerlukan intervensi gaya hidup, termasuk aktivitas fisik. Senam prolanis (program pengelolaan penyakit kronis) merupakan salah satu bentuk intervensi non-farmakologis yang diterapkan di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh senam prolanis terhadap kadar gula darah pasien diabetes mellitus tipe II di Puskesmas IV Denpasar Selatan. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest tanpa kelompok kontrol. Sampel terdiri dari 46 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Pengukuran kadar gula darah dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan alat glukometer. Analisis data menggunakan paired t-test. Sebelum dianalisis dilakukan uji normalitas wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden adalah perempuan (76,1%), tidak bekarja (71.7%), tingkat pendidikan responden tertinggi yaitu SMA (45,7%), gula darah sebelum melakukan senam prolanis rata-rata 164.85 mg/dl dan gula darah sesudah melakukan senam 120,39. Berdasarkan hasil uji paired sample t-test menunjukan nilai signifikansi (sig. 2-tailed) sebesar 0.000. Karena nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 (p< 0,05), maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara kadar gula darah sebelum dan sesudah senam prolanis. Selisih rata-rata yang positif menunjukkan bahwa kadar gula darah mengalami penurunan setelah melakukan senam.  
Hubungan Pengetahuan Dan Dukungan Keluarga Instrumental Dengan Kualitas Hidup Penderita Hipertensi Dewasa Pertengahan Ni Made Jinarta Yani; Bagus Suryantara; I Made Rai Mahardika
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2026): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/38bazj87

Abstract

Abstract Introduction: Hypertension is a chronic disease that frequently affects middle-aged adults (45–59 years old) and can decrease their quality of life if not managed properly. The level of knowledge regarding hypertension and instrumental family support play an important role in helping patients undergo treatment and maintain their quality of life. This study aims to determine the relationship between knowledge level and instrumental family support with the quality of life among middle-aged hypertensive patients in the working area of Tabanan I Community Health Center. Objective: To determine the simultaneous relationship of knowledge level and instrumental family support with the quality of life of middle-aged hypertensive in the working area of Tabanan I Community Health Center Method: This study utilized a quantitative approach with a descriptive correlational design and a cross-sectional method. The sample was selected using a purposive sampling technique, involving 96 respondents Results: There was a significant relationship between knowledge level and instrumental family support with the quality of life of hypertensive patients(p = 0,000). nstrumental family support was the more dominant factor compared to knowledge level, with an odds ratio OR = 3,848, meaning that respondents with high instrumental family support were 3,848 times more likely to have a high quality of life Conclusion: Knowledge level and instrumental family support are significantly related to quality of life, where respondents with high family support have a greater likelihood of enjoying a better quality of life.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Teman Sebaya Terhadap Perilaku Merokok Elektrik Pada Remaja I Made Rai Mahardika; I Made Rai Mahardika; Ari Wina Sani
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2026): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/ac7qpt30

Abstract

                                                     Abstrak Pendahuluan: Perilaku merokok elektrik pada remaja menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang terus meningkat. Rendahnya pengetahuan mengenai bahaya rokok elektrik serta pengaruh teman sebaya diduga berperan dalam mendorong remaja menggunakan rokok elektrik.  Tujuan: Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan teman sebaya terhadap perilaku merokok elektrik pada remaja di SMK se-Kecamatan Kintamani. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 232 responden yang dipilih menggunakan teknik probability sampling dengan pendekatan proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Spearman Rank. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori baik (56,5%), pengaruh teman sebaya kategori cukup (63,4%), dan perilaku merokok elektrik kategori cukup (43,1%). Hasil uji statistik spearman rank menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku merokok elektrik (p-value = 0,000; r = 0,370) serta antara teman sebaya dengan perilaku merokok elektrik (p-value = 0,000; r = 0,720). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan teman sebaya dengan perilaku merokok elektrik pada remaja di SMK Sekecamatan Kintamani Kata Kunci : pengetahuan,teman sebaya,perilaku,rokok elektrik,remaja