Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pelatihan Manajemen Google Classroom Dan Pengembangan Modul Digital di SMK Restumuning I Wayan Jepriana; Ni Nyoman Supuwiningsih; I Putu Palguna; Adam Sheni Martua Malau Pase
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 4 No. 3 (2022): Juli
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v4i3.309

Abstract

Wabah Virus Corona (COVID-19) memberikan dampak bagi segala bidang. Banyak perubahan yang perlu dilakukan oleh masyarakat, termasuk dunia pendidikan seperti di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Restumuning. Pembelajaran berbasis teknologi informasi seperti e-learning semakin diperlukan untuk mendukung proses pembelajaran era baru. SMK Restumuning sudah menerapkan sistem e-learning berbasis Google Classroom. Menurut kepala sekolah SMK Restumuning, penggunaan Google Classroom oleh para guru di SMK Restumuning belum optimal. Keterampilan para guru dalam manajemen kelas menggunakan Google Classroom masih perlu untuk ditingkatkan. Keterampilan para guru dalam mengemas materi pendidikan menjadi media pembelajaran yang menarik dan interaktif juga diperlukan. Terlebih sekolah kejuruan memiliki porsi belajar secara praktik yang lebih besar dari pada teori. Sehingga pengemasan materi yang disampaikan secara daring harus bersifat lebih interaktif. Berdasarkan permasalahan yang terjadi di SMK Restumuning, maka dilakukan pelatihan penggunaan sistem e-learning dan pengembangan media pembelajaran digital untuk meningkatkan keterampilan para guru. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test. Pelatihan manajemen kelas daring dengan Google Classroom rata-rata dapat meningkatkan keterampilan para guru dalam manajemen pembelajaran daring dengan menggunakan sistem e-learning berbasis Google Classroom sebesar 11,25%. Pelatihan pengembangan media pembelajaran digital dengan Microsoft PowerPoint juga berhasil menambah keterampilan para guru dalam pengembangan media pembelajaran digital sebesar 28,18%.
Sosialisasi dan Pelatihan Multimedia Interaktif untuk Siswa di SMK Wira Bhakti Denpasar Ni Nyoman Supuwiningsih; I Wayan Jepriana; Anggun Nugroho; I Komang Try Adi Stanaya; I Made Pandu Putra Riadi; Ni Putu Winten Sari Cahyaningrum
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 5 No. 3 (2023): Juli
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v5i3.378

Abstract

Perancangan multimedia interaktif masih belum banyak dikembangkan sesuai kurikulum yang termasuk kompetensi keahlian yang diterapkan oleh SMK Wira Bhakti Denpasar. Siswa yang mempelajari multimedia menggunakan berbagai software mengalami kesulitan, khususnya dalam hal pembuatan konten yang menarik. Hal ini disebabkan oleh antara lain: aspek grafis software yang digunakan masih kurang lengkap, menu tidak user friendly, bahasa pemrograman sulit, belum adanya template dari software, serta proses pembuatan animasi masih sulit. Kepala Sekolah mengharapkan siswa mampu memahami konsep multimedia interaktif dengan baik serta mampu mengimplementasi kontennya secara efektif dan efisien. Selain itu, siswa diharapkan juga lebih terampil menggunakan software multimedia dan mampu menghasilkan produk multimedia interaktif yang bersaing di era revolusi 4.0 ini. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi sekolah, solusi yang diberikan oleh tim pengabdian masyarakat (PKM) terdiri dari dua kegiatan yaitu pertama, pengenalan konsep multimedia interaktif serta software yang digunakan yaitu adobe captivate dan kedua, pelatihan penggunaan software tersebut dalam pembuatan multimedia interaktif. Luaran dari PKM ini adalah meningkatnya pemahaman konsep multimedia untuk siswa di SMK Wira Bhakti Denpasar 31% dengan nilai N-Gain 0.75 dengan kategori “tinggi”, peningkatan hasil pelatihan software adobe captivate 47.3 % dengan nilai N-Gain 0.71 dengan kategori “tinggi” serta publikasi hasil pengabdian masyarakat dalam artikel jurnal pengabdian masyarakat.      
Sistem Informasi Geografis Pemetaan Wisata Belanja di Kuta Bali Ni Nyoman Supuwiningsih
Jurnal Sistem dan Informatika (JSI) Vol 17 No 2 (2023): Jurnal Sistem dan Informatika (JSI)
Publisher : Direktorat Penelitian,Pengabdian Masyarakat dan HKI - Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/jsi.v17i2.518

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan informasi yang rinci mengenai wisata belanja yang ada di Kecamatan Kuta. Kuta adalah salah satu destinasi yang menarik minat wisatawan untuk menikmati keindahan pantainya dan suasana malam yang hidup, telah menjadi pusat daya tarik. Selain pesona alam dan budaya, Kuta juga menawarkan pengalaman berbelanja yang menggiurkan bagi para wisatawan yang mencari kenangan yang tak terlupakan yang disebut dengan wisata belanja.Ada banyak tempat belanja yang dapat ditemukan di Kuta, wisatawan dapat menemukan berbagai barang dengan harga terjangkau. Wisata belanja yang ada di Kuta tersebar di berbagai lokasi dengan jarak setiap wisata belanja yang berjauhan satu dengan wisata belanja lainnya seperti mall, toko oleh-oleh, butik dan lain sebagainya. Kurangnya informasi yang lengkap pada masing-masing wisata belanja tersebut menjadi kendala bagi wisatawan berdasarkan hasil wawancara dan observasi mengenai lokasi dari wisata belanja di Kuta yang sangat tersebar sehingga dicari di lapangan secara manual membutuhkan waktu banyak. Berdasarkan permasalahan tersebut maka solusinya adalah dikembangkan Sistem Informasi Geografis pemetaan wisata belanja di Kuta dengan menggunakan software google my maps. Penelitian ini menggunakan metode waterfall, Software yang digunakan adalah google my maps. Testing aplikasi menggunakan blackbox testing telah berhasil dilakukan pada aplikasi ini sesuai dengan yang diharapkan.
E-modul untuk Online Learning Berbasis Learning Management System (LMS) Moodle Ni Nyoman Supuwiningsih; Pramartha, I Nyoman Bagus
Jurnal Sistem dan Informatika (JSI) Vol 18 No 2 (2024): Jurnal Sistem dan Informatika (JSI)
Publisher : Direktorat Penelitian,Pengabdian Masyarakat dan HKI - Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/jsi.v18i2.616

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan produk e-modul untuk perkuliahan online dengan menggunakan software moodle sebagai salah satu aplikasi Learning Management System (LMS) dengan karakteristik interaktif, menarik dan menyenangkan Metode penelitian untuk pengembangan e-modul menggunakan model ADDIE yang terdiri dari tahapan Analysis, Design. Development, Implementation and Evaluation. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala likert. Hasil penelitian ini adalah berupa e-modul yang telah diuji coba oleh dosen pengampu mata kuliah Sistem Informasi Geografis dengan menggunakan kuesioner, skala likert untuk pilihan jawaban dengan nilai 87 % yang dinyatakan bahwa e-modul sangat baik digunakan sebagai media pembelajaran. Uji coba kedua oleh mahasiswa dengan menjawab pertanyaan dengan hasil rata-rata persentase 88 % berdasarkan tabel kategori dinyatakan bahwa e-modul sangat baik untuk digunakan sebagai media pembelajaran.
Optimalisasi Digital Marketing dan Pemanfaatan Spreadsheet (Laporan Keuangan) pada Sanggar Taksana Br. Tengah Sesetan Januhari, Ni Nyoman Utami; I Ketut Pasek Wisuda; Ni Nyoman Supuwiningsih; Joko Santoso; Putu Angga Putra Rondan; I Gede Giri Panti Wijaya
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 7 No. 1 (2024): Nopember
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan HKI Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v7i1.416

Abstract

Penggunaan media sosial dianggap sebagai strategi yang efektif dan efisien untuk pemasaran digital karena dapat mengurangi biaya publikasi produk atau layanan. Salah satu penggunaan media sosial yang dapat digunakan sebagai media digital marketing adalah Facebook. Sanggar Seni Taksu Sari Nadi (Taksana) yang beralamat di Br. Tengah Sesetan Denpasar-Bali, merupakan salah satu sanggar seni yang membutuhkan media pemasaran untuk mengenalkan kegiatan Seni Bali baik seni tari maupun seni tabuh ke khalayak umum agar diketahui dan diminati oleh generasi muda. Permasalahan yang ditemui pada Sanggar Taksana antara lain: adanya keterbatasan pengetahuan dalam proses pemasaran berbasis digital dan adanya keterbatasan penggunaan teknologi dalam penggunaan komputer dalam membuat laporan keuangan. Berdasarkan permasalahan tersebut, beberapa solusi yang dilakukan dan merupakan hasil dari pengabdian masyarakat antara lain dengan: pelatihan pembuatan digital marketing Sanggar Taksana. Pelatihan dan optimalisasi pemasaran Sanggar Taksana dengan menggunakan media sosial Facebook, sehingga pengenalan dan informasi seputar kegiatan seni pada Sanggar Taksana diketahui oleh umum dan menarik perhatian untuk mendaftar menjadi anggota sanggar. Kemudian hasil selanjutnya adalah memberikan pelatihan dan pendampingan pembuatan laporan keuangan Sanggar Taksana dengan spreadsheet. Kegiatan ini adalah pembuatan dan penggunaan laporan keuangan sanggar menggunakan program spreadsheet, harapannya selanjutnya pencatatan transaksi, pembukuan sanggar, menjadi lebih akurat dan proses akan lebih mudah dengan spreadsheet yang telah dibuat.
Penerapan dan Pelatihan Online Virtual Exhibition pada SMK Negeri 1 Sukawati Gianyar Suardika, I Gede; Ni Nyoman Supuwiningsih; Gusti Ngurah Aditya Krisnawan; Joko Santoso
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 7 No. 3 (2025): Juli
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan HKI Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v7i3.862

Abstract

SMK Negeri 1 Sukawati Gianyar sebagai sekolah seni dan teknologi menghadapi tantangan dalam mengadaptasi teknologi digital untuk memamerkan karya siswa secara luas. Permasalahan utama meliputi keterbatasan akses teknologi, literasi digital yang belum optimal, dan minimnya pemahaman terhadap platform pameran virtual. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas siswa dan guru melalui penerapan dan pelatihan Online Virtual Exhibition berbasis teknologi 3D interaktif. Metode yang diterapkan meliputi analisis kebutuhan, penyusunan modul pelatihan, pengadaan dan instalasi perangkat lunak, pelatihan literasi digital dan produksi konten kreatif, hingga implementasi dan evaluasi pameran virtual. Hasil kegiatan menunjukkan ketercapaian target rata-rata sebesar 90%, termasuk terselenggaranya satu pameran virtual dan peningkatan kemampuan peserta dalam mengelola platform digital. Selain itu, aplikasi Virtualex berhasil diterapkan sebagai media inovatif pameran online dan mendukung keberlanjutan program melalui investasi perangkat dan langganan platform. Program ini berdampak positif terhadap penguatan kompetensi digital serta promosi karya kreatif siswa ke audiens lebih luas. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dikembangkan lebih lanjut pada sekolah kejuruan lainnya guna memperluas akses pameran digital di era industri kreatif.
PEMBERDAYAAN PKK TEMPEK KANGIN DALAM PENGOLAHAN KACANG LOKAL GUNA MENINGKATKAN PRODUKSI DI DESA BUKIT KABUPATEN KARANGASEM I Ketut Putu Suniantara; I Gede Suardika; I Made Ari Santosa; I Made Agus Wirahadi Putra; I Gede Nika Wirawan; I Made Rudita; Gede Suwardika; Kadek Masakazu; Ni Nyoman Supuwiningsih; Joko Santoso; Lilis Yuningsih; I Nyn Suraja Antarajaya
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 11: April 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i11.7510

Abstract

Mitra dalam pengabdian saat ini adalah kelompok PKK Tempet Kangin yang beranggotakan 12 orang. Kelompok PKK ini bergerak dalam bidang sosial dan kegiatan eknomi. Kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh kelompok ini adalah memproduksi kacang bali (kacang kapri dan kacang mentik) dengan produksi sebanyak 40 kg sebulan. Hal ini dilakukan karena peralatan yang digunakan terbatas. Kacang yang diproduksi dijual dengan kemasan sekala besar dengan rasa original karena hasil produksi diambil langsung oleh pengepul. Permasalahan yang dihadapi mitra yaitu keterbatasan alat produksi dan pengemasan, pengemasan dalam skala besar, produk yang dihasilkan hanya satu jenis varian dan satu jenis kemasan dan proses pemasaran produk terbatas karena langsung dijual ke pengepul. Pemecahan masalah yang diberikan yaitu dengan memberikan sumbangan alat – alat produksi dan beberapa pelatihan. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan 3 tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap monitoring. Hasil pengabdian yang diperoleh yaitu adanya peningkatan kapasistas produksi, adanya berbagai kemasan, rasa dan varian produk yang siap dipasarkan melalui pemasaran digital. Kegiatan evaluasi dan monitoring yang sudah dilakukan dalam kegiaatan pengabdian ini memperoleh hasil bahwa pelaksanaan kegiatan pengabdian pada mitra telah terlaksanakan sesuai dengan perencanaan serta target kegiatan yang ditetapkan.