Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH STRES KERJA DAN KOMITMEN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT RSU ROYAL PRIMA Ndruru, Desman; Ndruru, Yamonius; Tarigan, Jenni; Hutabarat, Lamminar
JURNAL GLOBAL MANAJEMEN Vol 13 No 2 (2024): DESEMBER (IN PROGRESS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitass Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/global.v13i2.5303

Abstract

riset yang di lakukan oleh penguji memiliki tujuan untuk memberitahukan mengenai adanya pengaruh dari stres kerja ke kinerja yang dilakukan karyawan pt rsu royal prima disini juga dijelaskan kalau ada jga pengaruhnya komitmen kerja dengan simultan ke kinerjanya karyawan pt rsu royal prima. Dilakukan riset pengujian secara kuantitatif yang dimna dengan kuisioner dengan memiliki populasi yang diambil langsung dari pekerja ataupun karyawan disana sejumlah 55 orang dan akan dijadilkan juga sebagai sampel dari pengujian data yaitu jumlah yang sama sebanyak 55 orang. Didapatkan sebagai perolehan persamaan regresi linier berganda yaitu Y = 5,851 + 0,311X1 + 0,241X2, poin thitung Stres kerja yaitu 2,411 dan poin ttabel senilai 2,006, ketentuan poin thitung > ttabel dan sighitung < sigtabel atau (2,411 > 2,006) dan (0,019 < 0,05), nilai koefisien thitung Komitmen yaitu 2,315 dan poin ttabel sebesar 2,006, ketentuan nilai thitung > ttabel dan sighitung < sigtabel atau (2,315 > 2,006) dan (0,025 < 0,05). Selanjutnya poin nilai Fhitung Stres Kerja dan Komitmen adalah 41,542 dan nilai ttabel sebesar 2,79 ketentuan poin Fhitung > Ftabel dan sighitung < sigtabel atau (41,542 > 2,79) dan (0,000 < 0,05). poin RSquare adalah 0,615 bahkan R2 x 100% sebesar 61,50%, dapat di jelaskan jika ada variabel variabel yang bebas dalam pengujian ini yaitu memberikan adanya hubungan yang masih kuat dalam mengartikan bagaimana kinerjanya pegawai sebanyak 61,50% ataupun memiliki perbedaan sebesar 38.50% yang dapat dipengaruhi dari faktor lainnya. Di pengujian data ini didapatkan bahwa stres kerja memiliki hubungan yang berpengaruh dengan signitifan ke kinerjanya pegawai di pt rsu royal prima. Dan juga ditemukan jikalau komitmen kerja juga memiliki hal yang sama yaitu pengaruh secara signitifikan terhadap kinerjanya karyawan di pt rsu royal prima. Dari hasil uji yang telah dibuatkan oleh peneiti sendiri memiliki beberapa saran yang baik terlebih kepada pegawan ataupun karyawan agar karyawan dapat mengembangkan diri agar mudah menerima dan mendapatkan jabatan baik juga memiliki prestasi hingga tergapau loyalitasnya dalam pekerjaan dan mampu mengelola stres kerja dan memiliki komitmet kerja yang tinggi untuk perusahaan.
Pelatihan Pengelolaan Keuangan Desa Dalam Mewujudkan Good Village Governance Pada Aparatur Desa Di Kecamatan STM Hulu Purba, Efri Elsridayani; Harianja, Hotriado; Damanik, Hormaingat; Butar, Monetarist Butar; Tarigan, Jenni; Hutabarat, Lamminar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 3 No. 4 (2025): Bulan Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v3i4.337

Abstract

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa memberikan pedoman bagi pemerintahan desa sebagai wujud pertanggungjawaban atas pengelolaan keuangan desa. Informasi awal dari Bapak Camat STM Hulu bahwa mereka mengalami keterbatasan sumber daya manusia dalam hal pengelolaan keuangan desa. Sebagian besar aparatur desa dan perangkatnya saat ini memiliki tingkat pendidikan SMA/sederajat, pengetahuan tentang akuntansi dan pengelolaan keuangan desa yang relatif rendah, sehingga sulit bagi mereka untuk mencatat keuangan desa (Nurna, 2022). Oleh sebab itu Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Darma Agung khususnya Dosen S-1 Akuntansi melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat tentang pengelolaan keuangan desa berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kegiatan pelatihan ini melibatkan perwakilan dari semua komponen masyarakat desa (warga masyarakat, pengurus organisasi sosial, dan pemerintah desa (kepala desa). Kegiatan pelatihan pengelolaan keuangan desa dalam mewujudkan good village governance di Kecamatan STM Hulu berjalan dengan lancar dan baik. Kegiatan tersebut banyak memberi manfaat kepada warga masyarakat yang mengikuti pelatihan karena selama ini mereka belum pernah mengikuti kegiatan serupa.
Implementation of Communication Management in the Learning Process in the Digitalization Era of Class X Science Students of SMK Jambi Medan Tarigan, Jenni; Gulo, Yona; Gultom, Fransiskus; Tamba, Losten
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 6 (2025): June
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i6.11079

Abstract

The purpose of this paper is to improve the quality and effectiveness of message exchanges that occur in various communication contexts within the learning process. This research was conducted at SMK Jambi Medan with a sample of 39 class X students. Communication management is the process of managing communication resources that are frequently used in everyday life, including in the surrounding environment. The communication context referred to here means the individual, interpersonal, organizational, governmental, and social levels of communication. The positive impact of digital era learning media as an efficiency of communication management technological advances, providing many creative and challenging games that are apparently popular with students. The presence of digital technology does provide many benefits and can streamline communication management because work can be done easily and information becomes faster to access via the internet. However, behind it all, there are a million threats lurking, especially in generation 4.0. They are willing to spend most of their time with gadgets rather than playing in their environment. It is truly a heartbreaking reality, gadgets have become a new life for them. The negative impacts and side effects of using digital technology can include decreased academic achievement due to excessive use, limiting physical activity needed for children's growth and development, hampered development of children's social and language skills due to being introduced to gadgets early (especially at the age of under 2 years), brain development is not optimal due to unbalanced developmental stimulation, eye health problems (screen time should be limited to a maximum of 2 hours per day), concentration problems (intermittently looking at and checking gadgets), sleep problems, the amount of sleep time, and poor quality of sleep (due to the content of the viewing), no privacy, allowing personal data to be taken, child predators, cyber bullying, and others, problems with pornography, violence, or the instillation of negative values