Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Development of Smartphone-Based Physics Experimental Module (EFISMART) Irvani, Asep Irvan; Warliani, Resti; Muhajir, Siti Nurdianti; Mulvia, Rahmadhani
Journal of Natural Science and Integration Vol 8, No 2 (2025): Journal of Natural Science and Integration
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jnsi.v8i2.29206

Abstract

This study presents the development of EFISMART, a smartphone-based physics experiment module designed toenhance students’ conceptual understanding through interactive and hands-on learning experiences. The primary aimis to develop an innovative and effective educational tool that integrates modern technology into physics learning topromote deeper engagement and comprehension. Employing a mixed-methods approach with an explanatory design,this research combines quantitative and qualitative data to assess both validity and effectiveness. The module underwentexpert validation involving three specialists in physics, pedagogy, and language. The resulting average scores—4.32(86.4%), 4.15 (83.0%), and 4.60 (92.0%)—indicate a “Very Valid” classification across all domains. Thesefindings confirm that EFISMART meets scientific, pedagogical, and linguistic standards of quality. A limited trialinvolving 16 students demonstrated that the module effectively enhanced learner engagement, conceptual mastery, andexperimental skills. Overall, EFISMART offers a contextual and technology-enhanced approach to physicseducation, promoting practical competence and a more meaningful understanding of scientific concepts. The module istherefore recommended for broader implementation in educational settings to support active and inquiry-based learningin scienceKeywords: EFISMART, phyphox, hands-on experiments, physics education, smartphone-based learning
Argumentasi Ilmiah Siswa pada Pembelajaran Fisika Berbasis Mobile Learning dengan Video Presentasi Egi Candra; Rahmadhani Mulvia; Resti Warliani
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i4.1895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peningkatan pembelajaran fisika berbasis mobile learning menggunakan video presentasi terhadap kemampuan argumentasi ilmiah siswa. Latar belakang penelitian ini adalah perubahan sistem pembelajaran akibat pandemi Covid-19 yang memaksa penggunaan teknologi dalam pendidikan. Systematic Literature Review (SLR) digunakan untuk metodenya serta mengadopsi desain diargram PRISMA dengan langkah-langkah meliputi, perumusan pertanyaan penelitian, pencarian literatur pada tanggal 5 Juli 2024 yang bersumber dari Database Smantic Shcolar yang menggunakan 3 kata kunci yaitu argumentasi ilmiah, pembelajaran fisika, dan video persentasi. Kemudian tahap selanjutnya melakukan screening awal berdasarkan tahun terbit dan screening kedua berdasarkan kriteria yang akan diteliti. Selanjutnya, melakukan analisis pada tahun yang sama yaitu 2024 dan melaporkan data dari hasil studi literatur. Penelitian ini menunjukan hasil bahwa: (1) kemampuan argumentasi ilmiah siswa merupakan keterampilan penting pada pembelajaran pendidikan fisika yang dapat ditingkatkan dengan model pembelajaran seperti Toulmin’s Argumentation Pattern (TAP) dan Argument Driven Inquiry (ADI) karena membantu siswa memahami struktur argumentasi yang baik dan berlatih mengembangkan argumen ilmiah secara efektif; (2) Penggunaan teknologi dalam pembelajaran seperti media pembelajaran mobile learning berupa video persentasi terbukti mendukung pembelajaran dan meningkatkan keterampilan argumentasi ilmiah karena memungkinkan siswa dapat memahami lebih baik tentang konsep-konsep fisika melalui visualisasi dan simulasi interaktif. Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk mengeksplorasi cara-cara baru dalam meningkatkan keterampilan ini dan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas metode pembelajaran yang berbeda.
Penerapan Model Cooperative Problem Solving untuk Meningkatkan Keterampilan Bernalar Kritis Siswa dalam Pembelajaran Fisika Rohmani, Ulis; Mulvia, Rahmadhani; Muhajir, Siti Nurdianti
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i1.2264

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimental. Sasaran utamanya adalah mengevaluasi perbedaan dampak implementasi model Cooperative Learning (CL) dan model Cooperative Problem Solving (CPS) dalam meningkatkan keterampilan bernalar kritis peserta didik tingkat XI pada bahasan momentum dan impuls dalam pembelajaran fisika di tingkat SMA. Rancangan instrumen yang diimplementasikan menggunakan Pretest Posttest Control Group Design dengan perangkat pengukuran berupa butir soal pretest dan posttest yang sudah mendapat penilaian dari tim penilai ahli. Objek penelitian diambil dari sebuah Sekolah Menengah Atas pada periode pembelajaran 2024/2025. Total partisipan mencakup 68 peserta didik kelas XI, terbagi menjadi 33 peserta didik pada kelompok pembanding dan 35 peserta didik pada kelompok uji. Metode pengambilan data mencakup empat instrumen: lembar pengamatan pelaksanaan pembelajaran, lembar pengamatan perilaku, kuesioner tanggapan terhadap model pembelajaran, serta instrumen pretest dan posttest yang terdiri dari 9 butir soal uraian. Analisis data dilaksanakan melalui serangkaian pengujian, meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Mann-Whitney untuk verifikasi hipotesis menggunakan aplikasi statistik SPSS versi 27. Hasil pengolahan data observasi memperlihatkan tingkat keberhasilan implementasi model CPS mencapai 100%. Sementara itu, umpan balik peserta didik terhadap penerapan model CPS mencapai 83,95%, yang mengindikasikan kategori sangat memuaskan. Analisis uji Mann-Whitney menghasilkan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, yang mengakibatkan penolakan H0 dan penerimaan Ha. Temuan ini mengonfirmasi bahwa kedua model pembelajaran memberikan pengaruh terhadap keterampilan bernalar kritis peserta didik. Data deskriptif lebih lanjut memperlihatkan bahwa capaian rata-rata peserta didik berdasarkan parameter bernalar kritis pada kelompok uji (CPS) mengungguli kelompok pembanding (CL).
Pengaruh Model Pembelajaran Collaborative Problem Solving terhadap Peningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah Siswa dalam Pembelajaran Fisika Fitriyani, Fitriyani; Mulvia, Rahmadhani; Muhajir, Siti Nurdianti
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i1.2354

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran pemecahan masalah kolaboratif mempengaruhi keterampilan pemecahan masalah siswa dalam pembelajaran fisika. Masalah utama studi ini adalah proses belajar yang masih fokus pada konsep daripada praktik dalam pembelajaran fisika. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dan metodologi kuantitatif. Studi ini melibatkan 20 siswa dalam kelompok uji coba dan 23 siswa dalam kelompok pembanding. Pre-test, post-test, dan kuesioner diterapkan untuk mengumpulkan informasi. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS versi 27 melalui analisis deskriptif dan inferensial, termasuk uji normalitas, homogenitas, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang belajar dengan model Collaborative Problem Solving (CPS) memiliki keterampilan pemecahan masalah yang baik. Kelompok uji coba menerima skor post-test yang lebih tinggi (82) dibandingkan kelompok pembanding (68,69). Selain itu, hasil survei menunjukkan bahwa 90,5% Siswa memberikan respon yang baik terhadap penerapan model CPS. Kesimpulan dari penelitian adalah bahwa model CPS dapat diterapkan secara luas untuk meningkatkan kualitas pendidikan fisika di era modern.
Pelatihan Perancangan Eksperimen Fisika berbasis Sensor Smartphone bagi Guru Fisika dan IPA di Kabupaten Garut Irvani, Asep Irvan; Muhajir, Siti Nurdianti; Amarulloh, Reza Ruhbani; Warliani, Resti; Lestari, Isti Fuji; Mulvia, Rahmadhani
JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpm.v2i3.2830

Abstract

Guru yang adaptif dengan perkembangan teknologi merupakan tuntutan kompetensi di abad 21 ini. Pengabdian kepada masyarakat ini diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Garut. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan bagi Guru Fisika dan IPA di Kabupaten Garut dalam membuat perencanaan eksperimen fisika berbasis sensor smartphone. Pelatihan ini dilakukan selama 32 jam pelajaran meliputi pemaparan materi, praktik penggunaan sensor smartphone, dan workshop perancangan eksperimen. Peserta pelatihan sebanyak 24 guru yang berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Garut. Sensor smartphone yang diterapkan dalam pelatihan ini menggunakan aplikasi Phyphox. Sebagai penunjang rancangan eksperimen, dibuat lembar kerja peserta didik dengan liveworksheet.  Tahapan pelatihan meliputi: (1) pemaparan materi, (2) demonstrasi penggunaan sensor smartphone dan liveworksheet, (3) eksplorasi alat oleh peserta, dan (4) perancangan eksperimen. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa penggunaan sensor smartphone sebagai alat eksperimen diterima dengan baik oleh peserta. Materi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan relevansi profesi peserta pelatihan. Interaksi dengan instruktur dinilai positif, dengan instruktur yang membantu dan memotivasi peserta.
Pengembangan Tes Miskonsepsi Ranah Kognitif pada Materi Suhu dan Kalor Muslimah, Laila Siti Muslimah; Mulvia, Rahmadhani; Warliani, Resti
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1234

Abstract

This study aims to develop a valid and reliable diagnostic misconception test instrument on the topic of heat and temperature based on Kahoot. Using the Research and Development (R&D) approach with a modified 4D model (Define, Design, Develop, and Disseminate—limited to the Develop stage), the instrument was designed as a four-tier test comprising answers, confidence levels, reasons, and confidence in reasons. The subjects were eleventh-grade science students in Garut Regency who had studied heat and temperature. The results indicated high validity and reliability, with a Cronbach’s Alpha coefficient in the high category. The difficulty index showed 25% easy, 60% moderate, and 15% difficult items, while most discrimination indices were good. The instrument effectively identified misconceptions, revealing that 31.82% of students experienced misconceptions, 50% lacked understanding, and 18.18% had correct conceptual understanding. Overall, the Kahoot-based four-tier diagnostic test proved effective for detecting misconceptions and can serve as a practical tool for teachers to design targeted instruction and remediation in physics learning.