Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

IMPLEMENTASI APLIKASI PEMBELAJARAN PETUALANGAN BERBASIS AUGMENTED REALITY UNTUK MENINGKATKAN INTERAKTIVITAS DI SMAN 1 DUKUPUNTANG Hermawan, Bagus; Faqih, Ahmad; Dwilestari, Gifthera
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i1.5688

Abstract

 Kemajuan teknologi telah membawa perubahan signifikan dalam pendidikan, termasuk di SMAN 1 Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, yang menghadapi masalah kejenuhan belajar. Penelitian ini bertujuan merancang aplikasi pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) untuk meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa dalam Biologi, Fisika, Kimia, dan Matematika. Dengan menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation), aplikasi AR ini berhasil mengurangi kejenuhan dan meningkatkan keterlibatan siswa. Pada tahap analisis, observasi dan wawancara menunjukkan kebutuhan siswa akan metode belajar yang lebih menarik. Desain aplikasi mencakup skenario petualangan dengan visualisasi 3D, mempermudah pemahaman konsep abstrak seperti struktur atom. Implementasi di kelas menggunakan marker-based tracking untuk meningkatkan partisipasi siswa. Evaluasi menunjukkan peningkatan minat belajar dari 61% menjadi 90% setelah menggunakan aplikasi. Umpan balik siswa dan guru menyatakan aplikasi ini memenuhi kebutuhan media belajar inovatif, meskipun ada tantangan perangkat dan koneksi internet. Hasil penelitian ini menekankan bahwa AR efektif meningkatkan interaktivitas pembelajaran, menciptakan pengalaman belajar menyenangkan dan relevan, serta memiliki potensi besar untuk diterapkan lebih luas guna mendukung proses belajar yang inovatif di sekolah.
The Influence of Size, Third-Party Funds, and Dividend Policy on the Profitability of Islamic Banks in Asia Hermawan, Bagus; Jaya, Tiara Juliana
JMK (Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan) Vol 10 No 1 (2025): January
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/jmk.v10i1.6337

Abstract

This study aims to analyze the impact of bank size, third-party funds (TPF), and dividend policy on the profitability of Islamic banks in Asia. The study population consists of the 128 largest Islamic banks in the world that are listed and publish annual financial reports for the period 2019-2023, and the sample includes 15 Islamic banks from 11 countries in Asia with the largest assets. The sampling technique used is purposive sampling. The analysis method employed is panel regression, using EViews 10 software. The results indicate that bank size has a positive and significant impact on profitability, TPF has a negative and significant impact, while dividend policy does not have a significant effect on profitability. These findings provide important implications for fund management, increasing economies of scale, and resource allocation to support the sustainable growth of the Islamic banking industry in Asia.
Investment Opportunities Through BSI Cicil Emas Financing Product Aisyah, Esy Nur; Hermawan, Bagus
Proceeding Kilisuci International Conference on Economic & Business Vol. 2 (2024): Proceeding Kilisuci International Conference on Economic and Business
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/pmnqf688

Abstract

Research aim : This research aims to determine what creates opportunities for long-term investment through the BSI Cicil Emas Financing product at Bank Syariah Indonesia, Turen Malang Sub-Branch Office. Design/Methode/Approach : This qualitative research method uses a descriptive approach with data collection techniques using interviews, documentation and observation. Research Finding : The research results show that the BSI Cicil Emas financing product has the opportunity to become a long-term investment instrument because of the ease of applying for financing, the benefits of investing in gold, and the ease of buying and selling gold, precious metals, the continued increase in gold prices and low competition.
PENINGKATAN PENJUALAN UMKM MELALUI DIGITAL MARKETING DENGAN MENGGUNAKAN WHATSAPP BUSINESS DI KALURAHAN MERDIKOREJO Ariyanti, Dwi Oktafia; Ramadhan, Muhammad; Aji, Lukman Windu; Safitri, Lisna; Wulandari, Risma Diah Ayu; Rahmawati, Lutfiana Maulida; Hermawan, Bagus; Tulak, Marselino Andrianto; Rahmawan, Ricco; Rahakbauw, Raflly Srohlymuddin; Putri, Friska Amelia; Tampubolon, Luckeysa Maslia
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v12i2.10288

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan penting dalam perekonomian, namun sering kali menghadapi tantangan dalam meningkatkan suatu penjualan dan menjangkau pasar yang lebih luas. Digital marketing menjadi solusi yang efektif untuk mengatasi tantangan ini. Artikel ini membahas bagaimana penggunaan WhatsApp Business dapat membantu UMKM dalam strategi digital marketing untuk meningkatkan penjualan. WhatsApp Business menyediakan berbagai fitur seperti profil bisnis, pesan otomatis, balas cepat, dan label chat yang dirancang untuk mempermudah komunikasi dengan pelanggan secara profesional dan efisien. Dengan memisahkan penggunaan WhatsApp untuk kebutuhan pribadi dan bisnis, UMKM dapat lebih optimal dalam melayani pelanggan dan mengatur waktu operasional. Fitur-fitur seperti pengaturan profil bisnis, pesan di luar jam kerja, dan pesan salam memungkinkan UMKM untuk memberikan layanan yang lebih responsif dan personal. Studi kasus pada dalam artikel ini menunjukkan bahwa implementasi WhatsApp Business dapat meningkatkan efisiensi layanan pelanggan, memperluas jangkauan pasar, dan pada akhirnya meningkatkan penjualan bagi UMKM di wilayah Merdikorejo, Bangunrejo, dan Gesikan. 
Analisis Larangan-Larangan Kegiatan pada Bulan Muharram Menurut Kebudayaan Suku Jawa di Desa Sengon Sari Kecamatan Aek Kuasan Kabupaten Asahan Perspektif Hadis Hermawan, Bagus; Darta, Ali
Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/alwatzikhoebillah.v11i2.4309

Abstract

Muharram is known as one of the holy months that has the virtue of worship and certain prohibitions, however in Javanese culture in Sengon Sari Village, Aek Kuasan District, this month is also considered sacred with a number of taboos passed down from generation to generation. This phenomenon gives rise to a dialectic between cultural norms and religious teachings, especially when some of these prohibitions are not explicitly stated in Islamic sources, thus requiring analysis from the perspective of hadith. This study aims to examine the forms of prohibitions on activities in the month of Muharram according to Javanese culture in Sengon Sari Village and assess their relevance and suitability with Islamic teachings through a study of hadith. The method used is a mixed-method with a descriptive-analytical approach through interviews with traditional leaders, observation of cultural practices, and a review of hadith literature. The results show that Javanese people in the village avoid several activities such as marriage, long travel, moving house, and holding large celebrations in the month of Muharram because they are believed to bring bad luck or disaster. However, from the perspective of the hadith, there is no ṣaḥīḥ basis to support this assumption. In fact, the hadith emphasizes Muharram as a month of worship, particularly with the recommendation of the Ashura fast. This cultural prohibition is more of a myth and an attempt to maintain social harmony than a religious obligation. The implication of this research is the need for education that integrates local wisdom values with a proportional understanding of the hadith, so that traditions can continue to be appreciated as part of cultural identity without obscuring authentic Islamic teachings, while also opening up space for dialogue between religious and traditional leaders in building socio-religious harmony.