Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : WASANA NYATA

IbM PEMBENTUKAN USAHA KELOMPOK PEMBUATAN JAJANAN PASAR DAN DIGITAL MARKETING DI KECAMATAN JEBRES SURAKARTA Dinna Riana; I Gusti Putu Diva Awatara; Yosephine Angelina Yulia
WASANA NYATA Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v3i2.516

Abstract

Tujuan pengabdian kali ini adalah untuk membentuk kelompok usaha pembuatan jajanan pasar dan memasarkannya secara digital marketing (facebook).kelompok potensial yang dilatih adalah ibu-ibu PKK ataiibu rumah tangga yang gemar memasak. Dari kegemarannya itu, maka dapat diasah agar menghasilkan produk yang mempunyai nilai ekonomi untuk menambah penghasilan.Kelompok usaha pembuatan jajanan pasar ini terdiri dari empat sampai lima orang yang nantinya akan dibantu tim pengabdian dan mendatangkan seorang Chef. Hal ini untuk menarik minat para kelompok usaha pembuatan jajanan pasar agar lebih terpacu dan lebih semangat dalam membuat jajanan pasar yang layak dijual.jajanan pasar yang dibuat antara lain adalah jajanan pasar yang digemari oleh masyarakat Surakarta seperti wajik, arem-arem, lemper, klepon, onde-onde, dadar gulung, dan masih banyak sebagainya. Pembentukan kelompok usaha pembuatan jajanan pasar tidak hanya berhenti sampai produk jadi saja, namun akan didampingi bagaimana caranya agar menjual produk tersebut menggunakan digital marketing terutama facebook. Era digital saat ini tidak dapat dihindari, sehingga supaya tidak tertinggal, maka diadakanlah pelatihan penjualan jajanan pasar via facebook.Pengabdian ini telah dilaksanakan di Wilayah Kecamatan Jebres Surakarta. Peserta pelatihan diikuti sebanyak 30 Warga yaitu ibu –ibu rumah tangga, serta diikuti oleh 2 mahasiswa STIE AUB. Pelaksanaan ini dilaksanakan selama satu hari dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan secara langsung. Luaran yang diharapkan dari pengadianmasyarkat ini ada dua hal, yang pertama adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat yang nantinya dapat dipublikasikan dan yang kedua diharapkan setelah mengikuti sosialisasi dan pelatihan pembuatan jajanan pasar ini peserta diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu dan ketrampilan yang diperoleh untuk bisa dikembangkan dan di praktekkan dalam berwirausaha.
Pembuatan Handycraft Dari Bambu Untuk Peningkatan Komoditas Kerajinan Bambu Pada Karang Taruna Di Kelurahan Jebres Kecamatan Jebres Kota Surakarta Dinna Riana; I Gusti Putu Diva Awatara; Joko Sekti Riyadi
WASANA NYATA Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v2i2.368

Abstract

Bambu merupakan jenis tanaman yang sering kita jumpai di negeri tercinta ini. Tumbuhan satu ini sangat cocok tumbuh di negeri ini karena letak geografis dan iklimnya, sehingga pertumbuhan dan persebarannya sangat cepat dan mudah. Kelebihan dari bambu adalah batang yang lentur sehingga menyebabkan tidak mudah patah, dinding kayunya yang keras serta pemanfaatannya bisa berumur panjang. Disamping itu juga bahannya mudah dicari. Alasan inilah bambu dioptimalkan sebagai handycraft yang mempunyai nilai lebih walaupun pengerjaan lebih rumit. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pendampingan pembuatan handycraft bambu pada pengrajin bambu untuk meningkatakan komoditas kerajinan bambu, selain itu pendampingan ini juga dapat memberi nilai labih pada produk bambu serta meningkatkan harga jual kerajinan bambu yang semula hanya dipakai untuk kebutuhan sehari-hari saja. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa anggota Karang Taruna di Kelurahan Jebres Kecamatan Jebres Kota Surakarta dapat meningkatkan kerajinan handycraft berbahan baku bambu, menumbuhkan kreativitas anggota Karang Taruna dan meningkatkan nilai jual tanaman bambu yang semula hanya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.Kata kunci: handycraft, bambu, kerajinan, karang taruna
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DAN MANAJEMEN RITEL BAGI ANGGOTA DAN KARYAWAN KOPERASI KARYAWAN RUMAH SAKIT ISLAM SURAKARTA UNTUK PROGRAM PENINGKATAN PEMBERDAYAAN ANGGOTA Supriyono Supriyono; I Gusti Putu Diva Awatara; Tri Widianto
WASANA NYATA Vol 1, No 3 (2017)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v1i3.224

Abstract

Dengan berlandaskan UU No. 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian menimbang bahwa koperasi perlu lebih membangun dirinya dan dibangun menjadi kuat dan mandiri berdasarkan prinsip koperasi sehingga mampu berperan sebagai soko guru perekonomian Nasional. Oleh karena itu koperasi ikut bertanggung jawab dalam pembinaan terhadap anggotanya untuk bisa mandiri dalam hal pemberdayaan ekonomi anggotanya untuk mengembangkan jiwa berwirausaha sehingga mampu membantu meningkatkan kesejahteraan anggota , sebagai implementasi dari program tersebut anggota perlu di lakukan pembinaan dan pelatihan dalam berwirausaha sehingga mampu menjadi wirausahawan yang mandiri dan berkarakter, salah satu usaha yang dilakukan yaitu usaha perdagangan melalui bisnis ritel yang dikelola secara profesional dan memiliki daya saing. Pengabdian ini akan dilaksanakan di KOPKAR RSIS atau Koperasi karyawan Rumah Sakit Islam Surakarta Jl. A Yani Pabelan Kartasura Sukoharjo, peserta pelatihan ditargetkan sejumlah 30 peserta dari anggota dan karyawan KOPKAR RSIS. Pelaksanaan ini direncanakan selama 6 bulan. Luaran yang diharapkan dari pengadian ini diharapkan setelah mengikuti pelatihan peserta diharapkan memiliki jiwa berwirausaha yang mandiri dan mampu mengaplikasi ilmu dan ketrampilan yang diperoleh untuk bisa mempunyai usaha ritel yang dikelola secara profesional dan terprogram serta mempunyai daya saing di bisnis serupa.Kata kunci : Kewirausahaan, Manajemen Ritel, Koperasi
Pendampingan Program Kampung Iklim (Proklim) Di Desa Bon Agung Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen Awatara, I Gusti Putu Diva; Susila, Linda Nur; Saryanti, Endang
WASANA NYATA Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v7i2.1601

Abstract

Perubahan iklim memiliki dampak pada peningkatan suhu, curah hujan seperti banjir dan tanah longsor serta kelembaban meningkatkan jumlah vektor nyamuk.  Perubahan iklim juga meningkatkan musim kemarau dampaknya kekeringan dan kekurangan air bersih. Perubahan iklim juga dapat meningkatkan musim kemarau dan memicu perubahan fisiologis tanaman pangan seperti potensi gagal panen atau penurunan produksi pangan.Program Kampung Iklim (Proklim) adalah Program berlingkup nasional yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam rangka meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lain untuk melakukan penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi gas rumah kaca serta memberikan pengakuan terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang telah dilakukan yang dapat meningkatkan kesejahteraan di tingkat lokal sesuai dengan kondisi wilayah.Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah 1) diperlukan adanya pendampingan dalam rangka memastikan bahwa Program kampung iklim (Proklim) di Desa Bon Agung Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen dapat dioptimalkan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan grade lokasi program kampung iklim; 2) diperlukan adanya upaya pendampingan dalam rangka optimalisasi dan pendokumentasian yang disertai bukti valid untuk peningkatan nilai di masing-masing komponen program kampung iklim (Proklim) yang ada di Desa Bon Agung Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen; 3) diperlukan peningkatan kolaburasi dan sinergitas antara masyarakat dengan Perguruan Tinggi serta dukungan organisasi non pemerintah dalam memprioritaskan pelaksanaan program kampung iklim; 4) diperlukan adanya pendampingan dalam menginput setiap data berdasarkan pada aplikasi terbaru yang ada agar semua dokumen dan bukti dapat diunggah sesuai dengan regulasi yang ada
Implementasi Program Kampung Iklim: Budi Daya Ikan Dalam Ember (BUDIKDAMBER) Untuk Ketahanan Pangan di Desa Wonorejo, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen Yulia, Yosephine Angelina; Awatara, I Gusti Putu Diva; Widianto, Tri; Wardhana, Galih Wisnu; Riana, Dinna
WASANA NYATA Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v8i2.1873

Abstract

Program kampung iklim memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Salah satu cara untuk mendukung peningkatan ketahanan pangan dalam adaptasi perubahan iklim adalah dengan menerapkan urban farming, suatu konsep pertanian atau perkebunan yang dilakukan dengan memanfaatkan lahan yang terbatas. Metode pelaksanaan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat adalah melalui pelatihan dan pendampingan praktek langsung. Desa Wonorejo, Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen secara umum memiliki potensi yang besar dalam mengimplementasikan program kampung iklim melalui budikdamber untuk ketahanan pangan, hanya saja belum cukup edukasi dan motivasi sehingga masyarakat belum mengetahui manfaat dari budikdamber. Seiring dengan berkembangnya teknologi, penurunan produksi akuakultur diantisipasi sebagai hasil dari berkurangnya lahan pertanian dan kualitas perairan. Diharapkan teknologi baru ini akan mengurangi sampah dan meningkatkan produktivitas unit lahan garapan. Budidaya aquaponik, yang menggabungkan ikan dengan tanaman, adalah salah satu inovasi teknologi yang dapat diterapkan. Pada prinsipnya, metode ini menghemat lebih banyak lahan dan meningkatkan daya guna pemanfaatan hara dari sisa pakan dan metabolisme ikan. Melalui pengabdian masyarkat di Desa Wonorejo ini, warga desa mendapat pemahaman tentang manfaat, teknis pelaksanaan, jenis tanaman dan ikan yang sesuai. Warga Desa Wonorejo, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen, setelah memahami tentang penerapan BUDIKDAMBER dan manfaatnya bagi kesehatan dan ekonomi tingkat rumah tangga, bersemangat untuk memulai dan menerapkannya di rumah mereka sendiri.
Pemberdayaan Desa Binaan Proklim: Pembinaan dan Pendampingan untuk Masyarakat Demakan Mojolaban, Sukoharjo Jawa Tengah Diva Awatara, I Gusti Putu; Widianto, Tri; Pahlawi, Lukman Ahmad Imron; Susanti, Nani Irma; Sano, Yose
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1974

Abstract

Desa Demakan Mojolaban, Sukoharjo dipilih sebagai lokasi pengabdian karena menghadapi tantangan dalam pengelolaan lingkungan dan penguatan ekonomi lokal berbasis potensi desa. Program ini bertujuan mendukung pencapaian status Proklim Lestari melalui peningkatan kapasitas masyarakat dan penerapan teknologi ramah lingkungan. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pendekatan partisipatif berbasis komunitas (CBPR) dan Metode Transfer of Knowledge and Technology (ToKT) digunakan untuk mentransfer pengetahuan tentang keberlanjutan lingkungan, yang mencakup survei awal, pemetaan potensi, pelatihan tematik, transfer teknologi, serta pendampingan berkelanjutan. Teknologi tepat guna seperti biogas dan mikrohidro diperkenalkan, dan platform kampungiklim.com dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, pemantauan, dan pelaporan. Monitoring dan evaluasi dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif untuk menilai efektivitas program. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan masyarakat, penerapan teknologi ramah lingkungan, serta penguatan ekonomi desa berbasis pertanian terpadu dan produk lokal. Program ini terbukti efektif mendorong desa menuju keberlanjutan dan layak direplikasi di wilayah lain
Pendampingan program Ketahanan Pangan Budidaya Anggur Dan Pemasaran Melalui Digital Marketing di Desa Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo Widianto, Tri; Awatara, I Gusti Putu Diva; Triono, Brm Suryo; Yulia, Yosephine Angelina; Octaviani, Andri
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1967

Abstract

Program kampung iklim memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Salah satu cara untuk mendukung peningkatan ketahanan pangan dalam adaptasi perubahan iklim adalah dengan menerapkan urban farming, suatu konsep pertanian atau perkebunan yang dilakukan dengan memanfaatkan lahan yang terbatas. Metode pelaksanaan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat adalah melalui pelatihan dan pendampingan praktek langsung. Desa Makamhaji, Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo secara umum memiliki potensi yang besar dalam mengimplementasikan program kampung iklim melalui budidaya tanaman anggur untuk ketahanan pangan, hanya saja belum cukup edukasi dan motivasi sehingga masyarakat belum mengetahui manfaat secara luas tanaman dan buah anggur. Tanaman anggur yang dikelola dengan baik dapat dimanfaatkan untuk peningkatan ekonomi masyarakat mulai dari bibit, daun, buah dan olahan turunan buah anggur sendiri.  Melalui pengabdian masyarkat di Desa Makamhaji ini, warga desa mendapat pemahaman tentang manfaat, teknis pelaksanaan, jenis tanaman anggur, hasil olahan anggur dan digital marketing dalam memasarkan produk anggur. Warga Desa Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, setelah memahami tentang penerapan budidaya anggur dan manfaatnya bagi peningkatan ekonomi rumah tangga, bersemangat untuk memulai dan menerapkannya di rumah mereka sendiri