Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

ANALISIS PERFORMANSI DC-DC BUCK BOOST CONVERTER DENGAN PENGENDALI LOGIKA FUZZY-PID DAN SLIDING MODE CONTROLLER Bangkit Azhari; Eka Maulana; Zainul Abidin
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 7 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakSel surya merupakan perangkat energi baru terbarukan yang prinsip kerjanya bergantung pada kondisi intensitas cahaya matahari. Kondisi tersebut mengakibatkan tegangan keluaran yang dihasilkan tidak stabil, sehingga diperlukan sebuah DC-DC converter. Buck-boost converter merupakan DC-DC converter yang tegangan keluarannya dapat diatur untuk menjadi lebih besar maupun lebih kecil dari nilai tegangan masukannya, dengan mengatur besar duty cycle dari PWM. Namun, tegangan keluaran dari converter tersebut belum sesuai dengan yang diharapkan, sehingga diperlukan pengendali, yaitu pengendali logika fuzzy – PID dan Sliding Mode Controller (SMC). Penelitian ini dilakukan dengan menentukan parameter - parameter komponen buck-boost converter dan memodelkan dalam bentuk state space averaging pada simulink. Kemudian menentukan parameter logika fuzzy-PID dan SMC. Pada logika fuzzy-PID dilakukan dengan menentukan Kp, Ki, dan Kd dan setelah didapatkan selanjutnya melakukan fuzzifikasi, rule base dan deffuzifikasi untuk pengendalilogic fuzzy. Selanjutnya menentukan parameter SMC dengan menentukan nilai U dengan cara mencari Ueq dan Un. Parameter tersebut tersebut disimulasikan dan hasil unjuk kerja dari buck-boost converter ketika tanpa pengendali dan menggunakan pengendali logic fuzzy – PID dan SMC dibandingkan dengan melihat settling time untuk mencapai keadaan steady state. Dilanjutkan dengan pengujian ketika kondisi menggunakan pengendali terdiri dari 3 perubahan, yaitu perubahan tegangan masukan, beban, dan tegangan masukan dan beban secara bersamaan. Dari penelitian ini, diperoleh hasil bahwa logika fuzzy-PID memiliki time recovery yang lebih lambat dibandingkan dengan pengedali SMC dan deviasi tegangan yang dihasilkan logika fuzzy-PID lebih besar dari pada SMC.Kata kunci - buck-boost converter, pengendali logika fuzzy-PID, sliding mode controller, recovery time, deviasi tegangan.AbstractSolar cell is a new energy device that principally depends on the conditions of the sun's light. Thiscondition causes the output voltage to be unstable, so a DC-DC converter is needed. Buck-boost converter is aDC-DC converter whose output voltage can be set to be either larger or smaller than the input value, byadjusting the duty cycle of the PWM. However, the output voltage of the converter is not as expected, socontrollers are needed, namely fuzzy logic controllers - PID and Sliding Mode Controller (SMC). This researchwas conducted by determining the component parameters of the buck-boost converter and modeling it in theform of state space averaging on simulink. Then determine the fuzzy-PID and SMC logic parameters. In fuzzy-PID logic, it is done by determining Kp, Ki, and Kd and after it is obtained then fuzzification, rule base and deffuzification are carried out to control fuzzy logic. Next, determine the SMC parameter by determining thevalue of U by looking for Ueq and Un. These parameters are simulated and the results of the performance of thebuck-boost converter when without a controller and using fuzzy logic – PID and SMC are compared by lookingat the settling time to reach a steady state. Followed by testing when the condition using the controller consistsof 3 changes, namely changes in input voltage, load, and load simultaneously. From this study, it was found thatthe fuzzy-PID logic has a slower recovery time than the SMC controller and the voltage deviation generated bythe fuzzy-PID logic is greater than the SMC.Keywords— buck-boost converter, fuzzy logic-PID, sliding mode controller, recovery time, voltage deviation
SISTEM PEMANTAUAN PADA ELECTRIC SKATEBOARD BERBASIS INTERNET OF THINGS Arista Cahyaningtyas; Zainul Abidin; Rusmi Ambarwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 8 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKElectric skateboard merupakan kendaraan yang menggunakan energi listrik dari baterai sebagai sumber utamanya. Beberapa parameter pada electric skateboard perlu dilakukan pemantauan secara real-time. Hal ini bertujuan untuk mencegah bahaya yang dapat ditimbulkan bagi penggunanya seperti, terjadinya habis baterai saat perjalanan, terjadinya overcurrent dan terlalu cepatnya putaran motor. Berdasarkan permasalahan ini maka akan dirancang sistem pemantauan dengan berbasis Internet of Things. Sistem yang dirancang juga dilengkapi dengan GPS sebagai keamanan dan dapat melakukan kalibrasi loadcell melalui smartphone untuk mempermudah pengaturan kenyamanan bagi pengguna. Hasil pengujian pada penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh parameter tegangan, arus, RPM motor, kalibrasi loadcell dan koordinat posisi pada electric skateboard dapat ditampilkan pada platform blynk dengan menggunakan value display dan maps untuk koordinat posisi. Pengiriman data dari mikrokontroler ke blynk menggunakan sambungan WiFi dan protokol yang digunakan menggunakan protokol Restful API.Kata-kata Kunci : Pemantauan, Antarmuka, Internet of Thungs, Electric skateboard , Blynk.ABSTRACTAn electric skateboard is a vehicle that uses electrical energy from batteries as its main source.Some parameters on an electric skateboard need to be monitored in real-time.This aims to prevent the dangers that can be caused to its users such as, the occurrence of battery discharge while traveling, the occurrence of overcurrent and too fast motor rotation.Based on this problem, a monitoring system will be designed based on the Internet of Things.The designed system is also equipped with GPS as security and can calibrate loadcells through smartphones to make it easier to set up convenience for users.Test results on this study showed that all parameters: voltage, current, motor RPM, loadcell calibration and position coordinates on the electric skateboard can be displayed on the blynk platform by using value displays and maps for position coordinates.Sending data from microcontroller to blynk using WiFi connection and protocol used using Restful API protocol.Keywords: Monitoring, Interface, Internet of Thungs, Electric Skateboard, Blynk.
Perancangan IC Shift Register 8bit Serial In Serial Out (SISO) dengan Menggunakan Teknologi High Speed CMOS (HCMOS) Angger Baskoro; Onny Setyawati; Zainul Abidin
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.985 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini telah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Salah satunya perkembangan teknologi di bidang elektronika. Penggabungan elektronika dan rangkaian terpadu (integrated circuit) memungkinkan terbentuknya chip yang kecil untuk kinerja yang tinggi guna untuk membantu menyelesaikan berbagai pekerjaan manusia. Perancangan ini memiliki tujuan untuk menganalisis dan merancang IC Shift Register 8bit Serial In Serial Out (SISO) dengan Menggunakan Teknologi High Speed CMOS (HCMOS). Dalam perancangan ini menggunakan perangkat lunak B2Spice dsan Microwind2. Catu daya yang akan digunakan adalah tegangan DC 5V dengan nilai kapasitor 10pF dan 15pF, frekuensi maksimal 50MHzKata kunci: Integrated circuit, HCMOS, Shift Register.
RANCANG BANGUN ALAT KLASIFIKASI MATERIAL PLASTIK BERBASIS REFLEKTANSI CAHAYA Sevito Fernanda Pambudi; Eka Maulana; Zainul Abidin
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 3 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPlastik merupakan salah satu material yang sangat banyak digunakan dalam bidang industri maupun dalam kehidupan sehari-hari. Dalam proses daur ulang sampah plastik terdapat fase pemilahan jenis material sampah plastik. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya kontaminasi jenis material yang tidak homogen dan menyebabkan masalah serius dalam proses daur ulang plastik. Oleh karena itu, maka diperlukan cara alternatif untuk mengidentifikasi material plastik. Metode yang dapat digunakan untuk identifikasi material plastik adalah mengamati reflektansi cahaya dari berbagai jenis material plastik dengan panjang gelombang antara 400-940 nm. Selain metode identifikasi karakteristik plastik, dibutuhkan juga metode untuk mengklasifikasi plastik sesuai dengan jenis material penyusunnya, yaitu dengan algoritma Naïve Bayes atau K-Nearest Neighbours (KNN). Berdasarkan hasil pengujian, sensor dapat mengkap reflektansi cahaya dengan tingkat error untuk material PET 6.45%, PP 14.72%, dan HDPE 5.31%. Algoritma Naïve Bayes mampu mengklasifikasi material plastik dengan akurasi sebesar 87.22%, sensitivitas sebesar 80.83%, selektivitas sebesar 90.42%, dan presisi sebesar 81.09%. Implementasi algoritma Naïve Bayes dapat mengklasifikasikan material PET, HDPE, dan PP dengan membutuhkan waktu rata-rata 650.8 ms. Algoritma K-Nearest Neighbours dapat mengklasifikasikan material plastik dengan akurasi sebesar 84.44%, sensitivitas sebesar 76.67%, selektivitas sebesar 88.33%, dan presisi sebesar 76.93% pada K=9. Implementasi algoritma KNN dapat mengklasifikasikan material PET, HDPE, dan PP dengan membutuhkan waktu rata-rata 807.4 ms.Kata kunci: reflektansi, plastik, Naïve Bayes, KNNABSTRACTPlastic is one of the most widely used materials in industry and in everyday life. In the process of recycling plastic waste, there is a phase of sorting the types of plastic waste materials. The method that can be used to identify plastic materials is to observe the light reflectance of various types of plastic materials with wavelengths between 400-940 nm. In addition to the identification method of plastic characteristics, a method for classifying plastics according to the type of constituent material is also needed, that is the Naïve Bayes algorithm or KNearest Neighbors (KNN). Based on the test results, the sensor can capture light reflectance with an error rate of 6.45% for PET, 14.72% Based on the test results, the sensor can capture light reflectance with an error rate of 6.45% for PET, 14.72% for PP, and 5.31% for HDPE. The Naïve Bayes algorithm is able to classify plastic materials an accuracy of 87.22%, sensitivity of 80.83%, selectivity of 90.42%, and precision of 81.09%. The implementation of the Naïve Bayes algorithm can classify PET, HDPE, and PP materials with an average time of 650.8 ms. The K-Nearest Neighbors algorithm can classify plastic materials with an accuracy of 84.44%, sensitivity of 76.67%, selectivity of 88.33%, and precision of 76.93% at K=9. Implementation of the KNN algorithm can classify PET, HDPE, and PP materials with an average time of 807.4 ms.Keyword: reflectance, plastic, Naïve Bayes, KNN
IMPLEMENTASI INTERNET OF THINGS (IOT) PADA RANCANG BANGUN PAYLOAD RADIOSONDE Rizky Agung Pratama; Zainul Abidin; Onny Setyawati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Teknologi yang digunakan untuk pengamatan atmosfer salah satunya adalah radiosonde. Radiosonde merupakan alat yang diterbangkan menggunakan balon atmosfer. Radiosonde terdiri dari payload dan ground station (GS). Payload radiosonde untuk berkomunikasi dengan GS menggunakan radio frekuensi (RF) 433 MHz yang memiliki jangkauan transmisi yang pendek. Masalah radiosonde saat diterbangkan adalah payload dapat terbang jauh dari lokasi GS, sehingga GS membutuhkan dedicated antena dengan jangkauan transmisi yang luas. Pada penelitian ini, radiosonde menggunakan komunikasi GPRS (General Packet Radio Service) untuk memanfaatkan kemampuan luasnya jangkauan transmisi antena BTS (Base Transceiver Station) milik operator telekomunikasi dan juga dapat terhubung langsung dengan internet. Data yang dikirimkan oleh payload melalui GPRS disimpan  pada cloud. Hasil perancangan payload dengan komunikasi GPRS ini berhasil diterbangkan hingga  ketinggian 150 meter di atas tanah. GS berbasis cloud berhasil menerima data yang dikirimkan oleh payload dengan rata-rata data hilang sebesar 11,5%. Kata kunci: Payload Radiosonde, Ground Station, Arduino, GPRS, Cloud. ABSTRACT One of the technologies used for atmospheric observation is radiosonde. Radiosonde is a device that is flown using an atmospheric balloon. Radiosonde consists of a payload and a ground station (GS). Radiosonde payload to communicate with GS using radio frequency (RF) 433 MHz which has a short transmission range. The problem with radiosonde when flying is that the payload can fly away from the GS location, so the GS requires a dedicated antenna with a wide transmission range. In this research, radiosonde uses GPRS (General Packet Radio Service) communication to take advantage of the wide-range transmission capabilities of BTS (Base Transceiver Station) antennas owned by telecommunications operators and can also be connected directly to the internet. The data sent by the payload via GPRS is stored in the cloud. The result of designing the payload with GPRS communication has successfully flown the payload to a height of 150 meters above the ground. Cloud-based GS successfully received data sent by the payload with an average data loss of 11.5%. Keywords: Radiosonde Payload, Ground Station, Arduino, GPRS, Cloud.
SISTEM PENGHITUNG BENIH IKAN BERBASIS SENSOR OPTIK DAN GERBANG LOGIKA NOR Fahma Firdausa Ilham; n/a Nurussa'adah; Zainul Abidin
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 4 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKUntuk mengetahui tingkat keberhasilan pembenihan dan penetasan telur ikan perlu dilakukanpenghitungan benih setelah menetas. Pada umumnya penghitungan benih masih dilakukan secara manual maupun takaran sesuai dengan permintaan jumlah benih dari konsumen. Kedua metode ini masing-masing memiliki kekurangan, baik dalam efisiensi, tenaga maupun tingkat akurasi penghitungan. Padapenelitian ini dirancang sistem penghitung benih ikan yang mampu menghitung benih ikan secaraotomatis berbasis sensor optik dan implementasi gerbang logika NOR. Implementasi dari gerbang NOR ini dimaksudkan untuk membedakan benih ikan dengan benda lain atau kotoran yang ikut dialirkanmelalui selang bening, sehingga tingat kesalahan pembacaan dapat diminimalisir. Hasil pengujianmenujukkan bahwa nilai rata-rata %error pada metode perhitungan dengan 1 sensor infrared tanpagerbang logika NOR adalah sebesar 1,9%. Sedangkan Nilai rata-rata %error pada metode perhitungandengan 2 sensor infrared dengan gerbang logika NOR adalah sebesar 0,9%. Dapat disimpulkan bahwadengan penambahan dua sensor dan gerbang logika NOR nilai %error pembacaan sensor menjadi lebihrendah sehingga pembacaan sensor infrared menjadi lebih akurat.Kata kunci: Penghitung benih; sensor infrared; gerbang NOR.ABSTRACTTo determine the success rate of hatchery and hatchery of fish eggs, it is necessary to count the seedsafter hatching. In general, seed counting is still done manually or according to the number of seedsdemanded by consumers. Both of these methods each have shortcomings, both in efficiency, power andlevel of accuracy of calculation. In this study, a fish seed counter system was designed that was able tocalculate fish fry automatically based on optical sensors and the implementation of NOR logic gates. Theimplementation of the NOR gate is intended to distinguish fish seeds from other objects or dirt that is alsoflowing through a clear hose, so that the level of reading errors can be minimized. The test results showthat the average % error in the calculation method with 1 infrared sensor without NOR logic gates is1.9%. While the average value of %error in the calculation method with 2 infrared sensors with NORlogic gates is 0.9%. It can be concluded that with the addition of two sensors and a NOR logic gate, the% error value of the sensor readings becomes lower so that the infrared sensor readings become moreaccurate.Keywords: frycounter; Infrared Sensor; NOR gate.
IMPLEMENTASI KONTROLLER PID SEBAGAI PENGENDALI SUHU PADA RANCANGAN SONIKATOR WATERBATH BERBASIS ARDUINO Muhammad Muqorrobin; Muhammad Aziz Muslim; Zainul Abidin
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sonikator waterbath adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengekstraksi kandungan pada suatu bahan nabati atau hewani dengan memanfaatkan gelombang ultrasonik dan elemen pemanas. Salah satu faktor  yang mempengaruhi hasil suatu ekstraksi menggunakan sonikator waterbath adalah suhu larutannya. Beberapa senyawa dalam suatu bahan nabati memiliki sensitivitas yang tinggi terhadap suhu ekstraksi dan lamanya waktu ekstraksi. Salah satunya yaitu senyawa bioaktif flavonoid. Hasil ekstraksi senyawa bioaktif flavonoid akan meningkat seiring dengan tingginya suhu larutan. Akan tetapi senyawa bioaktif flavonoid akan teroksidasi dengan perlakuan suhu diatas 45 derajat dengan durasi ekstraksi lebih dari 20 menit.. Sehingga kualitas dari ekstraksi senyawa flavonoid akan menurun. Penelitian ini membuat pengontrolan suhu yang dapat menjaga suhu larutan sonikator waterbath sesuai setpoint dan tahan terhadap gangguan menggunakan kontroler Proporsional Integral Derivatif (PID) dengan mikrokontroller Arduino. Sistem ini menggunakan DS18B20 sebagai sensor suhunya, heater 500 W sebagai elemen pemanasnya, motor DC 6 volt high torque sebagai pengaduknya dan metode Ziegler-Nichols sebagai metode penalaan parameter-parameternya. Hasil penalaan parameter kontroler PID menggunakan metode Ziegler-Nichols didapatkan nilai Kp sebesar , Ki sebesar dan Kd sebesar Hasil implementasi kontroler PID yang telah dilakukan menunjukkan bahwa sistem mampu bekerja sesuai spesifikasi desain yang diinginkan dengan overshoot sebesar 1,39%, error steady state 0,688% dan settling time selama 37,2 menit. Kata Kunci: Sonikator Waterbath, Kontroler PID, Metode Ziegler-Nichols. ABSTRACT Waterbath sonicator is a device used to extract the compounds of a vegetable or animal material by utilizing ultrasonic waves and heating element in it. One of the factor affects the results of extraction using a waterbath sonicator is the temperature of the solution. Some compounds in a vegetable material have a high sensitivity to temperature and time operating. One of them is the bioactive compound, flavonoid. The extraction results of flavonoid increases by high temperature of the solution. However, the flavonoid compound will be oxidized with a temperature treatment above 45 degrees for more than 20 minutes sonication. So that the quality of extraction of flavonoids will decrease. This research make temperature control that can keep the temperature of the waterbath sonicator solution according to setpoint and resistant to disturbance using Proportional Integral Derivative (PID) Controller with an Arduino microcontroller. This system uses DS18B20 as sensor, 500 W water heater as heating element, 6 volt high torque DC motor as water mixer and Ziegler-Nichols as a method of tuning its parameters. Based on Ziegler-Nichols tuning method, Kp is , Ki is dan Kd is    The result shows that system can perform as design specification needed with overshoot 1,39%, error steady state 0,688% and settling time 37,2 minutes.   Keywords: Waterbath Sonicator, PID Controller, Ziegler-Nichols Method
SISTEM ANTREAN DENGAN PEMANGGILAN NAMA PADA PEMUNGUTAN SUARA MENGGUNAKAN RFID Ashri Lintang Aldi Safitri; Mochammad Rif'an; Zainul Abidin
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 4 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.796 KB)

Abstract

Sistem antrean otomatis berbasis teknologi dengan pemanggilan nomor antrean telah dimanfaatkan oleh beberapa fasilitas layanan publik. Sistem otomatis ini memiliki kelemahan yakni adanya kewajiban bagi pengantre untuk mengingat nomor antrean agar tidak harus mengantre kembali dari awal ketika antreannya terlewati. Jurnal ini menjelaskan tentang sistem antrean dengan pemanggilan nama yang ditujukan untuk kegiatan pemungutan suara. Peserta pemungutan suara (voter) diidentifikasi melalui tag RFID (Radio Frequency Identification) pasif TK4100 yang dibaca oleh RFID Starter Kit berbasis ID-12. Pemanggilan antrean voter dilakukan secara visual dan audio dengan mengkonversi data tulisan menjadi data suara melalui software Borland Delphi 7 dengan sumber data berasal dari database yang dibuat menggunakan MySQL. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa jarak baca maksimal RFID Starter Kit adalah 4,5 cm. Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan pencarian data voter, penyimpanan urutan antrean, pemanggilan antrean serta pengubahan status voter yang telah melakukan pemungutan suara dengan tingkat keberhasilan 100%.Kata Kunci : Sistem Antrean Pemungutan Suara, Tag RFID TK4100, RFID Starter Kit, text to speech
Implementasi ACS712 dan Pembagi Tegangan sebagai Proteksi Tambahan Sistem Manajemen Baterai pada Electric Skateboard Adinda Rumania Purnama Sari; Zainul Abidin; Rusmi Ambarwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 8 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Electric skateboard merupakan kendaraan ramah lingkungan yang menggunakan energi listrik dari baterai sebagai sumber energi dan menggunakan motor listrik sebagai penggerak sehingga tidak ada gas buang. Baterai jenis Lithium-Ion dipilih sebagai sumber energi listrik pada electric skateboard. Namun, terdapat beberapa kekurangan pada baterai Lithium-Ion dalam penggunaannya seperti masalah overcharge dan overdischarge yang dapat menyebabkan penurunan kemampuan baterai itu sendiri sehingga dalam tugas akhir ini di implementasikan Battery Management System (BMS) beserta penambahan sensor arus (ACS712) dan rangkaian pembagi tegangan pada 10 sel baterai lithium-ion yang tersusun seri. Hasil pengujian menunjukkan terdapat 4,63% error terbesar pada pembacaan tegangan dan 1,037% error terbesar pada pembacaan arus serta dapat memproteksi rangkaian saat terjadi overcurrent dan overvoltage. Kata Kunci— Electric Skateboard, Battery Management System (BMS), Baterai Lithium-Ion, Monitoring Arus dan Tegangan.   Abstract Electric skateboards are environmentally friendly vehicles that use electric energy from batteries as an energy source and use an electric motor as a driving force so that there is no exhaust gas. Lithium-Ion batteries are chosen as the source of electrical energy for electric skateboards. However, there are some deficiencies in Lithium-Ion batteries in their use such as overcharge and overdischarge problems which can cause a decrease in the capacity of the battery itself so that in this final project a Battery Management System (BMS) is implemented along with the addition of a current sensor (ACS712) and a voltage divider circuit at 10. lithium-ion battery cells arranged in series. The test results show that there are 4.63% of the largest errors in voltage readings and 1.037% of the largest errors in current readings and can protect the circuit when overcurrent and overvoltage occur. Keywords— Electric Skateboard, Battery Management System (BMS), Lithium-Ion Battery, Current and Voltage Monitoring
PROTOTIPE SISTEM PENGATUR PENGISIAN TANDON AIR DI PERUMAHAN GIRI PALMA BERBASIS ARDUINO Muhammad Furqan Rabbani Arfha; Ponco Siwindarto; Zainul Abidin
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 8 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kebutuhan air bersih warga di Perumahan Giri Palma membutuhkan penampungan air sementara. Saat ini, sistem penampungan air yang digunakan masih beroprasi secara manual yang mengandalkan sumber daya manusia sebagai pengontrol dan pengamat dari tandon-tandon yang ada di perumahan Giri Palma. Sistem pengadaan air di Perumahan Giri Palma menggunakan dua buah sumur pompa dan tiga buah tandon. Dari tiga tandon tersebut, dua tandon masing-masing terletak berdekatan dengan sumur berfungsi sebagai penampung air sementara, dan satu tandon yang berfungsi sebagai tandon distribusi. Metode manual yang digunakan saat  ini dapat menimbulkan kerugian jika terjadi keteledoran pada petugas. Sistem otomatis yang dibuat menggunakan sensor air sebagai pendeteksi air pada sumur, dan sensor ultrasonic sebagai pendeteksi ketinggian air pada tandon, yang bekerja dengan menggunakan Arduino. Prototipe sistem pengadaan air otomatis yang ada pada penelitian ini diharapkan bisa diaplikasikan dan menjadi solusi dari permasalahan yang ada di perumahan Giri Palma. Kata Kunci: Sistem Pengadaan Air Tandon, Arduino.   ABSTRACT The need for clean water for residents of Giri Palma Housing Estate  requires temporary water storage. Currently, the water storage system is still operating manually, which relies on human resources as controllers and observers of the reservoirs in the Giri Palma Housing Estate. The water supply system in Giri Palma Housing uses two pump wells and three reservoirs. From those three reservoirs, two reservoirs are located adjacent to the well as a temporary water reservoir, and one reservoir as distribution reservoir. The manual method used today can cause harm of there is some negligence on the part of the officer. The automated system, is made using a water sensor as a water detector in the well, and an ultrasonic sensor as a water level detector in every reservoir, which works using Arduino. The prototype automatic water supply system in this study is expected to be applied as a solution to problems that exist in Giri Palma Estate. Keywords: Reservoir Water System, Arduino.