p-Index From 2021 - 2026
12.118
P-Index
This Author published in this journals
All Journal J@TI (TEKNIK INDUSTRI) JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Jurnal Rekayasa Sistem Industri Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara JRSI (Jurnal Rekayasa Sistem dan Industri) Jurnal Teknik Industri : Jurnal Hasil Penelitian dan Karya Ilmiah dalam Bidang Teknik Industri JURNAL MANAJEMEN INDUSTRI DAN LOGISTIK JITTER (Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Terapan) Jurnal Logistik Indonesia JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri) Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat MOTIVECTION : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Journal of Digital Marketing and Halal Industry jurnal syntax admiration JURMATIS : Jurnal Manajemen Teknologi dan Teknik Industri Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Sinar Sang Surya: Jurnal Pusat Pengabdian kepada Masyarakat Industrika : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Devotion: Journal of Research and Community Service Go-Integratif : Jurnal Teknik Sistem dan Industri Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik (JURRITEK) Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Logic: Logistics & Supply Chain Center Jurnal Bayesian : Jurnal Ilmiah Statistika dan Ekonometrika Jurnal Taguchi : Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri Jurnal Teknologi Lingkungan Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Spektrum Industri
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KEBIJAKAN INVENTORI PADA KOMPONEN DARAH PACKED RED CELL (PRC) Muchammad Fauzi (Universitas Widyatama - Indonesia); Senator Nur Bahagia (Institut Teknologi Bandung - Indonesia)
Jurnal Manajemen Industri dan Logistik (JMIL) Vol 3, No 2 (2019): page 94 - 173
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1134.88 KB) | DOI: 10.30988/jmil.v3i2.218

Abstract

Abstract By following WHO guidelines, the minimum blood availability is 2% of the population. The total population of Indonesia in 2016 is 261.115.456, so ideally it takes 5.222.309 blood bags. In 2013-2015 for 36 months, there were 26 overstock events and 10 stockout events. The data shows that the frequency of over-supply is more frequent than over-demand. The high overstock has an impact on the high costs incurred by the City of Bandung PMI, if there is overstock there are two costs to be incurred, namely the cost of storing if the blood is still in good use and the cost of overstock if the blood is more than the expiration date. The purpose of this study was to determine the optimal value of inventory levels to reduce wastage of blood culling due to overstock occurring at PMI Bandung. The research method uses a quantitative approach to the optimization model of inventory policy, namely Uncertainty EOQ. The optimal amount of supplies that must be provided is at intervals of 8,705 - 9,375 blood bags with a large safety stock 403 blood bags and the ordering point is at the level of supplies of 5.706 blood bags. This proposal can provide a total inventory cost savings of Rp6.622.659.034/year. Keywords: Blood, Overstock, EOQ, Uncertainty Abstrak Sesuai dengan panduan WHO, ketersediaan darah minimal adalah 2% dari jumlah penduduk. Jumlah penduduk Indonesia tahun 2016 adalah 261.115.456 jiwa, maka idealnya dibutuhkan 5.222.309 kantong darah. Tahun 2013-2015 selama 36 bulan, terdapat 26 kejadian overstock dan 10 kejadian stoc-kout. Data tersebut menunjukan bahwa frekuensi over-supply lebih sering dibandingkan over-demand. Tingginya overstock berdampak pada tingginya biaya yang dikeluarkan oleh PMI Kota Bandung, jika terjadi overstock ada dua biaya yang harus dikeluarkan, yaitu biaya simpan jika darah masih dalam masa baik digunakan dan biaya overstock jika darah sudah lebih dari tanggal kadaluarsa. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui nilai tingkat persediaan yang optimal untuk mengurangi pemborosan pemusnahan darah akibat overstock yang terjadi di PMI Kota Bandung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif model optimasi pada kebijakan inventori yaitu EOQ Tak Tentu Berisiko Terkendali. Jumlah persediaan optimal yang harus disediakan berada di interval 8.705 – 9.375 kantong darah dengan besar safety stock 403 kantong darah dan titik pemesanan berada di tingkat persediaan 5.706 kantong darah. Usulan ini dapat memberikan penghematan total biaya persediaan sebesar Rp6.622.659.034/tahun. Kata kunci: Darah, Overstock, EOQ, Tak Tentu
ANALISIS MODEL TRANSSHIPMENT DALAM PROSES DISTRIBUSI PRODUK SEMEN DI CV BANGUN KREASI ABADI Joshua Gianfranco; Tasya Mursalina; Muchammad Fauzi
Industrika : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 5 No. 2 (2021): Industrika: Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tulang Bawang Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/indstrk.v5i2.405

Abstract

Bangun Kreasi Abadi is one of the distributors working with PT. Jui Shin Indonesia in marketing and distributing Garuda cement products to several regions in West Java, especially the city of Bandung. In the distribution process, CV Bangun Kreasi Abadi does not send its cement products directly to consumers, but CV. Bangun Kreasi Abadi uses two warehouses as transit points for the delivery of cement products for several regions. The transshipment method has several problems because in the distribution process, products are not sent directly to consumers but must pass through several transit points first. This will result in large costs because the delivery process will be twice as long and will also result in a longer lead time. This study aims to determine the optimal allocation of Garuda cement distribution to produce minimum transportation costs from distributors to warehouses and from warehouses to service points (retailers) using the Transshipment method with the help of Lingo Solver Software. The result of transportation costs from distributors to warehouses is Rp. 25,655,900 and transportation costs from warehouses to retailers of Rp. 26,140,220, the total cost of Garuda cement distribution is Rp. 51,796,120.
ANALISA MANAJEMEN PERSEDIAAN SODA ASH MENGGUNAKAN METODE CONTINUOUS REVIEW SYSTEM Imam Arifin; Sandy Rahmansyah; Saarah Nur Fauziyyah; Muchammad Fauzi
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 1 (2022): JITMI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jitmi.v5i1.y2022.p41-47

Abstract

ABSTRAK PT XYZ adalah perusahaan pewarna tekstil yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat. Dimana dalam proses produksinya, salah satu bahan baku utamanya adalah soda ash. Selama tahun 2021 perusahaan mengalami kelebihan persediaan bahan baku sebesar 17.197,15 kg. Adanya persediaan stok bahan baku yang banyak maka dapat berakibat pada tingginya ongkos simpan. Dari permasalahan diatas maka dilakukan analisis manajemen persediaan soda ash PT XYZ menggunakan metode continuous review system. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui metode manajemen persediaan yang memberikan total biaya persediaan paling minimum dengan variabel lot pemesanan, cadangan pengamanan dan titik pemesanan kembali. Hasil penelitian menunjukan metode continuous review Q-back order menghasilkan total biaya yang paling minimum sebesar Rp 1.055.187.808,4 dengan jumlah lot pemesanan optimal sebesar 10.301 kg, safety stock sebesar 565 kg dan melakukan reorder point ketika bahan baku tersisa 2.622 kg. Kata Kunci : continuous review system,  persediaan, probabilistik. ABSTRACT PT XYZ is a textile dyeing company located in Cikarang, West Java. Wherein the production process, one of the mainly raw materials is soda ash. In 2021 the company experienced an excess of raw material inventory of 17,197.15 kg. The existences large stock of raw materials can result in high storage costs. From the problems above,  an analysis of PT XYZ's soda ash inventory management was conducted using the continuous review system method. the research aim to determine the inventory management method that provides the minimum total inventory cost with ordering lot variables, security reserves, and reorder points. The results show that the continuous review Q-back order method produces the minimum total cost of Rp. 1,055,187,808.4 with the optimal number of ordering lots of 10,301 kg, safety stock of 565 Kg, and reorder point when the remaining raw materials are 2,622 kg. Keywords: continuous review system, inventory, probabilistic.
Penjadwalan Pengiriman Produk Minuman Kemasan Dengan Menggunakan Metode Shipping Operation Diagram Pada PT.XYZ Ashry Amalia Hidayanti; Fadhil Hafidz Fauzan; M. Farhan Algifari Damanik; Muchammad Fauzi
JURMATIS (Jurnal Manajemen Teknologi dan Teknik Industri) Vol 4, No 1 (2022): January
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmatis.v4i1.1882

Abstract

Companies in serving consumers must comply with the requested orders such as timeliness in delivery and product quality is very important. PT. XYZ has problems in scheduling deliveries to avoid delays. Delays in product delivery will cause consumers to feel disadvantaged and will experience a buildup of goods in the storage area, this can happen because the delivery schedule has not been well structured. The purpose of this study is expected to be an initial solution in handling product delivery cases so that there are no delays in the delivery process. The method used in this research to overcome problems in scheduling is the Shipping Operation Diagram method in determining the arrival pattern of goods transport vehicles arrive at a predetermined time, calculating the length of time delays in delivery, and improving information tools so that the delivery schedule is on time. Based on the results obtained, deliveries will be made from 08.00 to 16.00, with a break time of only one hour from 12.00 – 13.00. The truck carrying capacity is 2261. There are 4 shipments of products to each destination for 1 day. Subsequent deliveries will be made at 08.30 the next day. The expected results using the Shipping Operation Diagram method can be used to adjust the arrival time of goods transport vehicles and arrange so that there is no buildup in the storage area.Perusahaan dalam melayani konsumen harus sesuai berdasarkan pesanan yang diminta seperti ketepatan waktu dalam pengiriman dan kualitas produk sangatlah penting. PT. XYZ mengalami permasalahan dalam penjadwalan pengiriman untuk menghindari adanya keterlambatan. Keterlambatan dalam pengiriman produk akan menyebabkan konsumen merasa dirugikan serta akan mengalami penumpukan barang didalam area penyimpanan, hal itu bisa terjadi dikarenakan jadwal pengiriman belum tersusun dengan baik. Tujuan penelitian ini diharapkan bisa menjadi solusi awal dalam menangani kasus pengiriman produk agar tidak terjadinya keterlambatan dalam proses pengiriman. Metode yang digunakan dalam penilitian ini untuk mengatasi permasalan dalam penjadwalan yaitu metode Shipping Operation Diagram dalam menentukan pola kedatangan kendaraan angkutan barang untuk tiba pada waktu yang telah ditentukan, menghitung lama waktu keterlambatan dalam pengiriman, dan memperbaiki alat informasi agar jadwal pengiriman tepat waktu. Berdasarkan hasil yang telah diperoleh pengiriman akan dilakukan pada pukul 08.00 hingga pukul 16.00, dengan break time hanya satu jam pada pukul 12.00 – 13.00. Kapasitas angkut truknya sebanyak 2261. Pengiriman produk ke masing-masing tujuan selama 1 hari terdapat 4 kali pengiriman. Pengiriman selanjutnya dilakukan pada pukul 08.30 keesokan harinya. Hasil yang diharapkan dengan menggunakan metode Shipping Operation Diagram bisa dijadikan untuk mengatur waktu kedatangan kendaraan angkutan barang dan mengatur agar tidak terjadi penumpukan didalam area penyimpanan.
Penentuan Rute Distribusi dengan Metode Saving Matrix dan Pengendalian Persediaan dengan Metode Algoritma Wagner-Within Produk PT XYZ di PBF Cabang Semarang Suri Cahrina Pratiwi; Nainawa Ladito Cheris Cantaka; Pangky Satrio Pamungkas; M. Farhan Ihsan Rofiq; Muchammad Fauzi
Go-Integratif : Jurnal Teknik Sistem dan Industri Vol 3 No 01 (2022): Go-Integratif : Jurnal Teknik Sistem dan Industri
Publisher : Engineering Faculty at Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35261/gijtsi.v3i01.6514

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri farmasi di Indonesia yang mendistribusikan produknya melalui Pharmaceutical Wholesalers (PBF). Saat ini saluran distribusi yang dilakukan oleh PBF Cabang Semarang belum efisien karena tidak mempertimbangkan lokasi dan jarak dari gudang PBF Cabang Semarang ke konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rute distribusi yang optimal dengan biaya minimum per periode pengiriman menggunakan metode Saving Matrix dan pengendalian persediaan menggunakan metode algoritma Wagner-Within agar produk dapat dikirimkan sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan pada setiap periode pengiriman ke konsumen dengan biaya pemesanan dan biaya penyimpanan produk PT XYZ di gudang PBF Cabang Semarang yang minimum. Produk yang menjadi objek penelitian ini yang paling laris yaitu NaCl 0,9% kemasan 500 ml. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa metode Saving Matrix dapat menghemat jarak dan biaya sebesar 3% - 6%. Produk akan dikirim ke gudang PBF Cabang Semarang sesuai jadwal dengan total biaya minimum yang dihitung menggunakan metode algoritma Wagner-Within. Produk selama enam periode pengiriman ke konsumen akan dipesan dari PT XYZ ke PBF Cabang Semarang sebanyak dua kali dengan biaya pemesanan sebesar Rp. 5.000.000 dan biaya penyimpanan sebesar Rp. 2.367.450 selama enam periode.
Penerapan Algoritma Dijkstra untuk Mencari Rute Terpendek pada Pengiriman Produk Wafer di PT. XYZ Ikhsan Ahadi; Mimi Nur Habibah; Popy Primaviani Desi Deria; Muchammad Fauzi
JURMATIS (Jurnal Manajemen Teknologi dan Teknik Industri) Vol 4, No 1 (2022): January
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmatis.v4i1.1838

Abstract

Dijkstra's algorithm is used to find the shortest path based on the smallest weight from one point to another, then Dijkstra's Algorithm calculates all possible smallest weights from each point. Dijkstra's algorithm in this study is used as a tool to calculate all possible smallest weights from the distribution line of PT. XYZ to retailer point. The problems faced by PT. XYZ, the company wants to save shipping time by finding the shortest route that must be passed. The purpose of this study is to determine the shortest route that must be traversed and how far must be taken by PT. XYZ to ship its products to retailers. Based on the analysis of Dijkstra's Algorithm, the results of the shortest route pass through the points 0-3-5-4-6, where point 0 is the starting point or PT. XYZ, point 3 is Jalan Raya Curug – Kosambi, point 5 is Cilangkap, Purwakarta, point 4 is Kalihurip, Cikampek and point 6 is the destination retailer in Dian Anyar, Purwakarta with a total distance of 42.9 km.Algoritma Dijkstra digunakan untuk menemukan lintasan terpendek berdasarkan bobot terkecil dari satu titik ke titik lainnya, maka Algoritma Dijkstra melakukan kalkulasi terhadap semua kemungkinan bobot terkecil dari setiap titik. Algoritma Dijkstra dalam penelitian ini digunakan sebagai alat untuk mengkalkulasikan semua kemungkinan bobot terkecil dari jalur distribusi produsen PT. XYZ ke titik retailer. Permasalahan yang dihadapi oleh PT. XYZ yaitu perusahaan ingin menghemat waktu pengiriman dengan cara mencari rute terpendek yang harus dilewati. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui rute terpendek yang harus dilalui dan berapa jarak yang harus ditempuh oleh PT. XYZ untuk mengirimkan produknya ke retailer. Berdasarkan analisis Algoritma Dijkstra didapatkan hasil rute terpendek melewati titik-titik 0-3-5-4-6, dimana titik 0 sebagai titik awal atau PT. XYZ, titik 3 sebagai Jalan Raya Curug – Kosambi, titik 5 sebagai Cilangkap, Purwakarta, titik 4 sebagai Kalihurip, Cikampek dan titik 6 sebagai retailer tujuan yang berada di Dian Anyar, Purwakarta dengan total jarak yang harus ditempuh yaitu sebesar 42,9 km.
ANALISIS JUMLAH KENDARAAN ANGKUTAN KOTA DENGAN METODE HEADWAY DLLAJ DAN BOK BEP DI MASA PANDEMI COVID-19 Muchammad Fauzi
J@ti Undip: Jurnal Teknik Industri Vol 16, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.376 KB) | DOI: 10.14710/jati.16.2.85-92

Abstract

Kinerja transportasi online menjadi salah satu faktor penumpang memilih menggunakan transportasi online dibandingkan angkutan kota. Fenomena tersebut diduga dapat menyebabkan pengemudi angkot (angkutan kota) menggunakan waktu lebih lama untuk menunggu penumpang atau yang disebut “ngetem” dan dapat mempengaruhi meningkatnya kemacetan di Kota Bandung ditambah dengan terjadinya Pandemi Covid-19 menuntut kegiatan transportasi dibatasi paling banyak 50% dari kapasitas angkutan. Permasalahan dari fenomena tersebut diduga karena jumlah angkot lebih besar dibandingkan penumpang angkot sehingga diperlukan pengendalian jumlah angkot yang beroperasi di Kota Bandung. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengkaji jumlah optimal angkutan kota di Kota Bandung trayek Abdul Muis - Dago, Abdul Muis - Cicaheum, dan Sederhana - Cipagalo di Masa Pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif data primer menggunakan konsep pada pedoman teknis penyelenggaraan angkutan penumpang umum di wilayah perkotaan dalam trayek tetap dan teratur yang dikeluarkan oleh Departemen Perhubungan RI Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (DLLAJ) dan Biaya Operasional Kendaraan Break Event Point (BOK BEP). Hasil dari penelitian ini adalah jumlah kendaraan angkutan kota trayek Abdul Muis - Dago dengan menggunakan metode DLLAJ turun hingga 91% dan dengan menggunakan metode BOK BEP turun hingga 48%, Jumlah kendaraan angkutan kota trayek Abdul Muis - Cicaheum dengan menggunakan metode DLLAJ turun hingga 80% dan dengan menggunakan metode BOK BEP turun hingga 43%, Jumlah kendaraan angkutan kota trayek Sederhana - Cipagalo dengan menggunakan metode DLLAJ turun hingga 94% dan dengan menggunakan metode BOK BEP turun hingga 41%. Abstract[Analysis of Number of City Transport Vehicles in Bandung Citywith The Headway Method of DLLAJ and BOK BEP in The Pandemic Time of Covid-19] The performance of online transportation is one of the factors for passengers choosing to use online transportation compared to city transportation. This phenomenon is thought to cause angkot (angkutan kota) drivers to take longer to wait for passengers or what is called “ngetem” and can affect the increase in congestion in Bandung coupled with the Covid-19 pandemic, basic transportation activities are at most 50% of the transport capacity. The problem with this phenomenon is thought to be due to the larger number of angkot than angkot passengers, so it is necessary to control the number of public transportation operating in the city of Bandung. This study aims to examine the optimal number of urban transportation in the city of Bandung during The Covid19 Pandemic. The research method used is a quantitative approach to primary data using the concept of technical guidelines for the implementation of public passenger transportation in urban areas on fixed and regular routes issued by the Indonesian Ministry of Transportation, Directorate General of Land Transportation (DLLAJ) and Vehicle Operating Cost Break Event Point (BOK BEP). The results of this study are that the number of city transportation vehicles on the Abdul Muis - Dago route using the DLLAJ method has decreased by up to 91% and using the BOK BEP method has decreased by 48%, the number of city transportation vehicles on the Abdul Muis - Cicaheum route using the DLLAJ method has decreased by 80%. and by using the BOK BEP method decreased by 43%, the number of city transportation vehicles on the Simple route - Cipagalo using the DLLAJ method decreased by 94% and using the BOK BEP method decreased by 41%.Keywords: transportation; city transport; DLLAJ; BOK BEP
Desain Rute dan Optimasi Biaya Transportasi Pengisian Tabung Oksigen menggunakan Metode Complete Enumeration pada CV. Tasman Gases Vira Luthfiati Az-Zahra; Cyndy Kresna Dewy; Muhammad Albi Fikri; Muchammad Fauzi
JURMATIS (Jurnal Manajemen Teknologi dan Teknik Industri) Vol 5, No 1 (2023): January
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmatis.v5i1.2207

Abstract

The increasing demand for filling oxygen cylinders makes CV. Tasman Gases has always been consistent in planning transportation cost optimization strategies. The filling of oxygen cylinders in one distribution can transport up to 45 tubes sent to the concerned partner. The purpose of this study is to determine the shortest route and optimal cost in distributing. The method used is Complete Enumeration. The samples used include distribution locations and mileage. The procedure used begins with determining the number of routes, estimated mileage and fuel costs. There is the most optimal route selected from the 12 modeled routes. The selected route has the least transportation costs. This research makes CV. Tasman Gases has the best route, A-D-C-E-F with a distance of 10.9 km worth Rp. 10,423.13.  This value is more effective than the existing A-E-C-D-F condition with a distance of 12.8 km obtaining fuel costs of Rp. 12,240.00. Thus, the distribution route and costs that have been optimal make CV. Tasman Gases can implement and identify future transportation constraints.
Mengoptimalkan Biaya Transportasi Menggunakan Metode North West Corner (NWC) Dan Software Lingo Muhammad Iqbal Amaluna; Nopendra Alamsyah; Rifa Khofia; Muchammad Fauzi
JURMATIS (Jurnal Manajemen Teknologi dan Teknik Industri) Vol 4, No 1 (2022): January
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmatis.v4i1.1889

Abstract

The process of distributing goods is very influential on the profits that will be obtained by the company. This makes it important to plan the product distribution process so that the transportation costs incurred are kept to a minimum. PT.X is a company engaged in the food and soft drink industry and is included in the fast moving consumer goods (FCMCG) category which focuses more on distributing its products in supermarkets. Comprehensive marketing is PT. X's strategy so that their products can be closer to consumers. Products will be sent from distributors according to demand to retailers spread across various cities and regencies in West Java. The transportation method used is the North West Corner (NWC) method as the initial solution and Lingo Software as the optimal solution. The application of the initial solution using the North West Corner (NWC) method obtains a shipping cost of Rp.20,702,219. From the results of these calculations, then proceed to find out the optimal solution using Lingo software. The results obtained using Lingo software are Rp. 20,700,920. These results get optimal results because the value obtained is lower than using the North West Corner method.Proses distribusi barang sangat berpengaruh pada keuntungan yang akan diperoleh oleh perusahaan. Hal itu membuat pentingnya melakukan perencanaan terhadap proses distribusi produk agar biaya transportasi yang dikeluarkan seminimum mungkin. PT.X merupakan perusahaan yang bergerak di industri makanan dan minuman ringan serta termasuk ke dalam kategori fast moving consumer goods (FCMCG) yang lebih memfokuskan untuk mendistribusikan produknya di toko swalayan.  Pemasaran yang dilakukan secara menyeluruh menjadi strategi PT.X supaya produk mereka bisa   lebih   dekat   dengan   konsumen. Produk akan dikirim dari distributor sesuai dengan permintaan menuju retailer yang tersebar diberbagai kota dan kabupaten di Jawa barat. Metode Transportasi yang digunakan yaitu metode North West Corner (NWC) sebagai solusi awal dan Software Lingosebagai solusi optimal. Penerapan solusi awal menggunakan metode North West Corner (NWC) memperoleh biaya pengiriman yaitu sebesar . Dari hasil perhitungan tersebut, kemudian dilanjutkan untuk mengertahui solusi optimalnya menggunakan Software Lingo. Hasil yang didapat menggunakan Software Lingo senilai Rp. 20.700.920. Perolehan tersebut mendapat hasil yang optimal karena nilai yang diperoleh hasilnya lebih minimum dibandingkan dengan menggunakan metode North West Corner (NWC).
Determination of the Shortest Route for Inorganic Waste Transportation Using the Clarke and Wright Saving Algorithm Vira Luthfiati Azzahra; Muchammad Fauzi
MOTIVECTION : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering Vol 5 No 2 (2023): Motivection : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering
Publisher : Indonesian Mechanical Electrical and Industrial Research Society (IMEIRS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.483 KB) | DOI: 10.46574/motivection.v5i2.217

Abstract

Piles of inorganic waste in Margasari Village, Bandung City, were recorded at 5,556.5 kg/day on average Waste management at RW 01, 09, 11 and 14 has been carried out, but it is still not optimal because there is no garbage pickup route, this study purpose to produce an optimal route because it will have an impact on the distance traveled, completion time, transportation costs and exhaust emissions a vehicle. The method used is Clarke and Wright Saving. Transportation of inorganic waste is carried out once a week with the average volume of waste is 338 kg. Based on the results of the route research obtained, the route from Bank Sampah Bersinar→RW 11→RW 14→RW 09→RW 01→Bank Sampah Bersinar, the total distance is 24.6 km and the total completion time is 186.9 minutes. The route and distance show a total exhaust emission of CO 0,002792 ton/year; HC 0,000197 ton/year; NOx 0,000135 ton/year.. The transportation costs spend by the Bank Sampah Bersinar if one pick-up is 24.6 km away is IDR 984,000/year. Tumpukan sampah anorganik di Kelurahan Margasari Kota Bandung tercatat rata-rata sebesar 5.556,5 kg/hari. Pengelolaan sampah pada RW 01, 09, 11, dan 14 telah dilakukan, tetapi masih belum optimal karena belum adanya rute penjemputan sampah, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rute yang optimal karena akan berdampak pada jarak tempuh, waktu penyelesaian, biaya transportasi dan emisi gas buang sebuah kendaraan. Metode yang dipakai adalah Clarke and Wright Saving. Pengangkutan sampah anorganik dilakukan sebanyak satu kali dalam seminggu dengan rata-rata volume sampah adalah 338 kg. Berdasarkan hasil penelitian rute yang didapat yaitu Bank Sampah Bersinar→RW 11→RW 14→RW 09→RW 01→Bank Sampah Besinar, total jarak tempuh yaitu 24,6 km dan total waktu penyelesaian selama 186,9 menit. Pada rute dan jarak tersebut menunjukkan total emisi gas buang CO 0,002792 ton/tahun; HC 0,000197 ton/tahun; NOx 0,000135 ton/tahun.. Biaya transportasi yang dikeluarkan oleh Bank Sampah Bersinar jika sekali penjemputan sejauh 24,6 km sebesar Rp 984.000/tahun.
Co-Authors Aa Mustofa Sugiatna Achmad Romadhoni Adi Sopyan Ahadi, Ikhsan Ahmad Jaka Purwanto AL Rizki Dermawan Alamsyah, Nopendra Aldyan Anshari Alifah Nur Astari Amalia Kurniawan Amalia Kurniawan Amaluna, Muhammad Iqbal Ana Rohima Andhika Putrana Isdy Andhika Putrana Isdy Andrey Kusuma Andyka Gumelar Ramadhani Angga Kurniawan Anisa Natasari Annisa Maharani Suyono Arief Rahmana Arifahyani, Elviana Aris Komara Artia Tresnadi Aryanto Aryanto Ashry Amalia Hidayanti Astari, Alifah Nur Aufa Nurfathi Rizqullah Az-Zahra, Vira Luthfiati Azizah Nur Kamila Bagas Wicaksono Bagas Wicaksono Cantaka, Nainawa Ladito Cheris Chandra Alpiansyah Crisna Amar Rizky Cryselia Maysandi Limbong, Melinda Cyndy Kresna Dewy Damanik, M. Farhan Algifari Dandi Nurdiansyah Daryana Daryana Dea Zahra Azizah Deria, Popy Primaviani Desi Dewy, Cyndy Kresna Dhea Ayu Lestari Dian Ayu Alfiani, Kunti Dicka Ardiansyah Dikdik Rinaldi Diva Maulana Eki Yudhistira Eko Sabtian Alfatah Ely Stya Arga Ely Stya Arga Erick Firmansyah Erlangga Erlangga Fadhil Hafidz Fauzan Faghan Jihad Azhar Fahrul Arifin Fairuz Majid Faisal Khobir, Muhammad Fajar Maulid Fatimah Sri Mulyati Fauzan, Fadhil Hafidz Fauziyyah, Saarah Nur Febri Hariadi Febri Haryadi Febri Nugraha Febrianto Maulana, Ferdy Ferry, Roy Fikri, Muhammad Albi Firmansyah, Yosep Fitria Dewi Lestari Gagat Diwangkoro Gaol, Indra Nadu Lumban Gina Islamaya Ariyanti Ginanjar, Feri Usman Gun Gun Firmansah Gun Gun Firmansyah Habibah, Mimi Nur Hani Nurwiyanti Hari Fadlisyah Hartati , Verani Hermansyah Aziz Hermawan, Raihan Cagiva Heru Rachman Hidayanti, Ashry Amalia Hilal Ali Azzim Ibnu Bari Taqi Ifham Azizi Surya Syafiin Ikhsan Ahadi Ikhsan Baharudin Imam Arifin Imam Arifin Iqbal Ramdani, Muhammad Isroqi, Vian Isya Nafia Janatul Nasya Rhamdani Jannahti, Adik Bela Joshua Gianfranco Joshua Gianfranco Juliansyah Juliansyah Khairul Imam Khairul Imam A.G Khofia, Rifa Krismono Fauzi Agianto Kristina Fitri Handayani Lasmana, Cecep Lusi Wahyuni Lusi Wahyuni M Fadhil M. Farhan Algifari Damanik M. Farhan Ihsan Rofiq Mafitasari, Widad Rana Margana, Riki Ridwan Mas Muhammad Rizki Aditya Mas Muhammad Rizki Aditya Maya Asyifa Aulia Mimi Nur Habibah Mira Yanto Mirnawati, Lilik Binti Moch Anbiya Rachmatullah Moch Fadhli Fathoroni H Moch Fadli Fathoroni H Moch Malgi Alpariz Kadarisman Muhamad Dipa Adri Juan Utama Muhamad Taufik Septiadi Muhammad Albi Fikri Muhammad Fadhil Muhammad Iqbal Alkindi Muhammad Iqbal Amaluna Muhammad Iqbal Taufik Muhammad Iqbal Taufik Muhammad Masduki Azis Muhammad Rifky Zulfikar Muhammad Rifky Zulfikar Mujaddid, Ade Yusuf Munigar, Naufal Fadurahman Nainawa Ladito Cheris Cantaka Nasrullah, Rizky Naufal Fadurahman Munigar Nindi Dwi Untari Nopendra Alamsyah Nova Indah Saragih Novianti Herdian Novianti Novianti Nugraha, Salwaa Roudhoh Nur Aditio Pribadi Nurcahya Hidayat, Fauziah Nurlaela, Adinda Nurmala Rosalinda Nurmala Rosalinda Nursalim, Salsabila Oktaviandra, Dede Falah Pangky Satrio Pamungkas Popy Primaviani Desi Deria Prastyo, Agung Wahyu Puji Utami Puspani, Nissa Syifa Putri, Alivia R, Annisa Nurhikmah Raden Faris Gumelar Rahmansyah, Sandy Rahmat Arif Suntara Rahmi Fauziah, Rahmi Ramdan, Deni Muhamad Ramdoni, Galih Rahmat Rangga Wirabuana Rangga Wirabuana Raphael, Thadeus Reni Kurnia Resa Lestari Rhamdani, Janatul Nasya Rhema Chintya Lestari Rienna Oktarina Rifa Khofia Rifan Rizwan Rifatul Ngatiqoh Rifatul Ngatiqoh Rizka Nurfauziah Rizka Oktaviani Rizka Oktaviani Rizkilah Ramdani, Willy Rizwan, Rifan Roy Ferry Saarah Nur Fauziyyah Sabtian, Eko Salma Rifaza Wahyu Salma, Melati Sandi Ruwiyanto Sandy Rahmansyah Sarah Nur Fatimah Sarah Nur Fatimah Selvi Febrianti Senator Nur Bahagia Senator Nur Bahagia (Institut Teknologi Bandung - Indonesia) Seren, Febe Setijadi Setijadi . Setijadi Setijadi Setijadi, Setijadi Sihombing, Tulus Martua Solihin Abdillah Sopandi, Deryl Baharudin Suri Cahrina Pratiwi Syamsi, Wuri Arianty T, Muh Dhiyaurrahman Tandiansyah, Tantan Tasya Mursalina Tasya Mursalina Tatun Uswatun Hasanah Tatun Uswatun Hasanah Tegar Gagat Diwangkoro Teguh Rahayu Budiman Teten Hidayat, Teten Thadeus Raphael Gunawan Thio Febrian Thyar Romadhon Thyar Romadhon Tiany Martha Aditya Tifani Bella F Tifani Bella Febrianty Tita Wulan Sari Tita Wulansari Trinopi Melani Trinopi Melani Tryana Putra Verani Hartati Vira Luthfiati Az-Zahra Vira Luthfiati Azzahra Wahyu Wardian Widina, Kaniar Willy Rizkilah Ramdani Windu Alfianti Yunita Sari Yusuf Sugara Zaki, Muhammad Radin Zani Rismayanti Zulkarnaen, Rhasya Rurimeilinda