Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Karakteristik Keluarga Terhadap Kejadian Stunting Pada Anak Sekolah Dasar di Kecamatan Nanggalo Kota Padang Oktariyani Dasril
Jurnal Sehat Mandiri Vol 14 No 2 (2019): Jurnal Sehat Mandiri, Volume 14, No.2 Desember 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.105 KB) | DOI: 10.33761/jsm.v14i2.116

Abstract

Stunting is a state of the body that is very short beyond the -2 SD deficit below the median (WHO, 2013). Report of the Padang City Health Office in 2017, where the incidence of stunting at the Lapai Public Health Center was 17.7%. The purpose of this study is to look at the family characteristics of stunting in elementary school children in Nanggalo District, Padang City. This type of analytic research with cross sectional design. The population of all first grade students in five public and private elementary schools is 124 people. While sampling uses a total sampling technique. Data collection on students was measured height (TB), the mother was interviewed about family characteristics related to nutritional status (level of education, economic status and parenting in the family) using a questionnaire guide. The study was conducted in May - September 2019. Data were analyzed univariately and bivariately using computerization. The results showed that 25% of respondents stunted, 19.4% had low maternal education, 24.2% had low family economic status and 48.4% of children had poor parenting. There is a relationship between family characteristics, namely the level of education (p=0,000), economic status (p=0,000) and parenting (p=0,007) with the incidence of stunting in Elementary School Children in Nanggalo District, Padang City. It is recommended that parents and health workers to improve nutritional status and reduce the incidence of stunting in children.
SOSIALISASI PEMILAHAN SAMPAH ORGANIK DAN ANORGANIK PADA SISWA SD 05 TIGO TANJUNG TALAWI Oktariyani Dasril; Resi Fitri Yuni
Jurnal Abdimas Saintika Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v1i1.473

Abstract

Sampah merupakan bagian dari kehidupan manusia. Sampah adalah benda atau zat sisa yangsudah tidak terpakai. Seharusnya sampah mendapat perhatian dan penanganan yang serius. Namunkarena kurangnya pengertian masyarakat dan pemerintah, juga kurangnya biaya dan pendapatansebagian besar masyarakat, maka masalah sampah sering terabaikan.Saat ini sebagian besarmasyarakat telah mengetahui dampak buruk sampah, antara lain menyebabkan banjir, penyakit danbau yang dapat mengganggu kehidupan, tapi hal ini tidakdiimbangi oleh perilaku masyarakatnyasendiri.Perubahan perilaku dapat dilakukan melalui kebiasaan yang dipraktikan sejak usia sekolah.Pembelajaran bagi anak usia sekolah merupakan tahapan penting untuk pembiasaan perilaku. Kegiatanpengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang sampahyang dimulai sejak usia sekolah. Tujuan ini diwujudkan dengan cara memberikan informasi mengenaisampah pada siswa SD 05 Tigo Tanjung desa Batu Tanjung Talawi, Sawahlunto. Metode yangdigunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, demonstrasi dan praktik memilah sampah. Diharapkanmelalui kegiatan ini anak-anak SD 05 Tigo Tanjung mampu mengenal, membedakan sertamempraktikan memilah sampah. Hasil kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan dan kebiasaananak-anak dalam membuang sampah pada tempatnya
Pelatihan dan Pendampingan Budidaya Tanaman Obat Keluarga di Pekarangan Masyarakat Sekitar TPA Air Dingin Wiya Elsa Fitri; Feni Rahayu Gusti; Oktariyani Dasril; Adewirli Putra
Jurnal Abdimas Saintika Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v1i1.576

Abstract

Kondisi lingkungan yang tidak sehat menyebabkan tingginya kasus penyakit disekitar TPA Air Dingin. Rendahnya status sosial ekonomi dan kurangnya pengetahuan akan obat herbal menyebabkan masyarakat sering mengabaikan masalah kesehatan. Budidaya Tanaman Obat menjadi alternative pemecahan yang tepat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Adapun tujuan dari Pengabdian ini untuk (1) meningkatkan pengetahuan masyarakat setempat mengenai jenis tanaman obat dan manfaat berbagai jenis tanaman obat, (2) meningkatkan pengetahuan tentang teknik budidaya tanaman obat dan (3) meningkatkan pemanfaatan lahan sekitar tempat tinggal dan pekarangan masyarakat dengan budidaya tanaman obat keluarga. Metode kegiatan yang digunakan adalah pemberian pengetahuan dan pembentukan sikap melalui penyuluhan (ceramah dan diskusi), praktik langsung dan pendampingan kepada masyarakat disekitar TPA Air Dingin. Kegiatan Pelatihan dan Pendampingan ini diikuti oleh 35 peserta. Dari hasil kegiatan ini, terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai jenis tanaman obat dan pemanfaatannya (49,56%), peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai teknik budidaya tanaman obat (48,3%) dan sebanyak 68% Rumah Tangga telah mulai membudidayakan TOGA di pekarangan masing-masing.
PKM Pembuatan Sistem Pengolahan Air Limbah Sederhana dan Pegelolaan Limbah Cair Tahu dengan Metode Fotodegradasi Gusliani Eka Putri; Wiya Elsa Fitri; Inge Angelia; Oktariyani Dasril; Edison ,
Jurnal Abdimas Saintika Vol 2, No 1 (2020): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v2i1.544

Abstract

Natural Tofu Business has been established since 1999. The Natural Tofu Business already has a Waste Water Treatment System( WWTS) but it was not in accordance with the standards. This condition can have a negative impact on the environment because the natural tofu business was located near to the river. Purpose of community service to improve knowledge about liquid waste management, training to design WWTS that was good and training in the management of liquid waste with photodegradation techniques. The methods used are lectures, discussions, questions and answers, and demonstrations (practice). The results from these community service activities were increased respondents' knowledge about tofu liquid waste, forming a good WWTS consisting of 4 wastewater storage tanks. Photodegradation techniques can reduce of Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD) and Total Suspended Solid (TSS) of tofu liquid waste after photocatalysts were added for 2 and 4 hours with sunlight irradiation so that liquid waste was safely disposed of in the river. This photodegradation technique was proven effective in decomposing liquid waste that needs to be developed in the future.
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PERILAKU MEROKOK ORANG TUA BALITA PADA KEJADIAN PNEUMONIA DI WILAYAH KOTA PADANG TAHUN 2018 Annisa Novita Sary; Edison .,; Oktariyani Dasril
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 10, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.623 KB) | DOI: 10.30633/jkms.v10i1.303

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA), terutama pneumonia, masih menjadi penyakitutama yang menyebabkan kematian bayi dan balita. Insiden kematian ISPA (terutamapneumonia) paling tinggi terdapat pada kelompok umur 12-23 bulan yaitu sebesar 21,7%(Riskesdas, 2013). Salah satu adalah faktor kejadian pneumonia adalah pengetahuan dan perilakumerokok orang tua dan anggota keluarga. Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahuiefektivitas pendidikan kesehatan terhadap perilaku merokok orang tua. Jenis penelitian ini adalaheksperimental dengan desain quasi eksperimental one group Pretest Postest. Kelompokeksperimental dalam studi ini diberi pendidikan kesehatan dengan menggunakan media leafletdan brosur. Populasi penelitian ini adalah semua orang tua yang mempunyai anak-anak berusia12-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kota Padang dengan jumlah sampel 124 orang. Datadianalisis dengan univariat dan bivariat. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pada bulan Juli 2018, ditemukan ada 32 kasus(25,8%) pneumonia pada balita. Ditemukan lebih dari separuh responden (84,7%) memilikiperilaku merokok. Sebanyak 58,9% anggota keluarga memiliki perilaku merokok dalam kategoriberat. Dari hasil uji statistik, ditemukan bahwa pendidikan kesehatan efektif dalam mengubahperilaku merokok anggota keluarga (p-value = 0,001) pada kejadian pneumonia pada anak balitadari mereka yang merokok parah.
KAJIAN KELEMBAGAAN SANITASI DALAM PENGEMBANGAN KEGIATAN PERDESAAN SEHAT DI KABUPATEN SIJUNJUNG Oktariyani Dasril
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 8, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/88122017201747-571

Abstract

Permasalahan sanitasi di Kabupaten Sijunjung merupakan permasalahan prioritas, dimana pada tahun 2014 hanya 63,4% masyarakat memiliki akses jamban yang sehat, sedangkan target jamban sehat 75%. Untuk mengatasi masalah tersebut pemerintah menjalankan kebijakan dengan menggunakan pendekatan partisipasi masyarakat diantaranya peningkatan kapasitas kelembagaan pemerintah daerah dan masyarakat. Salah satu jenis kegiatan pemerintah adalah kegiatan perdesaan sehat di bawah kordinasi Deputi Sumber Daya Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Dimana kebijakan perdesaan sehat ini diarahkan pada percepatan pembangunan kualitas kesehatan yang bertumpu pada peningkatan kapasitas lembaga dan infrastruktur pelayanan kesehatan dasar di perdesaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dan fungsi atas keberadaan kelembagaan sanitasi dalam meningkatkan kegiatan pemberdayaan pembangunan kesehatan di daerah tertingal yang dilihat dari pendekatan kemitraan, pemberdayaan masyarakat dan pembinaan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode wawancara mendalam dengan informan yang terdiri dari satuan kerja perangkat daerah terkait dan forum masyarakat di tingkat kabupaten serta menggunakan metode diskusi kelompok dengan pemerintahan nagari, tokoh masyarakat dan anggota pokja di tingkat nagari.Hasil penelitian ini menggambarkan peran dan fungsi kelembagaan masyarakat melalui pendekatan kemitraan, pemberdayaan masyarakat dan pembinaan di tingkat kabupaten sudah berjalan dengan baik sesuai dengan perannya masing-masing. Namun di tingkat nagari peranan kelembagaan masyarakat ini belum berjalan sesuai dengan yang diinginkan, baik melalui pendekatan kemitraan, pemberdayaan masyarakat maupun pembinaan. Berdasarkan hal tersebut diperlukannya peningkatan pembinaan dari kabupaten kepada nagari melalui kerjasama dengan forum kabupaten sehat untuk melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada pokja nagari serta diperlukannya penguatan kelembagaan di tingkat nagari baik oleh pemerintahan nagari itu sendiri maupun oleh pemerintahan kabupaten agar peran dan fungsi kelembagaan masyarakat di nagari dapat berjalan optimal di masyarakat.  
EFEKTIVITAS METODE CERAMAH DAN DISKUSI KELOMPOK DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG DAMPAK SEKS BEBAS PADA REMAJA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Nova Arikhman; Synthia Rahmi Gusdian; Oktariyani Dasril
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 12, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v12i2.1328

Abstract

ABSTRAK Perilaku seks bebas menimbulkan berbagai dampak negatif pada remaja seperti kehamilan yang tidak diinginkan dan aborsi.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode ceramah dan diskusi kelompok dalam meningkatkan pengetahuan  tentang dampak seks bebas pada remaja SMPN 39 Padang tahun 2019.             Jenis penelitian yang dilakukan quasi eksperimental dengan rancangan one group pre-test dan post-test.  Persentase rata-rata pada kelompok ceramah sesudah dilakukan intervensi (68,33), berbeda dengan rata-rata pengetahuan sesudah pada kelompok metode diskusi kelompok (75,33).  Hal ini dibuktikan hasil uji paired sample t-test dengan nilai p= 0,000<0,05 dengan rata-rata 10,000 pada kelompok ceramah dan pada kelompok diskusi p=0,003 dengan rata-rata 9,000.  Hasil penelitian menunjukan bahwa metode ceramah lebih efektif dibandingkan metode diskusi kelompok disebabkan metode ceramah lebih mampu mempengaruhi pengetahuan remaja.  Hasi uji Independent t-test p= 0,157 artinya tidak ada perbedaan efektivitas antara metode ceramah dan diskusi kelompok.Kata kunci: Seks bebas, ceramah, diskusi, pengetahuan  ABSTRACT  Free sex has a variety of negative effects on adolescents such as unwanted pregnancy and abortion.  This study aims to determine the effectiveness of the lectures and group discussion methods in increasing knowledge about the effects of free sex on adolescents at 39 Padang Junior High School in 2019.  This type of quasi experimental research with one group pre-test and post-test design.The average percentage in the lecture group after the intervention (68.33), is different from the average knowledge after the group discussion group method (75.33). This is evidenced by the results of paired sample t-test with a value of p = 0,000 <0.05 with an average of 10,000 in the lecture group and in the discussion group p = 0.003 with an average of 9,000. The results showed that the lecture method was more effective than the group discussion method because the lecture method was more able to influence adolescent knowledge.  The result of the Independent t-test p = 0.157 means that there is no difference in effectiveness between the lecture method and group discussion.Keyword: Free sex, lectures, discussion, knowledge
PEMANFAATAN SUSU SAPI DAN SUSU KEDELAI DALAM PEMBUATAN DADIH SEBAGAI MAKANAN FUNGSIONAL SERTA CARA PENYAJIANNYA UTILIZATION OF COW’S MILK AND SOY MILK IN MAKING CURD AS FUNCTIONAL FOOD AND SERVING METHODS Oktariyani Dasril
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 2, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Stikes Syedza Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v2i2.549

Abstract

ABSTRAKMakanan fungsional didefiniskan sebagai makanan yang selain bergizi juga mempunyai pengaruh positif terhadap kesehatan. Salah satu makanan fungsional yang merupakan makanan tradisional adalah dadih. Dadih merupakan makanan yang cukup berkhasiat bagi kesehatan tubuh manusia. Salah satu khasiat dadih adalah sebagai penurun kolesterol darah karena mangandung Bakteri Asam Laktat (BAL) yang potensial sebagai probiotik. Dadih dapat dibuat dari susu sapi maupun susu kedelai tetapi harus ditambahkan dengan susu skim agar total solidnya menyamai dengan dadih susu kerbau. Penelitian tentang “Pemanfaatan Susu Sapi Dan Susu Kedelai Dalam Pembuatan Dadih Sebagai Makanan Fungsional Serta Cara Penyajiannya” bertujuan untuk mengetahui kadar protein, lemak, rendemen, sifat organoleptik dan cara penyajiannya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan dua perlakuan dan dua kali ulangan dan dianalisa dengan menggunakan uji T-test bertaraf 5%. Perlakuan yang diberikan dalam penelitian ini adalah jenis bahan baku yang berbeda, yakni susu sapi dan susu kedelai dengan penambahan susu skim (10%) dan starter (4%). Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah adanya perbedaan yang signifikan protein, lemak dan warna. Sedangkan dari hasil uji organoleptik menunjukkan 60% panelis menyukai dadih susu kedelai murni dan 76% panelis menyukai olahannya menjadi Calypso Cubes Dadih. Disarankan penelitian yang lebih lanjut untuk mengetahui daya simpan dadih susu sapi dan dadih susu kedelai serta dapat mengamati perubahan komposisi kimia selama proses fermentasi dalam selang waktu tertentu.Kata Kunci : Makanan fungsional, Dadih, Fermentasi ABSTRACTFunctional food is defined as foods that are nutritious and also have a positive impact on health. One of the functional foods that are traditional foods is curd. Curd is a food that is quite beneficial for the health of the human body. One of the benefits of curd is to reduce blood cholesterol because it contains Lactic Acid Bacteria (LAB) which are potential as probiotics.The curd can be made from cow’s milk or soy milk but must be added to the skim milk in order to match the total solid with buffalo milk curd. Research on "Utilization of Cow’s Milk and Soy Milk in Making Curd as Functional Foods and Serving Methods" aims to determine protein content, fat, yield, organoleptic properties and how to present it. This research is an experimental study with two treatments and two replications and analyzed using a 5% T-test. The treatments given in this study were different types of raw materials, that is cow’s milk and soy milk with the addition of skim milk (10%) and starter (4%).The results obtained from this study were significant differences in protein, fat and color. Whereas from the organoleptic test results showed 60% of panelists like pure soybean curd and 76% of panelists like the processed into Calypso Cubes Curd.Further research is recommended to determine the shelf life of cow’s milk curd and soy milk curd and to observe changes in chemical composition during the fermentation process at certain intervals. Keywords: Functional food, Curd, Fermentation
THE RELATIONSHIP OF INDIVIDUAL CHARACTERISTIC WITH THE INCIDENCE OF PULMONARY TUBERCULOSIS IN ADULTS IN THE COASTAL AREA OF WEST SUMATERA IN 2022 Annisa Novita Sary; Oktariyani Dasril; Eliza Trisnadewi; Edison Edison; Gusliani Eka Putri
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i1.1400

Abstract

ABSTRACTTuberculosis (TB) is an infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis and TB is the highest infectious killer in the world. In 2019, 1.4 million people died from TB. The results of the preliminary study of residents living in coastal areas obtained that the health of the home environment was still some who did not meet the requirements of a healthy home. Based on the report of the West Sumatra Provincial Health Office in 2018, TB cases were found with a Crude Death Rate (CDR) of 42.8%. The highest prevalence of TB cases in West Sumatra was found in Padang City with a total of 6,464 cases in 2018. Followed by Pesisir Selatan Regency with 3,176 cases. The purpose of this study was to determine the relationship between individual characteristics and the incidence of pulmonary tuberculosis in adults in the coastal areas of West Sumatra Province. The research method is analytic observational with a case control study design. The sample in this study amounted to 200 consisting of 100 cases and 100 controls. The dependent variable is the incidence of pulmonary TB and the independent variable is individual characteristics consisting of age, gender, type of work, and level of education. Primary data were collected using a questionnaire and analyzed by univariate and bivariate with chi-square test, with 95% confidence level, p<0.05. The results of statistical tests with chi-square showed that there was a relationship between type of work (p-value=0.028) and education level (p-value=0.031) with the incidence of pulmonary TB. Meanwhile, age and gender did not have a relationship with the incidence of pulmonary TB with p>0.05. It can be concluded that occupation and level of education pose a significant risk to the incidence of Pulmonary TB in Adults in the Coastal Region of West Sumatra in 2022. One way that can be done is the need for an active role from health workers in the form of counseling about pulmonary TB disease to the community in order to improve endurance, apply and increase vigilance by taking into account the factors that cause pulmonary TB. 
FACTOR ASSOCIATED WITH GASTRITIS INCIDENCE IN PEOPLE PULAU TENGAH VILLAGE , KERINCI REGENCY Oktariyani Dasril; Firda Rosalina; Wiya Elsa Fitri
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i1.1429

Abstract

This research was motivated by the high incidence of gastritis at the Jujun Inpatient Health Center in 2020was 924 cases. Gastritis can strike anyone.. The aims of this study was to determine the factors associated with the incidence of gastritis in people in Pulau Tengah Vilaage, Kabupaten Kerinci. This type of analytic research with cross-sectional design. The population of all people aged 20-44 years in Pulau Tengah Vilage is 90 people. Sampling using a to saturated sampling technique. Data collection was conducted manually from July-September 2021. The data were analyzed univariate and bivariate using the Chi-Square test with a significance level of 95% = 0,05. The result showed that as many as 54,4% respondents had gastritis. More than half of respondents are 52,2% have a poor eating habits, 56,7% respondents often consumed NSAID, and 56,6% respondents had poor coffee habits. The results showed that there was a relationship between eating habits and the incidence of gastritis with a p value = 0,003. There is a relationship between NSAID consumption and the incidence of gastritis with a p value = 0,000. There is a relationship between coffee consumption and the incidence of gastritis with a p value = 0,000. Factors of eating habits, consumption of NSAIDs, and coffe consumption are associated with the incidence of gastritis. As a result most people in Pulau Tengah vilaage faced gastritis. It is hoped that the community in Pulau Tengah Village should be able to maintain good consumption patterns to prevent gastritis